SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com.JAMBI - Melakukan kunjungan ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) banyak menerima keluhan masyarakat tentang ekonomi yang makin sulit.

Kunjungan pria yang kerap disapa SAH tersebut dalam rangka menyerahkan realisasi usulan beasiswa PIP dan Bidikmisi tahun 2019, dimana Kerinci dan Sungai Penuh merupakan salah satu daerah paling banyak yang menerima program bantuan yang telah ada sejak zaman SBY tersebut.

Dalam kunjungan ini SAH mengaku sering menerima curahan hati masyarakat tentang ekonomi yang makin sulit. Bahkan Pak Wartoni salah seorang petani kentang yang berbincang dengan Pimpinan Komisi X DPR RI tersebut mengatakan sejak berbagai hasil pertanian mengalami kejatuhan harga hidup mereka makin susah, jika dahulu pendapatan mereka relatif mencukupi untuk kebutuhan hari - hari, tapi kini harga jual kentang mereka jatuh di pasaran, membuat mereka rugi karena biaya produksi tidak tertutup."

"Harga sekarang jatuh, kami petani jadi rugi, apa yang kami tanam tidak sebanding dengan biaya yang keluar, ini membuat hidup susah," ungkapnya.

Dalam situasi ini mereka menganggap program Beasiswa PIP yang SAH perjuangkan bagi masyarakat terasa sangat membantu ekonomi mereka khususnya dalam menyekolahkan anak - anak melanjutkan pendidikan.

"Kami berterima kasih atas beasiswa yang SAH perjuangkan karena sangat membantu anak - anak bersekolah, dan tak banyak Anggota DPR seperti Pak SAH ini, peduli dan ikhlas membantu dunia pendidikan Kerinci, Insya Allah cita - cita bapak dalam memperjuangkan perubahan Indonesia bisa tercapai," tandasnya.(Aci02).

Actualinside.com.JAMBI - Melakukan kunjungan ke Kabupaten Kerinci dan Kota Sungai Penuh Anggota DPR RI daerah pemilihan Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) banyak menerima keluhan masyarakat tentang ekonomi yang makin sulit.

Kunjungan pria yang kerap disapa SAH tersebut dalam rangka menyerahkan realisasi usulan beasiswa PIP dan Bidikmisi tahun 2019, dimana Kerinci dan Sungai Penuh merupakan salah satu daerah paling banyak yang menerima program bantuan yang telah ada sejak zaman SBY tersebut.

Dalam kunjungan ini SAH mengaku sering menerima curahan hati masyarakat tentang ekonomi yang makin sulit. Bahkan Pak Wartoni salah seorang petani kentang yang berbincang dengan Pimpinan Komisi X DPR RI tersebut mengatakan sejak berbagai hasil pertanian mengalami kejatuhan harga hidup mereka makin susah, jika dahulu pendapatan mereka relatif mencukupi untuk kebutuhan hari - hari, tapi kini harga jual kentang mereka jatuh di pasaran, membuat mereka rugi karena biaya produksi tidak tertutup."

"Harga sekarang jatuh, kami petani jadi rugi, apa yang kami tanam tidak sebanding dengan biaya yang keluar, ini membuat hidup susah," ungkapnya.

Dalam situasi ini mereka menganggap program Beasiswa PIP yang SAH perjuangkan bagi masyarakat terasa sangat membantu ekonomi mereka khususnya dalam menyekolahkan anak - anak melanjutkan pendidikan.

"Kami berterima kasih atas beasiswa yang SAH perjuangkan karena sangat membantu anak - anak bersekolah, dan tak banyak Anggota DPR seperti Pak SAH ini, peduli dan ikhlas membantu dunia pendidikan Kerinci, Insya Allah cita - cita bapak dalam memperjuangkan perubahan Indonesia bisa tercapai," tandasnya.(Aci02).

Actualinside.com. Bangko - Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef kemarin (28/1), membuka Konfrensi Daerah (Konperda) Persatuan Guru Republik Indonesia  (PGRI) tingkat II Kabupaten Merangin masa bhakti 2019-2024.

Pada acara yang berlangsung di Aula  Utama Kantor Bupati Merangin itu, hadir Ketua Harian PGRI Provinsi Jambi Syaprido, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merangin KH Abdul Satar Saleh, Ketua PGRI Merangin Ali Busro dan Kadiknas H Zubir.


Dikatakan Plt Sekda, pendidikan sebagai usaha dan aktivitas utama  untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, merupakan bentuk investasi sumberdaya manusia yang mandiri, maju dan berkepribadian serta mampu menjamin kelangsungan bangsa.

‘’Untuk itu pendidikan harus dapat melayani seluruh warga negara tanpa membedakan status sosial, ekonomi dan kesempatan yang dimiliki, serta lokasi warga negara bertempat tinggal,’’ujar Plt Sekda.

Pendidikan lanjut Plt Sekda, perlu dikembangkan dalam kesanggupanya berperan sebagai komponen kebudayaan dan berperan sebagai usaha kebudayaan yang mambawa dinamisasi hidup.

Dalam pendidikan perlu dijauhkan kondisi-kondisi yang memungkinkan munculnya anti-anti nilai kebudyaan. Dimana guru merupakan penentu keberhasilan pendidikan melalui kinerjanya pada tingkat institusional, instruksional dan eksperimensi.

‘’Hal itu mengandung makna bahwa upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dari aspek guru dan tenaga kependidikan lainnya, baik yang menyangkut kualitas profesionalnya maupun kesejahteraanya,’’terang Plt Sekda.

Agar guru dan tenaga kependidikan dapat berperan maksimal, perlu didukung, dibantu, didorong dan diorganiasaikan dalam sebuah wadah yang dinamis, prosfektif dan mampu menjawab tantangan masa depan.

‘’PGRI perlu terus melakukan upaya baik internal maupun eksternal, sehingga mampu menjadi organisasi modern yang semakin profesional dan kuat, mampu memperjuangkan dan melindungi anggotanya,’’pinta Plt Sekda. (teguh/humas)

Actualinside.com. Bangko - Plt Sekda Merangin H Hendri Maidalef kemarin (28/1), membuka Konfrensi Daerah (Konperda) Persatuan Guru Republik Indonesia  (PGRI) tingkat II Kabupaten Merangin masa bhakti 2019-2024.

Pada acara yang berlangsung di Aula  Utama Kantor Bupati Merangin itu, hadir Ketua Harian PGRI Provinsi Jambi Syaprido, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Merangin KH Abdul Satar Saleh, Ketua PGRI Merangin Ali Busro dan Kadiknas H Zubir.


Dikatakan Plt Sekda, pendidikan sebagai usaha dan aktivitas utama  untuk mencerdaskan kehidupan bangsa, merupakan bentuk investasi sumberdaya manusia yang mandiri, maju dan berkepribadian serta mampu menjamin kelangsungan bangsa.

‘’Untuk itu pendidikan harus dapat melayani seluruh warga negara tanpa membedakan status sosial, ekonomi dan kesempatan yang dimiliki, serta lokasi warga negara bertempat tinggal,’’ujar Plt Sekda.

Pendidikan lanjut Plt Sekda, perlu dikembangkan dalam kesanggupanya berperan sebagai komponen kebudayaan dan berperan sebagai usaha kebudayaan yang mambawa dinamisasi hidup.

Dalam pendidikan perlu dijauhkan kondisi-kondisi yang memungkinkan munculnya anti-anti nilai kebudyaan. Dimana guru merupakan penentu keberhasilan pendidikan melalui kinerjanya pada tingkat institusional, instruksional dan eksperimensi.

‘’Hal itu mengandung makna bahwa upaya untuk meningkatkan mutu pendidikan harus dimulai dari aspek guru dan tenaga kependidikan lainnya, baik yang menyangkut kualitas profesionalnya maupun kesejahteraanya,’’terang Plt Sekda.

Agar guru dan tenaga kependidikan dapat berperan maksimal, perlu didukung, dibantu, didorong dan diorganiasaikan dalam sebuah wadah yang dinamis, prosfektif dan mampu menjawab tantangan masa depan.

‘’PGRI perlu terus melakukan upaya baik internal maupun eksternal, sehingga mampu menjadi organisasi modern yang semakin profesional dan kuat, mampu memperjuangkan dan melindungi anggotanya,’’pinta Plt Sekda. (teguh/humas)

Actualinside. com.Jambi - Kesepakatan Musrenbang Provinsi Jambi  Bupati Merangin H Al Haris Senin (23/7) menandatangani berita acara kesepakatan Musrenbang atas perubahan RPJMD Provinsi Jambi tahun 2016-2021.

Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Mayang Bappeda Provinsi Jambi itu, disaksikan Plt Gubernur Jambi H Fachrori Umar, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Syariffuddin, Direktur Otonomi Daerah Bappenas RI R Aryawan.

‘’Jadi perubahan RPJMD Provinsi Jambi tahun 2016-2021 ini sangat penting, guna mensingkronkan program kerja Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Daerah dan lintas sektoral,’’ujar Bupati.

Plt  Gubernur Jambi H Fachrori Umar dalam sambutannya menegaskan, landasan kuat dalam menyusun perencaan kedepan adalah, harus sesuai dengan potensi unggulan daerah.

Perubahan RPJMD Provinsi Jambi ini harapnya, bisa mendongkrak ekonomi makro dan pencapaian RPJMD dengan indikator target ekonomi makro jauh lebih baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Seperti yang dilansir dari FB Humas Pemda Merangin.(ACI02)

Actualinside. com.Jambi - Kesepakatan Musrenbang Provinsi Jambi  Bupati Merangin H Al Haris Senin (23/7) menandatangani berita acara kesepakatan Musrenbang atas perubahan RPJMD Provinsi Jambi tahun 2016-2021.

Acara yang berlangsung khidmat di Ruang Mayang Bappeda Provinsi Jambi itu, disaksikan Plt Gubernur Jambi H Fachrori Umar, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri RI Syariffuddin, Direktur Otonomi Daerah Bappenas RI R Aryawan.

‘’Jadi perubahan RPJMD Provinsi Jambi tahun 2016-2021 ini sangat penting, guna mensingkronkan program kerja Pemerintah Pusat, Pemerintah Provinsi Jambi, Pemerintah Daerah dan lintas sektoral,’’ujar Bupati.

Plt  Gubernur Jambi H Fachrori Umar dalam sambutannya menegaskan, landasan kuat dalam menyusun perencaan kedepan adalah, harus sesuai dengan potensi unggulan daerah.

Perubahan RPJMD Provinsi Jambi ini harapnya, bisa mendongkrak ekonomi makro dan pencapaian RPJMD dengan indikator target ekonomi makro jauh lebih baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang.Seperti yang dilansir dari FB Humas Pemda Merangin.(ACI02)

Actualinside.com- sudah saatnya, kami sebagai orang tuo di Merangin dan kita semua, mari mencoblos nomor satu, pasangan Fauzi-Sujarmin.

"Sayo sebagai orang tuo, dan kita semua bisa menilai, dari pasangan yang ada, pasangan Fauzi-Sujarmin yang paling pantas memimpin Merangin. Inilah solusi untuk memajukan dan Mensejahterakan rakyat Merangin" tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan bupati Merangin dua periode Rotani Yuraka dihadapan puluhan ribu massa.

Kampanye akbar pasangan Fauzi-Sujarmin berlangsung meriah. Kampanye yang bertempat di lapangan meranti, Renah Pemenang 21 Juni 2018 dihadiri puluhan ribu massa.(aci2)

Actualinside.com- sudah saatnya, kami sebagai orang tuo di Merangin dan kita semua, mari mencoblos nomor satu, pasangan Fauzi-Sujarmin.

"Sayo sebagai orang tuo, dan kita semua bisa menilai, dari pasangan yang ada, pasangan Fauzi-Sujarmin yang paling pantas memimpin Merangin. Inilah solusi untuk memajukan dan Mensejahterakan rakyat Merangin" tegasnya.

Pernyataan tersebut disampaikan oleh mantan bupati Merangin dua periode Rotani Yuraka dihadapan puluhan ribu massa.

Kampanye akbar pasangan Fauzi-Sujarmin berlangsung meriah. Kampanye yang bertempat di lapangan meranti, Renah Pemenang 21 Juni 2018 dihadiri puluhan ribu massa.(aci2)

Actualinside.com- selama sepuluh tahun terakhir, Merangin jauh tertinggal dengan daerah lain. Saatnya, 2018 Merangin ganti bupati.

Itulah penegasan Isnaidi, politisi Gerindra dalam orasi politiknya pada kampanye akbar pasangan Bupati Fauzi-Sujarmin.

Anggota dewan Merangin ini juga menegaskan bahwa jika rakyat Merangin benar-benar ingin perubahan. Menginginkan kemajuan, menginginkan kesejahteraan, maka pilihan pemimpin yang tepat adalah Fauzi-Sujarmin.

"Perlu saya ingatkan, untuk mewujudkan perubahan Merangin dan kesejahteraan Merangin, maka 27 Juni nanti kita harus mencoblos nomor 1, setuju..." tegas Isnaidi.

Kampanye akbar pasangan Fauzi-Sujarmin dimeriahkan Dedi jemput dan Lilik Karlina. Kampanye yang bertempat di lapangan meranti, Renah Pemenang 21 Juni 2018 dihadiri puluhan ribu massa.(aci2)

Actualinside.com- selama sepuluh tahun terakhir, Merangin jauh tertinggal dengan daerah lain. Saatnya, 2018 Merangin ganti bupati.

Itulah penegasan Isnaidi, politisi Gerindra dalam orasi politiknya pada kampanye akbar pasangan Bupati Fauzi-Sujarmin.

Anggota dewan Merangin ini juga menegaskan bahwa jika rakyat Merangin benar-benar ingin perubahan. Menginginkan kemajuan, menginginkan kesejahteraan, maka pilihan pemimpin yang tepat adalah Fauzi-Sujarmin.

"Perlu saya ingatkan, untuk mewujudkan perubahan Merangin dan kesejahteraan Merangin, maka 27 Juni nanti kita harus mencoblos nomor 1, setuju..." tegas Isnaidi.

Kampanye akbar pasangan Fauzi-Sujarmin dimeriahkan Dedi jemput dan Lilik Karlina. Kampanye yang bertempat di lapangan meranti, Renah Pemenang 21 Juni 2018 dihadiri puluhan ribu massa.(aci2)

Actuslinside.com-Ingat pada tanggal 27 Juni nanti masyarakat Merangin harus memilih pemimpin yang cerdas. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan momentum mengganti pemimpin yang lebih cerdas. Pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah. Bukan pemimpin yang menjadi masalah.


Itulah penegasan ketua dewan syuro PBB, MS Ka'ban dalam orasi politiknya pada kampanye akbar pasangan calon bupati Merangin Fauzi Anshori-Sujarmin.

"Saya tegaskan, silakan Anda mendukung nomor 2 dan 3, tapi ingat pada tanggal 27 Juni nanti masyarakat Merangin harus mencoblos nomor 1. Karena pasangan Fauzi-Sujarmin adalah sosok pemimpin yang mampu menyelesaikan masalah. Pemimpin yang cerdas" tegasnya.

Kampanye akbar pasangan Fauzi-Sujarmin berlangsung meriah. Kampanye yang bertempat di lapangan meranti, Renah Pemenang 21 Juni 2018 dihadiri puluhan ribu massa.(aci2)

Actuslinside.com-Ingat pada tanggal 27 Juni nanti masyarakat Merangin harus memilih pemimpin yang cerdas. Pemilihan kepala daerah (Pilkada) merupakan momentum mengganti pemimpin yang lebih cerdas. Pemimpin yang bisa menyelesaikan masalah. Bukan pemimpin yang menjadi masalah.


Itulah penegasan ketua dewan syuro PBB, MS Ka'ban dalam orasi politiknya pada kampanye akbar pasangan calon bupati Merangin Fauzi Anshori-Sujarmin.

"Saya tegaskan, silakan Anda mendukung nomor 2 dan 3, tapi ingat pada tanggal 27 Juni nanti masyarakat Merangin harus mencoblos nomor 1. Karena pasangan Fauzi-Sujarmin adalah sosok pemimpin yang mampu menyelesaikan masalah. Pemimpin yang cerdas" tegasnya.

Kampanye akbar pasangan Fauzi-Sujarmin berlangsung meriah. Kampanye yang bertempat di lapangan meranti, Renah Pemenang 21 Juni 2018 dihadiri puluhan ribu massa.(aci2)

Actualinside. com. Bangko – Ahmad Fauzi – Sujarmin terus memaksimalkan waktu tersisa. Salah satu persiapan penting yang kini dilakukan oleh pasangan FAJAR ini, adalah pelaksaan kampanye rapat umum atau kampanye akbar.

Muhlisin menyampaikan salam hormat dan Mohon dukungan segenap lapisan Masyarakat Kabupaten Merangin agar Merangin Sejahtera akan segera terwujud.


Direktur Media Centre FAJAR, Muhlisin,saat di konfirmasi media ini mengatakan ,pelaksaan kampanye sesuai jadwal yang sudah disepakati dengan KPU Kabupaten Merangin. Yakni 21 Juni mendatang. Tempatnya direncakan di lapangan KONI Merangin, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko.

“Insya Allah tidak ada perubahan. Persiapan terus kita matang. Jadwalnya tetap 21 Juni 2018 di lapangan KONI Merangin, Pematang Kandis. Depan posko FAJAR,” ujar Muhlisin, Sabtu (19/5) malam.

Ia mengatakan persiapan sudah cukup matang. FAJAR juga sudah berkontrak dengan artis nasional yang nanti akan memberi hiburan berkelas di ibukota Kabupaten Merangin ini.

“Iya, terus kita matangkan. Insya Allah tidak ada kendala. Sejauh ini lancar. Artis nasional juga sudah kita kontrak. Nanti pada saatnya kita umumkan (siapa artinya, red),” tambahnya lagi.

Calon nomor urut satu ini memang sejak awal tak berkendala dengan jadwal kampanye. Pasangan FAJAR mengusung visi Merangin Sejahtera 2023 ini memang merencanakan akan berkampanye per 21 Juni 2018.(Aci-02)

Actualinside. com. Bangko – Ahmad Fauzi – Sujarmin terus memaksimalkan waktu tersisa. Salah satu persiapan penting yang kini dilakukan oleh pasangan FAJAR ini, adalah pelaksaan kampanye rapat umum atau kampanye akbar.

Muhlisin menyampaikan salam hormat dan Mohon dukungan segenap lapisan Masyarakat Kabupaten Merangin agar Merangin Sejahtera akan segera terwujud.


Direktur Media Centre FAJAR, Muhlisin,saat di konfirmasi media ini mengatakan ,pelaksaan kampanye sesuai jadwal yang sudah disepakati dengan KPU Kabupaten Merangin. Yakni 21 Juni mendatang. Tempatnya direncakan di lapangan KONI Merangin, Kelurahan Pematang Kandis, Bangko.

“Insya Allah tidak ada perubahan. Persiapan terus kita matang. Jadwalnya tetap 21 Juni 2018 di lapangan KONI Merangin, Pematang Kandis. Depan posko FAJAR,” ujar Muhlisin, Sabtu (19/5) malam.

Ia mengatakan persiapan sudah cukup matang. FAJAR juga sudah berkontrak dengan artis nasional yang nanti akan memberi hiburan berkelas di ibukota Kabupaten Merangin ini.

“Iya, terus kita matangkan. Insya Allah tidak ada kendala. Sejauh ini lancar. Artis nasional juga sudah kita kontrak. Nanti pada saatnya kita umumkan (siapa artinya, red),” tambahnya lagi.

Calon nomor urut satu ini memang sejak awal tak berkendala dengan jadwal kampanye. Pasangan FAJAR mengusung visi Merangin Sejahtera 2023 ini memang merencanakan akan berkampanye per 21 Juni 2018.(Aci-02)

Actualinside. com. Bangko - Sangat keras tekad ratusan pemuda Tabir Raya untuk perubahan. Bagi mereka, memilih Ahmad Fauzi - Sujarmin (FaJar) adalah langkah nyata untuk perubahan tersebut.

Deklarasi dukungan Pemuda FaJar Tabir digelar Minggu (7/5) malam. Acara di Dusun Tanjung Kelurahan Kampung Baruh, Tabir, juga dihadiri ribuan orang warga sekitar.

Ketua Pemuda FaJar Tabir, Hamzah, mengatakan mendukung paslon nomor urut satu ini bukan pilihan mendadak dan tanpa alasan. Ratusan anggota Pemuda FaJar Tabir sejak lama menimbang dan menilik siapa di antara tiga Cabup-Cawabup Merangin 2018 yang layak diperjuangkan.

"Kami telah menimbang dan memutuskan dengan sangat yakin. Bahwa mendukung Bang Ojie dan Pakde Jarmin adalah pilihan paling tepat. Bukan hanya bagi kami anak muda, tapi juga bagi seluruh masyarakat Tabir dan Merangin," teriak Hamzah dalam orasinya.

Ia mengatakan sejauh ini paslon lain belum terdengar bicara mengenai rencana aksi atau rencana kerja yang nyata. Tapi Ahmad Fauzi - Sujarmin selalu bicara rencana dan target kerja yang akan dicapai.

"Termasuk pemekaran Tabir Raya. Bang Ahmad Fauzi berkomitmen memperjuangkan dengan aksi nyata. Bukan jual kecap sekedar untuk gorengan politik seperti selama ini dilakukan oleh pihak tertentu. Bukan membuai masyarakat dengan janji palsu," tambahnya lagi.

Fauzi dalam pidatonyo memaparkan beberapa rencana aksi untuk daerag Tabir dan sekitarnya. Salah satunya adalah menjadikan Puskesmas Rantau Panjang menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Rantau Panjang.

Fasilitas berupa RSU sangat penting dalam mendorong pemekaran Kabupaten Tabir Raya. Ia memilih membuat persiapan riil dengan cara membangun daripada sekedar menjual isu.

"Puskesmas Rantau Panjang menjadi RS Umum Rantau Panjang. Itu aksi nyata mendorong pemekaran Tabir Raya yang akan kami lakukan. Kemudian meningkatkan infrastruktur yang masih sangat lemah di daerah Tabir Raya," tambah Fauzi.

Fauzi mengatakan sangat berterima kasih atas massifnya dukungan dari delapan kecamatan di kawasan Tabir Raya. Ia berjanji akan mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.(02)

Actualinside. com. Bangko - Sangat keras tekad ratusan pemuda Tabir Raya untuk perubahan. Bagi mereka, memilih Ahmad Fauzi - Sujarmin (FaJar) adalah langkah nyata untuk perubahan tersebut.

Deklarasi dukungan Pemuda FaJar Tabir digelar Minggu (7/5) malam. Acara di Dusun Tanjung Kelurahan Kampung Baruh, Tabir, juga dihadiri ribuan orang warga sekitar.

Ketua Pemuda FaJar Tabir, Hamzah, mengatakan mendukung paslon nomor urut satu ini bukan pilihan mendadak dan tanpa alasan. Ratusan anggota Pemuda FaJar Tabir sejak lama menimbang dan menilik siapa di antara tiga Cabup-Cawabup Merangin 2018 yang layak diperjuangkan.

"Kami telah menimbang dan memutuskan dengan sangat yakin. Bahwa mendukung Bang Ojie dan Pakde Jarmin adalah pilihan paling tepat. Bukan hanya bagi kami anak muda, tapi juga bagi seluruh masyarakat Tabir dan Merangin," teriak Hamzah dalam orasinya.

Ia mengatakan sejauh ini paslon lain belum terdengar bicara mengenai rencana aksi atau rencana kerja yang nyata. Tapi Ahmad Fauzi - Sujarmin selalu bicara rencana dan target kerja yang akan dicapai.

"Termasuk pemekaran Tabir Raya. Bang Ahmad Fauzi berkomitmen memperjuangkan dengan aksi nyata. Bukan jual kecap sekedar untuk gorengan politik seperti selama ini dilakukan oleh pihak tertentu. Bukan membuai masyarakat dengan janji palsu," tambahnya lagi.

Fauzi dalam pidatonyo memaparkan beberapa rencana aksi untuk daerag Tabir dan sekitarnya. Salah satunya adalah menjadikan Puskesmas Rantau Panjang menjadi Rumah Sakit Umum (RSU) Rantau Panjang.

Fasilitas berupa RSU sangat penting dalam mendorong pemekaran Kabupaten Tabir Raya. Ia memilih membuat persiapan riil dengan cara membangun daripada sekedar menjual isu.

"Puskesmas Rantau Panjang menjadi RS Umum Rantau Panjang. Itu aksi nyata mendorong pemekaran Tabir Raya yang akan kami lakukan. Kemudian meningkatkan infrastruktur yang masih sangat lemah di daerah Tabir Raya," tambah Fauzi.

Fauzi mengatakan sangat berterima kasih atas massifnya dukungan dari delapan kecamatan di kawasan Tabir Raya. Ia berjanji akan mewujudkan pembangunan yang merata dan berkeadilan.(02)


ACTUALINSIDE. COM. Bangko - Ahmad Fauzi dan Sujarmin berkampanye di Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang Barat, Sabtu (24/4) malam. Acara di lapangan sepakbola ini dihadiri tak kurang dari 1.500 orang warga sekitar.

Di hadapan warga, cabup nomor urut satu yang biasa disapa Bang Ojie, mengungkap beberapa rencana strategisnya. Diantaranya adalah program replanting kelapa sawit yang merupakan persoalan utama di daerah eks transmigrasi.

Bang Ojie mengatakan ada sekitar 120 ribu hektar kebun kelapa sawit milik masyarakat yang seharusnya sudah dilakukan replanting atau peremajaan. Ini jadi masalah serius. Karena berpotensi membuat petani terjerambab ke dalam lubang hutang besar.

"Kami akan hadir selama lima tahun dengan program khusus replanting. Pemerintah harus menyediakan bibit bersubsidi bagi rakyat. Sehingga beban rakyat dalam melakukan replanting bisa jauh lebih ringan," terang Fauzi yang disambut sangat antuasias oleh warga.

Masalah lain, ujar Fauzi, adalah selama tiga tahun periode replanting. Dimana penghasilan masyarakat tidak bisa disandarkan ke kebun kelapa sawit.

"Solusinya adalah program ekonomi perempuan  perdesaan yang kami usung. Sehingga ada alternatif penghasilan lain di luar pertanian dan perkebunan yang tengah masa replanting. Kami siapkan dana sebesar 2,5% dari jumlah APBD. Ini di luar ketentuan 10% dana ADD," tambah Fauzi lagi.

Dikatakan Fauzi, jika ia dan Sujarmin terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin, maka instansi yang menangani bidang perkebunan akan sangat strategis. "Saya pastikan Dinas Perkebunan akan tidak bisa bersantai. Karena selama lima tahun, ada 120 ribu hektar sawit petani yang mesti kita bantu replanting," tambahnya lagi.

Edi Sriyanto, tokoh masyarakat Mampun Baru, mengatakan baru kali ini ada calon bupati menawarkan solusi riil terhadap persoalan ekonomi masyarakat. Karena masyarakat di eks transmigrasi sejak lama gelisah menghadapi masa wajib replanting kelapa sawit.

"Selama ini ada yang hanya nyuruh kita sabar. Membangun tidak mudah. Merangin luas, dan kecil. Itu saja alasannya. Tapi tidak pernah bicara bagaimana solusi nyata terhadap persoalan masyarakat," ujarnya.(ACI02)


ACTUALINSIDE. COM. Bangko - Ahmad Fauzi dan Sujarmin berkampanye di Desa Mampun Baru, Kecamatan Pamenang Barat, Sabtu (24/4) malam. Acara di lapangan sepakbola ini dihadiri tak kurang dari 1.500 orang warga sekitar.

Di hadapan warga, cabup nomor urut satu yang biasa disapa Bang Ojie, mengungkap beberapa rencana strategisnya. Diantaranya adalah program replanting kelapa sawit yang merupakan persoalan utama di daerah eks transmigrasi.

Bang Ojie mengatakan ada sekitar 120 ribu hektar kebun kelapa sawit milik masyarakat yang seharusnya sudah dilakukan replanting atau peremajaan. Ini jadi masalah serius. Karena berpotensi membuat petani terjerambab ke dalam lubang hutang besar.

"Kami akan hadir selama lima tahun dengan program khusus replanting. Pemerintah harus menyediakan bibit bersubsidi bagi rakyat. Sehingga beban rakyat dalam melakukan replanting bisa jauh lebih ringan," terang Fauzi yang disambut sangat antuasias oleh warga.

Masalah lain, ujar Fauzi, adalah selama tiga tahun periode replanting. Dimana penghasilan masyarakat tidak bisa disandarkan ke kebun kelapa sawit.

"Solusinya adalah program ekonomi perempuan  perdesaan yang kami usung. Sehingga ada alternatif penghasilan lain di luar pertanian dan perkebunan yang tengah masa replanting. Kami siapkan dana sebesar 2,5% dari jumlah APBD. Ini di luar ketentuan 10% dana ADD," tambah Fauzi lagi.

Dikatakan Fauzi, jika ia dan Sujarmin terpilih menjadi Bupati dan Wakil Bupati Merangin, maka instansi yang menangani bidang perkebunan akan sangat strategis. "Saya pastikan Dinas Perkebunan akan tidak bisa bersantai. Karena selama lima tahun, ada 120 ribu hektar sawit petani yang mesti kita bantu replanting," tambahnya lagi.

Edi Sriyanto, tokoh masyarakat Mampun Baru, mengatakan baru kali ini ada calon bupati menawarkan solusi riil terhadap persoalan ekonomi masyarakat. Karena masyarakat di eks transmigrasi sejak lama gelisah menghadapi masa wajib replanting kelapa sawit.

"Selama ini ada yang hanya nyuruh kita sabar. Membangun tidak mudah. Merangin luas, dan kecil. Itu saja alasannya. Tapi tidak pernah bicara bagaimana solusi nyata terhadap persoalan masyarakat," ujarnya.(ACI02)


ACTUALINSIDE. COM. Bangko - Jalan Tabir Ulu semakin parah kondisinya. Selama beberapa tahun terakhir jalan vital itu 'menyiksa' ribuan masyarakat di Tabir Ulu dan Tabir Barat.

"Permintaan kami yang paling utamo adalah jalan. Tolong muluskan jalan Tabir Ulu sampai ke Tabir Barat ini. Sudah menderita masyarakat karena jalan yang rusak macam ini," sebut H Rais Dahlis, tokoh masyarakat Tabir Ulu, Jumat (22/4).

Keluhan itu ia sampaikan saat pidato di acara sosialisasi Ahmad Fauzi - Sujarmin. Silaturrahmi itu digelar di Desa Muara Seketuk, Jumat sore.

Dikatakan Rais, jalan ini sejatinya dulu cukup baik di zaman Bupati Rotani Yutaka. Namun setelah itu terus semakin parah kondisinya.

Menanggapi ini, Fauzi mengatakan penanganan jalan ini adalah salah satu agenda penting Fauzi-Sujarmin. Ruas Simpang Seling - Muara Jernih - Muara Kibul - Ngaol - Sungai Pinang - Sungai Manau akan dituntaskan sekaligus.

Di hadapan massa, Fauzi mengatakan program FaJar adalah menuntaskan ruas jalan ini. Jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Merangin, jalan ini akan dibangun dengan sistem multy years.

"Jalan sepanjang lebih dari 70an km, dari Simpang Seling ke Muara Jernih, Kibul, Ngaol, sampai Sungai Pinang dan Sungai Manau. Kami akan selesaikan dengan pola penanganan tahun jamak sehingga langsung selesai dan nyaman dilalui warga," ujar Fauzi.

Sosialisasi Fauzi dihadiri sekitar seribu warga. Baik dari Desa Muara Seketuk, Pulau Aro, Muara Jernih, dan desa-desa sekitar. (ACI02)


ACTUALINSIDE. COM. Bangko - Jalan Tabir Ulu semakin parah kondisinya. Selama beberapa tahun terakhir jalan vital itu 'menyiksa' ribuan masyarakat di Tabir Ulu dan Tabir Barat.

"Permintaan kami yang paling utamo adalah jalan. Tolong muluskan jalan Tabir Ulu sampai ke Tabir Barat ini. Sudah menderita masyarakat karena jalan yang rusak macam ini," sebut H Rais Dahlis, tokoh masyarakat Tabir Ulu, Jumat (22/4).

Keluhan itu ia sampaikan saat pidato di acara sosialisasi Ahmad Fauzi - Sujarmin. Silaturrahmi itu digelar di Desa Muara Seketuk, Jumat sore.

Dikatakan Rais, jalan ini sejatinya dulu cukup baik di zaman Bupati Rotani Yutaka. Namun setelah itu terus semakin parah kondisinya.

Menanggapi ini, Fauzi mengatakan penanganan jalan ini adalah salah satu agenda penting Fauzi-Sujarmin. Ruas Simpang Seling - Muara Jernih - Muara Kibul - Ngaol - Sungai Pinang - Sungai Manau akan dituntaskan sekaligus.

Di hadapan massa, Fauzi mengatakan program FaJar adalah menuntaskan ruas jalan ini. Jika terpilih sebagai Bupati dan Wakil Bupati Merangin, jalan ini akan dibangun dengan sistem multy years.

"Jalan sepanjang lebih dari 70an km, dari Simpang Seling ke Muara Jernih, Kibul, Ngaol, sampai Sungai Pinang dan Sungai Manau. Kami akan selesaikan dengan pola penanganan tahun jamak sehingga langsung selesai dan nyaman dilalui warga," ujar Fauzi.

Sosialisasi Fauzi dihadiri sekitar seribu warga. Baik dari Desa Muara Seketuk, Pulau Aro, Muara Jernih, dan desa-desa sekitar. (ACI02)
Foto : Nizar Saat Berorasi di Depan Ribuan Tim Fajar

ACTUALINSIDE. COM. Bangko - Nizar berpidato lantang di depan masyarakat Desa Biuku Tanjung, Senin (16/4). Ia mengatakan masyarakat Biuku Tanjung tak perlu diberi uang untuk memilih calon kepala daerah.

Namun ia mengingatkan bahwa yang paling penting adalah pemimpin amanah. Kemudian warga nanti bisa berkeluh kesah dengan bertemu langsung pemimpinnya.

"Kami tidak mengharap uang Rp 50 ribu. Harga diri kami bukan Rp 50 ribu. Bukan juga satu juta. Kami masyarakat butuh diperhatikan. Jangan persulit masyarakat bertemu bupati nanti," sebut Nizar.



Di hadapan Ahmad Fauzi, calon Bupati Merangin, ia juga mengatakan selama ini tidak terasa keadilan bagi masyarakat. Jika ada bantuan pemerintah, yang dapat selalu dari kelompok orang yang sama atau tidak merata.

"Bantuan tolong sampaikan. Jangan lagi seperti yang sudah-sudah. Itu-itu saja orang yang terima bantuan. Padahal masyakat butuh pemerintah, terutama soal ekonomi rakyat. Tolong Pak Fauzi perhatikan jika nanti terpilih. Kami siap mendukung," tambahnya lagi.

Pidato Nizar bak gayung bersambut dengan apa disampaikan Rotani Yutaka. Bupati Merangin dua periode ini mengatakan pemimpin memang harus amanah dan berilmu.

"Pemimpin yang akan datang harus berilmu. Harus tepat janji. Jangan malam bermimpi, besok langsung dijanjikan. Cakap pagi dak sampai petak, cakap petak dak sampai pagi," sebut Rotani dengan logat khas Biuku Tanjung Kecamatan Bangko Barat.

Rotani mengatakan Fauzi lama berkarir di bawah bimbingannya. Ia menilai Fauzi sebagai birokrat yang sangat baik. Secara moral juga ia ketahui Fauzi sangat terjaga.

"Fauzi lamo dengan sayo. Belum pernah terdengar dio ini rimbang mato. Pantang nengok kening licin. Kemudian itu betul sekali, kita memang tidak mengharapkan sen. Tapi kito meletakkan amanah kepado orang yang tepat," tutupnya.

Rotani menghimbau warga Biuku Tanjung khususnya, umumnya Bangko Barat dan Merangin, agar menggunakan hak pilih pada pilkada 27 Juni nanti. Ia yakinkan bahwa Ahmad Fauzi-Sujarmin yang mengantongi nomor urut satu adalah pilihan terbaik.(aci-02)
Foto : Nizar Saat Berorasi di Depan Ribuan Tim Fajar

ACTUALINSIDE. COM. Bangko - Nizar berpidato lantang di depan masyarakat Desa Biuku Tanjung, Senin (16/4). Ia mengatakan masyarakat Biuku Tanjung tak perlu diberi uang untuk memilih calon kepala daerah.

Namun ia mengingatkan bahwa yang paling penting adalah pemimpin amanah. Kemudian warga nanti bisa berkeluh kesah dengan bertemu langsung pemimpinnya.

"Kami tidak mengharap uang Rp 50 ribu. Harga diri kami bukan Rp 50 ribu. Bukan juga satu juta. Kami masyarakat butuh diperhatikan. Jangan persulit masyarakat bertemu bupati nanti," sebut Nizar.



Di hadapan Ahmad Fauzi, calon Bupati Merangin, ia juga mengatakan selama ini tidak terasa keadilan bagi masyarakat. Jika ada bantuan pemerintah, yang dapat selalu dari kelompok orang yang sama atau tidak merata.

"Bantuan tolong sampaikan. Jangan lagi seperti yang sudah-sudah. Itu-itu saja orang yang terima bantuan. Padahal masyakat butuh pemerintah, terutama soal ekonomi rakyat. Tolong Pak Fauzi perhatikan jika nanti terpilih. Kami siap mendukung," tambahnya lagi.

Pidato Nizar bak gayung bersambut dengan apa disampaikan Rotani Yutaka. Bupati Merangin dua periode ini mengatakan pemimpin memang harus amanah dan berilmu.

"Pemimpin yang akan datang harus berilmu. Harus tepat janji. Jangan malam bermimpi, besok langsung dijanjikan. Cakap pagi dak sampai petak, cakap petak dak sampai pagi," sebut Rotani dengan logat khas Biuku Tanjung Kecamatan Bangko Barat.

Rotani mengatakan Fauzi lama berkarir di bawah bimbingannya. Ia menilai Fauzi sebagai birokrat yang sangat baik. Secara moral juga ia ketahui Fauzi sangat terjaga.

"Fauzi lamo dengan sayo. Belum pernah terdengar dio ini rimbang mato. Pantang nengok kening licin. Kemudian itu betul sekali, kita memang tidak mengharapkan sen. Tapi kito meletakkan amanah kepado orang yang tepat," tutupnya.

Rotani menghimbau warga Biuku Tanjung khususnya, umumnya Bangko Barat dan Merangin, agar menggunakan hak pilih pada pilkada 27 Juni nanti. Ia yakinkan bahwa Ahmad Fauzi-Sujarmin yang mengantongi nomor urut satu adalah pilihan terbaik.(aci-02)

Actualinside.com-Merangin_ untuk menyerap aspirasi masyarakat, Bang Ojiek, sapaan akrab Calon Bupati Merangin Fauzi Anshori terus menemui warga.

Pertemuan dengan warga dan menyampaikan misinya membangun Merangin Sejahtera, tidaklah pada waktu orasi politik disaat pelantikan Tim dan relawan. Blusukan langsung ke rumah warga pun dilakukan.

Kemarin, Ojiek bertandang ke rumah tokoh agama Muhammad Marjuni di Desa Pinang Merah, kecamatan Pemenang Barat. Dalam pertemuan yang sederhana itu, Ojiek sampaikan konsep membangun Merangin Sejahtera. Terutama dalam hal membangun ekonomi masyarakat. 

Menurutnya, Merangin saat ini dalam kondisi yang tidak sejahtera. Penduduk miskin masih banyak, pengangguran masih lebar, ekonomi masyarakat kian menurun.

Untuk itu, kedepan Merangin harus berubah. Merangin harus memiliki semangat baru, "Tidak elok, sebagai kabupaten terbesar kedua di Jambi, kemudian Merangin masih tertinggal jauh dengan daerah lain, ini lucu" Katanya.

Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jambi ini menegaskan dalam pertemuan tersebut, bahwa Merangin harus tampil beda. Maksudnya, dengan potensi yang dimiliki Merangin, sesungguhnya Merangin bisa lebih maju lagi. Bahkan tak menutup kemungkinan Merangin bisa menjadi ikon, setidaknya untuk daerah bagian barat Jambi.

"Harus ada terobosan, semangat baru, Pemimpinnya punya kompetensi, saya yakin kedepan Merangin bisa menjadi ikon pembangunan daerah" tegasnya.

Oleh sebab itu, mantan anak Dandim Merangin ini mohon doa restu dan dukungan dari warga Pemenang Barat. Agar mandat kepemimpinan Merangin kedepan dapat diberikan kepada pasangan nomor satu.

"Tentu semuanya mesti ada restu dari masyarakat. Kalau memang Merangin ingin maju, mohon restui kami (Fauzi-Sujarmin), untuk memimpin Merangin lima tahun kedepan" harapnya. (Aci02)

Actualinside.com-Merangin_ untuk menyerap aspirasi masyarakat, Bang Ojiek, sapaan akrab Calon Bupati Merangin Fauzi Anshori terus menemui warga.

Pertemuan dengan warga dan menyampaikan misinya membangun Merangin Sejahtera, tidaklah pada waktu orasi politik disaat pelantikan Tim dan relawan. Blusukan langsung ke rumah warga pun dilakukan.

Kemarin, Ojiek bertandang ke rumah tokoh agama Muhammad Marjuni di Desa Pinang Merah, kecamatan Pemenang Barat. Dalam pertemuan yang sederhana itu, Ojiek sampaikan konsep membangun Merangin Sejahtera. Terutama dalam hal membangun ekonomi masyarakat. 

Menurutnya, Merangin saat ini dalam kondisi yang tidak sejahtera. Penduduk miskin masih banyak, pengangguran masih lebar, ekonomi masyarakat kian menurun.

Untuk itu, kedepan Merangin harus berubah. Merangin harus memiliki semangat baru, "Tidak elok, sebagai kabupaten terbesar kedua di Jambi, kemudian Merangin masih tertinggal jauh dengan daerah lain, ini lucu" Katanya.

Mantan Kepala Bappeda Provinsi Jambi ini menegaskan dalam pertemuan tersebut, bahwa Merangin harus tampil beda. Maksudnya, dengan potensi yang dimiliki Merangin, sesungguhnya Merangin bisa lebih maju lagi. Bahkan tak menutup kemungkinan Merangin bisa menjadi ikon, setidaknya untuk daerah bagian barat Jambi.

"Harus ada terobosan, semangat baru, Pemimpinnya punya kompetensi, saya yakin kedepan Merangin bisa menjadi ikon pembangunan daerah" tegasnya.

Oleh sebab itu, mantan anak Dandim Merangin ini mohon doa restu dan dukungan dari warga Pemenang Barat. Agar mandat kepemimpinan Merangin kedepan dapat diberikan kepada pasangan nomor satu.

"Tentu semuanya mesti ada restu dari masyarakat. Kalau memang Merangin ingin maju, mohon restui kami (Fauzi-Sujarmin), untuk memimpin Merangin lima tahun kedepan" harapnya. (Aci02)


Actualinside.com- Birokrat Senior Provinsi Jambi, Helmi Gazali mengapresiasi pasangan calon Bupati Fauzi Anshori-Sujarmin.

Menurut Helmi Gazali, kalau masyarakat Merangin memberikan mandat kepemimpinan kepada pasangan Fauzi Anshori-Sujarmin, ia meyakini Merangin akan cepat lebih maju lima tahun kedepan. Tidak menutup kemungkinan mampu bersaing dengan daerah lain.

Bukan tanpa alasan Helmi Gazali memberikan predikat tersebut. Menurut camat pemenang periode 1988 Sampai 1990 ini, sosok Fauzi Anshori merupakan konseptor ulung dalam pembangunan, sekaligus ekskutor program yang handal.

"Patut diberi kesempatan, kalau memang masyarakat Merangin benar-benar ingin memajukan daerahnya, berikan mandat itu kepada pasangan Fauzi-Sujarmin. Saya yakin itu" ujarnya.

Bang Helmi, sapaan akrab Helmi Gazali, juga tidak mau muluk-muluk. Kompetensi Fauzin Anshori tidak perlu diragukan.

"Sudah waktunya, Merangin itu bisa hebat asalkan bupatinya kayak Ojiek (Sapaan Fauzi Anshori) masa iya kalah dengan kecepatan pembangunan dengan saudara kandung (Sarolangun, red). Tak ada alasan lagi. Inilah waktunya, mumpung Ojiek yang maju. Tapi, kalau masyarakat Merangin masih mau begini-begini saja, ya susah juga. Pasti tetap tertinggal" ujar Helmi Gazali yang juga pernah menjadi camat Sungai manau 1990 sampai 1993.

Tokoh birokrat ini berharap, agar masyarakat Merangin menggunakan nurani, dan pikiran yang jernih. "Berbaik sangka dulu. Beri kesempatan dulu kepada Fajar, kalau yang lainkan sudah pernah menjabat, toh Merangin begini-begini juga, tidak ada kemajuannya" tegas Helmi.(Aci02)


Actualinside.com- Birokrat Senior Provinsi Jambi, Helmi Gazali mengapresiasi pasangan calon Bupati Fauzi Anshori-Sujarmin.

Menurut Helmi Gazali, kalau masyarakat Merangin memberikan mandat kepemimpinan kepada pasangan Fauzi Anshori-Sujarmin, ia meyakini Merangin akan cepat lebih maju lima tahun kedepan. Tidak menutup kemungkinan mampu bersaing dengan daerah lain.

Bukan tanpa alasan Helmi Gazali memberikan predikat tersebut. Menurut camat pemenang periode 1988 Sampai 1990 ini, sosok Fauzi Anshori merupakan konseptor ulung dalam pembangunan, sekaligus ekskutor program yang handal.

"Patut diberi kesempatan, kalau memang masyarakat Merangin benar-benar ingin memajukan daerahnya, berikan mandat itu kepada pasangan Fauzi-Sujarmin. Saya yakin itu" ujarnya.

Bang Helmi, sapaan akrab Helmi Gazali, juga tidak mau muluk-muluk. Kompetensi Fauzin Anshori tidak perlu diragukan.

"Sudah waktunya, Merangin itu bisa hebat asalkan bupatinya kayak Ojiek (Sapaan Fauzi Anshori) masa iya kalah dengan kecepatan pembangunan dengan saudara kandung (Sarolangun, red). Tak ada alasan lagi. Inilah waktunya, mumpung Ojiek yang maju. Tapi, kalau masyarakat Merangin masih mau begini-begini saja, ya susah juga. Pasti tetap tertinggal" ujar Helmi Gazali yang juga pernah menjadi camat Sungai manau 1990 sampai 1993.

Tokoh birokrat ini berharap, agar masyarakat Merangin menggunakan nurani, dan pikiran yang jernih. "Berbaik sangka dulu. Beri kesempatan dulu kepada Fajar, kalau yang lainkan sudah pernah menjabat, toh Merangin begini-begini juga, tidak ada kemajuannya" tegas Helmi.(Aci02)

ACTUALINSIDE. COM. Merangin -- di luar dugaan kalau antusias, semangat masyarakat mengiginkan Merangin Baru lebih Sejahtera, tentunya dengan semangat baru untuk ganti pemimpin Merangin untuk lima tahun
kedepan.

Dalam sambutannya Fauzi Ansori calon Bupati Kabupaten Merangin,di depan Masyarakat dan tokoh yang hadir pada acara pertemuan tersebut.

 Terima kasih masyarakat Kecamatan Jangkat. Dinginnya suhu udara malam di Desa Pulau Tengah, dihangatkan dengan indahnya silaturrahmi dan SATU semangat perubahan.

Saya senang sekali. Pada Senin (9/4) malam, bisa bertatap muka dengan ribuan masyarakat di rumah besar Desa Pulau Tengah. Baik masyarakat yang datang dari desa 'luar', maupun kawan-kawan dari beberapa desa di 'dalam'. Yakni tiga desa Marga Serampas (Lubuk Mentilin, Tanjung Kasri, Renah Kemumu) plus satu Desa Koto Rawang yang relatif masih sangat berat jalur transportasi daratnya.

Ini salah satu PR besar yang tak kunjung tuntas. Di Dapil IV saja, masih ada puluhan desa yang kondisi jalannya rusak dan berat. Baik di Kecamatan Jangkat, Jangkat Timur, Lembah Masurai, Siau, maupun Tiang Pumpung.

Di sini ada isu menarik yang sejak lama 'dihantamkan' kepada saya. 'Kalau Ahmad Fauzi jadi bupati, habis hutan dirambah'. Isu yang entah siapa menyebarkan. Walau sangat diyakini berkaitan dengan urusan berbau politis.

Kepada masyarakat saya jelaskan. Soal perambahan hutan, kok saya disalahkan. Saya belum jadi Bupati Merangin, kok saya dihantam dengan isu perambahan hutan berbau sentimen etnis.

Perambahan semakin massif 10 tahun terakhir. Pertanyaan, siapa yang punya kewenangan selama ini? Apa yang sudah dilakukan pemegang kewenangan terkait perambahan hutan ini?

Saya tegaskan. Saya tidak pernah dan tidak akan mendukung perambahan hutan. Saya justru akan hadir memberi solusi dalam hal ini.

Alhamdulillah. Masyarakat mengerti betul siapa yang harus bertanggung jawab. Masyarakat kita sudah cerdas dan insya Allah tidak mudah termakan isu.

Terima kasih kepada seluruh tim di Jangkat yang sudah berjuang keras. Terima kasih juga atas dukungan dan nasehat dari para tokoh Jangkat. Bang Ali Busro, Bang H Badurdin, adindo Agustap Budarman, adindo Aguswan, adindo Sapron, M Tahan, Warisman, adindo Zahrodi, Sobian, Hadi Suprianto, Rodi Bastra, Jon Parjo, dan seluruh pihak yang telah memberi dukungan tulus ikhlas yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Kecik idak sayo sebut namonyo, gedang idak pulo kami imbau gelarnyo. Kecik sakti gedang betuah."ungkap Fauzi dalam pertemuan tersebut. (ACI02)

ACTUALINSIDE. COM. Merangin -- di luar dugaan kalau antusias, semangat masyarakat mengiginkan Merangin Baru lebih Sejahtera, tentunya dengan semangat baru untuk ganti pemimpin Merangin untuk lima tahun
kedepan.

Dalam sambutannya Fauzi Ansori calon Bupati Kabupaten Merangin,di depan Masyarakat dan tokoh yang hadir pada acara pertemuan tersebut.

 Terima kasih masyarakat Kecamatan Jangkat. Dinginnya suhu udara malam di Desa Pulau Tengah, dihangatkan dengan indahnya silaturrahmi dan SATU semangat perubahan.

Saya senang sekali. Pada Senin (9/4) malam, bisa bertatap muka dengan ribuan masyarakat di rumah besar Desa Pulau Tengah. Baik masyarakat yang datang dari desa 'luar', maupun kawan-kawan dari beberapa desa di 'dalam'. Yakni tiga desa Marga Serampas (Lubuk Mentilin, Tanjung Kasri, Renah Kemumu) plus satu Desa Koto Rawang yang relatif masih sangat berat jalur transportasi daratnya.

Ini salah satu PR besar yang tak kunjung tuntas. Di Dapil IV saja, masih ada puluhan desa yang kondisi jalannya rusak dan berat. Baik di Kecamatan Jangkat, Jangkat Timur, Lembah Masurai, Siau, maupun Tiang Pumpung.

Di sini ada isu menarik yang sejak lama 'dihantamkan' kepada saya. 'Kalau Ahmad Fauzi jadi bupati, habis hutan dirambah'. Isu yang entah siapa menyebarkan. Walau sangat diyakini berkaitan dengan urusan berbau politis.

Kepada masyarakat saya jelaskan. Soal perambahan hutan, kok saya disalahkan. Saya belum jadi Bupati Merangin, kok saya dihantam dengan isu perambahan hutan berbau sentimen etnis.

Perambahan semakin massif 10 tahun terakhir. Pertanyaan, siapa yang punya kewenangan selama ini? Apa yang sudah dilakukan pemegang kewenangan terkait perambahan hutan ini?

Saya tegaskan. Saya tidak pernah dan tidak akan mendukung perambahan hutan. Saya justru akan hadir memberi solusi dalam hal ini.

Alhamdulillah. Masyarakat mengerti betul siapa yang harus bertanggung jawab. Masyarakat kita sudah cerdas dan insya Allah tidak mudah termakan isu.

Terima kasih kepada seluruh tim di Jangkat yang sudah berjuang keras. Terima kasih juga atas dukungan dan nasehat dari para tokoh Jangkat. Bang Ali Busro, Bang H Badurdin, adindo Agustap Budarman, adindo Aguswan, adindo Sapron, M Tahan, Warisman, adindo Zahrodi, Sobian, Hadi Suprianto, Rodi Bastra, Jon Parjo, dan seluruh pihak yang telah memberi dukungan tulus ikhlas yang tidak dapat saya sebutkan satu persatu.

Kecik idak sayo sebut namonyo, gedang idak pulo kami imbau gelarnyo. Kecik sakti gedang betuah."ungkap Fauzi dalam pertemuan tersebut. (ACI02)


ACTUALINSIDE.com.Bangko - Ahmad Fauzi - Sujarmin semakin menguat. Bahkan di daerah pemilih (dapil) IV yang selama ini diklaim sebagai basis Al Haris.

Beberapa hari terakhir pasangan FaJar ini berkeliling dapil IV. Mulai dari Desa Sekancing yang merupakan desa kelahiran Al Haris.

Lalu pasangan nomor urut satu ini bergeser ke Muara Siau. Ribuan orang warga Kecamatan Muara Siau menyambut kedatangan Ahmad Fauzi dan Sujarmin.



"Alhamdulillah di semua tempat di dapil IV sambutan sangat bagus. Antusias sekali masyarakat terhadap Fauzi - Sujarmin. Termasuk kemarin di Desa Tuo Kecamatan Lembah Masurai," ujar Muhlisin, Direktur Media Centre Fauzi-Sujarmin, Senin (9/4).

Ia mengatakan tim dan pendukung di Kecamatan Lembah Masurai berkumpul di Desa Tuo. Meski diguyur hujan, namun warga tak beranjak bubar.

"Minggu pagi kami ke Desa Tanjung Berugo. Warga sampai batalkan ke pergi kebun karena tau Bang Ojie mau datang. Di Desa Tuo juga hujan, tapi tetap sangat antusias warga menghadiri pertemuan," tambahnya lagi.

Agenda roadshow di dapil IV terus berlanjut. Selanjutnya adalah pelantikan tim pemenangan Kecamatan Jangkat yang dipusatkan di Desa Pulau Tengah.

"Ada beberapa desa yang masih terus menunggu kedatangan Bang Ojie. Tapi kami mohon maaf karena mungkin tidak semua desa di dapil IV belum bisa kita datangi kali ini. Selanjutnya insya Allah kami akan hadir," ujar Muhlisin yang juga putra kelahiran Muara Madras, Jangkat.(ACI02)


ACTUALINSIDE.com.Bangko - Ahmad Fauzi - Sujarmin semakin menguat. Bahkan di daerah pemilih (dapil) IV yang selama ini diklaim sebagai basis Al Haris.

Beberapa hari terakhir pasangan FaJar ini berkeliling dapil IV. Mulai dari Desa Sekancing yang merupakan desa kelahiran Al Haris.

Lalu pasangan nomor urut satu ini bergeser ke Muara Siau. Ribuan orang warga Kecamatan Muara Siau menyambut kedatangan Ahmad Fauzi dan Sujarmin.



"Alhamdulillah di semua tempat di dapil IV sambutan sangat bagus. Antusias sekali masyarakat terhadap Fauzi - Sujarmin. Termasuk kemarin di Desa Tuo Kecamatan Lembah Masurai," ujar Muhlisin, Direktur Media Centre Fauzi-Sujarmin, Senin (9/4).

Ia mengatakan tim dan pendukung di Kecamatan Lembah Masurai berkumpul di Desa Tuo. Meski diguyur hujan, namun warga tak beranjak bubar.

"Minggu pagi kami ke Desa Tanjung Berugo. Warga sampai batalkan ke pergi kebun karena tau Bang Ojie mau datang. Di Desa Tuo juga hujan, tapi tetap sangat antusias warga menghadiri pertemuan," tambahnya lagi.

Agenda roadshow di dapil IV terus berlanjut. Selanjutnya adalah pelantikan tim pemenangan Kecamatan Jangkat yang dipusatkan di Desa Pulau Tengah.

"Ada beberapa desa yang masih terus menunggu kedatangan Bang Ojie. Tapi kami mohon maaf karena mungkin tidak semua desa di dapil IV belum bisa kita datangi kali ini. Selanjutnya insya Allah kami akan hadir," ujar Muhlisin yang juga putra kelahiran Muara Madras, Jangkat.(ACI02)
Foto : Masyarakat Muara Siau Tumpah Ruah Mengarak Fauzi-Sujarmin.

ACTUALINSIDE. COM.Merangin - Gerbong safari politik Ahmad Fauzi terus bergerak. Bersama calon wakilnya, Sujarmin, ia menyambangi Desa Muara Siau Kecamatan Siau, Sabtu (7/4).

Di Muara Siau, pasangan FaJar ini disambut sangat meriah. Bahkan kedatangan keduanya sampai memacetkan arus kendaraan di ruas jalan Bangko-Jangkat ini.

"Siapo lagi yang kito cari. Kalau bicaro bupati, Fauzi adalah pilihan terbaik. Jangan sampai kito menyesal lagi gara-gara milih bupati seperti selamo ini," ujar M Zubir, tokoh masyarakat Siau.

Fauzi sendiri berpidato selama 25 menit di hadapan masyarakat Siau. Ia memaparkan visi Merangin Sejahtera yang ia usung beserta tiga misi besarnya.

Menariknya, Fauzi juga angkat bicara mengenai isu yang selama ini dihantamkan kepadanya. Yakni isu rasial yang dikaitkan dengan perambahan hutan di Kecamatan Lembah Masurai, Jangkat, dan Jangkat Timur.

"Diisukan kalau Fauzi jadi bupati, habis hutan di dapil IV. Eh saya belum jadi bupati, hutan sudah hampir habis. Kemana saja pemerintahan 10 tahun terakhir. Apa aksi nyata yang sudah dilakukan guna menghentikan perambahan hutan," sebut Fauzi.

Ia mengatakan tidak mendukung perambahan hutan. Ia justru akan hadir memberi solusi bagaimana menata pengelolaan kehutanan di masa depan.

"Memang soal kehutanan tidak lagi jadi kewenangan kabupaten. Tapi pemerintah bisa hadir memberi solusi nyata. Apa yang harus dilakukan. Itu yang akan saya lakukan, bukan mendukung perambahan. Itu tidak benar," ujar Fauzi lagi. (ACI02)
Foto : Masyarakat Muara Siau Tumpah Ruah Mengarak Fauzi-Sujarmin.

ACTUALINSIDE. COM.Merangin - Gerbong safari politik Ahmad Fauzi terus bergerak. Bersama calon wakilnya, Sujarmin, ia menyambangi Desa Muara Siau Kecamatan Siau, Sabtu (7/4).

Di Muara Siau, pasangan FaJar ini disambut sangat meriah. Bahkan kedatangan keduanya sampai memacetkan arus kendaraan di ruas jalan Bangko-Jangkat ini.

"Siapo lagi yang kito cari. Kalau bicaro bupati, Fauzi adalah pilihan terbaik. Jangan sampai kito menyesal lagi gara-gara milih bupati seperti selamo ini," ujar M Zubir, tokoh masyarakat Siau.

Fauzi sendiri berpidato selama 25 menit di hadapan masyarakat Siau. Ia memaparkan visi Merangin Sejahtera yang ia usung beserta tiga misi besarnya.

Menariknya, Fauzi juga angkat bicara mengenai isu yang selama ini dihantamkan kepadanya. Yakni isu rasial yang dikaitkan dengan perambahan hutan di Kecamatan Lembah Masurai, Jangkat, dan Jangkat Timur.

"Diisukan kalau Fauzi jadi bupati, habis hutan di dapil IV. Eh saya belum jadi bupati, hutan sudah hampir habis. Kemana saja pemerintahan 10 tahun terakhir. Apa aksi nyata yang sudah dilakukan guna menghentikan perambahan hutan," sebut Fauzi.

Ia mengatakan tidak mendukung perambahan hutan. Ia justru akan hadir memberi solusi bagaimana menata pengelolaan kehutanan di masa depan.

"Memang soal kehutanan tidak lagi jadi kewenangan kabupaten. Tapi pemerintah bisa hadir memberi solusi nyata. Apa yang harus dilakukan. Itu yang akan saya lakukan, bukan mendukung perambahan. Itu tidak benar," ujar Fauzi lagi. (ACI02)

Actualinside.com_Merangin - Kediaman Ahmad Fauzi Anshori, di Talang Kawo, Kelurahan Dusun Bangko, tak hentinya didatangi tamu. Kali ini sekumpulan tuo tangganai-tuo kampung dari Pulau Layang, Batang Masumai, Merangin silaturahmi dengan bang Ojiek (sapaan akrab Fauzi Anshori).

Dalam kunjungan tersebut, tuo kampung Pulau Layang, Bahrul sangat optimis pasangan dengan julukan FaJar terpilih sebagai pemimpin Merangin kedepan.

"Sayo ko yakin nian lah, FaJar ko biso tepilih" ujarnya dengan logat Bangko.

Ia beralasan, bahwa selama ini kedua pasangan lainnya itu sudah pernah dirasakan kepemimpinannya. Namun, selama kepemimpinannya tidak ada perubahan yang baik terhadap pembangunan Merangin.

"Sayo ko, lah merasa hidup sejak nyo Pak Rotani Yotaka. Kalau waktu itu banyaklah perubahan Merangin. Tapi, selamo Pak Nalim dan Haris, Merangin ko cam inilah, Makonyo kami berharap adanya semangat baru untuk pembangunan Merangin kedepan", harapnya.

Untuk itu, tuo Kampung, Bahrul akan menyampaikan dengan warga didesanya untuk memilih pasangan nomor satu ini.

"Ko lah nak Sayo pilih, Sayo nak sampaikan ke warga, yang nomor satu lah yang paling padek untuk Merangin" tegasnya.(aci02)

Actualinside.com_Merangin - Kediaman Ahmad Fauzi Anshori, di Talang Kawo, Kelurahan Dusun Bangko, tak hentinya didatangi tamu. Kali ini sekumpulan tuo tangganai-tuo kampung dari Pulau Layang, Batang Masumai, Merangin silaturahmi dengan bang Ojiek (sapaan akrab Fauzi Anshori).

Dalam kunjungan tersebut, tuo kampung Pulau Layang, Bahrul sangat optimis pasangan dengan julukan FaJar terpilih sebagai pemimpin Merangin kedepan.

"Sayo ko yakin nian lah, FaJar ko biso tepilih" ujarnya dengan logat Bangko.

Ia beralasan, bahwa selama ini kedua pasangan lainnya itu sudah pernah dirasakan kepemimpinannya. Namun, selama kepemimpinannya tidak ada perubahan yang baik terhadap pembangunan Merangin.

"Sayo ko, lah merasa hidup sejak nyo Pak Rotani Yotaka. Kalau waktu itu banyaklah perubahan Merangin. Tapi, selamo Pak Nalim dan Haris, Merangin ko cam inilah, Makonyo kami berharap adanya semangat baru untuk pembangunan Merangin kedepan", harapnya.

Untuk itu, tuo Kampung, Bahrul akan menyampaikan dengan warga didesanya untuk memilih pasangan nomor satu ini.

"Ko lah nak Sayo pilih, Sayo nak sampaikan ke warga, yang nomor satu lah yang paling padek untuk Merangin" tegasnya.(aci02)


Actualinside.com - Mat Aji, Ketua Seknas Tani Jokowi Jambi menilai Bupati Merangin, Al Haris terlalu cuek terhadap peristiwa aksi penyerbuan dan pembakaran pondok petani yang terjadi pada (2/11) lalu di Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Al Haris, kata Mat Aji, sudah mendapat laporan kejadian itu. Namun orang nomor satu di Merangin itu tak memberi respon apapun terkait peristiwa tersebut.

"Saya heran, Al Haris selaku Bupati Merangin menyatakan bahwa kondisi di Jangkat dan sekitarnya aman dan kondusif. Sementara Bupati mengetahui bahwa kejadian anarkis pembakaran pondok adalah fakta yang tak bisa terbantahkan," ujarnya kepada actualinside.com, Rabu (8/11/2017).

"Siapa orang yang nyaman pasca pembakaran pondok petani dan logika kemanusiaan apa yang dipakainya? Kok tindak kekerasan  seperti ini terkesan dibiarkan?" tanya Mat Aji.

Jika tindak kekerasan ini dibiarkan berlarut-larut dan konfliknya seandainya kemudian meletus, maka, lanjut Mat Aji, Bupati harus bertanggung jawab. "Dia bupati, korban ini adalah warganya. Jangan terkesan dibiarkan dan diabaikan!" ujar tokoh petani ini dengan lantang.

Sementara Ketua Persatuan Petani Jambi, Aidil Putra mengutuk keras atas peristiwa pembakaran pondok petani itu. Aidil mendesak Bupati Merangin dan Kapolres Merangin serta jajarannya agar segera mengusut tuntas peristiwa tersebut.

"Ini adalah tragedi kemanusiaan. Petani yang pondoknya dibakar itu adalah warga negara Indonesia. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," kata Aidil Putra kepada actualinside.com, Rabu (8/11/2017). (Tim)


Actualinside.com - Mat Aji, Ketua Seknas Tani Jokowi Jambi menilai Bupati Merangin, Al Haris terlalu cuek terhadap peristiwa aksi penyerbuan dan pembakaran pondok petani yang terjadi pada (2/11) lalu di Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Al Haris, kata Mat Aji, sudah mendapat laporan kejadian itu. Namun orang nomor satu di Merangin itu tak memberi respon apapun terkait peristiwa tersebut.

"Saya heran, Al Haris selaku Bupati Merangin menyatakan bahwa kondisi di Jangkat dan sekitarnya aman dan kondusif. Sementara Bupati mengetahui bahwa kejadian anarkis pembakaran pondok adalah fakta yang tak bisa terbantahkan," ujarnya kepada actualinside.com, Rabu (8/11/2017).

"Siapa orang yang nyaman pasca pembakaran pondok petani dan logika kemanusiaan apa yang dipakainya? Kok tindak kekerasan  seperti ini terkesan dibiarkan?" tanya Mat Aji.

Jika tindak kekerasan ini dibiarkan berlarut-larut dan konfliknya seandainya kemudian meletus, maka, lanjut Mat Aji, Bupati harus bertanggung jawab. "Dia bupati, korban ini adalah warganya. Jangan terkesan dibiarkan dan diabaikan!" ujar tokoh petani ini dengan lantang.

Sementara Ketua Persatuan Petani Jambi, Aidil Putra mengutuk keras atas peristiwa pembakaran pondok petani itu. Aidil mendesak Bupati Merangin dan Kapolres Merangin serta jajarannya agar segera mengusut tuntas peristiwa tersebut.

"Ini adalah tragedi kemanusiaan. Petani yang pondoknya dibakar itu adalah warga negara Indonesia. Tidak boleh dibiarkan berlarut-larut," kata Aidil Putra kepada actualinside.com, Rabu (8/11/2017). (Tim)


Actualinside.com - Ibarat api dalam sekam itulah situasi dilapangan paska pembakaran pondok petani yang berada di Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Dampak api tak jelas ini (aksi anarkis) begitu saja meluas ke petani yang ada di Lembah Masurai. Selain itu kabarnya juga meluas ke kecamatan di.sekitarnya seperti Jangkat dan Jangkat Timur, serta kecamatan yang lainnya.

Api yang dipantik aksi brutal ratusan orang dihari kamis kemarin (2/11) telah memusnahkan tiga buah pondok atau rumah dengan cara menyerbu lalu membakarnya. Masalahnya, Ratusan pelaku paska itu seolah ikut musnah pula.

Semua mendadak bungkam dan sejauh ini tak satupun yang merasa paling bertanggung jawab. Terasa dekat tapi tersamar-samar.

Masalah berikutnya bagaimana dengan nasib petani yang jadi korban atau pondoknya yang dibakar itu? Dan ribuan petani  lainnya yang berada dalam satu hamparan?

Pondok petani disini sama halnya rumah yang menjadi tempat berteduh dan setiap saat tempat berkumpul bagi anggota keluarga.

Beda dengan pondok umumnya yang ada di kebun sawit, karet, duku, duren, yang berfungsi sekedar pelepas penat.

Baca : Gawat! Jika Lamban Disikapi Warga Di Lembah Masurai Terancam Bentrok

"Pagi itu, Kamis (2/11) sekitar jam 10 pagi tiba-tiba datang serombongan orang dari belakang sembari melempari atap dengan batu, memukul dinding dan tiang pondok" ujar Wansah (37), salah seorang korban yang pondoknya dibakar ratusan massa berkisah.

Perlawanan dan komunikasi tak ada sama sekali pokoknya mereka memaksa pergi dari lokasi karena kata mereka di lahan tersebut terlarang untuk berkebun.

Saya kemudian mohon untuk mengeluarkan isi pondok seperti alat masak, kasur dan sebagainya. Setelah itu pondok langsung di bakar.

"Jumlah rombongan seratus lebih dan baru ini ada aksi pembakaran seperti itu disitu, karena sebelumnya aman-aman saja!" tutur Korban.

Terpisah, Alharis, selaku Bupati Merangin mengaku belum tahu soal adanya pembakaran terhadap pondok-pondok petani tersebut. Namun menyikapi hal itu dirinya berencana akan meninjau ke desa.

"Saya belum mengetahui informasi adanya pembakaran pondok tapi besok saya akan ke desa," ujar Alharis, ketika di konfirmasi saat menghadiri acara pengukuhan Himpunan Pelajar Mahasiswa Merangin di Kota Jambi (3/11/2017).

Baca : Sikapi Pembakaran Pondok Di Lembah Masurai Alharis Akan Turun ke Desa

Menurut Pendi, kepala dusun Sungai Tebal, Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, yang warganya menjadi korban di kamis itu. Sikap pembakaran tersebut menurutnya, tetap harus dituntut karena tidak manusiawi lagi.

"Biarkan hukum yang bicara. Itu pandangan saya karena hal itu sudah dianggap tindakan yang tidak wajar," jelasnya saat menjawab pertanyaan media ini (6/11/2017)

"Harusnya kan duduk bersama dulu sebelum bertindak fatal seperti itu, makanya saya prihatin kenapa aksi pembakaran yang mesti ditempuh seolah tak ada jalan yang lain lagi," ujarnya bernada lirih.

Ia sangat mendukung agar kasus ini di proses secepatnya. Menurut Info katanya pak Bupati mau turun tapi sampai hari ini belum kelihatan.

"Kami disini resah sebab perasaan kita inikan sama apalagi sama-sama petani, sama-sama cari makan disini, kalau tidak cepat ditangani takut melebar ke masalah lain," ujarnya mengingatkan.

Baca : Sikapi Kasus Pembakaran Pondok Warganya Begini Tanggapan Kadus Sungai Tebal

Sementara itu, Mat Aji, warga Sungai Tebal yang juga dipercaya sebagai pimpinan organisasi tani di Merangin, menyampaikan rasa ke prihatinan yang mendalam atas aksi brutal yang menghanguskan tiga pondok atau rumah petani tersebut.

Kami sangat kooporatif dan menghormati proses hukum makanya hari ini (6/11) kami lakukan anjuran kepolisian untuk melaporkan tindakan anarkis ini ke Mapolres di Bangko.

Baca : Petani Yang Pondoknya Dibakar Hari Ini Datangi Polres Merangin

"Hari ini proses laporan sudah dilakukan dengan LP/B-264/XI/2017/Res Merangin. Tadi saya ikut langsung menemani para saksi dan korban," ujar Mat Aji.

Sikap kooporatif ini menurutnya ada batasnya juga. Maksudnya jika proses hukum tak ada progres tiga hari ini dirinya sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi kemudian.

"Emosi warga ini dari hari kehari terus bertambah sebab sudah tiga hari paska kejadian masih belum ada titik terang siapa pelaku dan apa motivasi aksi anarkis tersebut. Saya khawatir pihak korban khilaf kemudian mencari pelaku dengan caranya sendiri dan itu sangat bahaya," terang Mat Aji.

Yang penting dipahami lanjut Mat Aji masalah ini dipicu oleh aksi gerombolan massa yang bertindak anarkis dan provokatif seperti menginginkan kerusuhan.

"Jika besok terjadi kerusuhan artinya Bupati atau Pemkab bisa dibilang telah melakukan pembiaran. Mereka  tidak peduli," kata Seknas Petani Jokowi ini.

"Rumah terbakar saja kita stres apalagi rumah yang dibakar ratusan orang" tandasnya mengakhiri.

Sementara itu Kabag Ops Polres Merangin, Kompol Wirmanto mengakui bahwa perwakilan warga yang pondoknya dibakar telah melaporkan secara resmi ke Polres Merangin hari ini (6/11/2017).

"Saat ini kami masih memintai keterangan korban. Kita akan bekerja keras untuk mengusut kasus ini," katanya saat dihubungi (Tim)


Actualinside.com - Ibarat api dalam sekam itulah situasi dilapangan paska pembakaran pondok petani yang berada di Desa Sungai Lalang, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin.

Dampak api tak jelas ini (aksi anarkis) begitu saja meluas ke petani yang ada di Lembah Masurai. Selain itu kabarnya juga meluas ke kecamatan di.sekitarnya seperti Jangkat dan Jangkat Timur, serta kecamatan yang lainnya.

Api yang dipantik aksi brutal ratusan orang dihari kamis kemarin (2/11) telah memusnahkan tiga buah pondok atau rumah dengan cara menyerbu lalu membakarnya. Masalahnya, Ratusan pelaku paska itu seolah ikut musnah pula.

Semua mendadak bungkam dan sejauh ini tak satupun yang merasa paling bertanggung jawab. Terasa dekat tapi tersamar-samar.

Masalah berikutnya bagaimana dengan nasib petani yang jadi korban atau pondoknya yang dibakar itu? Dan ribuan petani  lainnya yang berada dalam satu hamparan?

Pondok petani disini sama halnya rumah yang menjadi tempat berteduh dan setiap saat tempat berkumpul bagi anggota keluarga.

Beda dengan pondok umumnya yang ada di kebun sawit, karet, duku, duren, yang berfungsi sekedar pelepas penat.

Baca : Gawat! Jika Lamban Disikapi Warga Di Lembah Masurai Terancam Bentrok

"Pagi itu, Kamis (2/11) sekitar jam 10 pagi tiba-tiba datang serombongan orang dari belakang sembari melempari atap dengan batu, memukul dinding dan tiang pondok" ujar Wansah (37), salah seorang korban yang pondoknya dibakar ratusan massa berkisah.

Perlawanan dan komunikasi tak ada sama sekali pokoknya mereka memaksa pergi dari lokasi karena kata mereka di lahan tersebut terlarang untuk berkebun.

Saya kemudian mohon untuk mengeluarkan isi pondok seperti alat masak, kasur dan sebagainya. Setelah itu pondok langsung di bakar.

"Jumlah rombongan seratus lebih dan baru ini ada aksi pembakaran seperti itu disitu, karena sebelumnya aman-aman saja!" tutur Korban.

Terpisah, Alharis, selaku Bupati Merangin mengaku belum tahu soal adanya pembakaran terhadap pondok-pondok petani tersebut. Namun menyikapi hal itu dirinya berencana akan meninjau ke desa.

"Saya belum mengetahui informasi adanya pembakaran pondok tapi besok saya akan ke desa," ujar Alharis, ketika di konfirmasi saat menghadiri acara pengukuhan Himpunan Pelajar Mahasiswa Merangin di Kota Jambi (3/11/2017).

Baca : Sikapi Pembakaran Pondok Di Lembah Masurai Alharis Akan Turun ke Desa

Menurut Pendi, kepala dusun Sungai Tebal, Desa Tuo, Kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, yang warganya menjadi korban di kamis itu. Sikap pembakaran tersebut menurutnya, tetap harus dituntut karena tidak manusiawi lagi.

"Biarkan hukum yang bicara. Itu pandangan saya karena hal itu sudah dianggap tindakan yang tidak wajar," jelasnya saat menjawab pertanyaan media ini (6/11/2017)

"Harusnya kan duduk bersama dulu sebelum bertindak fatal seperti itu, makanya saya prihatin kenapa aksi pembakaran yang mesti ditempuh seolah tak ada jalan yang lain lagi," ujarnya bernada lirih.

Ia sangat mendukung agar kasus ini di proses secepatnya. Menurut Info katanya pak Bupati mau turun tapi sampai hari ini belum kelihatan.

"Kami disini resah sebab perasaan kita inikan sama apalagi sama-sama petani, sama-sama cari makan disini, kalau tidak cepat ditangani takut melebar ke masalah lain," ujarnya mengingatkan.

Baca : Sikapi Kasus Pembakaran Pondok Warganya Begini Tanggapan Kadus Sungai Tebal

Sementara itu, Mat Aji, warga Sungai Tebal yang juga dipercaya sebagai pimpinan organisasi tani di Merangin, menyampaikan rasa ke prihatinan yang mendalam atas aksi brutal yang menghanguskan tiga pondok atau rumah petani tersebut.

Kami sangat kooporatif dan menghormati proses hukum makanya hari ini (6/11) kami lakukan anjuran kepolisian untuk melaporkan tindakan anarkis ini ke Mapolres di Bangko.

Baca : Petani Yang Pondoknya Dibakar Hari Ini Datangi Polres Merangin

"Hari ini proses laporan sudah dilakukan dengan LP/B-264/XI/2017/Res Merangin. Tadi saya ikut langsung menemani para saksi dan korban," ujar Mat Aji.

Sikap kooporatif ini menurutnya ada batasnya juga. Maksudnya jika proses hukum tak ada progres tiga hari ini dirinya sulit untuk memprediksi apa yang akan terjadi kemudian.

"Emosi warga ini dari hari kehari terus bertambah sebab sudah tiga hari paska kejadian masih belum ada titik terang siapa pelaku dan apa motivasi aksi anarkis tersebut. Saya khawatir pihak korban khilaf kemudian mencari pelaku dengan caranya sendiri dan itu sangat bahaya," terang Mat Aji.

Yang penting dipahami lanjut Mat Aji masalah ini dipicu oleh aksi gerombolan massa yang bertindak anarkis dan provokatif seperti menginginkan kerusuhan.

"Jika besok terjadi kerusuhan artinya Bupati atau Pemkab bisa dibilang telah melakukan pembiaran. Mereka  tidak peduli," kata Seknas Petani Jokowi ini.

"Rumah terbakar saja kita stres apalagi rumah yang dibakar ratusan orang" tandasnya mengakhiri.

Sementara itu Kabag Ops Polres Merangin, Kompol Wirmanto mengakui bahwa perwakilan warga yang pondoknya dibakar telah melaporkan secara resmi ke Polres Merangin hari ini (6/11/2017).

"Saat ini kami masih memintai keterangan korban. Kita akan bekerja keras untuk mengusut kasus ini," katanya saat dihubungi (Tim)


Actualinside.com - Dua hari paska pembakaran  pondok petani oleh sekelompok orang tak dikenal di desa Sungai Lalang, kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, terus mengelinding bak bola salju.

Hari ini kabarnya ribuan massa sudah mulai berkonsentrasi untuk mengambil sikap setelah menerima kebenaran info seputar tindakan anarkis tersebut.

"Ribuan orang disini resah kenapa hal seperti itu bisa terjadi apalagi yang menjadi korban keluarga besar di Sungai Tebal," ujar Mat Aji, pada media ini (4/11/2017)

"Dasar aksi pembakaran pondok itu apa, kenapa baru sekarang ribut begini padahal selama ini aman-aman saja, ini pasti ada provokatornya nah itulah yang harusnya ditangkap," ujar warga Sungai Tebal ini dengan nada kesal.

Baca : Tindakan Anarkis Pembakaran Pondok Di Lembah Masurai Resmi Dipolisikan

Baca : Gawat! Jika Lamban Disikapi Warga Di Lembah Masurai Terancam Bentrok

Ditambahkannya, Kami selama ini sudah sangat menghargai dan menghormati dan dengan senang hati menjadi bagian dari masyarakat tapi kalau hal ini mereka yang mulai apa mau dikata.

Apalagi lanjut Mat Aji, aksi sekelompok orang yg bertindak anarkis tersebut setelah ia croscek ternyata tidak ada izin atau perintah dari desa maupun adat jadi aksi pembakaran tersebut aksi ilegal yang cenderung premanisme.

Ketika ditanya kemungkinan macam apakah yang bisa terjadi Mat Aji hanya menjawab singkat "kami akan sweping setiap warga yang lewat di Sungai tebal".

Alamak! bagaimana ini pak Bupati? Apakah ini cuma gertak semata? Semoga aman dan terkendalilah ya!


Actualinside.com - Dua hari paska pembakaran  pondok petani oleh sekelompok orang tak dikenal di desa Sungai Lalang, kecamatan Lembah Masurai, Kabupaten Merangin, terus mengelinding bak bola salju.

Hari ini kabarnya ribuan massa sudah mulai berkonsentrasi untuk mengambil sikap setelah menerima kebenaran info seputar tindakan anarkis tersebut.

"Ribuan orang disini resah kenapa hal seperti itu bisa terjadi apalagi yang menjadi korban keluarga besar di Sungai Tebal," ujar Mat Aji, pada media ini (4/11/2017)

"Dasar aksi pembakaran pondok itu apa, kenapa baru sekarang ribut begini padahal selama ini aman-aman saja, ini pasti ada provokatornya nah itulah yang harusnya ditangkap," ujar warga Sungai Tebal ini dengan nada kesal.

Baca : Tindakan Anarkis Pembakaran Pondok Di Lembah Masurai Resmi Dipolisikan

Baca : Gawat! Jika Lamban Disikapi Warga Di Lembah Masurai Terancam Bentrok

Ditambahkannya, Kami selama ini sudah sangat menghargai dan menghormati dan dengan senang hati menjadi bagian dari masyarakat tapi kalau hal ini mereka yang mulai apa mau dikata.

Apalagi lanjut Mat Aji, aksi sekelompok orang yg bertindak anarkis tersebut setelah ia croscek ternyata tidak ada izin atau perintah dari desa maupun adat jadi aksi pembakaran tersebut aksi ilegal yang cenderung premanisme.

Ketika ditanya kemungkinan macam apakah yang bisa terjadi Mat Aji hanya menjawab singkat "kami akan sweping setiap warga yang lewat di Sungai tebal".

Alamak! bagaimana ini pak Bupati? Apakah ini cuma gertak semata? Semoga aman dan terkendalilah ya!

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner