SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com. Jambi - Pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sebuah bangsa. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan generasi penerus yang mampu membangun negeri ini dengan lebih baik. Tentu saja kualitas pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh mutu guru.

“Di negara manapun fungsi guru tetap yang terpenting. Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh guru, fasilitas, sistem pendidikan, kurikulum, dan budaya belajar,” ungkap Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Jakarta, (27/5) kemarin. 

Lebih jauh SAH mengatakan bahwa budaya belajar menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi tingkat kemajuan pendidikan di sebuah wilayah. Di Indonesia sendiri dapat terlihat bahwa budaya belajar di Pulau Jawa masih lebih tinggi daripada di luar Jawa. Hal inilah sebagai salah satu hal yang menjadikan pendidikan di Jawa masih lebih maju daripada di luar Jawa.

Di negara maju seperti Swiss, lanjut SAH, pendidikan vokasi menjadi pilihan yang diambil oleh sebagian besar pelajar, sekitar 80 persen pelajar lulusan sekolah menengah memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke politeknik. Saat ini, Indonesia juga sudah mengembangkan pendidikan vokasi dengan membuka banyak sekolah kejuruan yang mengedepankan keterampilan agar lulusannya dapat segera terjun ke dunia kerja.

“Di Asia sendiri, di negara seperti Republik Rakyat Tiongkok dan India yang memiliki SDM yang sangat banyak juga mengembangkan pendidikan vokasi untuk mencetak SDM yang siap bekerja,” ujarnya.

Oleh karena itu, SAH menekankan, negara akan maju bila pemerintah mampu memberikan pendidikan yang bermutu dan merata kepada rakyatnya. “Selalu saya katakan bahwa suatu negara akan maju bila memiliki nilai tambah. Dan nilai tambah ini adalah karena adanya pendidikan," jelasnya.

Ke depan SAH mengharapkan, perlu pembagian kewenangan dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia yang dinilai kurang tepat. Mengingat kondisi saat ini, pemerintah provinsi cenderung hanya fokus pada pengembangan pendidikan tinggi dan sebaliknya pemerintah kota/kabupaten hanya memperhatikan pendidikan dasar dan menengah pertama, ini perlu kita untuk perbaikan bersama, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sebuah bangsa. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan generasi penerus yang mampu membangun negeri ini dengan lebih baik. Tentu saja kualitas pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh mutu guru.

“Di negara manapun fungsi guru tetap yang terpenting. Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh guru, fasilitas, sistem pendidikan, kurikulum, dan budaya belajar,” ungkap Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Jakarta, (27/5) kemarin. 

Lebih jauh SAH mengatakan bahwa budaya belajar menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi tingkat kemajuan pendidikan di sebuah wilayah. Di Indonesia sendiri dapat terlihat bahwa budaya belajar di Pulau Jawa masih lebih tinggi daripada di luar Jawa. Hal inilah sebagai salah satu hal yang menjadikan pendidikan di Jawa masih lebih maju daripada di luar Jawa.

Di negara maju seperti Swiss, lanjut SAH, pendidikan vokasi menjadi pilihan yang diambil oleh sebagian besar pelajar, sekitar 80 persen pelajar lulusan sekolah menengah memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke politeknik. Saat ini, Indonesia juga sudah mengembangkan pendidikan vokasi dengan membuka banyak sekolah kejuruan yang mengedepankan keterampilan agar lulusannya dapat segera terjun ke dunia kerja.

“Di Asia sendiri, di negara seperti Republik Rakyat Tiongkok dan India yang memiliki SDM yang sangat banyak juga mengembangkan pendidikan vokasi untuk mencetak SDM yang siap bekerja,” ujarnya.

Oleh karena itu, SAH menekankan, negara akan maju bila pemerintah mampu memberikan pendidikan yang bermutu dan merata kepada rakyatnya. “Selalu saya katakan bahwa suatu negara akan maju bila memiliki nilai tambah. Dan nilai tambah ini adalah karena adanya pendidikan," jelasnya.

Ke depan SAH mengharapkan, perlu pembagian kewenangan dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia yang dinilai kurang tepat. Mengingat kondisi saat ini, pemerintah provinsi cenderung hanya fokus pada pengembangan pendidikan tinggi dan sebaliknya pemerintah kota/kabupaten hanya memperhatikan pendidikan dasar dan menengah pertama, ini perlu kita untuk perbaikan bersama, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan meminta Kemendikbud melakukan evaluasi atas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

"Kita minta pemerintah bisa melakukan evaluasi UNBK tahun ini, khususnya yang terkait dengan peningkatan kemampuan guru serta perbaikan konten kurikulumnya untuk bisa dibenahi," ujar SAH ketika melakukan diskusi evaluasi ujian nasional (29/4) kemarin di Jakarta. 

Menurutnya dari pengamatan komisi pendidikan DPR RI banyak yang ditemukan dari evaluasi UNBK tahun ini adalah kelemahan pada konten, pembelajaran, metodologi, tenaga pendidik, kesiapan siswa, sarana dan prasarana, jelas unsur Pimpinan Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra tersebut. 

Salah satu yang menjadi sorotan para siswa dalam pelaksanaan UNBK adalah implementasi soal-soal dengan tingkat kesulitan tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skill), yang dikategorikan sulit. 

SAH mengatakan bahwa kesulitan dalam soal karena sudah menggunakan standar internasional, sehingga butuh waktu yang panjang untuk mengenalkan HOTS ke seluruh guru dan pelajar di Indonesia. Jika tidak dikenalkan sejak sekarang, nilai Indonesia untuk meraih standar Program for International Student Assessment (PISA) takkan pernah bertambah, jelasnya.

Pada April 2019 kemarin sebanyak 28 juta pelajar mengikuti proses ujian akhir menggunakan komputer. Dari jumlah itu, baru sekitar 49 persen yang melaksanakannya, sementara 34,6 persen sekolah masih menggunakan ujian berbasis kertas. Pelaksanaan UNBK diwarnai dengan sejumlah kendala, termasuk kasus server down di situs UNBK yang menyebabkan keterlambatan akses kepada peserta UNBK, sehingga ini menjadi catatan perbaikan ke depannya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan meminta Kemendikbud melakukan evaluasi atas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

"Kita minta pemerintah bisa melakukan evaluasi UNBK tahun ini, khususnya yang terkait dengan peningkatan kemampuan guru serta perbaikan konten kurikulumnya untuk bisa dibenahi," ujar SAH ketika melakukan diskusi evaluasi ujian nasional (29/4) kemarin di Jakarta. 

Menurutnya dari pengamatan komisi pendidikan DPR RI banyak yang ditemukan dari evaluasi UNBK tahun ini adalah kelemahan pada konten, pembelajaran, metodologi, tenaga pendidik, kesiapan siswa, sarana dan prasarana, jelas unsur Pimpinan Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra tersebut. 

Salah satu yang menjadi sorotan para siswa dalam pelaksanaan UNBK adalah implementasi soal-soal dengan tingkat kesulitan tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skill), yang dikategorikan sulit. 

SAH mengatakan bahwa kesulitan dalam soal karena sudah menggunakan standar internasional, sehingga butuh waktu yang panjang untuk mengenalkan HOTS ke seluruh guru dan pelajar di Indonesia. Jika tidak dikenalkan sejak sekarang, nilai Indonesia untuk meraih standar Program for International Student Assessment (PISA) takkan pernah bertambah, jelasnya.

Pada April 2019 kemarin sebanyak 28 juta pelajar mengikuti proses ujian akhir menggunakan komputer. Dari jumlah itu, baru sekitar 49 persen yang melaksanakannya, sementara 34,6 persen sekolah masih menggunakan ujian berbasis kertas. Pelaksanaan UNBK diwarnai dengan sejumlah kendala, termasuk kasus server down di situs UNBK yang menyebabkan keterlambatan akses kepada peserta UNBK, sehingga ini menjadi catatan perbaikan ke depannya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan mengingatkan masalah kekurangan guru di sekolah-sekolah di Tanah Air menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan di negeri ini.

"Setiap tahun ada puluhan ribu guru yang pensiun, sehingga setiap tahun masalah kekurangan guru semakin serius," ungkapnya ketika berdialog dengan tenaga kependidikan di Jambi (27/4) kemarin.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut masalah ini semangkin runyam ketika sampai saat ini angka pasti penerimaan guru belum disepakati, hanya saja SAH mengatakan ada rencana setiap tahun pemerintah akan mengangkat sekitar 100 ribu guru untuk menutupi kekurangan guru. Paling lama sekitar tujuh tahun ke depan, sehingga targetnya tenaga guru sudah terpenuhi.

Dalam kesempatan itu SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi tersebut menyatakan pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia. Berbagai kebijakan afirmasi digulirkan untuk membantu ketersediaan akses pada layanan pendidikan.

Untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain, komisi pendidikan DPR mengajak segenap pemangku kepentingan dapat memahami pentingnya peningkatan standar pendidikan. Salah satunya diawali dengan kalibrasi kemampuan tenaga pendidik agar setara dan semakin baik, serta peningkatan kualitas penilaian hasil belajar siswa.

"Standar yang kita gunakan untuk mendidik anak-anak kita itu di bawah standar negara-negara yang tergolong baik di PISA (Programme for International Student Assessment). Maka suka tidak suka, kita harus meningkatkan standar kita," ujarnya.

Secara bertahap, pemerintah mendorong pembelajaran abad 21 yang salah satu cirinya adalah penalaran. Sejak beberapa tahun terakhir, guru-guru dilatih untuk mampu mengajar dan melakukan evaluasi atau penilaian hasil belajar dengan metode yang mendorong penalaran tingkat tinggi.

"Kita harus menyiapkan generasi muda kita agar sesuai dengan zamannya. agar mereka jauh lebih baik dari kita. Saya berharap para pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan di semua daerah selalu bersinergi. Ada tiga hal yang perlu menjadi fokus bersama, yakni kompetensi, karakter, dan literasi," katanya.

Menyinggung anggaran pendidikan di Tanah Air, SAH mengatakan pemerintah pusat telah mengalokasikan 20 persen Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi. Anggaran pendidikan yang 20 persen itu seharusnya bukan hanya dari APBN saja. APBD wajib menganggarkan 20 persen.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan mengingatkan masalah kekurangan guru di sekolah-sekolah di Tanah Air menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan di negeri ini.

"Setiap tahun ada puluhan ribu guru yang pensiun, sehingga setiap tahun masalah kekurangan guru semakin serius," ungkapnya ketika berdialog dengan tenaga kependidikan di Jambi (27/4) kemarin.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut masalah ini semangkin runyam ketika sampai saat ini angka pasti penerimaan guru belum disepakati, hanya saja SAH mengatakan ada rencana setiap tahun pemerintah akan mengangkat sekitar 100 ribu guru untuk menutupi kekurangan guru. Paling lama sekitar tujuh tahun ke depan, sehingga targetnya tenaga guru sudah terpenuhi.

Dalam kesempatan itu SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi tersebut menyatakan pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia. Berbagai kebijakan afirmasi digulirkan untuk membantu ketersediaan akses pada layanan pendidikan.

Untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain, komisi pendidikan DPR mengajak segenap pemangku kepentingan dapat memahami pentingnya peningkatan standar pendidikan. Salah satunya diawali dengan kalibrasi kemampuan tenaga pendidik agar setara dan semakin baik, serta peningkatan kualitas penilaian hasil belajar siswa.

"Standar yang kita gunakan untuk mendidik anak-anak kita itu di bawah standar negara-negara yang tergolong baik di PISA (Programme for International Student Assessment). Maka suka tidak suka, kita harus meningkatkan standar kita," ujarnya.

Secara bertahap, pemerintah mendorong pembelajaran abad 21 yang salah satu cirinya adalah penalaran. Sejak beberapa tahun terakhir, guru-guru dilatih untuk mampu mengajar dan melakukan evaluasi atau penilaian hasil belajar dengan metode yang mendorong penalaran tingkat tinggi.

"Kita harus menyiapkan generasi muda kita agar sesuai dengan zamannya. agar mereka jauh lebih baik dari kita. Saya berharap para pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan di semua daerah selalu bersinergi. Ada tiga hal yang perlu menjadi fokus bersama, yakni kompetensi, karakter, dan literasi," katanya.

Menyinggung anggaran pendidikan di Tanah Air, SAH mengatakan pemerintah pusat telah mengalokasikan 20 persen Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi. Anggaran pendidikan yang 20 persen itu seharusnya bukan hanya dari APBN saja. APBD wajib menganggarkan 20 persen.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Peringatan Isra’ Mi’raj menyimpan sejuta makna untuk umat manusia, tanpa terkecuali bagi suatu bangsa. Makna spiritual sudah pasti disampaikan oleh para tokoh agama, terutama dalam momentum pengajian, dan kegiatan-kegiatan lainnya dalam rangka memperingati hari bersejarah ini.

Namun menurut Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Isra’ Mi’raj bisa memiliki keterkaitan dengan komitmen kebangsaan dalam melakukan perubahan.

"Isra mi'raj itu bisa kita artikan sebagai momentum kebangsaan untuk melakukan perubahan, karena peristiwa isra' dan mi'raj merupakan perubahan yang fundamental dalam perjalanan dakwah nabi Muhammad SAW, khususnya masalah kebersihan hati dan perintah sholat, artinya perubahan kebangsaan perlu dilakukan dengan bersih dan usaha spritual dalam gambaran perintah sholat ."

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra itu hal ini menjadi penting untuk segera diaktualisasikan dalam kehidupan bernegara.

Pada konteks ini SAH menjelaskan dua hakikat Isra’ Mi’raj itu pada dua dimensi; vertikal (spiritual) dan horizontal (sosial, politik, dll). Pada dimensi horizontal inilah, letak komitmen kebangsaan berada.

 "Intinya dengan momentum Isra’ Mi’raj selalu menegaskan bahwa umat Islam Indonesia harus bergerak, ikut menjadi bagian dalam perubahan untuk negeri ini, apalagi umat muslim merupakan bagian terbesar bangsa Indonesia," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Peringatan Isra’ Mi’raj menyimpan sejuta makna untuk umat manusia, tanpa terkecuali bagi suatu bangsa. Makna spiritual sudah pasti disampaikan oleh para tokoh agama, terutama dalam momentum pengajian, dan kegiatan-kegiatan lainnya dalam rangka memperingati hari bersejarah ini.

Namun menurut Anggota DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Isra’ Mi’raj bisa memiliki keterkaitan dengan komitmen kebangsaan dalam melakukan perubahan.

"Isra mi'raj itu bisa kita artikan sebagai momentum kebangsaan untuk melakukan perubahan, karena peristiwa isra' dan mi'raj merupakan perubahan yang fundamental dalam perjalanan dakwah nabi Muhammad SAW, khususnya masalah kebersihan hati dan perintah sholat, artinya perubahan kebangsaan perlu dilakukan dengan bersih dan usaha spritual dalam gambaran perintah sholat ."

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra itu hal ini menjadi penting untuk segera diaktualisasikan dalam kehidupan bernegara.

Pada konteks ini SAH menjelaskan dua hakikat Isra’ Mi’raj itu pada dua dimensi; vertikal (spiritual) dan horizontal (sosial, politik, dll). Pada dimensi horizontal inilah, letak komitmen kebangsaan berada.

 "Intinya dengan momentum Isra’ Mi’raj selalu menegaskan bahwa umat Islam Indonesia harus bergerak, ikut menjadi bagian dalam perubahan untuk negeri ini, apalagi umat muslim merupakan bagian terbesar bangsa Indonesia," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengingatkan peran pemuda merupakan bagian penting menjaga pilar-pilar bangsa. Menurutnya Pemuda yang ingin berkembang, sangat dibutuhkan menunjang integritas bangsa.

“Pemuda harus terus menerus meningkatkan kualitasnya dan harus memotivasi dirinya demi menunjang eksistensi dalam membangun bangsa dan negara,” kata SAH. 

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menghadiri acara Workshop Pembinaan Organisasi Kepemudaan yang diselenggarakan Dispora Kabupaten Sarolangun di Aula Kantor Bappeda (1/4) di Sarolangun kemarin. 

Untuk itu menurutnya bakat, keterampilan dan idealisme pada pemuda harus terus dikembangkan untuk memberikan kemajuan bangsa. Kiprah pemuda harus terus dijaga.

Workshop pembinaan kepemudaan selain di hadiri SAH selaku Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi kepemudaan juga dihadiri Hilallatil Badri Wakil Bupati Sarolangun, Joni Mardizal Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga RI dan ratusan pemuda dari berbagai organisasi.

Dalam sambutannya SAH mengatakan, workshop ini merupakan peran pemerintah dalam melakukan pembinaan dan membuka kesempatan bagi pemuda untuk meningkatkan kualitas diri dan menunjukan eksistensinya.

“Peningkatan kualitas pemuda harus terus dibina dengan memberikan kesempatan kepada orang muda untuk meningkatkan kualitas dirinya melalui workshop, seminar atau pelatihan-pelatihan seperti ini."

Karena untuk menghadapi era 4.0 Provinsi Jambi butuh pemuda-pemuda cerdas, berkualitas sehingga bisa turut serta membangun jati diri bangsa terutama dalam mendukung program Pemerintah, disinilah peran workshop ini dalam menunjang pencapaian hal tersebut.(ACI02)


Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengingatkan peran pemuda merupakan bagian penting menjaga pilar-pilar bangsa. Menurutnya Pemuda yang ingin berkembang, sangat dibutuhkan menunjang integritas bangsa.

“Pemuda harus terus menerus meningkatkan kualitasnya dan harus memotivasi dirinya demi menunjang eksistensi dalam membangun bangsa dan negara,” kata SAH. 

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menghadiri acara Workshop Pembinaan Organisasi Kepemudaan yang diselenggarakan Dispora Kabupaten Sarolangun di Aula Kantor Bappeda (1/4) di Sarolangun kemarin. 

Untuk itu menurutnya bakat, keterampilan dan idealisme pada pemuda harus terus dikembangkan untuk memberikan kemajuan bangsa. Kiprah pemuda harus terus dijaga.

Workshop pembinaan kepemudaan selain di hadiri SAH selaku Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi kepemudaan juga dihadiri Hilallatil Badri Wakil Bupati Sarolangun, Joni Mardizal Staf Ahli Menteri Pemuda dan Olahraga RI dan ratusan pemuda dari berbagai organisasi.

Dalam sambutannya SAH mengatakan, workshop ini merupakan peran pemerintah dalam melakukan pembinaan dan membuka kesempatan bagi pemuda untuk meningkatkan kualitas diri dan menunjukan eksistensinya.

“Peningkatan kualitas pemuda harus terus dibina dengan memberikan kesempatan kepada orang muda untuk meningkatkan kualitas dirinya melalui workshop, seminar atau pelatihan-pelatihan seperti ini."

Karena untuk menghadapi era 4.0 Provinsi Jambi butuh pemuda-pemuda cerdas, berkualitas sehingga bisa turut serta membangun jati diri bangsa terutama dalam mendukung program Pemerintah, disinilah peran workshop ini dalam menunjang pencapaian hal tersebut.(ACI02)


Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan dengan beasiswa bidikmisi membuat kuliah di perguruan tinggi bukan lagi hanya menjadi milik orang mampu. Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menyerahkan beasiswa simbolis beasiswa Bidikmisi ke Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Jambi (30/3) kemarin.

"Beasiswa Bidikmisi membuat kuliah di perguruan tinggi bukan lagi milik orang mampu, tetapi telah menjadi milik semua orang yang punya cita - cita."

Beasiswa bidikmisi yang diserahkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut merupakan realisasi usulan dalam APBN 2019 bagi perguruan tinggi di provinsi Jambi.

SAH sendiri selama ini dikenal sebagai anggota DPR RI yang sangat konsen dengan pendidikan, bahkan untuk urusan beasiswa suami dari Hj. Efi Herawati tersebut mendapat julukan sebagai bapak beasiswa Jambi.

Julukan ini bukanlah hal yang berlebihan mengingat sejak tahun 2015 SAH berhasil mendatangkan berbagai program beasiswa untuk masyarakat provinsi Jambi seperti beasiswa PIP untuk pelajar SD, SMP dan SMA/SMK, PPA dan Bidikmisi untuk mahasiswa dan lain sebagainya.

Suhardiman salah seorang tenaga kependidikan di Kota Jambi mengatakan sejak SAH di komisi pendidikan, peningkatan alokasi jumlah penerima beasiswa PIP, PPA dan Bidikmisi sangat besar peningkatannya.

"Semenjak SAH di komisi pendidikan peningkatan alokasi beasiswa untuk Provinsi Jambi meningkat secara signifikan, tentunya ini hasil perjuangan beliau di Senayan."

Sehingga pria yang sudah belasan tahun menjadi tata usaha di berbagai sekolah negeri itu mengatakan SAH merupakan Anggota DPR yang benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat yang layak untuk kita dukung perjuangannya, karena kinerja beliau yang luar biasa untuk Provinsi Jambi, tandasnya. (ACI02)


Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengatakan dengan beasiswa bidikmisi membuat kuliah di perguruan tinggi bukan lagi hanya menjadi milik orang mampu. Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menyerahkan beasiswa simbolis beasiswa Bidikmisi ke Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi (STIE) Muhammadiyah Jambi (30/3) kemarin.

"Beasiswa Bidikmisi membuat kuliah di perguruan tinggi bukan lagi milik orang mampu, tetapi telah menjadi milik semua orang yang punya cita - cita."

Beasiswa bidikmisi yang diserahkan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut merupakan realisasi usulan dalam APBN 2019 bagi perguruan tinggi di provinsi Jambi.

SAH sendiri selama ini dikenal sebagai anggota DPR RI yang sangat konsen dengan pendidikan, bahkan untuk urusan beasiswa suami dari Hj. Efi Herawati tersebut mendapat julukan sebagai bapak beasiswa Jambi.

Julukan ini bukanlah hal yang berlebihan mengingat sejak tahun 2015 SAH berhasil mendatangkan berbagai program beasiswa untuk masyarakat provinsi Jambi seperti beasiswa PIP untuk pelajar SD, SMP dan SMA/SMK, PPA dan Bidikmisi untuk mahasiswa dan lain sebagainya.

Suhardiman salah seorang tenaga kependidikan di Kota Jambi mengatakan sejak SAH di komisi pendidikan, peningkatan alokasi jumlah penerima beasiswa PIP, PPA dan Bidikmisi sangat besar peningkatannya.

"Semenjak SAH di komisi pendidikan peningkatan alokasi beasiswa untuk Provinsi Jambi meningkat secara signifikan, tentunya ini hasil perjuangan beliau di Senayan."

Sehingga pria yang sudah belasan tahun menjadi tata usaha di berbagai sekolah negeri itu mengatakan SAH merupakan Anggota DPR yang benar-benar memperjuangkan kepentingan masyarakat yang layak untuk kita dukung perjuangannya, karena kinerja beliau yang luar biasa untuk Provinsi Jambi, tandasnya. (ACI02)


Actualinside.com. Jambi - Kepedulian Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) terhadap pengembangan pariwisata digital di Provinsi Jambi patut di acungi jempol, ditengah maraknya isu pengembangan pariwisata era 4.0 atau pariwisata generasi digital Provinsi Jambi mendapatkan bimbingan teknis strategi pemasaran pariwisata dari Kementerian Pariwisata Jakarta.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut acara bimbingan teknis merupakan bagian dari upaya publikasi tentang pariwisata digital bagi pelaku usaha pariwisata di Jambi, dimana melalui acara ini diharapkan bisa terbangun ekosistem pelaku usaha yang memiliki kapasitas usaha wisata dengan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan jejaring bisnisnya.

"Acara ini kita harapkan dapat menambah kapasitas dunia usaha wisata tentang pemanfaatan digitalisasi era 4.0," ungkap SAH.

Dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Aston (29/3) tersebut SAH mengajak pariwisata di Jambi dapat tumbuh dengan mengadopsi kebutuhan digitalisasi pemasaran wisata. Menurutnya pemasaran wisata sangat terbantu dengan aplikasi - aplikasi e commerce baik itu situs perjalanan, belanja dan lainnya.

"Kini orang pesan hotel itu sudah bisa di Traveloka, lihat kondisi kamar, harga serta testimoni tamu sebelumnya terhadap layanan, sehingga jika ada hotel di Jambi yang belum bisa melakukan ini tentu suatu kemunduran di era digital sekarang," ungkapnya.

Dogan Arthur Mc salah seorang peserta bimbingan teknis mengatakan dirinya cukup memberi apresiasi terhadap berbagai usaha yang SAH lakukan untuk membangun Pariwisata Jambi.

" Saya salut dengan usaha SAH selama di DPR, untuk dunia pariwisata hari ini banyak sekali terobosan yang ia lakukan bagi Jambi, mulai dari Branding wisata Jambi hingga berbagai program pelatihan dan bimbingan, ini penting untuk kemajuan daerah Jambi," ungkap pria blasteran Jambi dan Inggris tersebut memuji usaha SAH di Senayan.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Kepedulian Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) terhadap pengembangan pariwisata digital di Provinsi Jambi patut di acungi jempol, ditengah maraknya isu pengembangan pariwisata era 4.0 atau pariwisata generasi digital Provinsi Jambi mendapatkan bimbingan teknis strategi pemasaran pariwisata dari Kementerian Pariwisata Jakarta.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut acara bimbingan teknis merupakan bagian dari upaya publikasi tentang pariwisata digital bagi pelaku usaha pariwisata di Jambi, dimana melalui acara ini diharapkan bisa terbangun ekosistem pelaku usaha yang memiliki kapasitas usaha wisata dengan pemanfaatan media digital sebagai sarana promosi dan jejaring bisnisnya.

"Acara ini kita harapkan dapat menambah kapasitas dunia usaha wisata tentang pemanfaatan digitalisasi era 4.0," ungkap SAH.

Dalam acara yang diselenggarakan di Hotel Aston (29/3) tersebut SAH mengajak pariwisata di Jambi dapat tumbuh dengan mengadopsi kebutuhan digitalisasi pemasaran wisata. Menurutnya pemasaran wisata sangat terbantu dengan aplikasi - aplikasi e commerce baik itu situs perjalanan, belanja dan lainnya.

"Kini orang pesan hotel itu sudah bisa di Traveloka, lihat kondisi kamar, harga serta testimoni tamu sebelumnya terhadap layanan, sehingga jika ada hotel di Jambi yang belum bisa melakukan ini tentu suatu kemunduran di era digital sekarang," ungkapnya.

Dogan Arthur Mc salah seorang peserta bimbingan teknis mengatakan dirinya cukup memberi apresiasi terhadap berbagai usaha yang SAH lakukan untuk membangun Pariwisata Jambi.

" Saya salut dengan usaha SAH selama di DPR, untuk dunia pariwisata hari ini banyak sekali terobosan yang ia lakukan bagi Jambi, mulai dari Branding wisata Jambi hingga berbagai program pelatihan dan bimbingan, ini penting untuk kemajuan daerah Jambi," ungkap pria blasteran Jambi dan Inggris tersebut memuji usaha SAH di Senayan.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Perjuangan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) dalam mendatangkan program beasiswa bagi masyarakat Provinsi Jambi dinilai sangat positif oleh masyarakat.

Bahkan Sutiono salah seorang warga Sei Gelam Muaro Jambi mengatakan selama ini Provinsi Jambi memiliki banyak sekali Anggota DPR RI yang hebat dan berjasa bagi pembangunan daerah.

"Banyak sekali anggota dewan yang hebat di Provinsi Jambi, namun program beasiswa yang SAH perjuangkan langsung kami rasakan manfaatnya, semua anak - anak menikmati," ungkap pria yang juga berprofesi sebagai guru tersebut.

Manfaat beasiswa yang diperjuangkan SAH ini menurutnya bisa dilihat dari besarnya jumlah penerima beasiswa PIP, bidikmisi dan PPA yang diterima pelajar dan mahasiswa di Provinsi Jambi.

"Saya pikir belum ada dalam sejarah Jambi, jumlah penerima beasiswa PIP bisa menyentuh angka 53 ribu untuk satu tahun 2019 ini, ini bukti bahwa besar sekali manfaat yang dirasakan masyarakat. "

Apalagi mengurus beasiswa bagi anak sekolah sejatinya membutuhkan kesadaran nurani yang tinggi, karena bidang ini tidak seksi, ngurusi dana sekolah bagi masyarakat, tidak seperti program infrastruktur yang terkadang ada motif bisnis yang dipadukan dengan kekuatan politik.

Sehingga dalam konteks ini pria setengah baya ini mengaku kagum dengan ketulusan dan keikhlasan SAH berbuat bagi masyarakat Jambi. Beliau berbuat terbaik tanpa ada embel-embel bisnis atau apa, ia tulus membangun Jambi, berbuat bagi umat, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Perjuangan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) dalam mendatangkan program beasiswa bagi masyarakat Provinsi Jambi dinilai sangat positif oleh masyarakat.

Bahkan Sutiono salah seorang warga Sei Gelam Muaro Jambi mengatakan selama ini Provinsi Jambi memiliki banyak sekali Anggota DPR RI yang hebat dan berjasa bagi pembangunan daerah.

"Banyak sekali anggota dewan yang hebat di Provinsi Jambi, namun program beasiswa yang SAH perjuangkan langsung kami rasakan manfaatnya, semua anak - anak menikmati," ungkap pria yang juga berprofesi sebagai guru tersebut.

Manfaat beasiswa yang diperjuangkan SAH ini menurutnya bisa dilihat dari besarnya jumlah penerima beasiswa PIP, bidikmisi dan PPA yang diterima pelajar dan mahasiswa di Provinsi Jambi.

"Saya pikir belum ada dalam sejarah Jambi, jumlah penerima beasiswa PIP bisa menyentuh angka 53 ribu untuk satu tahun 2019 ini, ini bukti bahwa besar sekali manfaat yang dirasakan masyarakat. "

Apalagi mengurus beasiswa bagi anak sekolah sejatinya membutuhkan kesadaran nurani yang tinggi, karena bidang ini tidak seksi, ngurusi dana sekolah bagi masyarakat, tidak seperti program infrastruktur yang terkadang ada motif bisnis yang dipadukan dengan kekuatan politik.

Sehingga dalam konteks ini pria setengah baya ini mengaku kagum dengan ketulusan dan keikhlasan SAH berbuat bagi masyarakat Jambi. Beliau berbuat terbaik tanpa ada embel-embel bisnis atau apa, ia tulus membangun Jambi, berbuat bagi umat, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com JAMBI - Penyelesaian konflik tak kunjung selesai Puluhan massa melakukan aksi di Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Ketua Persatuan Petani Jambi (PPJ) Erizal saat di wawancara Actualinside.com pada senin 25/03/2019 mengatakan,Aksi protes kami pada hari ini merupakan bentuk dari tidak ada keputusan yang jelas terkait pebyelesaian konflik antara masyarakat dengan PT.Rimba Hutan Mas (RHM) anak perusahaan PT.Sinar Mas Gruop.

Konflik ini sudah sangat lama sudah beberapa kali di buat tim baik yang di Sk kan oleh Gubernur jambi maupun yang di SK oleh Kadis Kehutanan Provinsi Jambi.Namun sampai saat ini penyelesaian konflik yang di harapakan oleh masyarakat dapat selesai,namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

Kami kesini minta ketegasan dan kejelasan dari pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.Jangan diam saja dengan kondisi yang ada pada saat ini.

Kadis kehutanan Provinsi Jambi A.Bastari langsung menemui para perwakilan petani.Dalam sambutannya kadis mengatakan bahwa pihak Dinas telah berupaya untuk mempasilitasi penyelesaian konflik tersebut,Namun pihak perusahaan memang menolak apa yang telah menjadi kesepakatan.Berdasarkan SK kadis kehutanan.

 Menindak lanjuti aksi para perwakilan petani A.Bastari maka membuat dan berkirim surat kepada Meteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup KLHK,serta akan menyurati pihak PT RHM.Sesuai permintaan para petani bahwa Kadis Kehutanan akan menyampaikan kepada pihak Perusahaan bahwa para petani akan masuk kepada lokasi,areal yang di sengketakan.

Adapun perwakilan petani terdiri dari dari Desa Suko Awin Jaya ,Warmak,Desa Danau Lamo A. Majid,Desa Sungai Beras Toimun,Drsa Kuala Dasal,Desa Bukit Baling dan juga ada dari Desa Kunangan Uun Suheli.

Uun Suhelli kepada awak media mengatakan bahwa kasus ini sudah lama kok belum selesai juga,kalau tidak ada penyelesaian yang jelas maka kami semua akan sepakat untuk masuk langsung ke lahan kami ungkap Uun Suheli.(Aci - 02)

Actualinside.com JAMBI - Penyelesaian konflik tak kunjung selesai Puluhan massa melakukan aksi di Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Ketua Persatuan Petani Jambi (PPJ) Erizal saat di wawancara Actualinside.com pada senin 25/03/2019 mengatakan,Aksi protes kami pada hari ini merupakan bentuk dari tidak ada keputusan yang jelas terkait pebyelesaian konflik antara masyarakat dengan PT.Rimba Hutan Mas (RHM) anak perusahaan PT.Sinar Mas Gruop.

Konflik ini sudah sangat lama sudah beberapa kali di buat tim baik yang di Sk kan oleh Gubernur jambi maupun yang di SK oleh Kadis Kehutanan Provinsi Jambi.Namun sampai saat ini penyelesaian konflik yang di harapakan oleh masyarakat dapat selesai,namun sampai saat ini belum juga terealisasi.

Kami kesini minta ketegasan dan kejelasan dari pihak pemerintah dalam hal ini Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.Jangan diam saja dengan kondisi yang ada pada saat ini.

Kadis kehutanan Provinsi Jambi A.Bastari langsung menemui para perwakilan petani.Dalam sambutannya kadis mengatakan bahwa pihak Dinas telah berupaya untuk mempasilitasi penyelesaian konflik tersebut,Namun pihak perusahaan memang menolak apa yang telah menjadi kesepakatan.Berdasarkan SK kadis kehutanan.

 Menindak lanjuti aksi para perwakilan petani A.Bastari maka membuat dan berkirim surat kepada Meteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup KLHK,serta akan menyurati pihak PT RHM.Sesuai permintaan para petani bahwa Kadis Kehutanan akan menyampaikan kepada pihak Perusahaan bahwa para petani akan masuk kepada lokasi,areal yang di sengketakan.

Adapun perwakilan petani terdiri dari dari Desa Suko Awin Jaya ,Warmak,Desa Danau Lamo A. Majid,Desa Sungai Beras Toimun,Drsa Kuala Dasal,Desa Bukit Baling dan juga ada dari Desa Kunangan Uun Suheli.

Uun Suhelli kepada awak media mengatakan bahwa kasus ini sudah lama kok belum selesai juga,kalau tidak ada penyelesaian yang jelas maka kami semua akan sepakat untuk masuk langsung ke lahan kami ungkap Uun Suheli.(Aci - 02)

Actualinside.com. Jambi -   pilar kebangsaan saat ini merupakan pondasi yang membentengi keberadaan (eksistensi) Indonesia sebagai suatu negara. Sehingga nilai - nilai yang terkandung di dalamnya harus senantiasa terjaga, dipelihara serta dipertahankan dengan suatu sistem pendidikan nasional yang adaptif dalam memperkokoh jati diri kebangsaan dalam sanubari setiap generasi.

"Empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan kokoh sebagai benteng keberadaan Indonesia jika diikuti dengan majunya pendidikan."

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam rangkaian kunjungan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang ia lakukan tanggal 23 - 25 Maret 2019 ini. Menurut pria yang akrab disapa SAH tersebut tanpa didukung kemajuan dunia pendidikan upaya sosialisasi empat pilar menjadi suatu usaha yang sia - sia, hal ini dikarenakan empat pilar merupakan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan secara berjenjang dari segala usia dan generasi.

Sehingga dunia pendidikan satu - satunya dimensi yang memiliki jenjang untuk menanamkan nilai dari pilar - pilar kebangsaan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

"Tidak ada sistem yang lebih mampu  menanamkan nilai - nilai kebangsaan selain sistem pendidikan, karena tidak ada sistem lain yang memiliki jenjang dan fungsi edukasi secara komprehensif seperti pendidikan," ungkapnya.

Melihat peran strategis pendidikan ini SAH sangat mendorong adanya regulasi yang memasukan empat pilar kebangsaan dalam kurikulum pengajaran di tiap jenjang pendidikan secara formal.

"Saya pikir perlu memasukan empat pilar ini dalam satu sistem kurikulum pendidikan secara lebih jelas, karena disinilah sebenarnya empat pilar bisa kita masukan ke dalam generasi bangsa, agar menjadi doktrin Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi -   pilar kebangsaan saat ini merupakan pondasi yang membentengi keberadaan (eksistensi) Indonesia sebagai suatu negara. Sehingga nilai - nilai yang terkandung di dalamnya harus senantiasa terjaga, dipelihara serta dipertahankan dengan suatu sistem pendidikan nasional yang adaptif dalam memperkokoh jati diri kebangsaan dalam sanubari setiap generasi.

"Empat pilar kebangsaan yang terdiri dari Pancasila, UUD 1945, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika akan kokoh sebagai benteng keberadaan Indonesia jika diikuti dengan majunya pendidikan."

Pernyataan ini disampaikan Anggota MPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dalam rangkaian kunjungan sosialisasi empat pilar kebangsaan yang ia lakukan tanggal 23 - 25 Maret 2019 ini. Menurut pria yang akrab disapa SAH tersebut tanpa didukung kemajuan dunia pendidikan upaya sosialisasi empat pilar menjadi suatu usaha yang sia - sia, hal ini dikarenakan empat pilar merupakan nilai dasar kehidupan berbangsa dan bernegara yang harus ditanamkan secara berjenjang dari segala usia dan generasi.

Sehingga dunia pendidikan satu - satunya dimensi yang memiliki jenjang untuk menanamkan nilai dari pilar - pilar kebangsaan mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah hingga perguruan tinggi.

"Tidak ada sistem yang lebih mampu  menanamkan nilai - nilai kebangsaan selain sistem pendidikan, karena tidak ada sistem lain yang memiliki jenjang dan fungsi edukasi secara komprehensif seperti pendidikan," ungkapnya.

Melihat peran strategis pendidikan ini SAH sangat mendorong adanya regulasi yang memasukan empat pilar kebangsaan dalam kurikulum pengajaran di tiap jenjang pendidikan secara formal.

"Saya pikir perlu memasukan empat pilar ini dalam satu sistem kurikulum pendidikan secara lebih jelas, karena disinilah sebenarnya empat pilar bisa kita masukan ke dalam generasi bangsa, agar menjadi doktrin Indonesia sebagai suatu bangsa dan negara," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. JAMBI - Dua unit mobit truk angkutan batu baru terjungkal masuk rawa di jalan baru kawasan Sijinjang Kota Jambi 21/03/2019.

Menurut salah seorang warga bahwa di duga kuat mobil tersebit tumbur buntut kawan, hingga kedua truk sama- sama tidak dapat di kendalikan.Kejadian di perkirakan subuh dini hari,kata warga

Sang sopir sudah tidak ada di tempat kejadian,Belum ada pihak yang dapat di komfirmasi di lapangan.

Sementara beberapa orang pekerja sedang melakukan pembongkaran muatan pada kendaraan tersebut.(Aci - 02)

Actualinside.com. JAMBI - Dua unit mobit truk angkutan batu baru terjungkal masuk rawa di jalan baru kawasan Sijinjang Kota Jambi 21/03/2019.

Menurut salah seorang warga bahwa di duga kuat mobil tersebit tumbur buntut kawan, hingga kedua truk sama- sama tidak dapat di kendalikan.Kejadian di perkirakan subuh dini hari,kata warga

Sang sopir sudah tidak ada di tempat kejadian,Belum ada pihak yang dapat di komfirmasi di lapangan.

Sementara beberapa orang pekerja sedang melakukan pembongkaran muatan pada kendaraan tersebut.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Bertempat di rumah Pribadinya Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia ,beberapa waktu yang lalu. dalam acara silaturahmi para mahasiswa/i asal Kerinci yang ada di Kota Jambi.

Presiden HKK Indonesia Dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pada saat ini merupakan tahun politik,jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin kita kedepan.Pada 17 April nanti akan terjadi penentuan siapa Presiden Republik Indonesia dan DPR-RI,DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota.

Ramli Thaha SH.MH mengatakan,untuk DPR RI ada beberapa orang yang berasal dari Kerinci maupun Mendah Kinci,seperti Drs Muradi Darmansyah,Dipo Ilham Djalil,H.Tafyani Kasim,Dahnil Miftah dan Ir.H.A.R Sutan Adil Hendra MM. Ini semua merupakan pilihan utama kita.

Untuk DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota tentunya haruslah selektif memilih ,karena para Caleg kita pada saaat ini cukup banyak dan menyebar di Kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.
oleh sebab itu saya meminta kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat membantu semua caleg kita yang sedang bertarung.

Seperti Caleg DPR RI ada beberapa orang yang menjadi perhatian Khusus,Seperti Ir H.A.R Sutan Adil Hendra,dari partai Gerindra,SAH pada saat ini masih menjabat pimpinan komisi X DPR RI.Beliau juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Kemudian juga ada H.Muradi Darmansyah.Beliau juga merupakan Tokoh yang banyak berkiprah di Jakarta,dan beliau pernah menjadi Anggota DPR RI pada masa periode yang lalu,dan sekara juga kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI juga dari paetai Gerindra.

Seterusnya ada H.Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari Partai PDIP.Beliau ini merupakan salah satu pengusaha sukses di Padang Sumatera Barat,Ada lagi anak muda yaitu Dipo Ilham, Caleg Partai PAN dianya merupakan anak kandung dari pak Rijal Djalil.Di tambah lagi Pak Dahnil Miftah dari Partai PKS.Beliau juga merupakan pensiunan ASN di Provinsi jambi sangat di kenal di kalangan keluarga HKKI.

Ramli Thaha SH.MH menyimpulkan bahwa dari semua Caleg untuk DPR RI semuanya merupakan yang terbaik,oleh sebab itu saya berharap para generasi muda agar lebih selektif untuk memberikan suaranya kepada Caleg yang akan membawa kemajuan Provinsi kedepan.(Aci 02).

Actualinside.com.JAMBI - Bertempat di rumah Pribadinya Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia ,beberapa waktu yang lalu. dalam acara silaturahmi para mahasiswa/i asal Kerinci yang ada di Kota Jambi.

Presiden HKK Indonesia Dalam sambutannya menyampaikan,bahwa pada saat ini merupakan tahun politik,jangan sampai kita salah dalam memilih pemimpin kita kedepan.Pada 17 April nanti akan terjadi penentuan siapa Presiden Republik Indonesia dan DPR-RI,DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota.

Ramli Thaha SH.MH mengatakan,untuk DPR RI ada beberapa orang yang berasal dari Kerinci maupun Mendah Kinci,seperti Drs Muradi Darmansyah,Dipo Ilham Djalil,H.Tafyani Kasim,Dahnil Miftah dan Ir.H.A.R Sutan Adil Hendra MM. Ini semua merupakan pilihan utama kita.

Untuk DPRD Provinsi DPRD Kabupaten dan Kota tentunya haruslah selektif memilih ,karena para Caleg kita pada saaat ini cukup banyak dan menyebar di Kabupaten dan kota dalam Provinsi Jambi.
oleh sebab itu saya meminta kepada adik-adik Mahasiswa agar dapat membantu semua caleg kita yang sedang bertarung.

Seperti Caleg DPR RI ada beberapa orang yang menjadi perhatian Khusus,Seperti Ir H.A.R Sutan Adil Hendra,dari partai Gerindra,SAH pada saat ini masih menjabat pimpinan komisi X DPR RI.Beliau juga merupakan ketua Dewan Pimpinan Daerah DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi.

Kemudian juga ada H.Muradi Darmansyah.Beliau juga merupakan Tokoh yang banyak berkiprah di Jakarta,dan beliau pernah menjadi Anggota DPR RI pada masa periode yang lalu,dan sekara juga kembali mencalonkan diri sebagai Caleg DPR RI juga dari paetai Gerindra.

Seterusnya ada H.Tafyani Kasim Caleg DPR RI dari Partai PDIP.Beliau ini merupakan salah satu pengusaha sukses di Padang Sumatera Barat,Ada lagi anak muda yaitu Dipo Ilham, Caleg Partai PAN dianya merupakan anak kandung dari pak Rijal Djalil.Di tambah lagi Pak Dahnil Miftah dari Partai PKS.Beliau juga merupakan pensiunan ASN di Provinsi jambi sangat di kenal di kalangan keluarga HKKI.

Ramli Thaha SH.MH menyimpulkan bahwa dari semua Caleg untuk DPR RI semuanya merupakan yang terbaik,oleh sebab itu saya berharap para generasi muda agar lebih selektif untuk memberikan suaranya kepada Caleg yang akan membawa kemajuan Provinsi kedepan.(Aci 02).

Actualinside.com.JAMBI - Kiprah tokoh pendidikan asal Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) terus mendapat nama di pentas nasional, kali ini tokoh yang dikenal orang kepercayaan Prabowo Subianto itu dipercaya menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Program Digdaya TV : Gerindra mendengar "wajah pendidikan Indonesia".

Program ini sendiri merupakan agenda strategis yang digagas oleh tim pemenangan Prabowo Sandi dalam rangka menjaring masukan terhadap berbagai isu aktual di Indonesia, dimana hasil diskusi ini akan dijadikan masukan bagi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Sandi dalam memimpin Indonesia jika nanti di percaya rakyat Indonesia.

Pada program yang dilaksanakan di jalan Mulawarman No 8 Jakarta Selatan tersebut SAH di minta untuk memaparkan kondisi objektif dunia pendidikan Indonesia saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Moderator acara Ivan Royfani (6/3) kemarin di Jakarta.

"Pak SAH kita undang sebagai pembicara kunci yang akan memaparkan kondisi objektif Pendidikan hari ini dan tantangan di masa depan, karena dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Komisi Pendidikan kami menilai  beliau memiliki kapasitas untuk berbicara tema yang krusial dan strategis ini, apalagi hasilnya akan menjadi masukan bagi pak Prabowo Sandi untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur," ungkapnya.

Hadir dalam seminar tersebut ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Basyarudin Thayib, M.Pd serta Pimpinan Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Nurul Hamidah, S.Pd sebagai wakil dari pelaku pendidikan.

Dalam paparannya SAH banyak menyoroti berbagai ketimpangan dunia pendidikan tanah air baik dari indikator Guru, Sarana prasarana, kurikulum maupun keterlibatan masyarakat, bahkan SAH juga terlihat fasih dalam memetakan berbagai persoalan pendidikan tanah air saat ini.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Kiprah tokoh pendidikan asal Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) terus mendapat nama di pentas nasional, kali ini tokoh yang dikenal orang kepercayaan Prabowo Subianto itu dipercaya menjadi pembicara kunci (keynote speaker) dalam Program Digdaya TV : Gerindra mendengar "wajah pendidikan Indonesia".

Program ini sendiri merupakan agenda strategis yang digagas oleh tim pemenangan Prabowo Sandi dalam rangka menjaring masukan terhadap berbagai isu aktual di Indonesia, dimana hasil diskusi ini akan dijadikan masukan bagi calon presiden dan wakil presiden Prabowo Sandi dalam memimpin Indonesia jika nanti di percaya rakyat Indonesia.

Pada program yang dilaksanakan di jalan Mulawarman No 8 Jakarta Selatan tersebut SAH di minta untuk memaparkan kondisi objektif dunia pendidikan Indonesia saat ini. Pernyataan ini disampaikan oleh Moderator acara Ivan Royfani (6/3) kemarin di Jakarta.

"Pak SAH kita undang sebagai pembicara kunci yang akan memaparkan kondisi objektif Pendidikan hari ini dan tantangan di masa depan, karena dalam kapasitasnya sebagai Pimpinan Komisi Pendidikan kami menilai  beliau memiliki kapasitas untuk berbicara tema yang krusial dan strategis ini, apalagi hasilnya akan menjadi masukan bagi pak Prabowo Sandi untuk mewujudkan Indonesia adil dan makmur," ungkapnya.

Hadir dalam seminar tersebut ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Prof. Dr. Basyarudin Thayib, M.Pd serta Pimpinan Forum Honorer Guru dan Tenaga Kependidikan Nurul Hamidah, S.Pd sebagai wakil dari pelaku pendidikan.

Dalam paparannya SAH banyak menyoroti berbagai ketimpangan dunia pendidikan tanah air baik dari indikator Guru, Sarana prasarana, kurikulum maupun keterlibatan masyarakat, bahkan SAH juga terlihat fasih dalam memetakan berbagai persoalan pendidikan tanah air saat ini.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) hari Sabtu kemarin (2/3) menghadiri Wisuda Ke 85 Universitas Jambi di Mendalo.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Universitas Terbuka Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D tersebut, SAH mengingatkan civitas akademika Unja bersiap menghadapi tantangan perubahan pendidikan tinggi.

"Dewasa ini perguruan tinggi dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup berat baik dari masyarakat selaku pengguna maupun dari sisi tata kelola kampus,” ungkapnya.

Selanjutnya SAH mengatakan saat ini tuntutan kualitas atau kompetensi dari masyarakat semakin meningkat, bahkan sudah menjadi suatu keharusan.

"Kualitas saat ini menjadi suatu keharusan yang tidak hanya harus dipenuhi secara dari aspek lulusan tetapi dari segi proses pembelajaran yang bisa ditawarkan."

Dalam hal proses pembelajaran ini, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut menambahkan tentang arti penting akreditasi Institusi perguruan tinggi di masyarakat.

"Akreditasi Institusi menjadi penting bagi masyarakat dalam menilai mutu perguruan tinggi.”

Sehingga dalam proses ini SAH sangat mendorong Universitas Jambi bisa meningkatkan akreditasi tiap prodi yang ada, sehingga secara institusi bisa meningkat dari yang sekarang B bisa menjadi A.

Dalam upaya mencapai ini, Pimpinan Komisi Pendidikan DPR tersebut mengingatkan pelaksanaan akan penting peran penelitian serta pengabdian perguruan tinggi.

"Penelitian dan pengabdian menjadi penting karena menjadi tolak ukur kemajuan institusi perguruan tinggi,” tandasya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) hari Sabtu kemarin (2/3) menghadiri Wisuda Ke 85 Universitas Jambi di Mendalo.

Dalam acara yang juga dihadiri Rektor Universitas Terbuka Prof. Drs. Ojat Darojat, M.Bus., Ph,D tersebut, SAH mengingatkan civitas akademika Unja bersiap menghadapi tantangan perubahan pendidikan tinggi.

"Dewasa ini perguruan tinggi dihadapkan pada beberapa tantangan yang cukup berat baik dari masyarakat selaku pengguna maupun dari sisi tata kelola kampus,” ungkapnya.

Selanjutnya SAH mengatakan saat ini tuntutan kualitas atau kompetensi dari masyarakat semakin meningkat, bahkan sudah menjadi suatu keharusan.

"Kualitas saat ini menjadi suatu keharusan yang tidak hanya harus dipenuhi secara dari aspek lulusan tetapi dari segi proses pembelajaran yang bisa ditawarkan."

Dalam hal proses pembelajaran ini, Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut menambahkan tentang arti penting akreditasi Institusi perguruan tinggi di masyarakat.

"Akreditasi Institusi menjadi penting bagi masyarakat dalam menilai mutu perguruan tinggi.”

Sehingga dalam proses ini SAH sangat mendorong Universitas Jambi bisa meningkatkan akreditasi tiap prodi yang ada, sehingga secara institusi bisa meningkat dari yang sekarang B bisa menjadi A.

Dalam upaya mencapai ini, Pimpinan Komisi Pendidikan DPR tersebut mengingatkan pelaksanaan akan penting peran penelitian serta pengabdian perguruan tinggi.

"Penelitian dan pengabdian menjadi penting karena menjadi tolak ukur kemajuan institusi perguruan tinggi,” tandasya.(Aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Tahun 2019 Provinsi Jambi mendapatkan kurang lebih 46 milyar dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan Jambi.

Besaran nominal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut merupakan data beasiswa yang sudah terealisasi kepada bank penyalur untuk segera dibagikan pada siswa penerima, belum termasuk jumlah penerima tambahan hasil verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) sekolah oleh kementerian.

Namun SAH yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut mengatakan dari segi jumlah usulan yang diusulkan sebagai anggota DPR telah mencapai 98 persen, artinya selama siswa yang diusulkan memenuhi syarat sebagai penerima semuanya keluar sebagai penerima beasiswa PIP dalam pagu anggaran APBN 2019.

"Alhamdulilah 98 persen siswa yang kita usulkan bisa mendapatkan beasiswa, sedangkan sisanya masih menunggu verifikasi lanjutan dari kementerian ataupun memang belum memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di dapodik," ungkap SAH di sela kunjungan ke SMK 3 Kota Jambi (27/2) kemarin.

Besarnya dana beasiswa PIP yang diperoleh Provinsi Jambi ini dinilai Tajur salah seorang guru SMK di Provinsi Jambi, memperlihatkan Jambi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat, dan tentunya ini tidak terlepas dari perjuangan Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Anggota DPR RI dari Jambi.

"Sebelum tahun 2014 terus terang beasiswa PIP sedikit sekali yang kita peroleh, paling hanya menyentuh angka 2000 per tahun untuk semua sekolah di Provinsi Jambi, tetapi sejak Pak SAH di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan setahun kita paling sedikit mendapat 30 ribu, bahkan tahun ini mencapai 53 ribu penerima beasiswa," ungkap pria yang sudah puluhan tahun menjadi guru tersebut.

Atas peningkatan ini sebagai orang yang mengabdi pada bidang pendidikan mengaku sangat berterima kasih atas perjuagan SAH di Senayan hingga Provinsi Jambi mendapatkan banyak program beasiswa, SAH telah berbuat bagi kita semua, dan ini tulus ikhlas tanpa pamrih politik apapun, pungkasnya.(Aci -02)

Actualinside.com.JAMBI - Tahun 2019 Provinsi Jambi mendapatkan kurang lebih 46 milyar dana beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP), keberhasilan ini merupakan hasil dari perjuangan Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) yang diperuntukkan bagi dunia pendidikan Jambi.

Besaran nominal ini menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut merupakan data beasiswa yang sudah terealisasi kepada bank penyalur untuk segera dibagikan pada siswa penerima, belum termasuk jumlah penerima tambahan hasil verifikasi data pokok pendidikan (dapodik) sekolah oleh kementerian.

Namun SAH yang merupakan Anggota DPR RI daerah pemilihan Jambi tersebut mengatakan dari segi jumlah usulan yang diusulkan sebagai anggota DPR telah mencapai 98 persen, artinya selama siswa yang diusulkan memenuhi syarat sebagai penerima semuanya keluar sebagai penerima beasiswa PIP dalam pagu anggaran APBN 2019.

"Alhamdulilah 98 persen siswa yang kita usulkan bisa mendapatkan beasiswa, sedangkan sisanya masih menunggu verifikasi lanjutan dari kementerian ataupun memang belum memenuhi persyaratan berdasarkan data yang ada di dapodik," ungkap SAH di sela kunjungan ke SMK 3 Kota Jambi (27/2) kemarin.

Besarnya dana beasiswa PIP yang diperoleh Provinsi Jambi ini dinilai Tajur salah seorang guru SMK di Provinsi Jambi, memperlihatkan Jambi mendapat perhatian yang besar dari pemerintah pusat, dan tentunya ini tidak terlepas dari perjuangan Sutan Adil Hendra (SAH) sebagai Anggota DPR RI dari Jambi.

"Sebelum tahun 2014 terus terang beasiswa PIP sedikit sekali yang kita peroleh, paling hanya menyentuh angka 2000 per tahun untuk semua sekolah di Provinsi Jambi, tetapi sejak Pak SAH di Komisi X DPR yang membidangi pendidikan setahun kita paling sedikit mendapat 30 ribu, bahkan tahun ini mencapai 53 ribu penerima beasiswa," ungkap pria yang sudah puluhan tahun menjadi guru tersebut.

Atas peningkatan ini sebagai orang yang mengabdi pada bidang pendidikan mengaku sangat berterima kasih atas perjuagan SAH di Senayan hingga Provinsi Jambi mendapatkan banyak program beasiswa, SAH telah berbuat bagi kita semua, dan ini tulus ikhlas tanpa pamrih politik apapun, pungkasnya.(Aci -02)

Actualinside.com.JAMBI - Calon legislatif DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku tidak memiliki strategi yang muluk - muluk dalam menghadapi Pemilu Legislatif April 2019 nanti, bahkan orang dekat Prabowo Subianto tersebut justru mengaku hanya ingin fokus menuntaskan aspirasi masyarakat Jambi kepada dirinya selaku Anggota DPR RI.

"Terus terang saya tidak memiliki strategi yang macam-macam, yang terpenting saya fokus untuk berbuat terbaik bagi masyarakat, kebetulan saya di komisi pendidikan maka saya ingin membantu masyarakat di bidang ini, mengusulkan beasiswa, melihat kondisi sekolah, mendukung perbaikan sarana prasarana pendidikan dan lainnya," ungkapnya.

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menjawab pertanyaan awak media dalam kunjungan ke sekolah - sekolah di Kota Jambi (28/2) kemarin. Hal ini menurutnya lahir dari kesadaran selaku calon yang lagi menjabat dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat Jambi.

"Saya inikan calon petahana yang tentunya memiliki tanggung jawab moral untuk memberi sesuatu bagi masyarakat bukan sekedar janji ataupun manuver politik layaknya seorang politisi, lebih baik saya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat."

Karena didorong kesadaran inilah SAH mengaku dirinya fokus kepada beasiswa PIP untuk masyarakat. Dimana selama 4 tahun lebih dirinya menjabat ia melihat masalah pendidikan perlu ditingkatkan kesejahteraannya, masih banyak angka putus sekolah yang perlu kita tekan, banyak anak - anak sekolah tidak bersepatu, tidak ada buku pelajaran dan lain sebagainya.

Beranjak dari kondisi tersebut SAH merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Jambi agar pendidikan anak - anak mereka bisa lebih baik, jadi jangan ditanya saya tentang strategi pencalegan, karena saya hanya ingin fokus menyelesaikan amanah ini dengan berbuat terbaik bagi masyarakat Jambi, tandasnya.( **)

Actualinside.com.JAMBI - Calon legislatif DPR RI Partai Gerindra daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengaku tidak memiliki strategi yang muluk - muluk dalam menghadapi Pemilu Legislatif April 2019 nanti, bahkan orang dekat Prabowo Subianto tersebut justru mengaku hanya ingin fokus menuntaskan aspirasi masyarakat Jambi kepada dirinya selaku Anggota DPR RI.

"Terus terang saya tidak memiliki strategi yang macam-macam, yang terpenting saya fokus untuk berbuat terbaik bagi masyarakat, kebetulan saya di komisi pendidikan maka saya ingin membantu masyarakat di bidang ini, mengusulkan beasiswa, melihat kondisi sekolah, mendukung perbaikan sarana prasarana pendidikan dan lainnya," ungkapnya.

Pernyataan ini SAH sampaikan ketika menjawab pertanyaan awak media dalam kunjungan ke sekolah - sekolah di Kota Jambi (28/2) kemarin. Hal ini menurutnya lahir dari kesadaran selaku calon yang lagi menjabat dirinya memiliki tanggung jawab moral untuk berbuat sesuatu untuk masyarakat Jambi.

"Saya inikan calon petahana yang tentunya memiliki tanggung jawab moral untuk memberi sesuatu bagi masyarakat bukan sekedar janji ataupun manuver politik layaknya seorang politisi, lebih baik saya melakukan sesuatu yang bermanfaat bagi masyarakat."

Karena didorong kesadaran inilah SAH mengaku dirinya fokus kepada beasiswa PIP untuk masyarakat. Dimana selama 4 tahun lebih dirinya menjabat ia melihat masalah pendidikan perlu ditingkatkan kesejahteraannya, masih banyak angka putus sekolah yang perlu kita tekan, banyak anak - anak sekolah tidak bersepatu, tidak ada buku pelajaran dan lain sebagainya.

Beranjak dari kondisi tersebut SAH merasa terpanggil untuk membantu masyarakat Jambi agar pendidikan anak - anak mereka bisa lebih baik, jadi jangan ditanya saya tentang strategi pencalegan, karena saya hanya ingin fokus menyelesaikan amanah ini dengan berbuat terbaik bagi masyarakat Jambi, tandasnya.( **)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dikenal sebagai sosok legislator yang tidak kenal lelah mengabdi pada masyarakat dan Provinsi Jambi. Salah satu contoh nyata pengabdian ini adalah dengan terus membawa program Beasiswa PIP ke daerah pemilihannya di 11 Kabupaten Kota Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

SAH sendiri dalam berbagai kesempatan terus menegaskan komitmen untuk tidak kenal lelah mengabdi pada Provinsi Jambi. Seperti (26/2) kemarin Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan dirinya sengaja membawa program beasiswa untuk masyarakat Jambi.


"Beasiswa PIP ini saya bawa untuk masyarakat Jambi, agar pendidikan anak - anak kita terbantu, anak - anak Jambi terus maju, untuk ini saya tidak akan kenal lelah untuk berjuang bagi masyarakat daerah pemilihan saya," ungkapnya dihadapan ratusan murid SMP 8 Kota Jambi kemarin.

Komitmen SAH pada dunia pendidikan Jambi bukanlah isapan jempol atau omong kosong belaka, tetapi dibuktikan dengan kinerja, sejak tahun 2014 hingga tahun 2019 ini tidak kurang 187 ribu Beasiswa PIP yang ia bawa ke Provinsi Jambi, dan dana ini dinikmati oleh semua siswa SD, SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Jambi.

Bahkan dalam program beasiswa yang SAH usulkan manfaatnya dirasakan betul oleh masyarakat khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah secara merata.

"Kami masyarakat kecil merasa sangat terbantu dengan program beasiswa yang SAH perjuangkan, kami orang - orang kecil anaknya semua bisa mendapatkan beasiswa berkat perjuangan beliau, terima kasih Pak SAH atas perjuangannya bagi pendidikan Jambi," ungkap Aminah salah seorang ibu rumah tangga mengomentari Program usulan Ketua DPD Partai Gerindra tersebut.(aci - 02)

Actualinside.com.JAMBI - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) dikenal sebagai sosok legislator yang tidak kenal lelah mengabdi pada masyarakat dan Provinsi Jambi. Salah satu contoh nyata pengabdian ini adalah dengan terus membawa program Beasiswa PIP ke daerah pemilihannya di 11 Kabupaten Kota Sepucuk Jambi Sembilan Lurah.

SAH sendiri dalam berbagai kesempatan terus menegaskan komitmen untuk tidak kenal lelah mengabdi pada Provinsi Jambi. Seperti (26/2) kemarin Anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan dirinya sengaja membawa program beasiswa untuk masyarakat Jambi.


"Beasiswa PIP ini saya bawa untuk masyarakat Jambi, agar pendidikan anak - anak kita terbantu, anak - anak Jambi terus maju, untuk ini saya tidak akan kenal lelah untuk berjuang bagi masyarakat daerah pemilihan saya," ungkapnya dihadapan ratusan murid SMP 8 Kota Jambi kemarin.

Komitmen SAH pada dunia pendidikan Jambi bukanlah isapan jempol atau omong kosong belaka, tetapi dibuktikan dengan kinerja, sejak tahun 2014 hingga tahun 2019 ini tidak kurang 187 ribu Beasiswa PIP yang ia bawa ke Provinsi Jambi, dan dana ini dinikmati oleh semua siswa SD, SMP, SMA dan SMK se-Provinsi Jambi.

Bahkan dalam program beasiswa yang SAH usulkan manfaatnya dirasakan betul oleh masyarakat khususnya kalangan ekonomi menengah ke bawah secara merata.

"Kami masyarakat kecil merasa sangat terbantu dengan program beasiswa yang SAH perjuangkan, kami orang - orang kecil anaknya semua bisa mendapatkan beasiswa berkat perjuangan beliau, terima kasih Pak SAH atas perjuangannya bagi pendidikan Jambi," ungkap Aminah salah seorang ibu rumah tangga mengomentari Program usulan Ketua DPD Partai Gerindra tersebut.(aci - 02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner