SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com. Jambi -   pilar kebangsaan saat ini merupakan pondasi yang membentengi keberadaan (eksistensi) Indonesia sebagai suatu negara. Sehingga nilai - nilai yang terkandung di dalamnya harus senantiasa terjaga, dipelihara serta dipertahankan dengan suatu sistem pendidikan nasional yang adaptif dalam memperkokoh jati diri kebangsaan dalam sanubari setiap generasi.

"Empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan kokoh sebagai benteng keberadaan Indonesia jika diikuti dengan majunya pendidikan."

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam rangkaian kunjungan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang ia lakukan tanggal 23 - 25 Maret 2019 ini. Menurut pria yang akrab disapa SAH tersebut tanpa didukung kemajuan dunia pendidikan upaya sosialisasi empat pilar menjadi suatu usaha yang sia - sia, hal ini dikarenakan empat pilar merupakan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan secara berjenjang dari segala usia dan generasi.

Sehingga dunia pendidikan satu - satunya dimensi yang memiliki jenjang untuk menanamkan nilai dari pilar - pilar kebangsaan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

"Tidak ada sistem yang lebih mampu  menanamkan nilai - nilai kebangsaan selain sistem pendidikan, karena tidak ada sistem lain yang memiliki jenjang dan fungsi edukasi secara komprehensif seperti pendidikan," ungkapnya.

Melihat peran strategis pendidikan ini SAH sangat mendorong adanya regulasi yang memasukan empat pilar kebangsaan dalam kurikulum pengajaran di tiap jenjang pendidikan secara formal.

"Saya pikir perlu memasukan empat pilar ini dalam satu sistem kurikulum pendidikan secara lebih jelas, karena disinilah sebenarnya empat pilar bisa kita masukan ke dalam generasi bangsa, agar menjadi doktrin Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi -   pilar kebangsaan saat ini merupakan pondasi yang membentengi keberadaan (eksistensi) Indonesia sebagai suatu negara. Sehingga nilai - nilai yang terkandung di dalamnya harus senantiasa terjaga, dipelihara serta dipertahankan dengan suatu sistem pendidikan nasional yang adaptif dalam memperkokoh jati diri kebangsaan dalam sanubari setiap generasi.

"Empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan kokoh sebagai benteng keberadaan Indonesia jika diikuti dengan majunya pendidikan."

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam rangkaian kunjungan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang ia lakukan tanggal 23 - 25 Maret 2019 ini. Menurut pria yang akrab disapa SAH tersebut tanpa didukung kemajuan dunia pendidikan upaya sosialisasi empat pilar menjadi suatu usaha yang sia - sia, hal ini dikarenakan empat pilar merupakan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan secara berjenjang dari segala usia dan generasi.

Sehingga dunia pendidikan satu - satunya dimensi yang memiliki jenjang untuk menanamkan nilai dari pilar - pilar kebangsaan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

"Tidak ada sistem yang lebih mampu  menanamkan nilai - nilai kebangsaan selain sistem pendidikan, karena tidak ada sistem lain yang memiliki jenjang dan fungsi edukasi secara komprehensif seperti pendidikan," ungkapnya.

Melihat peran strategis pendidikan ini SAH sangat mendorong adanya regulasi yang memasukan empat pilar kebangsaan dalam kurikulum pengajaran di tiap jenjang pendidikan secara formal.

"Saya pikir perlu memasukan empat pilar ini dalam satu sistem kurikulum pendidikan secara lebih jelas, karena disinilah sebenarnya empat pilar bisa kita masukan ke dalam generasi bangsa, agar menjadi doktrin Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. JAMBI - Dua unit mobit truk angkutan batu baru terjungkal masuk rawa di jalan baru kawasan Sijinjang Kota Jambi 21/03/2019.

Menurut salah seorang warga bahwa di duga kuat mobil tersebit tumbur buntut kawan, hingga kedua truk sama- sama tidak dapat di kendalikan.Kejadian di perkirakan subuh dini hari,kata warga

Sang sopir sudah tidak ada di tempat kejadian,Belum ada pihak yang dapat di komfirmasi di lapangan.

Sementara beberapa orang pekerja sedang melakukan pembongkaran muatan pada kendaraan tersebut.(Aci - 02)

Actualinside.com. JAMBI - Dua unit mobit truk angkutan batu baru terjungkal masuk rawa di jalan baru kawasan Sijinjang Kota Jambi 21/03/2019.

Menurut salah seorang warga bahwa di duga kuat mobil tersebit tumbur buntut kawan, hingga kedua truk sama- sama tidak dapat di kendalikan.Kejadian di perkirakan subuh dini hari,kata warga

Sang sopir sudah tidak ada di tempat kejadian,Belum ada pihak yang dapat di komfirmasi di lapangan.

Sementara beberapa orang pekerja sedang melakukan pembongkaran muatan pada kendaraan tersebut.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Bertempat di rumah Pribadinya Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia ,beberapa waktu yang lalu. dalam acara silaturahmi para mahasiswa/i asal Kerinci yang ada di Kota Jambi.

Presiden HKK Indonesia Dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pada saat ini merupakan tahun politik,jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin kita kedepan.Pada 17 April nanti akan terjadi penentuan siapa Presiden Republik Indonesia dan DPR-RI,DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota.

Ramli Thaha SH.MH mengatakan,untuk DPR RI ada beberapa orang yang berasal dari Kerinci maupun Mendah Kinci,seperti Drs Muradi Darmansyah,Dipo Ilham Djalil,H.Tafyani Kasim,Dahnil Miftah dan Ir.H.A.R Sutan Adil Hendra MM. Ini semua merupakan pilihan utama kita.

Untuk DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota tentunya haruslah selektif memilih ,karena para Caleg kita pada saaat ini cukup banyak dan menyebar di Kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.
oleh sebab itu saya meminta kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat membantu semua caleg kita yang sedang bertarung.

Seperti Caleg DPR RI ada beberapa orang yang menjadi perhatian Khusus,Seperti Ir H.A.R Sutan Adil Hendra,dari partai Gerindra,SAH pada saat ini masih menjabat pimpinan komisi X DPR RI.Beliau juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Kemudian juga ada H.Muradi Darmansyah.Beliau juga merupakan Tokoh yang banyak berkiprah di Jakarta,dan beliau pernah menjadi Anggota DPR RI pada masa periode yang lalu,dan sekara juga kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI juga dari paetai Gerindra.

Seterusnya ada H.Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari Partai PDIP.Beliau ini merupakan salah satu pengusaha sukses di Padang Sumatera Barat,Ada lagi anak muda yaitu Dipo Ilham, Caleg Partai PAN dianya merupakan anak kandung dari pak Rijal Djalil.Di tambah lagi Pak Dahnil Miftah dari Partai PKS.Beliau juga merupakan pensiunan ASN di Provinsi jambi sangat di kenal di kalangan keluarga HKKI.

Ramli Thaha SH.MH menyimpulkan bahwa dari semua Caleg untuk DPR RI semuanya merupakan yang terbaik,oleh sebab itu saya berharap para generasi muda agar lebih selektif untuk memberikan suaranya kepada Caleg yang akan membawa kemajuan Provinsi kedepan.(Aci 02).

Actualinside.com.JAMBI - Bertempat di rumah Pribadinya Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia ,beberapa waktu yang lalu. dalam acara silaturahmi para mahasiswa/i asal Kerinci yang ada di Kota Jambi.

Presiden HKK Indonesia Dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pada saat ini merupakan tahun politik,jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin kita kedepan.Pada 17 April nanti akan terjadi penentuan siapa Presiden Republik Indonesia dan DPR-RI,DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota.

Ramli Thaha SH.MH mengatakan,untuk DPR RI ada beberapa orang yang berasal dari Kerinci maupun Mendah Kinci,seperti Drs Muradi Darmansyah,Dipo Ilham Djalil,H.Tafyani Kasim,Dahnil Miftah dan Ir.H.A.R Sutan Adil Hendra MM. Ini semua merupakan pilihan utama kita.

Untuk DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota tentunya haruslah selektif memilih ,karena para Caleg kita pada saaat ini cukup banyak dan menyebar di Kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.
oleh sebab itu saya meminta kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat membantu semua caleg kita yang sedang bertarung.

Seperti Caleg DPR RI ada beberapa orang yang menjadi perhatian Khusus,Seperti Ir H.A.R Sutan Adil Hendra,dari partai Gerindra,SAH pada saat ini masih menjabat pimpinan komisi X DPR RI.Beliau juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Kemudian juga ada H.Muradi Darmansyah.Beliau juga merupakan Tokoh yang banyak berkiprah di Jakarta,dan beliau pernah menjadi Anggota DPR RI pada masa periode yang lalu,dan sekara juga kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI juga dari paetai Gerindra.

Seterusnya ada H.Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari Partai PDIP.Beliau ini merupakan salah satu pengusaha sukses di Padang Sumatera Barat,Ada lagi anak muda yaitu Dipo Ilham, Caleg Partai PAN dianya merupakan anak kandung dari pak Rijal Djalil.Di tambah lagi Pak Dahnil Miftah dari Partai PKS.Beliau juga merupakan pensiunan ASN di Provinsi jambi sangat di kenal di kalangan keluarga HKKI.

Ramli Thaha SH.MH menyimpulkan bahwa dari semua Caleg untuk DPR RI semuanya merupakan yang terbaik,oleh sebab itu saya berharap para generasi muda agar lebih selektif untuk memberikan suaranya kepada Caleg yang akan membawa kemajuan Provinsi kedepan.(Aci 02).

Actualinside.com.JAMBI - Kiprah tokoh pendidikan asal Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) terus mendapat nama di pentas nasional, kali ini tokoh yang dikenal orang kepercayaan Prabowo Subianto itu dipercaya menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Program Digdaya TV : Gerindra mendengar "wajah pendidikan Indonesia".

Program ini sendiri merupakan agenda strategis yang digagas oleh tim pemenangan Prabowo Sandi dalam rangka menjaring masukan terhadap berbagai isu aktual di Indonesia, dimana hasil diskusi ini akan dijadikan masukan bagi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Sandi dalam memimpin Indonesia jika nanti di percaya rakyat Indonesia.

Pada program yang dilaksanakan di jalan Mulawarman No 8 Jakarta Selatan tersebut SAH di minta untuk memaparkan kondisi objektif dunia pendidikan Indonesia saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Moderator acara Ivan Royfani (6/3) kemarin di Jakarta.

"Pak SAH kita undang sebagai pembicara kunci yang akan memaparkan kondisi objektif Pendidikan hari ini dan tantangan di masa depan, karena dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Komisi Pendidikan kami menilai  beliau memiliki kapasitas untuk berbicara tema yang krusial dan strategis ini, apalagi hasilnya akan menjadi masukan bagi pak Prabowo Sandi untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur," ungkapnya.

Hadir dalam seminar tersebut ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Basyarudin Thayib, M.Pd serta Pimpinan Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Nurul Hamidah, S.Pd sebagai wakil dari pelaku pendidikan.

Dalam paparannya SAH banyak menyoroti berbagai ketimpangan dunia pendidikan tanah air baik dari indikator Guru, Sarana prasarana, kurikulum maupun keterlibatan masyarakat, bahkan SAH juga terlihat fasih dalam memetakan berbagai persoalan pendidikan tanah air saat ini.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Kiprah tokoh pendidikan asal Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) terus mendapat nama di pentas nasional, kali ini tokoh yang dikenal orang kepercayaan Prabowo Subianto itu dipercaya menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Program Digdaya TV : Gerindra mendengar "wajah pendidikan Indonesia".

Program ini sendiri merupakan agenda strategis yang digagas oleh tim pemenangan Prabowo Sandi dalam rangka menjaring masukan terhadap berbagai isu aktual di Indonesia, dimana hasil diskusi ini akan dijadikan masukan bagi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Sandi dalam memimpin Indonesia jika nanti di percaya rakyat Indonesia.

Pada program yang dilaksanakan di jalan Mulawarman No 8 Jakarta Selatan tersebut SAH di minta untuk memaparkan kondisi objektif dunia pendidikan Indonesia saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Moderator acara Ivan Royfani (6/3) kemarin di Jakarta.

"Pak SAH kita undang sebagai pembicara kunci yang akan memaparkan kondisi objektif Pendidikan hari ini dan tantangan di masa depan, karena dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Komisi Pendidikan kami menilai  beliau memiliki kapasitas untuk berbicara tema yang krusial dan strategis ini, apalagi hasilnya akan menjadi masukan bagi pak Prabowo Sandi untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur," ungkapnya.

Hadir dalam seminar tersebut ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Basyarudin Thayib, M.Pd serta Pimpinan Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Nurul Hamidah, S.Pd sebagai wakil dari pelaku pendidikan.

Dalam paparannya SAH banyak menyoroti berbagai ketimpangan dunia pendidikan tanah air baik dari indikator Guru, Sarana prasarana, kurikulum maupun keterlibatan masyarakat, bahkan SAH juga terlihat fasih dalam memetakan berbagai persoalan pendidikan tanah air saat ini.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) hari Sabtu kemarin (2/3) menghadiri Wisuda Ke 85 Universitas Jambi di Mendalo.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Universitas Terbuka Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D tersebut, SAH mengingatkan civitas akademika Unja bersiap menghadapi tantangan perubahan pendidikan tinggi.

"Dewasa ini perguruan tinggi dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup berat baik dari masyarakat selaku pengguna maupun dari sisi tata kelola kampus,” ungkapnya.

Selanjutnya SAH mengatakan saat ini tuntutan kualitas atau kompetensi dari masyarakat semakin meningkat, bahkan sudah menjadi suatu keharusan.

"Kualitas saat ini menjadi suatu keharusan yang tidak hanya harus dipenuhi secara dari aspek lulusan tetapi dari segi proses pembelajaran yang bisa ditawarkan."

Dalam hal proses pembelajaran ini, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut menambahkan tentang arti penting akreditasi Institusi perguruan tinggi di masyarakat.

"Akreditasi Institusi menjadi penting bagi masyarakat dalam menilai mutu perguruan tinggi.”

Sehingga dalam proses ini SAH sangat mendorong Universitas Jambi bisa meningkatkan akreditasi tiap prodi yang ada, sehingga secara institusi bisa meningkat dari yang sekarang B bisa menjadi A.

Dalam upaya mencapai ini, Pimpinan Komisi Pendidikan DPR tersebut mengingatkan pelaksanaan akan penting peran penelitian serta pengabdian perguruan tinggi.

"Penelitian dan pengabdian menjadi penting karena menjadi tolak ukur kemajuan institusi perguruan tinggi,” tandasya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) hari Sabtu kemarin (2/3) menghadiri Wisuda Ke 85 Universitas Jambi di Mendalo.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Universitas Terbuka Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D tersebut, SAH mengingatkan civitas akademika Unja bersiap menghadapi tantangan perubahan pendidikan tinggi.

"Dewasa ini perguruan tinggi dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup berat baik dari masyarakat selaku pengguna maupun dari sisi tata kelola kampus,” ungkapnya.

Selanjutnya SAH mengatakan saat ini tuntutan kualitas atau kompetensi dari masyarakat semakin meningkat, bahkan sudah menjadi suatu keharusan.

"Kualitas saat ini menjadi suatu keharusan yang tidak hanya harus dipenuhi secara dari aspek lulusan tetapi dari segi proses pembelajaran yang bisa ditawarkan."

Dalam hal proses pembelajaran ini, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut menambahkan tentang arti penting akreditasi Institusi perguruan tinggi di masyarakat.

"Akreditasi Institusi menjadi penting bagi masyarakat dalam menilai mutu perguruan tinggi.”

Sehingga dalam proses ini SAH sangat mendorong Universitas Jambi bisa meningkatkan akreditasi tiap prodi yang ada, sehingga secara institusi bisa meningkat dari yang sekarang B bisa menjadi A.

Dalam upaya mencapai ini, Pimpinan Komisi Pendidikan DPR tersebut mengingatkan pelaksanaan akan penting peran penelitian serta pengabdian perguruan tinggi.

"Penelitian dan pengabdian menjadi penting karena menjadi tolak ukur kemajuan institusi perguruan tinggi,” tandasya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Tahun 2019 Provinsi Jambi mendapatkan kurang lebih 46 milyar dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan Jambi.

Besaran nominal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut merupakan data beasiswa yang sudah terealisasi kepada bank penyalur untuk segera dibagikan pada siswa penerima, belum termasuk jumlah penerima tambahan hasil verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) sekolah oleh kementerian.

Namun SAH yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut mengatakan dari segi jumlah usulan yang diusulkan sebagai anggota DPR telah mencapai 98 persen, artinya selama siswa yang diusulkan memenuhi syarat sebagai penerima semuanya keluar sebagai penerima beasiswa PIP dalam pagu anggaran APBN 2019.

"Alhamdulilah 98 persen siswa yang kita usulkan bisa mendapatkan beasiswa, sedangkan sisanya masih menunggu verifikasi lanjutan dari kementerian ataupun memang belum memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di dapodik," ungkap SAH di sela kunjungan ke SMK 3 Kota Jambi (27/2) kemarin.

Besarnya dana beasiswa PIP yang diperoleh Provinsi Jambi ini dinilai Tajur salah seorang guru SMK di Provinsi Jambi, memperlihatkan Jambi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat, dan tentunya ini tidak terlepas dari perjuangan Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Anggota DPR RI dari Jambi.

"Sebelum tahun 2014 terus terang beasiswa PIP sedikit sekali yang kita peroleh, paling hanya menyentuh angka 2000 per tahun untuk semua sekolah di Provinsi Jambi, tetapi sejak Pak SAH di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan setahun kita paling sedikit mendapat 30 ribu, bahkan tahun ini mencapai 53 ribu penerima beasiswa," ungkap pria yang sudah puluhan tahun menjadi guru tersebut.

Atas peningkatan ini sebagai orang yang mengabdi pada bidang pendidikan mengaku sangat berterima kasih atas perjuagan SAH di Senayan hingga Provinsi Jambi mendapatkan banyak program beasiswa, SAH telah berbuat bagi kita semua, dan ini tulus ikhlas tanpa pamrih politik apapun, pungkasnya.(Aci -02)

Actualinside.com.JAMBI - Tahun 2019 Provinsi Jambi mendapatkan kurang lebih 46 milyar dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan Jambi.

Besaran nominal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut merupakan data beasiswa yang sudah terealisasi kepada bank penyalur untuk segera dibagikan pada siswa penerima, belum termasuk jumlah penerima tambahan hasil verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) sekolah oleh kementerian.

Namun SAH yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut mengatakan dari segi jumlah usulan yang diusulkan sebagai anggota DPR telah mencapai 98 persen, artinya selama siswa yang diusulkan memenuhi syarat sebagai penerima semuanya keluar sebagai penerima beasiswa PIP dalam pagu anggaran APBN 2019.

"Alhamdulilah 98 persen siswa yang kita usulkan bisa mendapatkan beasiswa, sedangkan sisanya masih menunggu verifikasi lanjutan dari kementerian ataupun memang belum memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di dapodik," ungkap SAH di sela kunjungan ke SMK 3 Kota Jambi (27/2) kemarin.

Besarnya dana beasiswa PIP yang diperoleh Provinsi Jambi ini dinilai Tajur salah seorang guru SMK di Provinsi Jambi, memperlihatkan Jambi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat, dan tentunya ini tidak terlepas dari perjuangan Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Anggota DPR RI dari Jambi.

"Sebelum tahun 2014 terus terang beasiswa PIP sedikit sekali yang kita peroleh, paling hanya menyentuh angka 2000 per tahun untuk semua sekolah di Provinsi Jambi, tetapi sejak Pak SAH di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan setahun kita paling sedikit mendapat 30 ribu, bahkan tahun ini mencapai 53 ribu penerima beasiswa," ungkap pria yang sudah puluhan tahun menjadi guru tersebut.

Atas peningkatan ini sebagai orang yang mengabdi pada bidang pendidikan mengaku sangat berterima kasih atas perjuagan SAH di Senayan hingga Provinsi Jambi mendapatkan banyak program beasiswa, SAH telah berbuat bagi kita semua, dan ini tulus ikhlas tanpa pamrih politik apapun, pungkasnya.(Aci -02)

Actualinside.com.JAMBI - Calon legislatif DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku tidak memiliki strategi yang muluk - muluk dalam menghadapi Pemilu Legislatif April 2019 nanti, bahkan orang dekat Prabowo Subianto tersebut justru mengaku hanya ingin fokus menuntaskan aspirasi masyarakat Jambi kepada dirinya selaku Anggota DPR RI.

"Terus terang saya tidak memiliki strategi yang macam-macam, yang terpenting saya fokus untuk berbuat terbaik bagi masyarakat, kebetulan saya di komisi pendidikan maka saya ingin membantu masyarakat di bidang ini, mengusulkan beasiswa, melihat kondisi sekolah, mendukung perbaikan sarana prasarana pendidikan dan lainnya," ungkapnya.

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menjawab pertanyaan awak media dalam kunjungan ke sekolah - sekolah di Kota Jambi (28/2) kemarin. Hal ini menurutnya lahir dari kesadaran selaku calon yang lagi menjabat dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat Jambi.

"Saya inikan calon petahana yang tentunya memiliki tanggung jawab moral untuk memberi sesuatu bagi masyarakat bukan sekedar janji ataupun manuver politik layaknya seorang politisi, lebih baik saya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat."

Karena didorong kesadaran inilah SAH mengaku dirinya fokus kepada beasiswa PIP untuk masyarakat. Dimana selama 4 tahun lebih dirinya menjabat ia melihat masalah pendidikan perlu ditingkatkan kesejahteraannya, masih banyak angka putus sekolah yang perlu kita tekan, banyak anak - anak sekolah tidak bersepatu, tidak ada buku pelajaran dan lain sebagainya.

Beranjak dari kondisi tersebut SAH merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Jambi agar pendidikan anak - anak mereka bisa lebih baik, jadi jangan ditanya saya tentang strategi pencalegan, karena saya hanya ingin fokus menyelesaikan amanah ini dengan berbuat terbaik bagi masyarakat Jambi, tandasnya.( **)

Actualinside.com.JAMBI - Calon legislatif DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku tidak memiliki strategi yang muluk - muluk dalam menghadapi Pemilu Legislatif April 2019 nanti, bahkan orang dekat Prabowo Subianto tersebut justru mengaku hanya ingin fokus menuntaskan aspirasi masyarakat Jambi kepada dirinya selaku Anggota DPR RI.

"Terus terang saya tidak memiliki strategi yang macam-macam, yang terpenting saya fokus untuk berbuat terbaik bagi masyarakat, kebetulan saya di komisi pendidikan maka saya ingin membantu masyarakat di bidang ini, mengusulkan beasiswa, melihat kondisi sekolah, mendukung perbaikan sarana prasarana pendidikan dan lainnya," ungkapnya.

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menjawab pertanyaan awak media dalam kunjungan ke sekolah - sekolah di Kota Jambi (28/2) kemarin. Hal ini menurutnya lahir dari kesadaran selaku calon yang lagi menjabat dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat Jambi.

"Saya inikan calon petahana yang tentunya memiliki tanggung jawab moral untuk memberi sesuatu bagi masyarakat bukan sekedar janji ataupun manuver politik layaknya seorang politisi, lebih baik saya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat."

Karena didorong kesadaran inilah SAH mengaku dirinya fokus kepada beasiswa PIP untuk masyarakat. Dimana selama 4 tahun lebih dirinya menjabat ia melihat masalah pendidikan perlu ditingkatkan kesejahteraannya, masih banyak angka putus sekolah yang perlu kita tekan, banyak anak - anak sekolah tidak bersepatu, tidak ada buku pelajaran dan lain sebagainya.

Beranjak dari kondisi tersebut SAH merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Jambi agar pendidikan anak - anak mereka bisa lebih baik, jadi jangan ditanya saya tentang strategi pencalegan, karena saya hanya ingin fokus menyelesaikan amanah ini dengan berbuat terbaik bagi masyarakat Jambi, tandasnya.( **)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner