SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV

Foto : Kondisi Persawahan Saat ini, Desa Kunangan Taman Rajo Muaro Jambi

Actualinside.com.MUARO JAMBI - Gabpoktan Bina Tani Kunangan Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi hanya bisa tanam padi satu kali dalam setahun,karena lokasi terkendala genangan  air  dan kekeringan.

Ketua Gapoktan Bina Tani Uun Suheli bersama beberapa anggota kelompoknya kepada Actualinside.com Jum,at 22/03/2019 mengatakan bahwa,sampai saat ini yang menjadi kendala besar bagi kami dalam melakukan garapan terhadap lahan adalah karena jika musim hujan lahan kami tergenang air yang cukup lama,air yang menggenangi ini akan surut secara alami.Hal ini di karenakan pada lahan tersebut tidak adanya jaringan irigasi,jadi untuk tanam padi harus menunggu air surut secara alami.

Sedangkan jika di saat musim kemarau,maka kami kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah.
Kendala inilah yang membuat kami hanya bisa bercocok tanam padi hanya sekali dalam setahun.

Kami sangat berharap kepada pemerintah agar lahan persawahan tersebut dibuatkaan sistem pengaturan air yang baik agar para petani bisa bercocok tanam bisa dua atau tiga kali dalam setahun.

Pengaturan air yang saya maksud adalah membuat kanalisasi dan pintu air.Sampai saat ini belum ada perhatian Pemerintah untuk membangun pintu air dan kanal, padahal produksi padi dan beras kami sudah mampu masuk ke pasaran dalam Provinsi Jambi,ungkap Uun Suheli.(Aci02)
Foto : Kondisi Persawahan Saat ini, Desa Kunangan Taman Rajo Muaro Jambi

Actualinside.com.MUARO JAMBI - Gabpoktan Bina Tani Kunangan Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi hanya bisa tanam padi satu kali dalam setahun,karena lokasi terkendala genangan  air  dan kekeringan.

Ketua Gapoktan Bina Tani Uun Suheli bersama beberapa anggota kelompoknya kepada Actualinside.com Jum,at 22/03/2019 mengatakan bahwa,sampai saat ini yang menjadi kendala besar bagi kami dalam melakukan garapan terhadap lahan adalah karena jika musim hujan lahan kami tergenang air yang cukup lama,air yang menggenangi ini akan surut secara alami.Hal ini di karenakan pada lahan tersebut tidak adanya jaringan irigasi,jadi untuk tanam padi harus menunggu air surut secara alami.

Sedangkan jika di saat musim kemarau,maka kami kesulitan mendapatkan air untuk mengairi sawah.
Kendala inilah yang membuat kami hanya bisa bercocok tanam padi hanya sekali dalam setahun.

Kami sangat berharap kepada pemerintah agar lahan persawahan tersebut dibuatkaan sistem pengaturan air yang baik agar para petani bisa bercocok tanam bisa dua atau tiga kali dalam setahun.

Pengaturan air yang saya maksud adalah membuat kanalisasi dan pintu air.Sampai saat ini belum ada perhatian Pemerintah untuk membangun pintu air dan kanal, padahal produksi padi dan beras kami sudah mampu masuk ke pasaran dalam Provinsi Jambi,ungkap Uun Suheli.(Aci02)

Actualinside.com MUARO JAMBI - Jalan berlobang berair di saat hujan berdebu di saat musim panas,inilah yang di derita masyarakat Desa Kunangan Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi.

Kepada actualinside.com 19/03/2019 Uun menuturkan bahwa,inilah kondisi Jalan menuju Desa kami bang.memang jalan dalam Desa sudah cor beton,namun dari simpang Talang duku menuju kesini kondisinya sangat memprihatinkan.

Sudah sekian tahun kami mengalami ini jika musim hujan sepanjang jalan yang di penuhi lobang akan terisi penuh dengan air,berair dan becek ,namun jika musim lagi panas jabut karena debu takkan terelakkan.

Lama kami menunggu kapan akan di bangun jalan menuju Desa Kunangan ini, kami seperti di anak tirikan.Uun berharap agar jalan menuju dwsa Kunangan segera di cor beton atau di aspal oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi .banyak perusahaan di sini namun mereka seolah tak peduli dengan kondisi jalan ini,tandas Uun.(Aci -02)

Actualinside.com MUARO JAMBI - Jalan berlobang berair di saat hujan berdebu di saat musim panas,inilah yang di derita masyarakat Desa Kunangan Kecamatan Taman Rajo Kabupaten Muaro Jambi.

Kepada actualinside.com 19/03/2019 Uun menuturkan bahwa,inilah kondisi Jalan menuju Desa kami bang.memang jalan dalam Desa sudah cor beton,namun dari simpang Talang duku menuju kesini kondisinya sangat memprihatinkan.

Sudah sekian tahun kami mengalami ini jika musim hujan sepanjang jalan yang di penuhi lobang akan terisi penuh dengan air,berair dan becek ,namun jika musim lagi panas jabut karena debu takkan terelakkan.

Lama kami menunggu kapan akan di bangun jalan menuju Desa Kunangan ini, kami seperti di anak tirikan.Uun berharap agar jalan menuju dwsa Kunangan segera di cor beton atau di aspal oleh Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi .banyak perusahaan di sini namun mereka seolah tak peduli dengan kondisi jalan ini,tandas Uun.(Aci -02)

Actualinside.com. Jambi - Hari ini rabu, 16/5/2018 penyidik komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)kembali memeriksa dua orang saksi kasus gratifikasi Gubernur non aktif provinsi Jambi Zumi Zola.

Dua orang saksi tersebut yakni bupati Muaro Jambi Ibu Masnah Busro dan juga adik kandungnya sendiri Martoni.

Dari jadwal pemeriksaan KPK tertera bahwa ibu masnah busro dan Martoni adiknya diperiksa sebagai saksi Zumi Zola Terkait tindak pidana korupsi menerima gratifikasi atas proyek-proyek di provinsi Jambi.

Diketahui Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan PLT kepala dinas PUPR provinsi Jambi Arfan, mereka diduga menerima gratifikasi Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor. Uang itu disinyalir diberikan sebagai "uang ketok palu" kepada anggota DPRD Provinsi Jambi.

Akhirnya terjawab sudah desas desus yang selama ini beredar tentang pemeriksaan masnah busro oleh KPK.(ACI04)

Actualinside.com. Jambi - Hari ini rabu, 16/5/2018 penyidik komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)kembali memeriksa dua orang saksi kasus gratifikasi Gubernur non aktif provinsi Jambi Zumi Zola.

Dua orang saksi tersebut yakni bupati Muaro Jambi Ibu Masnah Busro dan juga adik kandungnya sendiri Martoni.

Dari jadwal pemeriksaan KPK tertera bahwa ibu masnah busro dan Martoni adiknya diperiksa sebagai saksi Zumi Zola Terkait tindak pidana korupsi menerima gratifikasi atas proyek-proyek di provinsi Jambi.

Diketahui Zumi Zola ditetapkan sebagai tersangka bersama dengan PLT kepala dinas PUPR provinsi Jambi Arfan, mereka diduga menerima gratifikasi Rp 6 miliar dari beberapa kontraktor. Uang itu disinyalir diberikan sebagai "uang ketok palu" kepada anggota DPRD Provinsi Jambi.

Akhirnya terjawab sudah desas desus yang selama ini beredar tentang pemeriksaan masnah busro oleh KPK.(ACI04)


ACTUALINSIDE.COM Jambi - Bupati Muaro Jambi Masnah Busro marah besar, setelah adanya pemberitaan perdamaian tersangka penganiayaan oleh Kades Matra Manunggal Bahar Utara terhadap korban Heri Saputra.

Bupati melalui kepala UPPK Bahar Utra Abdullah meminta agar Heri Saputra mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

Karena merasa terancam, Heri Saputra menyampaikan pada Actualinside.com agar dapat mengklarifikasi perkataannya di media ini yang di terbitkan pada hari  Senin 1/4 yang lalu.

Heri mengatakan bahwa yang memfasilitasi proses kesepakatan damai antara dirinya dengan pelaku penganiayaan Markonyet bukanlah Bupati. Melainkan Asmullah Kepala UPPK bahar Utara. Bupati hanya menyaksikan adanya perdamaian tersebut.

Sementara, Bupati Masnah Busro belum bisa dikonfirmasi soal adanya kemarahan atas pemberitaan tersebut.

Untuk di ketahui, sebelumnya Bupati Muaro Jambi Masnah Busro menjadi marah besar setelah diaebut memfasilitasi perdamaian terhadap pelaku penganiayaan dengan korban.

Pelaku penganiayaan Badi alias Markonyet telah di tetapkan sebagai tersangka oleh Kapolres MuaroJambi. (ACI02).


ACTUALINSIDE.COM Jambi - Bupati Muaro Jambi Masnah Busro marah besar, setelah adanya pemberitaan perdamaian tersangka penganiayaan oleh Kades Matra Manunggal Bahar Utara terhadap korban Heri Saputra.

Bupati melalui kepala UPPK Bahar Utra Abdullah meminta agar Heri Saputra mengklarifikasi pemberitaan tersebut.

Karena merasa terancam, Heri Saputra menyampaikan pada Actualinside.com agar dapat mengklarifikasi perkataannya di media ini yang di terbitkan pada hari  Senin 1/4 yang lalu.

Heri mengatakan bahwa yang memfasilitasi proses kesepakatan damai antara dirinya dengan pelaku penganiayaan Markonyet bukanlah Bupati. Melainkan Asmullah Kepala UPPK bahar Utara. Bupati hanya menyaksikan adanya perdamaian tersebut.

Sementara, Bupati Masnah Busro belum bisa dikonfirmasi soal adanya kemarahan atas pemberitaan tersebut.

Untuk di ketahui, sebelumnya Bupati Muaro Jambi Masnah Busro menjadi marah besar setelah diaebut memfasilitasi perdamaian terhadap pelaku penganiayaan dengan korban.

Pelaku penganiayaan Badi alias Markonyet telah di tetapkan sebagai tersangka oleh Kapolres MuaroJambi. (ACI02).

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner