SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, dalam momentum ini tokoh yang akrab disapa SAH tersebut mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas

"Hardiknas 2019 ini saya menilai pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional, ungkapnya (2/5) di Jakarta.

Demi mewujudkan pemerataan kesempatan dan kualitas pendidikan ini SAH mengaku pihaknya di DPR terus mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, dalam tataran konseptual maupun menejerial, demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan di masa depan.

“Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah tanah air."

Karakter yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini. Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.

Saat ini menurut SAH, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan, kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.

Dalam konteks ini SAH mengatakan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan juga Undang-Undang Sistem Perbukuan. Dimana kedua produk legislasi tersebut diharapkan mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah.

Menurutnya kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.

Adapun Undang-Undang Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.

 “Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, disinilah titik evaluasi dalam peringatan hari pendidikan nasional," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, dalam momentum ini tokoh yang akrab disapa SAH tersebut mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas

"Hardiknas 2019 ini saya menilai pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional, ungkapnya (2/5) di Jakarta.

Demi mewujudkan pemerataan kesempatan dan kualitas pendidikan ini SAH mengaku pihaknya di DPR terus mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, dalam tataran konseptual maupun menejerial, demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan di masa depan.

“Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah tanah air."

Karakter yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini. Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.

Saat ini menurut SAH, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan, kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.

Dalam konteks ini SAH mengatakan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan juga Undang-Undang Sistem Perbukuan. Dimana kedua produk legislasi tersebut diharapkan mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah.

Menurutnya kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.

Adapun Undang-Undang Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.

 “Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, disinilah titik evaluasi dalam peringatan hari pendidikan nasional," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner