SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com. Jambi -   pilar kebangsaan saat ini merupakan pondasi yang membentengi keberadaan (eksistensi) Indonesia sebagai suatu negara. Sehingga nilai - nilai yang terkandung di dalamnya harus senantiasa terjaga, dipelihara serta dipertahankan dengan suatu sistem pendidikan nasional yang adaptif dalam memperkokoh jati diri kebangsaan dalam sanubari setiap generasi.

"Empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan kokoh sebagai benteng keberadaan Indonesia jika diikuti dengan majunya pendidikan."

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam rangkaian kunjungan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang ia lakukan tanggal 23 - 25 Maret 2019 ini. Menurut pria yang akrab disapa SAH tersebut tanpa didukung kemajuan dunia pendidikan upaya sosialisasi empat pilar menjadi suatu usaha yang sia - sia, hal ini dikarenakan empat pilar merupakan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan secara berjenjang dari segala usia dan generasi.

Sehingga dunia pendidikan satu - satunya dimensi yang memiliki jenjang untuk menanamkan nilai dari pilar - pilar kebangsaan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

"Tidak ada sistem yang lebih mampu  menanamkan nilai - nilai kebangsaan selain sistem pendidikan, karena tidak ada sistem lain yang memiliki jenjang dan fungsi edukasi secara komprehensif seperti pendidikan," ungkapnya.

Melihat peran strategis pendidikan ini SAH sangat mendorong adanya regulasi yang memasukan empat pilar kebangsaan dalam kurikulum pengajaran di tiap jenjang pendidikan secara formal.

"Saya pikir perlu memasukan empat pilar ini dalam satu sistem kurikulum pendidikan secara lebih jelas, karena disinilah sebenarnya empat pilar bisa kita masukan ke dalam generasi bangsa, agar menjadi doktrin Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi -   pilar kebangsaan saat ini merupakan pondasi yang membentengi keberadaan (eksistensi) Indonesia sebagai suatu negara. Sehingga nilai - nilai yang terkandung di dalamnya harus senantiasa terjaga, dipelihara serta dipertahankan dengan suatu sistem pendidikan nasional yang adaptif dalam memperkokoh jati diri kebangsaan dalam sanubari setiap generasi.

"Empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan kokoh sebagai benteng keberadaan Indonesia jika diikuti dengan majunya pendidikan."

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam rangkaian kunjungan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang ia lakukan tanggal 23 - 25 Maret 2019 ini. Menurut pria yang akrab disapa SAH tersebut tanpa didukung kemajuan dunia pendidikan upaya sosialisasi empat pilar menjadi suatu usaha yang sia - sia, hal ini dikarenakan empat pilar merupakan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan secara berjenjang dari segala usia dan generasi.

Sehingga dunia pendidikan satu - satunya dimensi yang memiliki jenjang untuk menanamkan nilai dari pilar - pilar kebangsaan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

"Tidak ada sistem yang lebih mampu  menanamkan nilai - nilai kebangsaan selain sistem pendidikan, karena tidak ada sistem lain yang memiliki jenjang dan fungsi edukasi secara komprehensif seperti pendidikan," ungkapnya.

Melihat peran strategis pendidikan ini SAH sangat mendorong adanya regulasi yang memasukan empat pilar kebangsaan dalam kurikulum pengajaran di tiap jenjang pendidikan secara formal.

"Saya pikir perlu memasukan empat pilar ini dalam satu sistem kurikulum pendidikan secara lebih jelas, karena disinilah sebenarnya empat pilar bisa kita masukan ke dalam generasi bangsa, agar menjadi doktrin Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. JAMBI - Dua unit mobit truk angkutan batu baru terjungkal masuk rawa di jalan baru kawasan Sijinjang Kota Jambi 21/03/2019.

Menurut salah seorang warga bahwa di duga kuat mobil tersebit tumbur buntut kawan, hingga kedua truk sama- sama tidak dapat di kendalikan.Kejadian di perkirakan subuh dini hari,kata warga

Sang sopir sudah tidak ada di tempat kejadian,Belum ada pihak yang dapat di komfirmasi di lapangan.

Sementara beberapa orang pekerja sedang melakukan pembongkaran muatan pada kendaraan tersebut.(Aci - 02)

Actualinside.com. JAMBI - Dua unit mobit truk angkutan batu baru terjungkal masuk rawa di jalan baru kawasan Sijinjang Kota Jambi 21/03/2019.

Menurut salah seorang warga bahwa di duga kuat mobil tersebit tumbur buntut kawan, hingga kedua truk sama- sama tidak dapat di kendalikan.Kejadian di perkirakan subuh dini hari,kata warga

Sang sopir sudah tidak ada di tempat kejadian,Belum ada pihak yang dapat di komfirmasi di lapangan.

Sementara beberapa orang pekerja sedang melakukan pembongkaran muatan pada kendaraan tersebut.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Bertempat di rumah Pribadinya Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia ,beberapa waktu yang lalu. dalam acara silaturahmi para mahasiswa/i asal Kerinci yang ada di Kota Jambi.

Presiden HKK Indonesia Dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pada saat ini merupakan tahun politik,jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin kita kedepan.Pada 17 April nanti akan terjadi penentuan siapa Presiden Republik Indonesia dan DPR-RI,DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota.

Ramli Thaha SH.MH mengatakan,untuk DPR RI ada beberapa orang yang berasal dari Kerinci maupun Mendah Kinci,seperti Drs Muradi Darmansyah,Dipo Ilham Djalil,H.Tafyani Kasim,Dahnil Miftah dan Ir.H.A.R Sutan Adil Hendra MM. Ini semua merupakan pilihan utama kita.

Untuk DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota tentunya haruslah selektif memilih ,karena para Caleg kita pada saaat ini cukup banyak dan menyebar di Kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.
oleh sebab itu saya meminta kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat membantu semua caleg kita yang sedang bertarung.

Seperti Caleg DPR RI ada beberapa orang yang menjadi perhatian Khusus,Seperti Ir H.A.R Sutan Adil Hendra,dari partai Gerindra,SAH pada saat ini masih menjabat pimpinan komisi X DPR RI.Beliau juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Kemudian juga ada H.Muradi Darmansyah.Beliau juga merupakan Tokoh yang banyak berkiprah di Jakarta,dan beliau pernah menjadi Anggota DPR RI pada masa periode yang lalu,dan sekara juga kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI juga dari paetai Gerindra.

Seterusnya ada H.Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari Partai PDIP.Beliau ini merupakan salah satu pengusaha sukses di Padang Sumatera Barat,Ada lagi anak muda yaitu Dipo Ilham, Caleg Partai PAN dianya merupakan anak kandung dari pak Rijal Djalil.Di tambah lagi Pak Dahnil Miftah dari Partai PKS.Beliau juga merupakan pensiunan ASN di Provinsi jambi sangat di kenal di kalangan keluarga HKKI.

Ramli Thaha SH.MH menyimpulkan bahwa dari semua Caleg untuk DPR RI semuanya merupakan yang terbaik,oleh sebab itu saya berharap para generasi muda agar lebih selektif untuk memberikan suaranya kepada Caleg yang akan membawa kemajuan Provinsi kedepan.(Aci 02).

Actualinside.com.JAMBI - Bertempat di rumah Pribadinya Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia ,beberapa waktu yang lalu. dalam acara silaturahmi para mahasiswa/i asal Kerinci yang ada di Kota Jambi.

Presiden HKK Indonesia Dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pada saat ini merupakan tahun politik,jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin kita kedepan.Pada 17 April nanti akan terjadi penentuan siapa Presiden Republik Indonesia dan DPR-RI,DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota.

Ramli Thaha SH.MH mengatakan,untuk DPR RI ada beberapa orang yang berasal dari Kerinci maupun Mendah Kinci,seperti Drs Muradi Darmansyah,Dipo Ilham Djalil,H.Tafyani Kasim,Dahnil Miftah dan Ir.H.A.R Sutan Adil Hendra MM. Ini semua merupakan pilihan utama kita.

Untuk DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota tentunya haruslah selektif memilih ,karena para Caleg kita pada saaat ini cukup banyak dan menyebar di Kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.
oleh sebab itu saya meminta kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat membantu semua caleg kita yang sedang bertarung.

Seperti Caleg DPR RI ada beberapa orang yang menjadi perhatian Khusus,Seperti Ir H.A.R Sutan Adil Hendra,dari partai Gerindra,SAH pada saat ini masih menjabat pimpinan komisi X DPR RI.Beliau juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Kemudian juga ada H.Muradi Darmansyah.Beliau juga merupakan Tokoh yang banyak berkiprah di Jakarta,dan beliau pernah menjadi Anggota DPR RI pada masa periode yang lalu,dan sekara juga kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI juga dari paetai Gerindra.

Seterusnya ada H.Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari Partai PDIP.Beliau ini merupakan salah satu pengusaha sukses di Padang Sumatera Barat,Ada lagi anak muda yaitu Dipo Ilham, Caleg Partai PAN dianya merupakan anak kandung dari pak Rijal Djalil.Di tambah lagi Pak Dahnil Miftah dari Partai PKS.Beliau juga merupakan pensiunan ASN di Provinsi jambi sangat di kenal di kalangan keluarga HKKI.

Ramli Thaha SH.MH menyimpulkan bahwa dari semua Caleg untuk DPR RI semuanya merupakan yang terbaik,oleh sebab itu saya berharap para generasi muda agar lebih selektif untuk memberikan suaranya kepada Caleg yang akan membawa kemajuan Provinsi kedepan.(Aci 02).

Actualinside.com.JAMBI - Kiprah tokoh pendidikan asal Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) terus mendapat nama di pentas nasional, kali ini tokoh yang dikenal orang kepercayaan Prabowo Subianto itu dipercaya menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Program Digdaya TV : Gerindra mendengar "wajah pendidikan Indonesia".

Program ini sendiri merupakan agenda strategis yang digagas oleh tim pemenangan Prabowo Sandi dalam rangka menjaring masukan terhadap berbagai isu aktual di Indonesia, dimana hasil diskusi ini akan dijadikan masukan bagi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Sandi dalam memimpin Indonesia jika nanti di percaya rakyat Indonesia.

Pada program yang dilaksanakan di jalan Mulawarman No 8 Jakarta Selatan tersebut SAH di minta untuk memaparkan kondisi objektif dunia pendidikan Indonesia saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Moderator acara Ivan Royfani (6/3) kemarin di Jakarta.

"Pak SAH kita undang sebagai pembicara kunci yang akan memaparkan kondisi objektif Pendidikan hari ini dan tantangan di masa depan, karena dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Komisi Pendidikan kami menilai  beliau memiliki kapasitas untuk berbicara tema yang krusial dan strategis ini, apalagi hasilnya akan menjadi masukan bagi pak Prabowo Sandi untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur," ungkapnya.

Hadir dalam seminar tersebut ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Basyarudin Thayib, M.Pd serta Pimpinan Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Nurul Hamidah, S.Pd sebagai wakil dari pelaku pendidikan.

Dalam paparannya SAH banyak menyoroti berbagai ketimpangan dunia pendidikan tanah air baik dari indikator Guru, Sarana prasarana, kurikulum maupun keterlibatan masyarakat, bahkan SAH juga terlihat fasih dalam memetakan berbagai persoalan pendidikan tanah air saat ini.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Kiprah tokoh pendidikan asal Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) terus mendapat nama di pentas nasional, kali ini tokoh yang dikenal orang kepercayaan Prabowo Subianto itu dipercaya menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Program Digdaya TV : Gerindra mendengar "wajah pendidikan Indonesia".

Program ini sendiri merupakan agenda strategis yang digagas oleh tim pemenangan Prabowo Sandi dalam rangka menjaring masukan terhadap berbagai isu aktual di Indonesia, dimana hasil diskusi ini akan dijadikan masukan bagi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Sandi dalam memimpin Indonesia jika nanti di percaya rakyat Indonesia.

Pada program yang dilaksanakan di jalan Mulawarman No 8 Jakarta Selatan tersebut SAH di minta untuk memaparkan kondisi objektif dunia pendidikan Indonesia saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Moderator acara Ivan Royfani (6/3) kemarin di Jakarta.

"Pak SAH kita undang sebagai pembicara kunci yang akan memaparkan kondisi objektif Pendidikan hari ini dan tantangan di masa depan, karena dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Komisi Pendidikan kami menilai  beliau memiliki kapasitas untuk berbicara tema yang krusial dan strategis ini, apalagi hasilnya akan menjadi masukan bagi pak Prabowo Sandi untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur," ungkapnya.

Hadir dalam seminar tersebut ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Basyarudin Thayib, M.Pd serta Pimpinan Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Nurul Hamidah, S.Pd sebagai wakil dari pelaku pendidikan.

Dalam paparannya SAH banyak menyoroti berbagai ketimpangan dunia pendidikan tanah air baik dari indikator Guru, Sarana prasarana, kurikulum maupun keterlibatan masyarakat, bahkan SAH juga terlihat fasih dalam memetakan berbagai persoalan pendidikan tanah air saat ini.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) hari Sabtu kemarin (2/3) menghadiri Wisuda Ke 85 Universitas Jambi di Mendalo.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Universitas Terbuka Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D tersebut, SAH mengingatkan civitas akademika Unja bersiap menghadapi tantangan perubahan pendidikan tinggi.

"Dewasa ini perguruan tinggi dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup berat baik dari masyarakat selaku pengguna maupun dari sisi tata kelola kampus,” ungkapnya.

Selanjutnya SAH mengatakan saat ini tuntutan kualitas atau kompetensi dari masyarakat semakin meningkat, bahkan sudah menjadi suatu keharusan.

"Kualitas saat ini menjadi suatu keharusan yang tidak hanya harus dipenuhi secara dari aspek lulusan tetapi dari segi proses pembelajaran yang bisa ditawarkan."

Dalam hal proses pembelajaran ini, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut menambahkan tentang arti penting akreditasi Institusi perguruan tinggi di masyarakat.

"Akreditasi Institusi menjadi penting bagi masyarakat dalam menilai mutu perguruan tinggi.”

Sehingga dalam proses ini SAH sangat mendorong Universitas Jambi bisa meningkatkan akreditasi tiap prodi yang ada, sehingga secara institusi bisa meningkat dari yang sekarang B bisa menjadi A.

Dalam upaya mencapai ini, Pimpinan Komisi Pendidikan DPR tersebut mengingatkan pelaksanaan akan penting peran penelitian serta pengabdian perguruan tinggi.

"Penelitian dan pengabdian menjadi penting karena menjadi tolak ukur kemajuan institusi perguruan tinggi,” tandasya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) hari Sabtu kemarin (2/3) menghadiri Wisuda Ke 85 Universitas Jambi di Mendalo.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Universitas Terbuka Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D tersebut, SAH mengingatkan civitas akademika Unja bersiap menghadapi tantangan perubahan pendidikan tinggi.

"Dewasa ini perguruan tinggi dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup berat baik dari masyarakat selaku pengguna maupun dari sisi tata kelola kampus,” ungkapnya.

Selanjutnya SAH mengatakan saat ini tuntutan kualitas atau kompetensi dari masyarakat semakin meningkat, bahkan sudah menjadi suatu keharusan.

"Kualitas saat ini menjadi suatu keharusan yang tidak hanya harus dipenuhi secara dari aspek lulusan tetapi dari segi proses pembelajaran yang bisa ditawarkan."

Dalam hal proses pembelajaran ini, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut menambahkan tentang arti penting akreditasi Institusi perguruan tinggi di masyarakat.

"Akreditasi Institusi menjadi penting bagi masyarakat dalam menilai mutu perguruan tinggi.”

Sehingga dalam proses ini SAH sangat mendorong Universitas Jambi bisa meningkatkan akreditasi tiap prodi yang ada, sehingga secara institusi bisa meningkat dari yang sekarang B bisa menjadi A.

Dalam upaya mencapai ini, Pimpinan Komisi Pendidikan DPR tersebut mengingatkan pelaksanaan akan penting peran penelitian serta pengabdian perguruan tinggi.

"Penelitian dan pengabdian menjadi penting karena menjadi tolak ukur kemajuan institusi perguruan tinggi,” tandasya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Tahun 2019 Provinsi Jambi mendapatkan kurang lebih 46 milyar dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan Jambi.

Besaran nominal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut merupakan data beasiswa yang sudah terealisasi kepada bank penyalur untuk segera dibagikan pada siswa penerima, belum termasuk jumlah penerima tambahan hasil verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) sekolah oleh kementerian.

Namun SAH yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut mengatakan dari segi jumlah usulan yang diusulkan sebagai anggota DPR telah mencapai 98 persen, artinya selama siswa yang diusulkan memenuhi syarat sebagai penerima semuanya keluar sebagai penerima beasiswa PIP dalam pagu anggaran APBN 2019.

"Alhamdulilah 98 persen siswa yang kita usulkan bisa mendapatkan beasiswa, sedangkan sisanya masih menunggu verifikasi lanjutan dari kementerian ataupun memang belum memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di dapodik," ungkap SAH di sela kunjungan ke SMK 3 Kota Jambi (27/2) kemarin.

Besarnya dana beasiswa PIP yang diperoleh Provinsi Jambi ini dinilai Tajur salah seorang guru SMK di Provinsi Jambi, memperlihatkan Jambi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat, dan tentunya ini tidak terlepas dari perjuangan Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Anggota DPR RI dari Jambi.

"Sebelum tahun 2014 terus terang beasiswa PIP sedikit sekali yang kita peroleh, paling hanya menyentuh angka 2000 per tahun untuk semua sekolah di Provinsi Jambi, tetapi sejak Pak SAH di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan setahun kita paling sedikit mendapat 30 ribu, bahkan tahun ini mencapai 53 ribu penerima beasiswa," ungkap pria yang sudah puluhan tahun menjadi guru tersebut.

Atas peningkatan ini sebagai orang yang mengabdi pada bidang pendidikan mengaku sangat berterima kasih atas perjuagan SAH di Senayan hingga Provinsi Jambi mendapatkan banyak program beasiswa, SAH telah berbuat bagi kita semua, dan ini tulus ikhlas tanpa pamrih politik apapun, pungkasnya.(Aci -02)

Actualinside.com.JAMBI - Tahun 2019 Provinsi Jambi mendapatkan kurang lebih 46 milyar dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan Jambi.

Besaran nominal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut merupakan data beasiswa yang sudah terealisasi kepada bank penyalur untuk segera dibagikan pada siswa penerima, belum termasuk jumlah penerima tambahan hasil verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) sekolah oleh kementerian.

Namun SAH yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut mengatakan dari segi jumlah usulan yang diusulkan sebagai anggota DPR telah mencapai 98 persen, artinya selama siswa yang diusulkan memenuhi syarat sebagai penerima semuanya keluar sebagai penerima beasiswa PIP dalam pagu anggaran APBN 2019.

"Alhamdulilah 98 persen siswa yang kita usulkan bisa mendapatkan beasiswa, sedangkan sisanya masih menunggu verifikasi lanjutan dari kementerian ataupun memang belum memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di dapodik," ungkap SAH di sela kunjungan ke SMK 3 Kota Jambi (27/2) kemarin.

Besarnya dana beasiswa PIP yang diperoleh Provinsi Jambi ini dinilai Tajur salah seorang guru SMK di Provinsi Jambi, memperlihatkan Jambi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat, dan tentunya ini tidak terlepas dari perjuangan Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Anggota DPR RI dari Jambi.

"Sebelum tahun 2014 terus terang beasiswa PIP sedikit sekali yang kita peroleh, paling hanya menyentuh angka 2000 per tahun untuk semua sekolah di Provinsi Jambi, tetapi sejak Pak SAH di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan setahun kita paling sedikit mendapat 30 ribu, bahkan tahun ini mencapai 53 ribu penerima beasiswa," ungkap pria yang sudah puluhan tahun menjadi guru tersebut.

Atas peningkatan ini sebagai orang yang mengabdi pada bidang pendidikan mengaku sangat berterima kasih atas perjuagan SAH di Senayan hingga Provinsi Jambi mendapatkan banyak program beasiswa, SAH telah berbuat bagi kita semua, dan ini tulus ikhlas tanpa pamrih politik apapun, pungkasnya.(Aci -02)

Actualinside.com.JAMBI - Calon legislatif DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku tidak memiliki strategi yang muluk - muluk dalam menghadapi Pemilu Legislatif April 2019 nanti, bahkan orang dekat Prabowo Subianto tersebut justru mengaku hanya ingin fokus menuntaskan aspirasi masyarakat Jambi kepada dirinya selaku Anggota DPR RI.

"Terus terang saya tidak memiliki strategi yang macam-macam, yang terpenting saya fokus untuk berbuat terbaik bagi masyarakat, kebetulan saya di komisi pendidikan maka saya ingin membantu masyarakat di bidang ini, mengusulkan beasiswa, melihat kondisi sekolah, mendukung perbaikan sarana prasarana pendidikan dan lainnya," ungkapnya.

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menjawab pertanyaan awak media dalam kunjungan ke sekolah - sekolah di Kota Jambi (28/2) kemarin. Hal ini menurutnya lahir dari kesadaran selaku calon yang lagi menjabat dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat Jambi.

"Saya inikan calon petahana yang tentunya memiliki tanggung jawab moral untuk memberi sesuatu bagi masyarakat bukan sekedar janji ataupun manuver politik layaknya seorang politisi, lebih baik saya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat."

Karena didorong kesadaran inilah SAH mengaku dirinya fokus kepada beasiswa PIP untuk masyarakat. Dimana selama 4 tahun lebih dirinya menjabat ia melihat masalah pendidikan perlu ditingkatkan kesejahteraannya, masih banyak angka putus sekolah yang perlu kita tekan, banyak anak - anak sekolah tidak bersepatu, tidak ada buku pelajaran dan lain sebagainya.

Beranjak dari kondisi tersebut SAH merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Jambi agar pendidikan anak - anak mereka bisa lebih baik, jadi jangan ditanya saya tentang strategi pencalegan, karena saya hanya ingin fokus menyelesaikan amanah ini dengan berbuat terbaik bagi masyarakat Jambi, tandasnya.( **)

Actualinside.com.JAMBI - Calon legislatif DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku tidak memiliki strategi yang muluk - muluk dalam menghadapi Pemilu Legislatif April 2019 nanti, bahkan orang dekat Prabowo Subianto tersebut justru mengaku hanya ingin fokus menuntaskan aspirasi masyarakat Jambi kepada dirinya selaku Anggota DPR RI.

"Terus terang saya tidak memiliki strategi yang macam-macam, yang terpenting saya fokus untuk berbuat terbaik bagi masyarakat, kebetulan saya di komisi pendidikan maka saya ingin membantu masyarakat di bidang ini, mengusulkan beasiswa, melihat kondisi sekolah, mendukung perbaikan sarana prasarana pendidikan dan lainnya," ungkapnya.

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menjawab pertanyaan awak media dalam kunjungan ke sekolah - sekolah di Kota Jambi (28/2) kemarin. Hal ini menurutnya lahir dari kesadaran selaku calon yang lagi menjabat dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat Jambi.

"Saya inikan calon petahana yang tentunya memiliki tanggung jawab moral untuk memberi sesuatu bagi masyarakat bukan sekedar janji ataupun manuver politik layaknya seorang politisi, lebih baik saya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat."

Karena didorong kesadaran inilah SAH mengaku dirinya fokus kepada beasiswa PIP untuk masyarakat. Dimana selama 4 tahun lebih dirinya menjabat ia melihat masalah pendidikan perlu ditingkatkan kesejahteraannya, masih banyak angka putus sekolah yang perlu kita tekan, banyak anak - anak sekolah tidak bersepatu, tidak ada buku pelajaran dan lain sebagainya.

Beranjak dari kondisi tersebut SAH merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Jambi agar pendidikan anak - anak mereka bisa lebih baik, jadi jangan ditanya saya tentang strategi pencalegan, karena saya hanya ingin fokus menyelesaikan amanah ini dengan berbuat terbaik bagi masyarakat Jambi, tandasnya.( **)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dikenal sebagai sosok legislator yang tidak kenal lelah mengabdi pada masyarakat dan Provinsi Jambi. Salah satu contoh nyata pengabdian ini adalah dengan terus membawa program Beasiswa PIP ke daerah pemilihannya di 11 Kabupaten Kota Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

SAH sendiri dalam berbagai kesempatan terus menegaskan komitmen untuk tidak kenal lelah mengabdi pada Provinsi Jambi. Seperti (26/2) kemarin Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan dirinya sengaja membawa program beasiswa untuk masyarakat Jambi.


"Beasiswa PIP ini saya bawa untuk masyarakat Jambi, agar pendidikan anak - anak kita terbantu, anak - anak Jambi terus maju, untuk ini saya tidak akan kenal lelah untuk berjuang bagi masyarakat daerah pemilihan saya," ungkapnya dihadapan ratusan murid SMP 8 Kota Jambi kemarin.

Komitmen SAH pada dunia pendidikan Jambi bukanlah isapan jempol atau omong kosong belaka, tetapi dibuktikan dengan kinerja, sejak tahun 2014 hingga tahun 2019 ini tidak kurang 187 ribu Beasiswa PIP yang ia bawa ke Provinsi Jambi, dan dana ini dinikmati oleh semua siswa SD, SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Jambi.

Bahkan dalam program beasiswa yang SAH usulkan manfaatnya dirasakan betul oleh masyarakat khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah secara merata.

"Kami masyarakat kecil merasa sangat terbantu dengan program beasiswa yang SAH perjuangkan, kami orang - orang kecil anaknya semua bisa mendapatkan beasiswa berkat perjuangan beliau, terima kasih Pak SAH atas perjuangannya bagi pendidikan Jambi," ungkap Aminah salah seorang ibu rumah tangga mengomentari Program usulan Ketua DPD Partai Gerindra tersebut.(aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dikenal sebagai sosok legislator yang tidak kenal lelah mengabdi pada masyarakat dan Provinsi Jambi. Salah satu contoh nyata pengabdian ini adalah dengan terus membawa program Beasiswa PIP ke daerah pemilihannya di 11 Kabupaten Kota Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

SAH sendiri dalam berbagai kesempatan terus menegaskan komitmen untuk tidak kenal lelah mengabdi pada Provinsi Jambi. Seperti (26/2) kemarin Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan dirinya sengaja membawa program beasiswa untuk masyarakat Jambi.


"Beasiswa PIP ini saya bawa untuk masyarakat Jambi, agar pendidikan anak - anak kita terbantu, anak - anak Jambi terus maju, untuk ini saya tidak akan kenal lelah untuk berjuang bagi masyarakat daerah pemilihan saya," ungkapnya dihadapan ratusan murid SMP 8 Kota Jambi kemarin.

Komitmen SAH pada dunia pendidikan Jambi bukanlah isapan jempol atau omong kosong belaka, tetapi dibuktikan dengan kinerja, sejak tahun 2014 hingga tahun 2019 ini tidak kurang 187 ribu Beasiswa PIP yang ia bawa ke Provinsi Jambi, dan dana ini dinikmati oleh semua siswa SD, SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Jambi.

Bahkan dalam program beasiswa yang SAH usulkan manfaatnya dirasakan betul oleh masyarakat khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah secara merata.

"Kami masyarakat kecil merasa sangat terbantu dengan program beasiswa yang SAH perjuangkan, kami orang - orang kecil anaknya semua bisa mendapatkan beasiswa berkat perjuangan beliau, terima kasih Pak SAH atas perjuangannya bagi pendidikan Jambi," ungkap Aminah salah seorang ibu rumah tangga mengomentari Program usulan Ketua DPD Partai Gerindra tersebut.(aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - ''Kami kini bersepatu dan memakai tas baru jika pergi ke sekolah," ungkap Fajar salah seorang siswa SMA di Kota Jambi, ketika ditanya kegunaan dana Beasiswa PIP yang mereka terima, pengakuan senada juga disampaikan Yulia Triphasari siswa SMK di Kota Jambi  yang mengakui sebagian besar dana yang ia peroleh dari Beasiswa PIP digunakan untuk kepentingan sekolah baik kursus dan bimbingan belajar maupun membeli peralatan sekolah.

Testimoni ini merupakan bukti manfaat dari program beasiswa yang diperjuangkan Sutan Adil Hendra (SAH) Pimpinan Komisi X DPR RI Fraksi Partai Gerindra tersebut bagi ratusan ribu beasiswa pelajar SD, SMP, SMA dan SMK di Provinsi Jambi.


Hal ini disampaikan Drs. H. Sudirman salah seorang tokoh pendidikan di Kota Jambi (25/2) kemarin ketika menanggapi manfaat beasiswa PIP bagi dunia pendidikan Jambi.

"Secara kasat mata tentu banyak manfaat dari beasiswa PIP yang diperjuangkan Pak SAH bagi dunia pendidikan Jambi, dari hal pemenuhan kebutuhan anak didik bersekolah hingga dampak secara lebih luas jangka panjang seperti pengurangan angka putus sekolah dan lainnya."

Menurutnya besarnya manfaat beasiswa PIP bagi dunia pendidikan Jambi ini merupakan satu prestasi dari kinerja seorang Sutan Adil Hendra (SAH), selama ini belum ada anggota DPR RI yang begitu peduli bahkan dunia pendidikan Jambi, tapi periode ini kita melihat Pak SAH mampu berbuat yang terbaik bagi masyarakat Jambi.(Ac - 02).

Actualinside.com.JAMBI - ''Kami kini bersepatu dan memakai tas baru jika pergi ke sekolah," ungkap Fajar salah seorang siswa SMA di Kota Jambi, ketika ditanya kegunaan dana Beasiswa PIP yang mereka terima, pengakuan senada juga disampaikan Yulia Triphasari siswa SMK di Kota Jambi  yang mengakui sebagian besar dana yang ia peroleh dari Beasiswa PIP digunakan untuk kepentingan sekolah baik kursus dan bimbingan belajar maupun membeli peralatan sekolah.

Testimoni ini merupakan bukti manfaat dari program beasiswa yang diperjuangkan Sutan Adil Hendra (SAH) Pimpinan Komisi X DPR RI Fraksi Partai Gerindra tersebut bagi ratusan ribu beasiswa pelajar SD, SMP, SMA dan SMK di Provinsi Jambi.


Hal ini disampaikan Drs. H. Sudirman salah seorang tokoh pendidikan di Kota Jambi (25/2) kemarin ketika menanggapi manfaat beasiswa PIP bagi dunia pendidikan Jambi.

"Secara kasat mata tentu banyak manfaat dari beasiswa PIP yang diperjuangkan Pak SAH bagi dunia pendidikan Jambi, dari hal pemenuhan kebutuhan anak didik bersekolah hingga dampak secara lebih luas jangka panjang seperti pengurangan angka putus sekolah dan lainnya."

Menurutnya besarnya manfaat beasiswa PIP bagi dunia pendidikan Jambi ini merupakan satu prestasi dari kinerja seorang Sutan Adil Hendra (SAH), selama ini belum ada anggota DPR RI yang begitu peduli bahkan dunia pendidikan Jambi, tapi periode ini kita melihat Pak SAH mampu berbuat yang terbaik bagi masyarakat Jambi.(Ac - 02).

Actualinside.com.JAMBI  - Program beasiswa bagi siswa - siswi yang diperjuangkan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) telah cukup membantu kesejahteraan pendidikan di Provinsi Jambi.

Hal ini diakui sendiri oleh Nurbayeti salah seorang orang tua siswa penerima PIP ketika menghadiri acara penyerahan beasiswa di sekolah - sekolah di Jambi oleh Anggota Fraksi Gerindra DPR RI tersebut.

"Anak saya sudah dua tahun menerima beasiswa dari SAH, alhamdulilah uang sangat bermanfaat dalam membantu keperluan sekolah, seperti mau beli buku, perlengkapan pramuka hingga baju seragam,” jelasnya.

Kepuasan para orang tua wali penerima beasiswa ini tergambar dari julukan bapak beasiswa secara spontan yang mereka berikan kepada Ketua DPD Partai Gerindra itu.

"Lihat Pak SAH Bapak Beasiswa Jambi sudah datang, ungkap masyarakat yang hadir di SMP di kawasan Jambi Seberang Kota tersebut."

Bahkan untuk menunjukkan rasa terima kasihnya atas bantuan program beasiswa ini beberapa dari mereka terlihat meneriakan yel - yel SAH Bapak Beasiswa Jambi berulang kali.

Menanggapi hal ini, SAH mengaku apa yang telah ia lakukan sebagai Anggota DPR RI hanyalah sebuah kewajiban tanpa ada pamrih apa - apa.

" Beasiswa yang anak - anak kita peroleh tersebut murni kepedulian saya untuk pendidikan Jambi, ini tidak ada muatan apa - apa, apalagi mengharapkan pujian dan sanjungan,” ungkapnya.

Karena kebahagiaan terbesar yang ia rasakan ketika anak - anak Jambi bisa tersenyum dalam bersekolah, pungkasnya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI  - Program beasiswa bagi siswa - siswi yang diperjuangkan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) telah cukup membantu kesejahteraan pendidikan di Provinsi Jambi.

Hal ini diakui sendiri oleh Nurbayeti salah seorang orang tua siswa penerima PIP ketika menghadiri acara penyerahan beasiswa di sekolah - sekolah di Jambi oleh Anggota Fraksi Gerindra DPR RI tersebut.

"Anak saya sudah dua tahun menerima beasiswa dari SAH, alhamdulilah uang sangat bermanfaat dalam membantu keperluan sekolah, seperti mau beli buku, perlengkapan pramuka hingga baju seragam,” jelasnya.

Kepuasan para orang tua wali penerima beasiswa ini tergambar dari julukan bapak beasiswa secara spontan yang mereka berikan kepada Ketua DPD Partai Gerindra itu.

"Lihat Pak SAH Bapak Beasiswa Jambi sudah datang, ungkap masyarakat yang hadir di SMP di kawasan Jambi Seberang Kota tersebut."

Bahkan untuk menunjukkan rasa terima kasihnya atas bantuan program beasiswa ini beberapa dari mereka terlihat meneriakan yel - yel SAH Bapak Beasiswa Jambi berulang kali.

Menanggapi hal ini, SAH mengaku apa yang telah ia lakukan sebagai Anggota DPR RI hanyalah sebuah kewajiban tanpa ada pamrih apa - apa.

" Beasiswa yang anak - anak kita peroleh tersebut murni kepedulian saya untuk pendidikan Jambi, ini tidak ada muatan apa - apa, apalagi mengharapkan pujian dan sanjungan,” ungkapnya.

Karena kebahagiaan terbesar yang ia rasakan ketika anak - anak Jambi bisa tersenyum dalam bersekolah, pungkasnya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Kabar gembira bagi pelajar dan siswa sekolah dasar, menengah, atas dan kejuruan se Kota Jambi, karena terhitung akhir Februari 2019 ini beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan Sutan Adil Hendra (SAH) segera bisa dicairkan.

Perihal ini langsung disampaikan Sutan Adil Hendra (SAH) Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi ketika berkunjung ke SD 120 Jambi, SMP 11 Jambi dan SMK 1 Jambi (19/2) kemarin. Menurutnya kehadirannya ke sekolah - sekolah bagian dari upaya pengawasan DPR RI khususnya terhadap realisasi usulan beasiswa PIP yang ia lakukan pada tahun 2018 kemarin.

"Realisasi usulan beasiswa PIP tahun 2019 ini telah bisa dicairkan, sehingga saya datang ke sekolah - sekolah di Kota Jambi untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program ini, jangan sampai ada kendala yang membuat para siswa kesulitan untuk mendapatkan dana yang telah kita perjuangkan," ungkapnya.

Adapun berdasarkan usulannya sebagai Anggota DPR dalam tahun 2019 ini semua Provinsi Jambi mendapatkan 52 ribu Beasiswa PIP yang semuanya diperuntukkan bagi siswa dan pelajar SD, SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Jambi.

"Alhamdulilah untuk tahun 2019 ini Provinsi Jambi mendapatkan 52 ribu beasiswa PIP, dimana jumlah merupakan usulan yang kita perjuangkan di kementerian agar anak - anak Jambi mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal kesejahteraan pendidikan."

Komitmen SAH dalam dunia pendidikan ini mendapat apresiasi yang sangat positif dari masyarakat, seperti yang disampaikan H. Armando salah seorang orang tua siswa penerima PIP. Menurutnya perjuangan SAH selaku anggota DPR sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

"Perjuangan SAH di DPR RI sangat kami rasakan manfaatnya, buktinya anak saya dapat beasiswa untuk sekedar beli buku dan baju seragam, ini tentunya sangat meringankan kami selaku orang tua," ungkap pria yang sehari - hari berjualan kelontong di pasar tersebut.

SAH sendiri dalam arahannya ketika melakukan kunjungan ke sekolah - sekolah kemarin menghimbau para siswa dapat menggunakan dana beasiswa untuk sesuatu yang bermanfaat, untuk kepentingan sekolah sehingga ada faedah dari dana yang mereka peroleh bagi pendidikan mereka.

"Saya mengharapkan dana yang mereka terima bisa digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan sekolah, sehingga ada faedah dari beasiswa ini untuk pendidikan mereka," tandasnya.(Aci-02).

Actualinside.com.JAMBI - Kabar gembira bagi pelajar dan siswa sekolah dasar, menengah, atas dan kejuruan se Kota Jambi, karena terhitung akhir Februari 2019 ini beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) yang diperjuangkan Sutan Adil Hendra (SAH) segera bisa dicairkan.

Perihal ini langsung disampaikan Sutan Adil Hendra (SAH) Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi ketika berkunjung ke SD 120 Jambi, SMP 11 Jambi dan SMK 1 Jambi (19/2) kemarin. Menurutnya kehadirannya ke sekolah - sekolah bagian dari upaya pengawasan DPR RI khususnya terhadap realisasi usulan beasiswa PIP yang ia lakukan pada tahun 2018 kemarin.

"Realisasi usulan beasiswa PIP tahun 2019 ini telah bisa dicairkan, sehingga saya datang ke sekolah - sekolah di Kota Jambi untuk melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program ini, jangan sampai ada kendala yang membuat para siswa kesulitan untuk mendapatkan dana yang telah kita perjuangkan," ungkapnya.

Adapun berdasarkan usulannya sebagai Anggota DPR dalam tahun 2019 ini semua Provinsi Jambi mendapatkan 52 ribu Beasiswa PIP yang semuanya diperuntukkan bagi siswa dan pelajar SD, SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Jambi.

"Alhamdulilah untuk tahun 2019 ini Provinsi Jambi mendapatkan 52 ribu beasiswa PIP, dimana jumlah merupakan usulan yang kita perjuangkan di kementerian agar anak - anak Jambi mendapatkan kesempatan yang sama dalam hal kesejahteraan pendidikan."

Komitmen SAH dalam dunia pendidikan ini mendapat apresiasi yang sangat positif dari masyarakat, seperti yang disampaikan H. Armando salah seorang orang tua siswa penerima PIP. Menurutnya perjuangan SAH selaku anggota DPR sangat dirasakan manfaatnya bagi masyarakat.

"Perjuangan SAH di DPR RI sangat kami rasakan manfaatnya, buktinya anak saya dapat beasiswa untuk sekedar beli buku dan baju seragam, ini tentunya sangat meringankan kami selaku orang tua," ungkap pria yang sehari - hari berjualan kelontong di pasar tersebut.

SAH sendiri dalam arahannya ketika melakukan kunjungan ke sekolah - sekolah kemarin menghimbau para siswa dapat menggunakan dana beasiswa untuk sesuatu yang bermanfaat, untuk kepentingan sekolah sehingga ada faedah dari dana yang mereka peroleh bagi pendidikan mereka.

"Saya mengharapkan dana yang mereka terima bisa digunakan sebaik mungkin untuk kepentingan sekolah, sehingga ada faedah dari beasiswa ini untuk pendidikan mereka," tandasnya.(Aci-02).

Actualinside.com.JAMBI - Program Beasiswa menjadi aspirasi yang sangat prioritas untuk diperjuangkan bagi masyarakat. Komitmen ini diperlihatkan oleh Anggota sekaligus Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika melaksanakan kunjungan ke SDN 120 Jambi, SDN 47 Jambi dan SMPN 17 Jambi dalam rangka pengawasan pelaksanaan Program Indonesia Pintar Tahun Anggaran 2019.

Kunjungan Kerja Masa Persidangan Ketiga ini difokuskan Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut untuk melakukan pengawasan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) hal ini disampaikan Direktur Rumah Aspirasi Muhammad Yasir S.Pd, M.M (18/2) di Jambi.
“Insyaa Allah dari tanggal 19 sampai 27 Februari 2019 ini Pak SAH akan melakukan Reses ke sekolah-sekolah dalam rangka pengawasan Beasiswa PIP.”

Program Beasiswa PIP sendiri merupakan aspirasi yang sangat ditunggu oleh masyarkat, karena sejak tahun 2015 PIP bisa dibawa dalam jumlah besar ke Provinsi Jambi, indeks kesejahteraan pendidikan di daerah juga semakin meningkat, karena bantuan dana yang sifatnya masal ini langsung dinikmati oleh para siswa dan murid tanpa pihak perantara selain perbankan. Dengan mekanisme ini peluang terjadinya potongan terhadap bersaran dana yang diterima siswa sangat kecil kemungkinannya, ujar dosen STIE Jambi ini.

SAH sendiri ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya sangat konsen dengan program beasiswa, sehingga dalam setiap kunjungan ke daerah atau reses tiada hari tanpa berkunjung ke sekolah untuk melihat usulan dan realisasi dari Beasiswa PIP. Ini semua hanya semata-mata demi kesejahteraan masyarakat Jambi agar lebih cerdas, tandasnya.(Ac-02)

Actualinside.com.JAMBI - Program Beasiswa menjadi aspirasi yang sangat prioritas untuk diperjuangkan bagi masyarakat. Komitmen ini diperlihatkan oleh Anggota sekaligus Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika melaksanakan kunjungan ke SDN 120 Jambi, SDN 47 Jambi dan SMPN 17 Jambi dalam rangka pengawasan pelaksanaan Program Indonesia Pintar Tahun Anggaran 2019.

Kunjungan Kerja Masa Persidangan Ketiga ini difokuskan Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut untuk melakukan pengawasan Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) hal ini disampaikan Direktur Rumah Aspirasi Muhammad Yasir S.Pd, M.M (18/2) di Jambi.
“Insyaa Allah dari tanggal 19 sampai 27 Februari 2019 ini Pak SAH akan melakukan Reses ke sekolah-sekolah dalam rangka pengawasan Beasiswa PIP.”

Program Beasiswa PIP sendiri merupakan aspirasi yang sangat ditunggu oleh masyarkat, karena sejak tahun 2015 PIP bisa dibawa dalam jumlah besar ke Provinsi Jambi, indeks kesejahteraan pendidikan di daerah juga semakin meningkat, karena bantuan dana yang sifatnya masal ini langsung dinikmati oleh para siswa dan murid tanpa pihak perantara selain perbankan. Dengan mekanisme ini peluang terjadinya potongan terhadap bersaran dana yang diterima siswa sangat kecil kemungkinannya, ujar dosen STIE Jambi ini.

SAH sendiri ketika dikonfirmasi mengaku pihaknya sangat konsen dengan program beasiswa, sehingga dalam setiap kunjungan ke daerah atau reses tiada hari tanpa berkunjung ke sekolah untuk melihat usulan dan realisasi dari Beasiswa PIP. Ini semua hanya semata-mata demi kesejahteraan masyarakat Jambi agar lebih cerdas, tandasnya.(Ac-02)

Actualinside.com. JAMBI - Berkat beasiswa yang diperjuangkan Sutan Adil Hendra (SAH) saya bisa kuliah. Pengakuan ini meluncur dari Bella Puspita Sari Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci (28/1) beberapa waktu lalu ketika menerima beasiswa bidikmisi.

"Saya berasal dari keluarga broken home Pak, dibesarkan sama nenek, dengan berbekal uang pendaftaran saya mendaftar di STIE Sakti Alam Kerinci, lalu kemudian nenek saya meninggal, saya bingung dimana saya bisa membayar SPP, lalu ada jalan ketika kampus mendaftarkan saya beasiswa bidikmisi aspirasi dari Pak Sutan Adil Hendra, dan Alhamdulilah saya bisa mendapatkannya, sehingga saya bisa melanjutkan kuliah dan mendapatkan biaya untuk hidup," ungkapnya sambil menangis terharu.

"Karena sebelumnya saya tidak menyangka bisa kuliah, dibiayai secara penuh oleh dana pemerintah yang diperjuangkan oleh Bapak SAH di DPR RI, terima kasih bapak," ucapnya terharu.

Sebagai penerima beasiswa bidikmisi Bella akan menerima pembiayaan penuh dari pemerintah baik itu SPP, biaya kuliah dan bantuan biaya hidup selama delapan semester atau empat tahun, artinya para penerima beasiswa bidikmisi dibiayai pendidikannya dari semester satu hingga selesai.

Menanggapi curahan hati mahasiswa ini SAH sambil menangis mengatakan kita jangan patah arang dalam menempuh pendidikan, jalan terbentang untuk mereka yang optimis, termasuk bagi ananda, karena saya berkeyakinan pendidikan adalah hak semua anak bangsa, tidak ada boleh sekat keterbatasan untuk pendidikan.

"Saya terpilih sebagai anggota DPR RI karena ingin berbuat sesuatu bagi masyarakat Jambi, melalui beasiswa pendidikan saya ingin mengangkat harkat derajat masyarakat, tidak ada motivasi lain, selain membuat orang Jambi maju," ungkap SAH di hadapan ratusan mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci.(ACI02)

Actualinside.com. JAMBI - Berkat beasiswa yang diperjuangkan Sutan Adil Hendra (SAH) saya bisa kuliah. Pengakuan ini meluncur dari Bella Puspita Sari Mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci (28/1) beberapa waktu lalu ketika menerima beasiswa bidikmisi.

"Saya berasal dari keluarga broken home Pak, dibesarkan sama nenek, dengan berbekal uang pendaftaran saya mendaftar di STIE Sakti Alam Kerinci, lalu kemudian nenek saya meninggal, saya bingung dimana saya bisa membayar SPP, lalu ada jalan ketika kampus mendaftarkan saya beasiswa bidikmisi aspirasi dari Pak Sutan Adil Hendra, dan Alhamdulilah saya bisa mendapatkannya, sehingga saya bisa melanjutkan kuliah dan mendapatkan biaya untuk hidup," ungkapnya sambil menangis terharu.

"Karena sebelumnya saya tidak menyangka bisa kuliah, dibiayai secara penuh oleh dana pemerintah yang diperjuangkan oleh Bapak SAH di DPR RI, terima kasih bapak," ucapnya terharu.

Sebagai penerima beasiswa bidikmisi Bella akan menerima pembiayaan penuh dari pemerintah baik itu SPP, biaya kuliah dan bantuan biaya hidup selama delapan semester atau empat tahun, artinya para penerima beasiswa bidikmisi dibiayai pendidikannya dari semester satu hingga selesai.

Menanggapi curahan hati mahasiswa ini SAH sambil menangis mengatakan kita jangan patah arang dalam menempuh pendidikan, jalan terbentang untuk mereka yang optimis, termasuk bagi ananda, karena saya berkeyakinan pendidikan adalah hak semua anak bangsa, tidak ada boleh sekat keterbatasan untuk pendidikan.

"Saya terpilih sebagai anggota DPR RI karena ingin berbuat sesuatu bagi masyarakat Jambi, melalui beasiswa pendidikan saya ingin mengangkat harkat derajat masyarakat, tidak ada motivasi lain, selain membuat orang Jambi maju," ungkap SAH di hadapan ratusan mahasiswa STIE Sakti Alam Kerinci.(ACI02)

Actualinside.com.JAMBI  -  Ketua Depan Pimpinan Wilayah DPW Muhammadiyah Jambi lantik Ramli Thaha SH.MH sebagai ketua Tim Advokat pada 28/1/2019.
Bertempat di Kantor DPW Muhammadiyah jambi

Pasca di lantik Ramli Thaha SH.MH, mengatakan bahwa dirinya akan bekerja maksimal.

Kami sebagai tim Advokat yang sudah di lantik akan berkomitmen untuk bekerja maksimal sesuai dengan aturan main di DPW Muhammadiyah Jambi, tim ini merupakan tim lengkap,Insya Alloh segala sesuatu yang terkait masalah hukum akan kita beri pembelaan sesuai presudur hukum yang ada.


Ramli Thaha SH.MH yang juga pada saat ini menjabat sebagai Presiden  Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia HKKI,mengatakan dengan jabatan baru di DPW Muhammadiyah ini,tidak membuat kegiatan di HKKI jadi terganggu.

Saya akan berusaha untuk membagi waktu seefisien mungkin untuk 2 (dua) organisasi besar ini,Hal ini saya lakukan demi untuk orang banyak dan apapun yang saya berikan merupakan suatu amal ibadah bagi saya,saya sudah siap untuk mencurahkan tenaga,waktu dan pikiran demi untuk masyarakat banyak,"pungkas Ramli Thaha.(Aci - 02).

Actualinside.com.JAMBI  -  Ketua Depan Pimpinan Wilayah DPW Muhammadiyah Jambi lantik Ramli Thaha SH.MH sebagai ketua Tim Advokat pada 28/1/2019.
Bertempat di Kantor DPW Muhammadiyah jambi

Pasca di lantik Ramli Thaha SH.MH, mengatakan bahwa dirinya akan bekerja maksimal.

Kami sebagai tim Advokat yang sudah di lantik akan berkomitmen untuk bekerja maksimal sesuai dengan aturan main di DPW Muhammadiyah Jambi, tim ini merupakan tim lengkap,Insya Alloh segala sesuatu yang terkait masalah hukum akan kita beri pembelaan sesuai presudur hukum yang ada.


Ramli Thaha SH.MH yang juga pada saat ini menjabat sebagai Presiden  Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia HKKI,mengatakan dengan jabatan baru di DPW Muhammadiyah ini,tidak membuat kegiatan di HKKI jadi terganggu.

Saya akan berusaha untuk membagi waktu seefisien mungkin untuk 2 (dua) organisasi besar ini,Hal ini saya lakukan demi untuk orang banyak dan apapun yang saya berikan merupakan suatu amal ibadah bagi saya,saya sudah siap untuk mencurahkan tenaga,waktu dan pikiran demi untuk masyarakat banyak,"pungkas Ramli Thaha.(Aci - 02).

Oleh : Harmen Rusdi

Actualinside.com. Jambi   puluhan tahun lamanya saya tak pernah mengajukan cuti tahunan, kendatipun itu adalah hak setiap ASN. Barulah di tahun 2018 tepatnya tanggal 8 September 2018 saya sengaja mengajukan cuti tahunan, soalnya ingin rehat sejenak purna pemberhentian saya sebagai Kadis Koperasi tanggal 23 Juli 2018. Cuti ini saya anggap istimewa karena saya memilih  Jakarta sebagai alamat tujuan selama menjalani masa cuti.

Suasana tenang, damai bersama cucu pertama di Jakarta, tepatnya pada hari Jum'at tabggal 20 September 2018, via WA saya mendapat surat panggilan dari Pemprov Jambi, perihal undangan rapat klarifikasi sebagaimana yang saya mohonkan melalui surat Banding Administratif yang saya ajukan tertanggal 6 Agustus 2018 dan sebagaimana diatur di dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Pada saat itu ada sedikit keraguan atas kehadiran  saya pada rapat klarifikasi tersebut, soalnya rapat klarifikasi tersebut semestinya dilakukan selama 6 hari kerja terhitung sejak surat bantahan administratif diterima oleh pihak Pemprov Jambi ( sekitar tanggal 14 Agustus 2018 ). Anehnya sejak surat itu saya layangkan hingga saat ini saya tidak pernah  menerima replik atau bantahan dari pihak Pemprov Jambi dan sebagaimana diamanatkan di dalam UU No 53  tahun 2010, secara normatif hukum berarti pihak dapat menerima bantahan saya tersebut dengan dalil saya tidak terbukti bersalah.

Sebagai ASN sekaligus  bawahan tentu saja saya sangat menghargai undangan yang ditandatangani oleh pejabat pembina keoegawaian dalam hal ini Pak Sekda. Namun agar jangan terjadi kesalahan maka sebelum keputusan hadir pada rapat tersebut terlebih dahulu saya konsultaSikan kepada pihak KASN dan oleh pihak KASN saya disarankan untuk hadir, kendatipun secara yuridis itu tidak penting dilakukan.

Setelah mendapat petunjuk dari pihak   KASN singkat cerita, maka saya terbang ke Jambi pada Minggu sore tanggal 23 September 2018. Barulah ke esok harinya  Senen tanggal 24 September 2018, tepatnya jam 14.00 Wib  sesuai jadwal saya sudah berada di BKD. Oleh karena suatu hal, rapar klarifikasi tertunda hingga jam 16.00 Wib dan hadir ketika itu Bapak Sekda M. Dianto, Ka. BKD dan dari unsur Inspektorat. Agar tidak terjadi simpang siur informasi yang berkembang di tengah .masyarakat dan tidak dusta diantara kita maka saya ingin menjelaskan hal-hal yang sebenarnya sbb :

1. Rapat Klarifikasi berdasarkan bukti-bukti yang saya pegang kita sepakat bahwa saya  tidak bersalah.

2. Rapat klarifikasi lebih mendengarkan penjelasan dari saya, sedangkan  dari pihak Pemprov lebih banyak bersifat pertanyaan dan tidak ada solusi,  yang sebenarnya tidak perlu saya jelaskan kembali karena kronologinya sudah tertuang semuanya  sebanyak 23 halaman di dalam  surat Bantahan Administratif tertanggal 6 Agustus 2018. Tapi tidak apa-apa mungkin belum sempat baca lantaran sibuk persiapan 17 Agustus 2018.

3. Rapat klarifikasi tanggal 24 Agustus 2017 murni permohonan dari saya, walau jadwalnya molor dan rapat klarifikasi tersebut sama sekali bukan Berita Acara Pemeriksaan BAP sebagaimana diatur di dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, dan/atau sengaja ingin dijadikan sebagai BAP pengganti. Semestinya BAP tersebut harus dilakukan sebelum SK pemberhentian saya diterbitkan. Bila saja terbukti ada upaya pembohongan publik di dalam prosedur ini, maka di fakta persidangan semua kelicikan pasti akan terungkap.

4. Di salah satu .media online muncul berita bahwa pihak Pemprov Jambi mengakomidir permohonan saya dengan dalih mencukupkan masa jabatan saya satu tahun dan nerubah status dari hukuman berat menjadi ringan. Terkait persoalan ini perlu saya klarifikasi agar jangan terlalu banyak gagal paham :

a. Setelah sepakat bahwa saya tidak bersalah pada Rapat klarifikasi tabggal 24 September 2018, bertempat di Aula BKD maka saya mohon ketegasan dari pihak Pemprov agar persoalan ini tidak berlarut-berlarut. Agak aneh terasa ketika itu maka spontan saya tegaskan " Tidak baik menyimpan kebencian dan rasa dendam diantara kita, karena kita ini semuanya sudah tua-tua, apalagi  rasa dendam itu terbawa mati " , ucap saya. Oleh karenanya saya bermohon kepada pihak Pemprov " bila saya terbukti tidak bersalah  lalu kesimpulan dan solusinya seperti Apa ?. Diluar dugaan saya baik Pak Sekda, BKD dan Inspektorat tidak mampu memberi solusi. Lucunya lagi ketika kesempatan diberikan oleh Pak Sekda kepada Ka. BKD malah balik bertanya diluar kontek pembicaraan yang sama sekali tidak disinggung sejak awal pembicaraan. " Pak Harmen saya mau tanya ; Apskah ada dak keinginan Pak Harmen menggugat ke PTUN, tanya Pak Khsairi. Saya langsung jawab kwtika itu. " Maaf Pak Khusairi, senesti redaksi pertanyaan bukan seperti itu, yang harus ditanyakan " Bila saja kasus ini saya teruskan gugatan  ke PTUN, lalu yang menjadi obyek perkaranya siapa ? Yabf jelas kan bukan Pak Sekda, Bukan Ka. BKD dan bukan juga Inspektirat, melainkan Pak Plt. Gubernur, tegas saya karena beliau yang Bapak surah tanda tangan KTUN tersebut. Saya bingung kok serta merta muncul ide PTUN dan saya balik lagi bertanya " Maaf Pak Khusairi, apa Bapak-Bapak ini tidak kasihan dengan beliau, beliaukan abang kito sekaligus orang tua kita, mari kita hormati beliau  dan jangan ditambah lagi masalah, ucap saya lantang.
 Perasaan saya kontan terhenyuh, karena saya tahu persis posisi Plt ketika itu dan saya sangat menghormati beliau dan tidak ingin ikut menjerumuskan beliau. Setelah mendengar komentar saya, spontan Pak Sekda Bang M. Dianto bertanya kepada saya " Mungkin Pak Harmen ada solusi ? , tanya beliau ". Saat itulah saya merasa bayangan wajah Bang Fachrori ada dihadapan saya, perasaan legowo muncul ketika itu. Baik jawab saya, biar masalah ini cepat selesai dan kita merasakan enak sama enak perkenankan saya mengajukan beberapa solusi sbb :

b. TAWARAN SOLUSI

1. Batalkan SK Plt Gubernur Jambi No. 663 tanggal 23 Juli 2018  karena berstatus hukuman disiplin berat dan/atau diberhentikan dari jabatan karena saya tidak bersalah.

2. Kembalikan status saya sebagai Kadis Koperasi, paling cepat selama 2 hari dan paling lambat 7 hari kerja. ( Tidak dilaksanakan )

3. Agar pemberhentian saya sah secara peraturan UU maka saya segera  akan mengajukan Surat Pengunduran diri sebagai  Kadis Koperasi, dibubuhi tanda tangan dan  bermaterai 6000 sebagaimana diatur di dalam UU No 5 Tahun 2014 tentang pemberhentian PJPT. ( Tidak dilaksanakan )

4.Selanjutnya, saya bermohon kepada pihak BKD demi pemulihan nama baik saya, keluarga dan suku kiranya pihak BKD bersedia melakukan konprehensi pers dengan mengundang awak media onlune, cetak dan elektronik dan menjelaskan bahwa apa ditudihkan kepada saya keliru dan tidak benar.( Tidak dilaksanakan ).agai

5. Beberapa opsi tersebut di atas saya harapkan sudah terlaksana pada tanggal 8 Oktober 2018, ( Tidak terlaksana )

6. Menyadari itu semua maka jalur PTUN mau tidak mau harus saya laksanakan pada tanggal 22 Oktober 2018 dengan obyek perkara KTUN No. 663 tanggal 23 juli 2018.

7. Ke  esok harinya tabggal 23 Oktober 2018 barulah Surat Rekomendasi dari KASN diterima pihak Pemprov yang menyatakan SK. Plt. No. 663 tersebut dinyatakan tidak sah kareba cacat prosedur sekaligus merekomendasikan kepada pihak Pemprov agar malakukan BAP  terhadap diri saya, namun sampai saat ini juga TIDAK DILAKSANAKAN.

Tulisan ini hanya sekedar meluruskan informasi, semoga pihak yang berwenang tidak menyebarkan berita bohong, (hoax), semoga dapat dimakhlumi, wassalam...... (ACI02)

Oleh : Harmen Rusdi

Actualinside.com. Jambi   puluhan tahun lamanya saya tak pernah mengajukan cuti tahunan, kendatipun itu adalah hak setiap ASN. Barulah di tahun 2018 tepatnya tanggal 8 September 2018 saya sengaja mengajukan cuti tahunan, soalnya ingin rehat sejenak purna pemberhentian saya sebagai Kadis Koperasi tanggal 23 Juli 2018. Cuti ini saya anggap istimewa karena saya memilih  Jakarta sebagai alamat tujuan selama menjalani masa cuti.

Suasana tenang, damai bersama cucu pertama di Jakarta, tepatnya pada hari Jum'at tabggal 20 September 2018, via WA saya mendapat surat panggilan dari Pemprov Jambi, perihal undangan rapat klarifikasi sebagaimana yang saya mohonkan melalui surat Banding Administratif yang saya ajukan tertanggal 6 Agustus 2018 dan sebagaimana diatur di dalam PP No. 53 Tahun 2010 tentang Disiplin PNS. Pada saat itu ada sedikit keraguan atas kehadiran  saya pada rapat klarifikasi tersebut, soalnya rapat klarifikasi tersebut semestinya dilakukan selama 6 hari kerja terhitung sejak surat bantahan administratif diterima oleh pihak Pemprov Jambi ( sekitar tanggal 14 Agustus 2018 ). Anehnya sejak surat itu saya layangkan hingga saat ini saya tidak pernah  menerima replik atau bantahan dari pihak Pemprov Jambi dan sebagaimana diamanatkan di dalam UU No 53  tahun 2010, secara normatif hukum berarti pihak dapat menerima bantahan saya tersebut dengan dalil saya tidak terbukti bersalah.

Sebagai ASN sekaligus  bawahan tentu saja saya sangat menghargai undangan yang ditandatangani oleh pejabat pembina keoegawaian dalam hal ini Pak Sekda. Namun agar jangan terjadi kesalahan maka sebelum keputusan hadir pada rapat tersebut terlebih dahulu saya konsultaSikan kepada pihak KASN dan oleh pihak KASN saya disarankan untuk hadir, kendatipun secara yuridis itu tidak penting dilakukan.

Setelah mendapat petunjuk dari pihak   KASN singkat cerita, maka saya terbang ke Jambi pada Minggu sore tanggal 23 September 2018. Barulah ke esok harinya  Senen tanggal 24 September 2018, tepatnya jam 14.00 Wib  sesuai jadwal saya sudah berada di BKD. Oleh karena suatu hal, rapar klarifikasi tertunda hingga jam 16.00 Wib dan hadir ketika itu Bapak Sekda M. Dianto, Ka. BKD dan dari unsur Inspektorat. Agar tidak terjadi simpang siur informasi yang berkembang di tengah .masyarakat dan tidak dusta diantara kita maka saya ingin menjelaskan hal-hal yang sebenarnya sbb :

1. Rapat Klarifikasi berdasarkan bukti-bukti yang saya pegang kita sepakat bahwa saya  tidak bersalah.

2. Rapat klarifikasi lebih mendengarkan penjelasan dari saya, sedangkan  dari pihak Pemprov lebih banyak bersifat pertanyaan dan tidak ada solusi,  yang sebenarnya tidak perlu saya jelaskan kembali karena kronologinya sudah tertuang semuanya  sebanyak 23 halaman di dalam  surat Bantahan Administratif tertanggal 6 Agustus 2018. Tapi tidak apa-apa mungkin belum sempat baca lantaran sibuk persiapan 17 Agustus 2018.

3. Rapat klarifikasi tanggal 24 Agustus 2017 murni permohonan dari saya, walau jadwalnya molor dan rapat klarifikasi tersebut sama sekali bukan Berita Acara Pemeriksaan BAP sebagaimana diatur di dalam PP Nomor 53 Tahun 2010, dan/atau sengaja ingin dijadikan sebagai BAP pengganti. Semestinya BAP tersebut harus dilakukan sebelum SK pemberhentian saya diterbitkan. Bila saja terbukti ada upaya pembohongan publik di dalam prosedur ini, maka di fakta persidangan semua kelicikan pasti akan terungkap.

4. Di salah satu .media online muncul berita bahwa pihak Pemprov Jambi mengakomidir permohonan saya dengan dalih mencukupkan masa jabatan saya satu tahun dan nerubah status dari hukuman berat menjadi ringan. Terkait persoalan ini perlu saya klarifikasi agar jangan terlalu banyak gagal paham :

a. Setelah sepakat bahwa saya tidak bersalah pada Rapat klarifikasi tabggal 24 September 2018, bertempat di Aula BKD maka saya mohon ketegasan dari pihak Pemprov agar persoalan ini tidak berlarut-berlarut. Agak aneh terasa ketika itu maka spontan saya tegaskan " Tidak baik menyimpan kebencian dan rasa dendam diantara kita, karena kita ini semuanya sudah tua-tua, apalagi  rasa dendam itu terbawa mati " , ucap saya. Oleh karenanya saya bermohon kepada pihak Pemprov " bila saya terbukti tidak bersalah  lalu kesimpulan dan solusinya seperti Apa ?. Diluar dugaan saya baik Pak Sekda, BKD dan Inspektorat tidak mampu memberi solusi. Lucunya lagi ketika kesempatan diberikan oleh Pak Sekda kepada Ka. BKD malah balik bertanya diluar kontek pembicaraan yang sama sekali tidak disinggung sejak awal pembicaraan. " Pak Harmen saya mau tanya ; Apskah ada dak keinginan Pak Harmen menggugat ke PTUN, tanya Pak Khsairi. Saya langsung jawab kwtika itu. " Maaf Pak Khusairi, senesti redaksi pertanyaan bukan seperti itu, yang harus ditanyakan " Bila saja kasus ini saya teruskan gugatan  ke PTUN, lalu yang menjadi obyek perkaranya siapa ? Yabf jelas kan bukan Pak Sekda, Bukan Ka. BKD dan bukan juga Inspektirat, melainkan Pak Plt. Gubernur, tegas saya karena beliau yang Bapak surah tanda tangan KTUN tersebut. Saya bingung kok serta merta muncul ide PTUN dan saya balik lagi bertanya " Maaf Pak Khusairi, apa Bapak-Bapak ini tidak kasihan dengan beliau, beliaukan abang kito sekaligus orang tua kita, mari kita hormati beliau  dan jangan ditambah lagi masalah, ucap saya lantang.
 Perasaan saya kontan terhenyuh, karena saya tahu persis posisi Plt ketika itu dan saya sangat menghormati beliau dan tidak ingin ikut menjerumuskan beliau. Setelah mendengar komentar saya, spontan Pak Sekda Bang M. Dianto bertanya kepada saya " Mungkin Pak Harmen ada solusi ? , tanya beliau ". Saat itulah saya merasa bayangan wajah Bang Fachrori ada dihadapan saya, perasaan legowo muncul ketika itu. Baik jawab saya, biar masalah ini cepat selesai dan kita merasakan enak sama enak perkenankan saya mengajukan beberapa solusi sbb :

b. TAWARAN SOLUSI

1. Batalkan SK Plt Gubernur Jambi No. 663 tanggal 23 Juli 2018  karena berstatus hukuman disiplin berat dan/atau diberhentikan dari jabatan karena saya tidak bersalah.

2. Kembalikan status saya sebagai Kadis Koperasi, paling cepat selama 2 hari dan paling lambat 7 hari kerja. ( Tidak dilaksanakan )

3. Agar pemberhentian saya sah secara peraturan UU maka saya segera  akan mengajukan Surat Pengunduran diri sebagai  Kadis Koperasi, dibubuhi tanda tangan dan  bermaterai 6000 sebagaimana diatur di dalam UU No 5 Tahun 2014 tentang pemberhentian PJPT. ( Tidak dilaksanakan )

4.Selanjutnya, saya bermohon kepada pihak BKD demi pemulihan nama baik saya, keluarga dan suku kiranya pihak BKD bersedia melakukan konprehensi pers dengan mengundang awak media onlune, cetak dan elektronik dan menjelaskan bahwa apa ditudihkan kepada saya keliru dan tidak benar.( Tidak dilaksanakan ).agai

5. Beberapa opsi tersebut di atas saya harapkan sudah terlaksana pada tanggal 8 Oktober 2018, ( Tidak terlaksana )

6. Menyadari itu semua maka jalur PTUN mau tidak mau harus saya laksanakan pada tanggal 22 Oktober 2018 dengan obyek perkara KTUN No. 663 tanggal 23 juli 2018.

7. Ke  esok harinya tabggal 23 Oktober 2018 barulah Surat Rekomendasi dari KASN diterima pihak Pemprov yang menyatakan SK. Plt. No. 663 tersebut dinyatakan tidak sah kareba cacat prosedur sekaligus merekomendasikan kepada pihak Pemprov agar malakukan BAP  terhadap diri saya, namun sampai saat ini juga TIDAK DILAKSANAKAN.

Tulisan ini hanya sekedar meluruskan informasi, semoga pihak yang berwenang tidak menyebarkan berita bohong, (hoax), semoga dapat dimakhlumi, wassalam...... (ACI02)
Foto : Andre Sirait, Kasatker Wilayah 1 BPJN IV JAMBI

Actualinside.com.JAMBI - Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV wilayah I Provinsi Jambi Realisasi pekerjaan 100 persen, namun terjadi penurunan alokasi anggaran jika di bandingkan dengan tahun 2018 yang lalu.

Andre Sirait Kepala Satuan Kerja KASATKER wilayah I BPJN IV Provinsi Jambi kepada actualinside.com. Mengatakan bahwa pada tahun 2018 yang lalu realisasi pekerjaan dan serapan anggaran mencapai 100 persen. namun tahun 2019 ini terjadi penurunan jumlah anggaran alokasi dana untuk Satker wilayah I.


Pada tahun 2018 yang lalu Alokasi dana untuk wilayah I adalah sebesar Rp 530 milyar di kerjakan secara multi yeard .Sementara alokasi dana yang di luar Multi year sebesar Rp 139 milyar.namun pada tahun 2019 ini hanya Rp 489 milyar berarti ada penurunan anggaran untuk wilayah I ini.

Pada tahun 2019 kami masih melanjutkan pekerjaan yang multi year pada jalan lintas timus,Andre Sirait menambahkan bahwa pekerjaan multi yeard yang di tenderkan pada tahun 2018 yang lalu masih terus di lanjutkan pada tahun ini (2019-red) ada pun progres pekerjaan baru mencapai sekitar 40 persen sampai saat ini.mudah -mudahan tahun ini akan tercapai target.

Beberapa proyek pekerjaan BPJN IV Satker I pada saat ini sedang dan akan melakukqn proses lelang di antaranya adalah:

Pengaspalan Jalan batas Muaro Jambi -Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur arah Ujung Jabung, sebesar Rp 19 milyar. Jalan Muara Sabak - Muaro Jambi sampai batas Kota Jambi Jembatan Batang Hari 2(dua -red) zona V dengan anggaran Rp 31 milyar.

Jalan Muaro Bulian - Tembesi jalur lintasan Batu bara dengan kegiatan Preservasi dengam jumlaah anggaran dana sebesar Rp 23 milyar.Pada saat ini sedang dalam proses lelang ,kemudian ada beberapa pekerjaan di beberapa titik lain yang nilainya tidak terlalu besar,pungkas Andre.

Junaidi ST,Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV wilayah Jambi dan Kepri mengatakan bahwa memang benar ada Alokasi dana APBN untuk Provinsi jambi ada perbedaan di wilayah I dan II. namun secara keseluruhan ada pada tahun 2019 terjadi peningkatan anggaran.

Kami berharap pada tahun 2019 ini realisasi pekerjaan sesuai dengan serapan anggaran seperti tahun 2018 yang lalu bisa mencapai 99 persen lebih.Semoga tahun ini bisa 100 persen.Mohon doa kita semua dan kerja sama para pihak agar pelaksanaan pembangunan akan berjalan lancar.(Aci - 02)
Foto : Andre Sirait, Kasatker Wilayah 1 BPJN IV JAMBI

Actualinside.com.JAMBI - Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV wilayah I Provinsi Jambi Realisasi pekerjaan 100 persen, namun terjadi penurunan alokasi anggaran jika di bandingkan dengan tahun 2018 yang lalu.

Andre Sirait Kepala Satuan Kerja KASATKER wilayah I BPJN IV Provinsi Jambi kepada actualinside.com. Mengatakan bahwa pada tahun 2018 yang lalu realisasi pekerjaan dan serapan anggaran mencapai 100 persen. namun tahun 2019 ini terjadi penurunan jumlah anggaran alokasi dana untuk Satker wilayah I.


Pada tahun 2018 yang lalu Alokasi dana untuk wilayah I adalah sebesar Rp 530 milyar di kerjakan secara multi yeard .Sementara alokasi dana yang di luar Multi year sebesar Rp 139 milyar.namun pada tahun 2019 ini hanya Rp 489 milyar berarti ada penurunan anggaran untuk wilayah I ini.

Pada tahun 2019 kami masih melanjutkan pekerjaan yang multi year pada jalan lintas timus,Andre Sirait menambahkan bahwa pekerjaan multi yeard yang di tenderkan pada tahun 2018 yang lalu masih terus di lanjutkan pada tahun ini (2019-red) ada pun progres pekerjaan baru mencapai sekitar 40 persen sampai saat ini.mudah -mudahan tahun ini akan tercapai target.

Beberapa proyek pekerjaan BPJN IV Satker I pada saat ini sedang dan akan melakukqn proses lelang di antaranya adalah:

Pengaspalan Jalan batas Muaro Jambi -Muara Sabak Kabupaten Tanjung Jabung Timur arah Ujung Jabung, sebesar Rp 19 milyar. Jalan Muara Sabak - Muaro Jambi sampai batas Kota Jambi Jembatan Batang Hari 2(dua -red) zona V dengan anggaran Rp 31 milyar.

Jalan Muaro Bulian - Tembesi jalur lintasan Batu bara dengan kegiatan Preservasi dengam jumlaah anggaran dana sebesar Rp 23 milyar.Pada saat ini sedang dalam proses lelang ,kemudian ada beberapa pekerjaan di beberapa titik lain yang nilainya tidak terlalu besar,pungkas Andre.

Junaidi ST,Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV wilayah Jambi dan Kepri mengatakan bahwa memang benar ada Alokasi dana APBN untuk Provinsi jambi ada perbedaan di wilayah I dan II. namun secara keseluruhan ada pada tahun 2019 terjadi peningkatan anggaran.

Kami berharap pada tahun 2019 ini realisasi pekerjaan sesuai dengan serapan anggaran seperti tahun 2018 yang lalu bisa mencapai 99 persen lebih.Semoga tahun ini bisa 100 persen.Mohon doa kita semua dan kerja sama para pihak agar pelaksanaan pembangunan akan berjalan lancar.(Aci - 02)
Foto : Hendri Jamal Kasatker II BPJN IV Provinsi Jambi.

Actualinside.com .JAMBI - Balai Pelaksana Jalan Nasion BPJN IV Provinsi Jambi SATKER wilayah II pada tahun 2019 ada peningkatan anggran dari tahun sebelumnya,dari Rp 166 milyar 2018 pafa tahun 2019 naik menjadi Rp259 milyar.


Ini beberapa Proyek strategis BPJN IV Provinsi Jambi di ungkapkan oleh KASATKER II Hendri Jamal kepada actualinside.com pada 10/1/2019 di ruang kerjanya.

Hendri Jamal memaparkan beberapa proyek strategis di SATKER II antara lainnya adalah,,Kabupaten Kerinci ada 3 (tiga )paket pekerjaan 2(dua) paket penanganan long sigmen,1(satu) paket penanganan jembatan.
Jembatan di Siulak Deras pelebaran dari 3 (tiga ) meter menjadi 6(enam) meter.

Kabupaten Merangin paket pekerjaan penanganan long sigmen (tutup lobang) dengan alokasi dana Rp 39milyar.

Kabupaten Muaro Bungo 2( dua)paket pelebaran jalan dan 1(satu) paket penggantian jembatan Batang Tebo (Duplikasi) dengan total anggaran Rp 124milyar.
 Sementara Bangko Batas Kerinci paket pekerjaan long sigmen dengan alokasi anggaran Rp 30 milyar.serta di tambahkan dengan ada 6 (enam)paket jembatan gantung 3(tiga) di Merangin dan 3(tiga)Tebo.

Hendri Jamal menambahkan bahwa masalah jalan Simpang Niam - Lubuk kambing pada mulai tahun ini akan di kerjakan oleh SATKER II,adapun besar alokasi anggaran pada 2019 ini adalah Rp 21milyar,Hendri Jamal penuh harap agar semua pekerjaan pada 2019 ini akan terlaksana dengan baik dan tidak ada kendala,kerja sama para pihak sangat kami harapkan.(Aci - 02)
Foto : Hendri Jamal Kasatker II BPJN IV Provinsi Jambi.

Actualinside.com .JAMBI - Balai Pelaksana Jalan Nasion BPJN IV Provinsi Jambi SATKER wilayah II pada tahun 2019 ada peningkatan anggran dari tahun sebelumnya,dari Rp 166 milyar 2018 pafa tahun 2019 naik menjadi Rp259 milyar.


Ini beberapa Proyek strategis BPJN IV Provinsi Jambi di ungkapkan oleh KASATKER II Hendri Jamal kepada actualinside.com pada 10/1/2019 di ruang kerjanya.

Hendri Jamal memaparkan beberapa proyek strategis di SATKER II antara lainnya adalah,,Kabupaten Kerinci ada 3 (tiga )paket pekerjaan 2(dua) paket penanganan long sigmen,1(satu) paket penanganan jembatan.
Jembatan di Siulak Deras pelebaran dari 3 (tiga ) meter menjadi 6(enam) meter.

Kabupaten Merangin paket pekerjaan penanganan long sigmen (tutup lobang) dengan alokasi dana Rp 39milyar.

Kabupaten Muaro Bungo 2( dua)paket pelebaran jalan dan 1(satu) paket penggantian jembatan Batang Tebo (Duplikasi) dengan total anggaran Rp 124milyar.
 Sementara Bangko Batas Kerinci paket pekerjaan long sigmen dengan alokasi anggaran Rp 30 milyar.serta di tambahkan dengan ada 6 (enam)paket jembatan gantung 3(tiga) di Merangin dan 3(tiga)Tebo.

Hendri Jamal menambahkan bahwa masalah jalan Simpang Niam - Lubuk kambing pada mulai tahun ini akan di kerjakan oleh SATKER II,adapun besar alokasi anggaran pada 2019 ini adalah Rp 21milyar,Hendri Jamal penuh harap agar semua pekerjaan pada 2019 ini akan terlaksana dengan baik dan tidak ada kendala,kerja sama para pihak sangat kami harapkan.(Aci - 02)

Actualinside.com. JAMBI - Prestasi luar biasa dalam capaian pekerjaan pada Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV Jambi wilayah II mencapai 99,94 persen pada tahun 2018.

Hendri Jamal Kepala satuan Kerja KASATKER II Wilayah Jambi kepada Actualinside.com di ruang kerjanya mengatakan, capaian ini merupakan kerja sama yang baik, komunikasi dan pengawasan yang kami lakukan secara aktif antara pihak BPJN maupun rekanan yang melaksanakan pekerjaan serta berbagai pihak yang telah ikut membantu terlaksananya pekerjaan tersebut.

Hendri Jamal menambahkan Adapun anggaran pekerjaan pada 2018 yang lalu berjumlah Rp 166 milyar berada pada wilayah SATKER II.seperti Kabupaten Kerinci, Merangin, Bungo dan Kabupaten Tebo.

Hendri Jamal berharap untuk pekerjaan pada tahun 2019 mudah - mudahan akan dapat terlaksana dengan baik, sama seperti tahun 2018 yang lalu.

Untuk pekerjaan pada tahun 2019 ini Ada penambahan anggaran bila di bandingkan dengan tahun 2018 yang lalu Rp 166 milyar pada tahun ini (2019 - red) yaitu Rp 259 milyar.Berarti ada penambahan sekitar Rp 93 milyar."ungkap Hendri Jamal.(Aci - 02)

Actualinside.com. JAMBI - Prestasi luar biasa dalam capaian pekerjaan pada Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV Jambi wilayah II mencapai 99,94 persen pada tahun 2018.

Hendri Jamal Kepala satuan Kerja KASATKER II Wilayah Jambi kepada Actualinside.com di ruang kerjanya mengatakan, capaian ini merupakan kerja sama yang baik, komunikasi dan pengawasan yang kami lakukan secara aktif antara pihak BPJN maupun rekanan yang melaksanakan pekerjaan serta berbagai pihak yang telah ikut membantu terlaksananya pekerjaan tersebut.

Hendri Jamal menambahkan Adapun anggaran pekerjaan pada 2018 yang lalu berjumlah Rp 166 milyar berada pada wilayah SATKER II.seperti Kabupaten Kerinci, Merangin, Bungo dan Kabupaten Tebo.

Hendri Jamal berharap untuk pekerjaan pada tahun 2019 mudah - mudahan akan dapat terlaksana dengan baik, sama seperti tahun 2018 yang lalu.

Untuk pekerjaan pada tahun 2019 ini Ada penambahan anggaran bila di bandingkan dengan tahun 2018 yang lalu Rp 166 milyar pada tahun ini (2019 - red) yaitu Rp 259 milyar.Berarti ada penambahan sekitar Rp 93 milyar."ungkap Hendri Jamal.(Aci - 02)

Actualinaide.com. JAMBI - Sekretariat DPD Gerindra Provinsi Jambi kedatangan perwakilan kelompok tani dari 3 (tiga) Kabupaten, pada Rabu 9/1/2019. Hal ini mengejutkan para pengurus partai yang berada di sekretariat Gerindra.

Kedatangan Beberapa orang perwakilan petani di terima langsung oleh wakil  Sekretaris Partai Gerindra Provinsi Jambi Harmen Siregar.

Kepada actualinside.com Harmen mengatakan belum ada kordinasi maupun informasi awal bahwa ada perwakilan petani yang mau datang ke sekretariat Gerindra, saya kaget saja tadi melihat atas kedatangan para perwakilan petani, saya langsung bawa mereka ke ruang rapat, setelah itu kita tanya kepada mereka apa tujuannya datang ke Gerindra."ujarnya

Setelah diskusi dan beberapa hal yang di sampaikan oleh para ketua kelompok tani, ternyata mereka akan ikut berpartisipasi dalam menyambut kedatangan CAWAPRES H.Sandiaga Salahudin Uno Ke Povinsi Jambi.

Adapun keinginan para ketua kelompok tani, mereka meminta waktu kepada cawapres untuk dapat menerima keluhan para petani terutama masalah penyelesaian konflik lahan mereka yang sampai saat ini belum selesai yakni Konflik mereka dengan PT.WKS dan PT RHM,"ucap Harmen



Ketua Kelompok Tani Napal Abadi Kabupaten Muaro Jambi, Warmak saat di konfirmasi actualinside.com mengatakan, bahwa kami datang kesini sebenarnya ingin menyapaikan kepada Pak Sutan Adil Hendra SAH. kami mau ketemu sama pak Prabowo Subianto Calon Presiden RI.Namun pak SAH tidak ada, lantas kami di terima oleh pak Harmen S dan ketua Pemuda Tani HKTI Provinsi Jambi.

Karena ada jadwal pak Cawaprems mau ke Jambi. maka kami meminta di beri waktu nantinya untuk memaparkan persoalan konflik petani dengan PT WKS dan RHM yang sudah sangat lama belum terselesaikan,"ungkap warmak.(ACI02)

Actualinaide.com. JAMBI - Sekretariat DPD Gerindra Provinsi Jambi kedatangan perwakilan kelompok tani dari 3 (tiga) Kabupaten, pada Rabu 9/1/2019. Hal ini mengejutkan para pengurus partai yang berada di sekretariat Gerindra.

Kedatangan Beberapa orang perwakilan petani di terima langsung oleh wakil  Sekretaris Partai Gerindra Provinsi Jambi Harmen Siregar.

Kepada actualinside.com Harmen mengatakan belum ada kordinasi maupun informasi awal bahwa ada perwakilan petani yang mau datang ke sekretariat Gerindra, saya kaget saja tadi melihat atas kedatangan para perwakilan petani, saya langsung bawa mereka ke ruang rapat, setelah itu kita tanya kepada mereka apa tujuannya datang ke Gerindra."ujarnya

Setelah diskusi dan beberapa hal yang di sampaikan oleh para ketua kelompok tani, ternyata mereka akan ikut berpartisipasi dalam menyambut kedatangan CAWAPRES H.Sandiaga Salahudin Uno Ke Povinsi Jambi.

Adapun keinginan para ketua kelompok tani, mereka meminta waktu kepada cawapres untuk dapat menerima keluhan para petani terutama masalah penyelesaian konflik lahan mereka yang sampai saat ini belum selesai yakni Konflik mereka dengan PT.WKS dan PT RHM,"ucap Harmen



Ketua Kelompok Tani Napal Abadi Kabupaten Muaro Jambi, Warmak saat di konfirmasi actualinside.com mengatakan, bahwa kami datang kesini sebenarnya ingin menyapaikan kepada Pak Sutan Adil Hendra SAH. kami mau ketemu sama pak Prabowo Subianto Calon Presiden RI.Namun pak SAH tidak ada, lantas kami di terima oleh pak Harmen S dan ketua Pemuda Tani HKTI Provinsi Jambi.

Karena ada jadwal pak Cawaprems mau ke Jambi. maka kami meminta di beri waktu nantinya untuk memaparkan persoalan konflik petani dengan PT WKS dan RHM yang sudah sangat lama belum terselesaikan,"ungkap warmak.(ACI02)

Actualinside.com.JAMBI - Pakar Pendidikan UIN STS Jambi Dr. Iskandar Nazari, S.Ag, M.P.D, M. Si, memberi apresiasi yang tinggi kepada  Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Wakil Rakyat Jambi yang berkiprah tingkat Nasional atas perhatian dan konsisten beliau memperjuangkan hak masyarakat Jambi bidang pendidikan khususnya dengan program kucuran dana Beasiswa untuk siswa berprestasi dan siswa kurang mampu.

Menurut Doktor dari UKM Malaysia ini kita menyadari bahwa orang Jambi yang berkiprah di tingkat Nasional sangatlah minim dibandingkan dengan provinsi lain, untuk itu kita bangga jika ada putra daerah Jambi yang bekerja nyata untuk daerahnya apapun bendera partainya namun tetap konsisten untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di tingkat nasional.

Bahkan pria asal Sungai Penuh Jambi ini mengatakan kalau diibaratkan musim buah-buahan yang sedang berbuah dan dibutuhkan orang Jambi  tentu harus ada yang "menjuluk" buahnya dan membawa buahnya ke Jambi untuk dapat dinikmati warga Jambi, Kalau tidak ada orang yang bersusah payah untuk mendapatkan tentu orang jambi hanya jadi penonton dan program tersebut dibawa ke daerah Provinsi lain, ungkapnya.

Jadi kami menghimbau bagi orang Jambi yang berkiprah tingkat nasional berpikir dan bekerja nyatalah. InsyaAllah masyarakat Jambi dapat menilai siapa yang ikhlas dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Provinsi Jambi.

Karena menurut pria yang lama menggeluti dunia penjamin mutu pendidikan Jambi ini berdasarkan undang - undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 menyatakan bahwa  setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Penyelenggaraan pendidikan  tidak sebatas memperoleh pendidikan semata, melainkan memperoleh pendidikan bermutu.   

Jadi pendidikan bermutu di Provinsi Jambi merupakan suatu keharusan dan keniscayaan yang harus diwujudkan di Provinsi Jambi ia merupakan investasi sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan pembangunan dan kehidupan bangsa khususnya di Provinsi Jambi. 

Pertanyaannya adalah apakah penyelenggaraan pendidikan di Provinsi Jambi saat ini sudah bermutu?
Dikatakan bermutu tentu harus ada indikator yang dirujuk yaitu tersandar nasional. Secara nasional posisi pendidikan Jambi berdasarkan data BPS 2017 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada no urut 12 dari 34 Provinsi di Indonesia,  namun dari mutu guru dan proses pembelajaran Pendidikan Provinsi Jambi berada pada no 29 dari 34 Provinsi, artinya perlu perhatian serius dari pemerintah Provinsi Jambi dan kabupateten kota se Provinsi Jambi untuk menata pememenuhan standar nasional pendidikan di Provinsi Jambi.

Untuk menata mutu pendidikan Provinsi Jambi Pemerintah daerah perlu bersenergi dengan semua elemen yg terkait yg dapat berkontribusi secara profesional dan porposional sesuai kewenangan. Dengan otonomi daerah tentunya Pendidikan Jambi ingin maju dan bermutu tentu terletak di tangan SDM yang ada di Provinsi Jambi. Sinergivitas,  singkronisasi dan konektivitas Pemerintah daerah dengan stakeholder menjadi kata kunci untuk kemajuan pendidikan Provinsi Jambi, khususnya dalam Dirgahayu Provinsi Jambi ke 62 tahun 2019 ini, tandasnya.(Aci - 02).

Actualinside.com.JAMBI - Pakar Pendidikan UIN STS Jambi Dr. Iskandar Nazari, S.Ag, M.P.D, M. Si, memberi apresiasi yang tinggi kepada  Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Wakil Rakyat Jambi yang berkiprah tingkat Nasional atas perhatian dan konsisten beliau memperjuangkan hak masyarakat Jambi bidang pendidikan khususnya dengan program kucuran dana Beasiswa untuk siswa berprestasi dan siswa kurang mampu.

Menurut Doktor dari UKM Malaysia ini kita menyadari bahwa orang Jambi yang berkiprah di tingkat Nasional sangatlah minim dibandingkan dengan provinsi lain, untuk itu kita bangga jika ada putra daerah Jambi yang bekerja nyata untuk daerahnya apapun bendera partainya namun tetap konsisten untuk memperjuangkan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat di tingkat nasional.

Bahkan pria asal Sungai Penuh Jambi ini mengatakan kalau diibaratkan musim buah-buahan yang sedang berbuah dan dibutuhkan orang Jambi  tentu harus ada yang "menjuluk" buahnya dan membawa buahnya ke Jambi untuk dapat dinikmati warga Jambi, Kalau tidak ada orang yang bersusah payah untuk mendapatkan tentu orang jambi hanya jadi penonton dan program tersebut dibawa ke daerah Provinsi lain, ungkapnya.

Jadi kami menghimbau bagi orang Jambi yang berkiprah tingkat nasional berpikir dan bekerja nyatalah. InsyaAllah masyarakat Jambi dapat menilai siapa yang ikhlas dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat Provinsi Jambi.

Karena menurut pria yang lama menggeluti dunia penjamin mutu pendidikan Jambi ini berdasarkan undang - undang Dasar 1945 pasal 31 ayat 1 menyatakan bahwa  setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Penyelenggaraan pendidikan  tidak sebatas memperoleh pendidikan semata, melainkan memperoleh pendidikan bermutu.   

Jadi pendidikan bermutu di Provinsi Jambi merupakan suatu keharusan dan keniscayaan yang harus diwujudkan di Provinsi Jambi ia merupakan investasi sumber daya manusia yang diperlukan untuk mendukung kelangsungan pembangunan dan kehidupan bangsa khususnya di Provinsi Jambi. 

Pertanyaannya adalah apakah penyelenggaraan pendidikan di Provinsi Jambi saat ini sudah bermutu?
Dikatakan bermutu tentu harus ada indikator yang dirujuk yaitu tersandar nasional. Secara nasional posisi pendidikan Jambi berdasarkan data BPS 2017 Indeks Pembangunan Manusia (IPM) berada no urut 12 dari 34 Provinsi di Indonesia,  namun dari mutu guru dan proses pembelajaran Pendidikan Provinsi Jambi berada pada no 29 dari 34 Provinsi, artinya perlu perhatian serius dari pemerintah Provinsi Jambi dan kabupateten kota se Provinsi Jambi untuk menata pememenuhan standar nasional pendidikan di Provinsi Jambi.

Untuk menata mutu pendidikan Provinsi Jambi Pemerintah daerah perlu bersenergi dengan semua elemen yg terkait yg dapat berkontribusi secara profesional dan porposional sesuai kewenangan. Dengan otonomi daerah tentunya Pendidikan Jambi ingin maju dan bermutu tentu terletak di tangan SDM yang ada di Provinsi Jambi. Sinergivitas,  singkronisasi dan konektivitas Pemerintah daerah dengan stakeholder menjadi kata kunci untuk kemajuan pendidikan Provinsi Jambi, khususnya dalam Dirgahayu Provinsi Jambi ke 62 tahun 2019 ini, tandasnya.(Aci - 02).

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner