SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV

You are here

Serahkan 2 SK DPC Pengganti,SAH Ceritakan Kisah Pergantian Khalid Bin Walid Di Zaman Khalifah Umar Bin Khatab.


Actualinside.com.MUARO JAMBI - Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) menyerahkan SK Perubahan kepengurusan DPC kabupaten Batanghari dan Tebo, dimana dalam SK tersebut ada penugasan baru terkait posisi Ketua, Sekretaris dan Bendahara di dua kabupaten tersebut.

Sekretaris DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi Najamuddin, SE mengatakan perubahan kepengurusan DPC dilakukan untuk memenuhi kebutuhan organisasi untuk lebih berjalan sesuai platform dan nilai dasar perjuangan Gerindra, dimana menurut anggota DPRD kabupaten Batanghari tersebut pergantian dalam suatu organisasi hal yang lumrah untuk mengantisipasi dinamika politik yang terjadi menghadapi pilpres dan pileg 2019 ini.

" Ini pergantian biasa melihat kebutuhan organisasi dalam menghadapi dinamika politik dalam pilpres dan pileg, yang lama kita minta konsen di dapilnya untuk mengamankan kursi disana, sementara yang baru kita tugaskan hal - hal yang sesuai dengan doktrin kejuangan Gerindra. "

SAH sendiri dalam sambutannya ketika menyerahkan SK dua DPC tersebut mengingatkan tugas dan tanggung jawab seorang kader Gerindra dalam menghadapi pilpres dan pileg 2019 nanti. Menurutnya DPC memiliki peran penting untuk mengiatkan roda organisasi hingga ke level anak ranting, karena disinilah akar rumput yang bisa membuat besar atau kecilnya Gerindra selaku partai, jadi pergantian murni untuk kepentingan organisasi untuk lebih baik, bukan berarti yang lama kurang baik, tapi lebih pada strategi komando yang kita lakukan, jadi ini murni bagian dari strategi besar Gerindra bukan masalah person to person apalagi masalah perpecahan.

Bahkan pria yang akrab di sapa pak Haji tersebut menceritakan bagaimana strategi perjuangan di zaman sahabat membuat seorang Khalid Bin Walid panglima perang yang tidak pernah terkalahkan harus diganti karena tuntutan kondisi dan situasi.

" Dulu pada zaman sahabat Umar beliau menganti Khalid Bin Walid seorang panglima perang yang tidak terkalahkan dengan panglima baru Abu Ubadah Bin Jarrah, ini bukan berarti ada masalah bahwa si Khalid tidak bagus tetapi karena di pasukan Muslim di Syam membutuhkan panglima yang bukan hanya jago strategi tetapi juga harus bisa menjalankan doktrin dakwah di daerah yang dibebaskan, maka Khalifah Umar melakukan penggantian untuk kebesaran dakwah Islam, tandasnya. "(Aci 02)

ActualInside

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner