SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com.Jambi - Pimoinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Sabtu tanggal 23 Maret 2019 kemarin menjadi pembicara kunci (Keynote Speaker) Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku usaha kreatif Provinsi Jambi.

Dalam seminar yang dilaksanakan di Hotel Aston Jambi tersebut SAH yang menjabat Pimpinan Komisi X DPR RI itu mengatakan HKI menjadi sesuatu hal yang sangat penting dalam membangun brand suatu produk kreatif.

"HKI membentuk sekaligus melindungi hasil karya baik merk (brand), desain, teknologi ataupun sistem dari suatu produk kreatif, dengan paten yang nilai ekonomis suatu produk dapat ditingkatkan secara optimal," jelasnya.

Namun dalam pandangan Pimpinan Komisi yang membidangi Ekonomi Kreatif itu HKI belum begitu dipahami oleh pelaku ekonomi kreatif di tanah air termasuk Provinsi Jambi.

Akibatnya banyak produk kreatif yang sebenarnya berpotensi untuk berkembang justru jalan di tempat, bahkan ketika produknya di tiru orang lain mereka juga tak bisa berbuat apa - apa, karena memang tidak ada paten yang melindungi kekayaan intelektual mereka.

Tanpa paten atas buah pikiran atau kreasi produk yang kita miliki atau yang kita kembangkan selama ini, susah kita bersaing dan berkembang, jelas SAH di hadapan ratusan pelaku usaha kreatif di Jambi.

Acara sosialisasi ini ini menghadirkan beberapa pembicara seperti oleh Ari Juliano Gema (Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf RI), Drs. Ariansyah, ME (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi) dan beberapa pembicara yang berkompeten lainnya.

Peserta sendiri merasa terbantu akan program Bekraf tersebut, seperti Andri Yenny pengusaha yang menekuni usaha kuliner mengaku sangat senang akan acara ini, karena meningkatkan pengetahuan akan paten usaha dan pentingnya kekayaan intelektual produk yang mereka ciptakan.

"Selama ini kita tidak begitu paham akan kekayaan intelektual, namun hari ini wawasan kita bertambah, Bekraf memang penuh inovasi," jelasnya.(ACI02)

Actualinside.com.Jambi - Pimoinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Sabtu tanggal 23 Maret 2019 kemarin menjadi pembicara kunci (Keynote Speaker) Sosialisasi Hak Kekayaan Intelektual (HKI) bagi pelaku usaha kreatif Provinsi Jambi.

Dalam seminar yang dilaksanakan di Hotel Aston Jambi tersebut SAH yang menjabat Pimpinan Komisi X DPR RI itu mengatakan HKI menjadi sesuatu hal yang sangat penting dalam membangun brand suatu produk kreatif.

"HKI membentuk sekaligus melindungi hasil karya baik merk (brand), desain, teknologi ataupun sistem dari suatu produk kreatif, dengan paten yang nilai ekonomis suatu produk dapat ditingkatkan secara optimal," jelasnya.

Namun dalam pandangan Pimpinan Komisi yang membidangi Ekonomi Kreatif itu HKI belum begitu dipahami oleh pelaku ekonomi kreatif di tanah air termasuk Provinsi Jambi.

Akibatnya banyak produk kreatif yang sebenarnya berpotensi untuk berkembang justru jalan di tempat, bahkan ketika produknya di tiru orang lain mereka juga tak bisa berbuat apa - apa, karena memang tidak ada paten yang melindungi kekayaan intelektual mereka.

Tanpa paten atas buah pikiran atau kreasi produk yang kita miliki atau yang kita kembangkan selama ini, susah kita bersaing dan berkembang, jelas SAH di hadapan ratusan pelaku usaha kreatif di Jambi.

Acara sosialisasi ini ini menghadirkan beberapa pembicara seperti oleh Ari Juliano Gema (Deputi Fasilitasi HKI dan Regulasi Bekraf RI), Drs. Ariansyah, ME (Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Jambi) dan beberapa pembicara yang berkompeten lainnya.

Peserta sendiri merasa terbantu akan program Bekraf tersebut, seperti Andri Yenny pengusaha yang menekuni usaha kuliner mengaku sangat senang akan acara ini, karena meningkatkan pengetahuan akan paten usaha dan pentingnya kekayaan intelektual produk yang mereka ciptakan.

"Selama ini kita tidak begitu paham akan kekayaan intelektual, namun hari ini wawasan kita bertambah, Bekraf memang penuh inovasi," jelasnya.(ACI02)

Actualinside.com. JAMBI - Penghubung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Provinsi Jambi Muhammad Habibi memberi klarifikasi perihal pergantian Ketua DPC Batanghari dan Tebo. Menurut salah satu komandan pelatihan sekolah kader Hambalang ini pergantian struktur organisasi DPC berdasarkan penilaian dari DPP dan DPD semata-mata untuk konsolidasi Pemenangan Pilpres dan pileg.

"Bagi yang tahu sistem di Gerindra pasti tahu tidak ada masalah apa-apa di pergantian ini kecuali konsolidasi untuk pemenangan pileg dan pilpres."

Karena menurutnya DPP mempunyai indikator penilaian yang dijadikan acuan dalam mengganti struktur partai, seperti koordinasi pengurus secara vertikal pada DPD dan DPP, intensitas komunikasi serta penugasan-penugasan yang harus dilaksanakan seperti saksi dan lainnya.

Dari ke semua indikator tersebut kita tidak mencari siapa yang salah tapi secara organisasi harus ada penyegaran agar ada semangat baru dalam menghadapi tugas - tugas partai. Sehingga dirinya selaku perpanjangan tangan DPP tidak menerima sinyalemen yang coba dikembangkan berbagai pihak pergantian ini karena masalah dukung mendukung calon DPR RI, karena setahu saya masalah calon DPR sudah final, bahwa Bapak Prabowo Subianto mengharapkan semua kader berjuang untuk Ketua DPD yakni Bapak Sutan Adil Hendra, buktinya beliau masih diminta untuk nomor satu dalam DCT, artinya semua kekuatan partai harus bahu membahu untuk mengamankan perintah ketua umum, tegasnya.

Terkait klaim adanya mantan kader yang pernah dilatih di Hambalang yang menyoroti pergantian ketua DPC, Habibi mengaku cukup terkejut, karena menurutnya profil anak-anak Hambalang tidak seperti itu, kita dilatih disana untuk menjadi pejuang partai, bukan untuk bermain politik praktis, dimanfaatkan statusnya sebagai alumni Hambalang untuk beropini, apalagi yang bersangkutan sudah mengundurkan diri di saat partai lagi menghadapi pertempuran, saya pikir yang bersangkutan perlu merenungkan kembali apa tujuannya, apakah betul ia seorang kader yang baik.

Sehingga dalam hal pemilu ini Gerindra tidak akan mentolerir segala upaya yang memecah belah soliditas partai, karena bagi kami pemenangan Prabowo sebagai Presiden dan SAH selaku Ketua DPD itu bagian dari strategi partai, bukan keinginan pribadi Pak SAH, buktinya beliau masih dipercaya oleh ketua umum, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. JAMBI - Penghubung Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Provinsi Jambi Muhammad Habibi memberi klarifikasi perihal pergantian Ketua DPC Batanghari dan Tebo. Menurut salah satu komandan pelatihan sekolah kader Hambalang ini pergantian struktur organisasi DPC berdasarkan penilaian dari DPP dan DPD semata-mata untuk konsolidasi Pemenangan Pilpres dan pileg.

"Bagi yang tahu sistem di Gerindra pasti tahu tidak ada masalah apa-apa di pergantian ini kecuali konsolidasi untuk pemenangan pileg dan pilpres."

Karena menurutnya DPP mempunyai indikator penilaian yang dijadikan acuan dalam mengganti struktur partai, seperti koordinasi pengurus secara vertikal pada DPD dan DPP, intensitas komunikasi serta penugasan-penugasan yang harus dilaksanakan seperti saksi dan lainnya.

Dari ke semua indikator tersebut kita tidak mencari siapa yang salah tapi secara organisasi harus ada penyegaran agar ada semangat baru dalam menghadapi tugas - tugas partai. Sehingga dirinya selaku perpanjangan tangan DPP tidak menerima sinyalemen yang coba dikembangkan berbagai pihak pergantian ini karena masalah dukung mendukung calon DPR RI, karena setahu saya masalah calon DPR sudah final, bahwa Bapak Prabowo Subianto mengharapkan semua kader berjuang untuk Ketua DPD yakni Bapak Sutan Adil Hendra, buktinya beliau masih diminta untuk nomor satu dalam DCT, artinya semua kekuatan partai harus bahu membahu untuk mengamankan perintah ketua umum, tegasnya.

Terkait klaim adanya mantan kader yang pernah dilatih di Hambalang yang menyoroti pergantian ketua DPC, Habibi mengaku cukup terkejut, karena menurutnya profil anak-anak Hambalang tidak seperti itu, kita dilatih disana untuk menjadi pejuang partai, bukan untuk bermain politik praktis, dimanfaatkan statusnya sebagai alumni Hambalang untuk beropini, apalagi yang bersangkutan sudah mengundurkan diri di saat partai lagi menghadapi pertempuran, saya pikir yang bersangkutan perlu merenungkan kembali apa tujuannya, apakah betul ia seorang kader yang baik.

Sehingga dalam hal pemilu ini Gerindra tidak akan mentolerir segala upaya yang memecah belah soliditas partai, karena bagi kami pemenangan Prabowo sebagai Presiden dan SAH selaku Ketua DPD itu bagian dari strategi partai, bukan keinginan pribadi Pak SAH, buktinya beliau masih dipercaya oleh ketua umum, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com.Muaro Jambi - Kami masyarakat Sungai Bahar mengucapkan terima kasih yg sebesar-besarnya kepada Bapak Ir H.A.R. SUTAN ADIL HENDRA.MM. yang telah memperjuangkan dan mengusulkan beasiswa PIP untuk anak-anak kami.


Nazli Ketua Roemah Joeang Kecamataan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi mengatakan,SAH merupakan contoh Tauladan buat Anggota DPR-RI yang betul- betul berjuang untuk dunia pendidikan buat masyarakat Jambi.Beliau merupakan tokoh Jambi yang selama ini merupakan Pimpinan Komisi X DPR-RI Dapil Provinsi Jambi.

SAH juga datang dan  menyerahkan langsung beasiswa PIP tersebut ke Sungai Bahar.Ini merupakan suatu kehormatan buat kami sebagai warga Sungai Bahar.

Semoga perjuangan beliau (SAH-red)dapat lebih besar dikemudian hari dan kami mendoakan agar beliau selalu dalam keadaan sehat dan dalam lindungan ALLAH, kami juga akan tetap memberikan dukungan kepada beliau untuk menjadi perwakilan kami di DPR RI pada periode selanjutnya 2019-2024.pungkas Nazli.(Aci-02)

Actualinside.com.Muaro Jambi - Kami masyarakat Sungai Bahar mengucapkan terima kasih yg sebesar-besarnya kepada Bapak Ir H.A.R. SUTAN ADIL HENDRA.MM. yang telah memperjuangkan dan mengusulkan beasiswa PIP untuk anak-anak kami.


Nazli Ketua Roemah Joeang Kecamataan Sungai Bahar Kabupaten Muaro Jambi mengatakan,SAH merupakan contoh Tauladan buat Anggota DPR-RI yang betul- betul berjuang untuk dunia pendidikan buat masyarakat Jambi.Beliau merupakan tokoh Jambi yang selama ini merupakan Pimpinan Komisi X DPR-RI Dapil Provinsi Jambi.

SAH juga datang dan  menyerahkan langsung beasiswa PIP tersebut ke Sungai Bahar.Ini merupakan suatu kehormatan buat kami sebagai warga Sungai Bahar.

Semoga perjuangan beliau (SAH-red)dapat lebih besar dikemudian hari dan kami mendoakan agar beliau selalu dalam keadaan sehat dan dalam lindungan ALLAH, kami juga akan tetap memberikan dukungan kepada beliau untuk menjadi perwakilan kami di DPR RI pada periode selanjutnya 2019-2024.pungkas Nazli.(Aci-02)

Actualinside.com.MUARO JAMBI - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) menyerahkan SK Perubahan kepengurusan DPC kabupaten Batanghari dan Tebo, dimana dalam SK tersebut ada penugasan baru terkait posisi Ketua, Sekretaris dan Bendahara di dua kabupaten tersebut.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Najamuddin, SE mengatakan perubahan kepengurusan DPC dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi untuk lebih berjalan sesuai platform dan nilai dasar perjuangan Gerindra, dimana menurut anggota DPRD kabupaten Batanghari tersebut pergantian dalam suatu organisasi hal yang lumrah untuk mengantisipasi dinamika politik yang terjadi menghadapi pilpres dan pileg 2019 ini.

" Ini pergantian biasa melihat kebutuhan organisasi dalam menghadapi dinamika politik dalam pilpres dan pileg, yang lama kita minta konsen di dapilnya untuk mengamankan kursi disana, sementara yang baru kita tugaskan hal - hal yang sesuai dengan doktrin kejuangan Gerindra. "

SAH sendiri dalam sambutannya ketika menyerahkan SK dua DPC tersebut mengingatkan tugas dan tanggung jawab seorang kader Gerindra dalam menghadapi pilpres dan pileg 2019 nanti. Menurutnya DPC memiliki peran penting untuk mengiatkan roda organisasi hingga ke level anak ranting, karena disinilah akar rumput yang bisa membuat besar atau kecilnya Gerindra selaku partai, jadi pergantian murni untuk kepentingan organisasi untuk lebih baik, bukan berarti yang lama kurang baik, tapi lebih pada strategi komando yang kita lakukan, jadi ini murni bagian dari strategi besar Gerindra bukan masalah person to person apalagi masalah perpecahan.

Bahkan pria yang akrab di sapa pak Haji tersebut menceritakan bagaimana strategi perjuangan di zaman sahabat membuat seorang Khalid Bin Walid panglima perang yang tidak pernah terkalahkan harus diganti karena tuntutan kondisi dan situasi.

" Dulu pada zaman sahabat Umar beliau menganti Khalid Bin Walid seorang panglima perang yang tidak terkalahkan dengan panglima baru Abu Ubadah Bin Jarrah, ini bukan berarti ada masalah bahwa si Khalid tidak bagus tetapi karena di pasukan Muslim di Syam membutuhkan panglima yang bukan hanya jago strategi tetapi juga harus bisa menjalankan doktrin dakwah di daerah yang dibebaskan, maka Khalifah Umar melakukan penggantian untuk kebesaran dakwah Islam, tandasnya. "(Aci 02)

Actualinside.com.MUARO JAMBI - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) menyerahkan SK Perubahan kepengurusan DPC kabupaten Batanghari dan Tebo, dimana dalam SK tersebut ada penugasan baru terkait posisi Ketua, Sekretaris dan Bendahara di dua kabupaten tersebut.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Najamuddin, SE mengatakan perubahan kepengurusan DPC dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi untuk lebih berjalan sesuai platform dan nilai dasar perjuangan Gerindra, dimana menurut anggota DPRD kabupaten Batanghari tersebut pergantian dalam suatu organisasi hal yang lumrah untuk mengantisipasi dinamika politik yang terjadi menghadapi pilpres dan pileg 2019 ini.

" Ini pergantian biasa melihat kebutuhan organisasi dalam menghadapi dinamika politik dalam pilpres dan pileg, yang lama kita minta konsen di dapilnya untuk mengamankan kursi disana, sementara yang baru kita tugaskan hal - hal yang sesuai dengan doktrin kejuangan Gerindra. "

SAH sendiri dalam sambutannya ketika menyerahkan SK dua DPC tersebut mengingatkan tugas dan tanggung jawab seorang kader Gerindra dalam menghadapi pilpres dan pileg 2019 nanti. Menurutnya DPC memiliki peran penting untuk mengiatkan roda organisasi hingga ke level anak ranting, karena disinilah akar rumput yang bisa membuat besar atau kecilnya Gerindra selaku partai, jadi pergantian murni untuk kepentingan organisasi untuk lebih baik, bukan berarti yang lama kurang baik, tapi lebih pada strategi komando yang kita lakukan, jadi ini murni bagian dari strategi besar Gerindra bukan masalah person to person apalagi masalah perpecahan.

Bahkan pria yang akrab di sapa pak Haji tersebut menceritakan bagaimana strategi perjuangan di zaman sahabat membuat seorang Khalid Bin Walid panglima perang yang tidak pernah terkalahkan harus diganti karena tuntutan kondisi dan situasi.

" Dulu pada zaman sahabat Umar beliau menganti Khalid Bin Walid seorang panglima perang yang tidak terkalahkan dengan panglima baru Abu Ubadah Bin Jarrah, ini bukan berarti ada masalah bahwa si Khalid tidak bagus tetapi karena di pasukan Muslim di Syam membutuhkan panglima yang bukan hanya jago strategi tetapi juga harus bisa menjalankan doktrin dakwah di daerah yang dibebaskan, maka Khalifah Umar melakukan penggantian untuk kebesaran dakwah Islam, tandasnya. "(Aci 02)

Actualinside.com .JAMBI - Mendekati ajang PILPRES dan PILEG Drs.Nizam Hasan tokoh Masyarakat Kerinci Provinsi Jambi yakini bahwa H.Muradi Darmasyah mampu menampung dan membawa aspirasi Rakyat Jambi  masuk ke Senayan.

Kepada Actualinside.com 20/03/2019 Via Handpone genggamnya.Drs Nizam Hasan mengatakan,bahwa ada beban Moral H. Muradi terhadap masyarakat Jambi yang sampai saat ini belum terlaksanakan.
Dia(H. Muradi- red) merupakan Politisi senior di tingkat Nasional,Sangat tau akan kebutuhan masyarakat jambi terutama di sektor pertanian perkebunan, peternakan,dan yang lainnya ini beban Moral yang akan di perjuangka olehnya jika dia bisa masuk nominasi sebagai Anggota DPR-RI nanti.

H. Muradi Darmansyah merupakan sosok yang cocok dan pas untuk menampung membawa aspirasi rakyat untuk masuk ke Gedung DPR-RI.Beliu sudah tidak ada beban lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,karena sudah cukup.

H.Muradi hanya ingin investasikan semua tenaga dan pikirannya untuk rakyat jambi.

Saya berharap pada Pilpres dan PILEG pada 17April nanti masyarakat nerkenan untuk memberikan pilihan kepada H.Muradi.tandas Nizam Hasan.(Aci08)

Actualinside.com .JAMBI - Mendekati ajang PILPRES dan PILEG Drs.Nizam Hasan tokoh Masyarakat Kerinci Provinsi Jambi yakini bahwa H.Muradi Darmasyah mampu menampung dan membawa aspirasi Rakyat Jambi  masuk ke Senayan.

Kepada Actualinside.com 20/03/2019 Via Handpone genggamnya.Drs Nizam Hasan mengatakan,bahwa ada beban Moral H. Muradi terhadap masyarakat Jambi yang sampai saat ini belum terlaksanakan.
Dia(H. Muradi- red) merupakan Politisi senior di tingkat Nasional,Sangat tau akan kebutuhan masyarakat jambi terutama di sektor pertanian perkebunan, peternakan,dan yang lainnya ini beban Moral yang akan di perjuangka olehnya jika dia bisa masuk nominasi sebagai Anggota DPR-RI nanti.

H. Muradi Darmansyah merupakan sosok yang cocok dan pas untuk menampung membawa aspirasi rakyat untuk masuk ke Gedung DPR-RI.Beliu sudah tidak ada beban lagi untuk memenuhi kebutuhan hidupnya,karena sudah cukup.

H.Muradi hanya ingin investasikan semua tenaga dan pikirannya untuk rakyat jambi.

Saya berharap pada Pilpres dan PILEG pada 17April nanti masyarakat nerkenan untuk memberikan pilihan kepada H.Muradi.tandas Nizam Hasan.(Aci08)
Foto : Ilustrasi (kompasiana.com)

Actualinside.com.JAMBI - Praktek pecah belah atau politik Devide et empera dinilai tidak berdampak pada elektabilitas yang besar pada seseorang, baik itu kepada pihak yang diserang ataupun pihak yang melakukan. Analisa ini disampaikan Teuku Muhammad Nazli salah seorang anggota tim pemenangan internal DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi menyikapi maraknya upaya memecah belah kader besutan Prabowo Subianto yang dilakukan segelintir calon legislatif mereka terhadap calon DPR RI Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH).

" Upaya pecah belah ini sebenarnya tidak berdampak elektoral yang besar pada pihak yang diserang ataupun bagi mereka yang melakukan, karena konstruksi elektabilitas itu dibangun oleh persepsi secara luas dan kompleks, bukan opini yang dihembuskan oleh satu atau dua kelompok, ungkapnya. "

Bahkan menurut pria yang lama kerja di projek bank dunia tersebut upaya pecah belah kader yang kini dialami Gerindra Jambi justru membuat pihak makin mengenal Gerindra dan SAH secara lebih dalam, secara bahasa surveinya tingkat Top Of Minds partai dan pak SAH meningkat.

Keyakinan pria yang akrab disapa Naz ini berdasarkan temuan survei internal yang dilakukan DPP Gerindra beberapa waktu lalu. Dimana hasil survei dapil justru ditengah berbagai isu dan upaya untuk mengembosi Gerindra dan SAH justru membuat elektabilitas mereka meningkat.

" Survei dapil terakhir yang kami lakukan justru elektabilitas SAH meningkat, padahal isu dan upaya pengembangan yang dilakukan makin gencar, artinya upaya politik pecah belah tidak berdampak secara signifikan pada elektoral, SAH makin kokoh keterpilihannya, pihak yang melakukannya justru tidak beranjak elektabilitas nya, jelas pria yang malang melintang di dunia NGO tersebut. "

Hasil survei ini menurutnya juga sudah dipresentasikan dihadapan pak Prabowo di Kertanegara beberapa waktu lalu, hasilnya beliau turun ke Jambi karena berterima kasih atas dukungan warga masyarakat Jambi pada beliau.

Senada dengan hal tersebut Aulia Fadli  Managing Riset Internal Gerindra menambahkan upaya pemetaan elektabilitas politik para calon legislatif Gerindra dari tingkat DPR RI hingga kabupaten kota serta provinsi Jambi sudah selesai, hasilnya kita bisa melihat gambaran sejauh mana caleg kita punya potensi dan sebaran suara, baik itu di basis mereka maupun di daerah lainnya.

" Pemetaan elektabilitas di semua wilayah sudah selesai, kita punya data yang cukup rinci, caleg A kuatnya dimana, Caleg B seperti apa, termasuk proyeksi jika ada usaha negatif dari calon seperti Money politik, udah kita prediksi, kita antisipasi untuk mengamankan kemenangan Gerindra, pungkas Fadli. "(ACI02)
Foto : Ilustrasi (kompasiana.com)

Actualinside.com.JAMBI - Praktek pecah belah atau politik Devide et empera dinilai tidak berdampak pada elektabilitas yang besar pada seseorang, baik itu kepada pihak yang diserang ataupun pihak yang melakukan. Analisa ini disampaikan Teuku Muhammad Nazli salah seorang anggota tim pemenangan internal DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi menyikapi maraknya upaya memecah belah kader besutan Prabowo Subianto yang dilakukan segelintir calon legislatif mereka terhadap calon DPR RI Gerindra Sutan Adil Hendra (SAH).

" Upaya pecah belah ini sebenarnya tidak berdampak elektoral yang besar pada pihak yang diserang ataupun bagi mereka yang melakukan, karena konstruksi elektabilitas itu dibangun oleh persepsi secara luas dan kompleks, bukan opini yang dihembuskan oleh satu atau dua kelompok, ungkapnya. "

Bahkan menurut pria yang lama kerja di projek bank dunia tersebut upaya pecah belah kader yang kini dialami Gerindra Jambi justru membuat pihak makin mengenal Gerindra dan SAH secara lebih dalam, secara bahasa surveinya tingkat Top Of Minds partai dan pak SAH meningkat.

Keyakinan pria yang akrab disapa Naz ini berdasarkan temuan survei internal yang dilakukan DPP Gerindra beberapa waktu lalu. Dimana hasil survei dapil justru ditengah berbagai isu dan upaya untuk mengembosi Gerindra dan SAH justru membuat elektabilitas mereka meningkat.

" Survei dapil terakhir yang kami lakukan justru elektabilitas SAH meningkat, padahal isu dan upaya pengembangan yang dilakukan makin gencar, artinya upaya politik pecah belah tidak berdampak secara signifikan pada elektoral, SAH makin kokoh keterpilihannya, pihak yang melakukannya justru tidak beranjak elektabilitas nya, jelas pria yang malang melintang di dunia NGO tersebut. "

Hasil survei ini menurutnya juga sudah dipresentasikan dihadapan pak Prabowo di Kertanegara beberapa waktu lalu, hasilnya beliau turun ke Jambi karena berterima kasih atas dukungan warga masyarakat Jambi pada beliau.

Senada dengan hal tersebut Aulia Fadli  Managing Riset Internal Gerindra menambahkan upaya pemetaan elektabilitas politik para calon legislatif Gerindra dari tingkat DPR RI hingga kabupaten kota serta provinsi Jambi sudah selesai, hasilnya kita bisa melihat gambaran sejauh mana caleg kita punya potensi dan sebaran suara, baik itu di basis mereka maupun di daerah lainnya.

" Pemetaan elektabilitas di semua wilayah sudah selesai, kita punya data yang cukup rinci, caleg A kuatnya dimana, Caleg B seperti apa, termasuk proyeksi jika ada usaha negatif dari calon seperti Money politik, udah kita prediksi, kita antisipasi untuk mengamankan kemenangan Gerindra, pungkas Fadli. "(ACI02)

Actualinside.com JAMBI - Makin tinggi suatu pohon tentu anginnya makin kencang, semangkin kuat Gerindra tentu makin banyak pula upaya untuk mengembosi. Pernyataan bijak ini disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Najamuddin, SE menanggapi manuver segelintir calon legislatifnya, bahkan ketua Fraksi Gerindra DPRD Batanghari ini melihat sekarang ada upaya sistematis untuk memecah belah kekompakan dari pada caleg2 kami dalam memperjuangkan visi misi partai Gerindra.

" Saya melihat ada upaya mengembosi perjuangan Gerindra di Jambi, dengan jalan membangun opini yang kurang baik terhadap sistem yang terbangun di Gerindra, padahal ini sudah lama kita bangun, melalui perjuangan moril dan materil dari pak ketua DPD Sutan Adil Hendra, kini mereka masuk dan berbuat dzalim pada partai ini. "

Bahkan Najamuddin dengan tegas menyesalkan pernyataan Budiyako tentang proses pencalegkan pak Muradi Darmansyah  sebagai calon anggota DPR RI melalui jalur tikus dan loby Tim mawar.

" Perlu saya tegaskan pencalegan di Gerindra itu terbuka dan transparan, ada pendaftaran yang diumumkan, ada proses wawancara, jadi jika katakan pencalegkannya di Gerindra melalui jalur tikus, jalur yang mana, sudah jelas kok ia bisa mencaleg atas rekomendasi ketua DPD Gerindra Jambi, bukan karena tim mawar, tidak ada tim mawar di Gerindra, yang ada tim penjaringan, jadi jangan membuat opini yang tidak sehat terhadap partai ini, ungkapnya. "

Selanjutnya sekretaris DPD Partai Gerindra ini juga menyampaikan selama Muradi Darmansyah ditetapkan sebagai calon legislatif DPR RI tidak pernah melakukan silahturahmi kepada partai, apalagi untuk berkoordinasi pemenangan, justru ia membuka front dengan barisan caleg-caleg yg lain, sehingga terjadi perpecahan di internal partai. Padahal seharusnya ia bisa membuktikan bahwa dirinya punya suara signifikan, di luar internal Partai gerindra. . Itu yg namanya ingin membesarkan partai Gerindra.

Lalu terkait dengan pernyataan Budiyako anggota DPRD provinsi Gerindra, tentang tidak ada perintah DPP untuk memenangkan Prabowo dan Ketua DPD sebagai calon DPR RI, justru pernyataan ini memperlihatkan dirinya tidak pernah tahu Gerindra itu seperti apa, dan saya memang tahu Saudara Budiyako sudah lama tidak mengikuti kegiatan partai, merasa menjadi elit karena duduk di dewan, sehingga instruksi dari DPP Gerindra pun tidak diindahkan lagi. Padahal beberapa kali dia mengikuti rapat di DPP tentang Pemenangan Presiden Prabowo Subianto sebagai ketua umum dan DPR-RI Sutan Adil Hendra Sebagai Ketua DPD. . pak SAH hanya menjalankan perintah partai serta penugasan dari bapak Prabowo.

Atas kejadian ini Najamuddin melihat ada keterkejutan budaya (culture shock) dari para kader baru yang masuk ke Gerindra, selama ini mereka hanya mengedepankan kepentingan pribadi, dan ketika masuk Gerindra mereka masih memakai pola lama, yang tidak ada di Gerindra, jadi tidak bisa menyesuaikan diri, bebernya panjang lebar.

Terakhir Najamuddin mengajak para caleg Gerindra melihat secara organisasi Gerindra ini besar karena pengorbanan jiwa raga baik materil dan non materil, jangan pengorbanan pak SAH Ketua DPD yang besar mereka kecilkan dengan tingkah laku mereka, memang mereka sudah berbuat apa, dan DPP tahu kondisi ini, jadi mari kita besarkan Gerindra dengan kebersamaan. Kekompakan dan sistem yang terbangun di Gerindra, jangan bawa pola - pola lama di partai mereka yang lama. Ini Gerindra, pungkasnya.(Aci 02)

Actualinside.com JAMBI - Makin tinggi suatu pohon tentu anginnya makin kencang, semangkin kuat Gerindra tentu makin banyak pula upaya untuk mengembosi. Pernyataan bijak ini disampaikan oleh Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Najamuddin, SE menanggapi manuver segelintir calon legislatifnya, bahkan ketua Fraksi Gerindra DPRD Batanghari ini melihat sekarang ada upaya sistematis untuk memecah belah kekompakan dari pada caleg2 kami dalam memperjuangkan visi misi partai Gerindra.

" Saya melihat ada upaya mengembosi perjuangan Gerindra di Jambi, dengan jalan membangun opini yang kurang baik terhadap sistem yang terbangun di Gerindra, padahal ini sudah lama kita bangun, melalui perjuangan moril dan materil dari pak ketua DPD Sutan Adil Hendra, kini mereka masuk dan berbuat dzalim pada partai ini. "

Bahkan Najamuddin dengan tegas menyesalkan pernyataan Budiyako tentang proses pencalegkan pak Muradi Darmansyah  sebagai calon anggota DPR RI melalui jalur tikus dan loby Tim mawar.

" Perlu saya tegaskan pencalegan di Gerindra itu terbuka dan transparan, ada pendaftaran yang diumumkan, ada proses wawancara, jadi jika katakan pencalegkannya di Gerindra melalui jalur tikus, jalur yang mana, sudah jelas kok ia bisa mencaleg atas rekomendasi ketua DPD Gerindra Jambi, bukan karena tim mawar, tidak ada tim mawar di Gerindra, yang ada tim penjaringan, jadi jangan membuat opini yang tidak sehat terhadap partai ini, ungkapnya. "

Selanjutnya sekretaris DPD Partai Gerindra ini juga menyampaikan selama Muradi Darmansyah ditetapkan sebagai calon legislatif DPR RI tidak pernah melakukan silahturahmi kepada partai, apalagi untuk berkoordinasi pemenangan, justru ia membuka front dengan barisan caleg-caleg yg lain, sehingga terjadi perpecahan di internal partai. Padahal seharusnya ia bisa membuktikan bahwa dirinya punya suara signifikan, di luar internal Partai gerindra. . Itu yg namanya ingin membesarkan partai Gerindra.

Lalu terkait dengan pernyataan Budiyako anggota DPRD provinsi Gerindra, tentang tidak ada perintah DPP untuk memenangkan Prabowo dan Ketua DPD sebagai calon DPR RI, justru pernyataan ini memperlihatkan dirinya tidak pernah tahu Gerindra itu seperti apa, dan saya memang tahu Saudara Budiyako sudah lama tidak mengikuti kegiatan partai, merasa menjadi elit karena duduk di dewan, sehingga instruksi dari DPP Gerindra pun tidak diindahkan lagi. Padahal beberapa kali dia mengikuti rapat di DPP tentang Pemenangan Presiden Prabowo Subianto sebagai ketua umum dan DPR-RI Sutan Adil Hendra Sebagai Ketua DPD. . pak SAH hanya menjalankan perintah partai serta penugasan dari bapak Prabowo.

Atas kejadian ini Najamuddin melihat ada keterkejutan budaya (culture shock) dari para kader baru yang masuk ke Gerindra, selama ini mereka hanya mengedepankan kepentingan pribadi, dan ketika masuk Gerindra mereka masih memakai pola lama, yang tidak ada di Gerindra, jadi tidak bisa menyesuaikan diri, bebernya panjang lebar.

Terakhir Najamuddin mengajak para caleg Gerindra melihat secara organisasi Gerindra ini besar karena pengorbanan jiwa raga baik materil dan non materil, jangan pengorbanan pak SAH Ketua DPD yang besar mereka kecilkan dengan tingkah laku mereka, memang mereka sudah berbuat apa, dan DPP tahu kondisi ini, jadi mari kita besarkan Gerindra dengan kebersamaan. Kekompakan dan sistem yang terbangun di Gerindra, jangan bawa pola - pola lama di partai mereka yang lama. Ini Gerindra, pungkasnya.(Aci 02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner