SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com Jambi - Pelantikan Persatuan Renang Seluruh Indonesia( PRSI) Provinsi Jambi di lantik di Ruang pola Kantor Gubernur Jambi Kamis malam 22/Nopember 2018.untuk masa bakti 2018-2022.

Ketua PRSI Jambi  di lantik langsung oleh Pengurus PRSI Pusat Sarman Simanjoran
Kepada H.Salman Alfarizi,Ketua PRSI Provinsi Jambi.

Plt Gubernur Jambi yang di wakili oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Jambi Donie  Iskandar Dalam sambutannya mengatakan Ketua PRSI pada saat ini.Harapan saya dan harapan kita semua,semoga PRSI Jambi dapat lebih maju lagi ,serta mampu meraih prestasi secara Nasional.,terkait anggaran dana untuk olah raga memang jika di mengandalkan dana dari pemerintah,entah sampai kapan kita bisa mendapat dana lebih besar lagi.

Harapan kita semoga kedepan prestasi renang provinsi jambi akan dapat mengembalikan masa kejayaannya dari beberapa waktu tang lalu.Pada masa lalu atlit renang provinsi jambi merupakan yang sangat di segani secara Nasional,maupun Internasional.


Hadir dalam acara tersebut para tamu undangan baik unsur pemerintah maupun unsur organisasi.Wali kota Jambi yang di wakili KADISPORA Kota Jambi,Pengurus KONI Prov Jambi dan lainnya.

H.Salman Alfarizi Agus Jaya Ketua PRSI Jambi Mengatakan bahwa dirinya dan para pengurus PRSI jambi Insya Alloh akan memegang Amanah,akan berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan PRSI Jambi secara Nasional maupun Sampai ke kancah Internasional.

H.Salman juga mengatakan dalam waktu dekat ini kami akan membangun komunikasi dengan berbagai pihak,yang mana Insya Alloh kita berencan akan melaksanakan Even secara Nasional,yaitu renang bebas, mengarungi   Danau Kerinci.

Arahan dan petunjuk dari berbagai pihak pada saat ini sangat kami butuhkan.ungkap H.Salman.(ACI02)

Actualinside.com Jambi - Pelantikan Persatuan Renang Seluruh Indonesia( PRSI) Provinsi Jambi di lantik di Ruang pola Kantor Gubernur Jambi Kamis malam 22/Nopember 2018.untuk masa bakti 2018-2022.

Ketua PRSI Jambi  di lantik langsung oleh Pengurus PRSI Pusat Sarman Simanjoran
Kepada H.Salman Alfarizi,Ketua PRSI Provinsi Jambi.

Plt Gubernur Jambi yang di wakili oleh Kepala BAPPEDA Provinsi Jambi Donie  Iskandar Dalam sambutannya mengatakan Ketua PRSI pada saat ini.Harapan saya dan harapan kita semua,semoga PRSI Jambi dapat lebih maju lagi ,serta mampu meraih prestasi secara Nasional.,terkait anggaran dana untuk olah raga memang jika di mengandalkan dana dari pemerintah,entah sampai kapan kita bisa mendapat dana lebih besar lagi.

Harapan kita semoga kedepan prestasi renang provinsi jambi akan dapat mengembalikan masa kejayaannya dari beberapa waktu tang lalu.Pada masa lalu atlit renang provinsi jambi merupakan yang sangat di segani secara Nasional,maupun Internasional.


Hadir dalam acara tersebut para tamu undangan baik unsur pemerintah maupun unsur organisasi.Wali kota Jambi yang di wakili KADISPORA Kota Jambi,Pengurus KONI Prov Jambi dan lainnya.

H.Salman Alfarizi Agus Jaya Ketua PRSI Jambi Mengatakan bahwa dirinya dan para pengurus PRSI jambi Insya Alloh akan memegang Amanah,akan berupaya semaksimal mungkin untuk memajukan PRSI Jambi secara Nasional maupun Sampai ke kancah Internasional.

H.Salman juga mengatakan dalam waktu dekat ini kami akan membangun komunikasi dengan berbagai pihak,yang mana Insya Alloh kita berencan akan melaksanakan Even secara Nasional,yaitu renang bebas, mengarungi   Danau Kerinci.

Arahan dan petunjuk dari berbagai pihak pada saat ini sangat kami butuhkan.ungkap H.Salman.(ACI02)

Actualinside.com Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi Badan Usaha Kreatif Sutan Adil Hendra (SAH) menargetkan 1800 orang pelaku usaha kreatif di provinsi Jambi mendapatkan pelatihan pengembangan usaha.

Penegasan ini disampaikan SAH dalam menanggapi rencana kerja DPR RI 2019, berbicara di sela - sela paripurna DPR (21/11) anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan dalam tahun 2019 dirinya menargetkan 1800 orang pelaku usaha kreatif di Jambi kemarin akan mendapatkan pelatihan.

" Target saya di DPR 2019 ke depan. Saya akan akan dorong 1800 usaha kreatif Jambi mendapatkan Fasilitasi pengembangan usaha. "

Program pengembangan usaha kreatif dilakukan langsung Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam bentuk pelatihan, work shop dan berbagai pendampingan lainnya, ujar anggota DPR RI dari daerah pemilihan provinsi Jambi tersebut.

Adapun tujuan dari SAH membawa program Bekraf Jambi agar ada peningkatan sumber daya bagi pelaku usaha kreatif Jambi, baik dari sisi produk, pemasaran hingga paten usaha.

Antusiasme para pelaku usaha untuk mengikuti Program pelatihan Bekraf ini tergolong tinggi, hal ini seperti di sampaikan Merdu Silta Wenti, S.I.P tenaga ahli DPR RI yang mendampingi SAH di Senayan. Menurut alumnus Fisipol UI tersebut pelaku usaha di Jambi sangat membutuhkan pelatihan dan pengembangan usaha, sehingga dari hasil pelatihan ini usaha kreatif di Jambi maju dan berdaya saing, baik dari segi produk maupun dari aspek pemasaran dan mindset berfikir.

Totalitas SAH dalam memperjuangkan nasib pelaku usaha kreatif di Jambi ini tidak terlepas dari keinginannya untuk membantu masyarakat Jambi untuk lebih berdaya secara ekonomi dan kapasitas.

" Alhamdulilah sejak tiga tahun terakhir SAH sering membina pelaku kreatif di Jambi, kini telah terjadi pergeseran pola usaha masyarakat, yang dulunya hanya industri rumahan menjadi industri yang memiliki orientasi keunggulan dalam bentuk kreativitas dan inovasi, ujarnya. "

Maka tak heran menurutnya kegiatan Bekraf yang dibawa SAH ke Provinsi Jambi kini menjadi idola, bukan hanya pelaku usaha kreatif, tapi juga anak - anak muda yang memiliki minat pada Wira usaha, berkat SAH kami semua suka acara Bekraf",tandas Merdu.(ACI02)

Actualinside.com Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi Badan Usaha Kreatif Sutan Adil Hendra (SAH) menargetkan 1800 orang pelaku usaha kreatif di provinsi Jambi mendapatkan pelatihan pengembangan usaha.

Penegasan ini disampaikan SAH dalam menanggapi rencana kerja DPR RI 2019, berbicara di sela - sela paripurna DPR (21/11) anggota Fraksi Partai Gerindra tersebut mengatakan dalam tahun 2019 dirinya menargetkan 1800 orang pelaku usaha kreatif di Jambi kemarin akan mendapatkan pelatihan.

" Target saya di DPR 2019 ke depan. Saya akan akan dorong 1800 usaha kreatif Jambi mendapatkan Fasilitasi pengembangan usaha. "

Program pengembangan usaha kreatif dilakukan langsung Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) dalam bentuk pelatihan, work shop dan berbagai pendampingan lainnya, ujar anggota DPR RI dari daerah pemilihan provinsi Jambi tersebut.

Adapun tujuan dari SAH membawa program Bekraf Jambi agar ada peningkatan sumber daya bagi pelaku usaha kreatif Jambi, baik dari sisi produk, pemasaran hingga paten usaha.

Antusiasme para pelaku usaha untuk mengikuti Program pelatihan Bekraf ini tergolong tinggi, hal ini seperti di sampaikan Merdu Silta Wenti, S.I.P tenaga ahli DPR RI yang mendampingi SAH di Senayan. Menurut alumnus Fisipol UI tersebut pelaku usaha di Jambi sangat membutuhkan pelatihan dan pengembangan usaha, sehingga dari hasil pelatihan ini usaha kreatif di Jambi maju dan berdaya saing, baik dari segi produk maupun dari aspek pemasaran dan mindset berfikir.

Totalitas SAH dalam memperjuangkan nasib pelaku usaha kreatif di Jambi ini tidak terlepas dari keinginannya untuk membantu masyarakat Jambi untuk lebih berdaya secara ekonomi dan kapasitas.

" Alhamdulilah sejak tiga tahun terakhir SAH sering membina pelaku kreatif di Jambi, kini telah terjadi pergeseran pola usaha masyarakat, yang dulunya hanya industri rumahan menjadi industri yang memiliki orientasi keunggulan dalam bentuk kreativitas dan inovasi, ujarnya. "

Maka tak heran menurutnya kegiatan Bekraf yang dibawa SAH ke Provinsi Jambi kini menjadi idola, bukan hanya pelaku usaha kreatif, tapi juga anak - anak muda yang memiliki minat pada Wira usaha, berkat SAH kami semua suka acara Bekraf",tandas Merdu.(ACI02)

Actualinside.com Jambi - Islam merupakan agama yang sungguh luar biasa sempurnanya, karena setiap aktivitas kita telah Allah SWT atur agar kehidupan kita menjadi lebih baik dan mengandung keberkahan serta keselamatan bagi seluruh manusia.

Termasuk juga dalam kegiatan perekonomian di pasar. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dengan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Namun pada jaman sekarang transaksi jual beli ini pun dapat dilakukan secara online tanpa harus bertemu di pasar, seperti lewat online shop (shopee, lazada, tokopedia, dll). Pasar mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai sarana distribusi, pembentuk harga dan sarana promosi.

Sebagai seorang muslim kita harus bisa melihat perilaku dalam pasar apakah terjadi kecurangan didalam nya. Seorang penjual yang baik tidak boleh melakukan kecurangan, yang pertama adalah menipu, menipu yang dimaksud disini dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain menyembunyikan barang cacat, mengurangi timbangan, ukuran, menaikkan harga sesukanya, dll. Dengan melakukan cara ini pedagang pedagang nakal dapat memperoleh keuntungan yang berlipat ganda serta merugikan pembeli. Larangan untuk menipu terdapat dalam al quran surah ali imran ayat 54 “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”. [QS 3:54].  Maka dengan ini celakalah bagi para pedagang yang suka menipu, mereka akan mendapat azab sesuai dengan perbuatan mereka dan kelak akan dimasukkan ke dalam api neraka
.

Yang kedua adalah menimbun barang, Saat ini, banyak pedagang dan pebisnis yang tamak tanpa sedikit pun memikirkan nasib orang banyak. Mereka menimbun barang-barang yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti bawang, cabai, minyak, beras, gula, dan bahan bakar minyak (BBM).

Menimbun(ihtikar) yakni tindakan menyimpan harta, manfaat, atau jasa dan enggan menjual dan memberikannya kepada orang lain, yang mengakibatkan melonjaknya harga secara drastis. Ini disebabkan persediaan terbatas atau stok barang hilang sama sekali dari pasar. Sedangkan masyarakat, memerlukan produk, manfaat, atau jasa tersebut. Setelah harga harga barang meningkat jauh baru lah para penimbun ini menjual barang nya dan masyarakat pun terpaksa membelinya dikarnakan tidak ada yang menjual barang itu selain si penimbun. Hal ini dilkukan penimbun demi mendapat keuntungan yang sangat besar. Islam memandang perbuatan menimbun barang sebagai bentuk kezaliman dan bertentangan karna menimbulkan kesengsaraan. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan menimbun barang kecuali dia seorang pendosa.” (HR Muslim). Dalam hadis di atas, pelaku penimbun barang disifati dengan kata khoti’ atau pendosa. Sifat khoti’ ini jugalah yang dilabelkan Allah SWT kepada para thagut yang berlaku zalim seperti Firaun (QS al-Qashash [28]: 8).

Nah jadi itulah beberapa perilaku pasar yang dilarang dalam islam, kita sebagai umat islam baik sebagai pembeli maupun penjual harus melakukan aturan perdagangan sesuai dengan syariat islam, jangan sesekali melakukan perbuatan tercela tersebut karna hanya akan mendapat mudharat dan mendapat siksa serta azab dari Allah SWT. Semoga kita selalu terhindar dari perbuatan tersebut amin amin yaa rabbal ‘alamin

Penulis : Gayandwip Nopaniriah, Ronie Surya Utama, Dinda Aulia, Hazman Tharis, Agustina Shinta Dewi, Salsabila Merliana Ramadhini, dan Riskha

(mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi).(02).

Actualinside.com Jambi - Islam merupakan agama yang sungguh luar biasa sempurnanya, karena setiap aktivitas kita telah Allah SWT atur agar kehidupan kita menjadi lebih baik dan mengandung keberkahan serta keselamatan bagi seluruh manusia.

Termasuk juga dalam kegiatan perekonomian di pasar. Pasar merupakan tempat bertemunya penjual dengan pembeli untuk melakukan transaksi jual beli. Namun pada jaman sekarang transaksi jual beli ini pun dapat dilakukan secara online tanpa harus bertemu di pasar, seperti lewat online shop (shopee, lazada, tokopedia, dll). Pasar mempunyai beberapa fungsi yaitu sebagai sarana distribusi, pembentuk harga dan sarana promosi.

Sebagai seorang muslim kita harus bisa melihat perilaku dalam pasar apakah terjadi kecurangan didalam nya. Seorang penjual yang baik tidak boleh melakukan kecurangan, yang pertama adalah menipu, menipu yang dimaksud disini dapat dilakukan dengan berbagai cara antara lain menyembunyikan barang cacat, mengurangi timbangan, ukuran, menaikkan harga sesukanya, dll. Dengan melakukan cara ini pedagang pedagang nakal dapat memperoleh keuntungan yang berlipat ganda serta merugikan pembeli. Larangan untuk menipu terdapat dalam al quran surah ali imran ayat 54 “Orang-orang kafir itu membuat tipu daya, dan Allah membalas tipu daya mereka itu. Dan Allah sebaik-baik pembalas tipu daya”. [QS 3:54].  Maka dengan ini celakalah bagi para pedagang yang suka menipu, mereka akan mendapat azab sesuai dengan perbuatan mereka dan kelak akan dimasukkan ke dalam api neraka
.

Yang kedua adalah menimbun barang, Saat ini, banyak pedagang dan pebisnis yang tamak tanpa sedikit pun memikirkan nasib orang banyak. Mereka menimbun barang-barang yang sangat dibutuhkan masyarakat, seperti bawang, cabai, minyak, beras, gula, dan bahan bakar minyak (BBM).

Menimbun(ihtikar) yakni tindakan menyimpan harta, manfaat, atau jasa dan enggan menjual dan memberikannya kepada orang lain, yang mengakibatkan melonjaknya harga secara drastis. Ini disebabkan persediaan terbatas atau stok barang hilang sama sekali dari pasar. Sedangkan masyarakat, memerlukan produk, manfaat, atau jasa tersebut. Setelah harga harga barang meningkat jauh baru lah para penimbun ini menjual barang nya dan masyarakat pun terpaksa membelinya dikarnakan tidak ada yang menjual barang itu selain si penimbun. Hal ini dilkukan penimbun demi mendapat keuntungan yang sangat besar. Islam memandang perbuatan menimbun barang sebagai bentuk kezaliman dan bertentangan karna menimbulkan kesengsaraan. Rasulullah SAW bersabda, “Tidak akan menimbun barang kecuali dia seorang pendosa.” (HR Muslim). Dalam hadis di atas, pelaku penimbun barang disifati dengan kata khoti’ atau pendosa. Sifat khoti’ ini jugalah yang dilabelkan Allah SWT kepada para thagut yang berlaku zalim seperti Firaun (QS al-Qashash [28]: 8).

Nah jadi itulah beberapa perilaku pasar yang dilarang dalam islam, kita sebagai umat islam baik sebagai pembeli maupun penjual harus melakukan aturan perdagangan sesuai dengan syariat islam, jangan sesekali melakukan perbuatan tercela tersebut karna hanya akan mendapat mudharat dan mendapat siksa serta azab dari Allah SWT. Semoga kita selalu terhindar dari perbuatan tersebut amin amin yaa rabbal ‘alamin

Penulis : Gayandwip Nopaniriah, Ronie Surya Utama, Dinda Aulia, Hazman Tharis, Agustina Shinta Dewi, Salsabila Merliana Ramadhini, dan Riskha

(mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi).(02).
Foto : Desnat, Aktivis Pemerhati Hukum Jambi

Actualinside.com - Jambi, Setelah menjadi tersangka pada 9 Agustus 2018 yang lalu oleh Polres Kabupaten Merangin, Isnedi belum di lakukan penahanan oleh Kajari Merangin. Padahal Polres Merangin sudah melimpahkan perkara tersebut kepada Kajari Merangin.

Berdasarkan surat ketetapan tersangka yang di keluarkan oleh Kapolres Merangin nomor S/Tap/01/VIII/RES.3.3/2018.



Desnat, aktivis pemerhati hukum jambi meminta Kajari Kabupaten Merangin agar segera melakukan penahanan terhadap tersangka Isnedi sambil menunjukkan poto surat penetapan Isnedi dari saksi menjadi tersangka dan juga surat pelimpahan Dari Polres Merangi kepada Kajari Merangin.

Sudah jelas menjadi tersangka, kenapa belum di tahan juga, dalam proses hukum harus jelas semua orang sama tidak boleh ada perbedaan walaupun Isnedi adalah Anggota DPRD merangin, namun jika telah terbukti agar segera untuk di tahan"ungkap Desnat,

Desnat menegaskan bahwa sampai saat ini sudah dua bulan berjalan, kenapa Kajari belum juga tahan Isnedi,ulang Desnat,
Ini surat pelimpahannya dan ini surat perubahan saksi menjadi tersangka.ucap Desnat.Sambil memberikan surat tersebut.

Berdasarkan surat peralihan status dari saksi menjadi tersangka dengan nomor surat:S.Tap/01,a/VIII/Res 3.3 2018.tertanggal 9 Agustus 2018. Kemudian surat rujukan Pokres ke Kajari Merangin Nomor: R/21.a/VIII/RES.3.3/2018.

Untuk di ketahui bahwa Isnedi adalah anggota DPRD kabupaten Merangin dari Partai Gerindra, terjerat kasus dugaan korupsi.

Wakil ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Aidil Putra, saat di konfirmasi, mengatakan ya benar adanya kasus tersebut,dia mengatakan semuanya tentu harus di pertanggung jawabkan oleh yang bersangkutan,saya tidak begitu tau kasusnya seperti apa, namun kemungkinan besar DPD Gerindra Provinsi Jambi akan segera melakukan Evaluasi dan koordinasi, tentunya jika ada persoalan secara kepartaian kami harus menyikapinya, mekanisme sanksi dari partai tentunya akan di bahas di tingkatan DPD Gerindra, bentuk dari sanksi buat Isnedi tentunya saya belum bisa pastikan, itu tergantung hasil rapat di DPD.

Saya yakin Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi tidak mau tinggal diam,untuk di ketahui bahwa Pak SAH adalah orang yang bijaksana dan tegas.Namun semoga keputusan sanksi dari partai akan cepat di realisasikan.karena ini sudah turut mencoreng nama baik partai."ucap Aidil.

sangat di sayangkan pihak Kajari Kabupaten Merangin belum dapat di konfirmasi media ini. (ACI02).
Foto : Desnat, Aktivis Pemerhati Hukum Jambi

Actualinside.com - Jambi, Setelah menjadi tersangka pada 9 Agustus 2018 yang lalu oleh Polres Kabupaten Merangin, Isnedi belum di lakukan penahanan oleh Kajari Merangin. Padahal Polres Merangin sudah melimpahkan perkara tersebut kepada Kajari Merangin.

Berdasarkan surat ketetapan tersangka yang di keluarkan oleh Kapolres Merangin nomor S/Tap/01/VIII/RES.3.3/2018.



Desnat, aktivis pemerhati hukum jambi meminta Kajari Kabupaten Merangin agar segera melakukan penahanan terhadap tersangka Isnedi sambil menunjukkan poto surat penetapan Isnedi dari saksi menjadi tersangka dan juga surat pelimpahan Dari Polres Merangi kepada Kajari Merangin.

Sudah jelas menjadi tersangka, kenapa belum di tahan juga, dalam proses hukum harus jelas semua orang sama tidak boleh ada perbedaan walaupun Isnedi adalah Anggota DPRD merangin, namun jika telah terbukti agar segera untuk di tahan"ungkap Desnat,

Desnat menegaskan bahwa sampai saat ini sudah dua bulan berjalan, kenapa Kajari belum juga tahan Isnedi,ulang Desnat,
Ini surat pelimpahannya dan ini surat perubahan saksi menjadi tersangka.ucap Desnat.Sambil memberikan surat tersebut.

Berdasarkan surat peralihan status dari saksi menjadi tersangka dengan nomor surat:S.Tap/01,a/VIII/Res 3.3 2018.tertanggal 9 Agustus 2018. Kemudian surat rujukan Pokres ke Kajari Merangin Nomor: R/21.a/VIII/RES.3.3/2018.

Untuk di ketahui bahwa Isnedi adalah anggota DPRD kabupaten Merangin dari Partai Gerindra, terjerat kasus dugaan korupsi.

Wakil ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi, Aidil Putra, saat di konfirmasi, mengatakan ya benar adanya kasus tersebut,dia mengatakan semuanya tentu harus di pertanggung jawabkan oleh yang bersangkutan,saya tidak begitu tau kasusnya seperti apa, namun kemungkinan besar DPD Gerindra Provinsi Jambi akan segera melakukan Evaluasi dan koordinasi, tentunya jika ada persoalan secara kepartaian kami harus menyikapinya, mekanisme sanksi dari partai tentunya akan di bahas di tingkatan DPD Gerindra, bentuk dari sanksi buat Isnedi tentunya saya belum bisa pastikan, itu tergantung hasil rapat di DPD.

Saya yakin Ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi tidak mau tinggal diam,untuk di ketahui bahwa Pak SAH adalah orang yang bijaksana dan tegas.Namun semoga keputusan sanksi dari partai akan cepat di realisasikan.karena ini sudah turut mencoreng nama baik partai."ucap Aidil.

sangat di sayangkan pihak Kajari Kabupaten Merangin belum dapat di konfirmasi media ini. (ACI02).
Foto : Elva Satria Sekretaris Gerindra Muaro Jambi

Actualinside.com. jambi - Gencarnya fitnah yang ditujukan kepada partai Gerindra dan Ketua DPD gerindra Sutan Adil Hendra, bentuk pelampiasan kekecewaan.

Mereka yang melemparkan fitnah itu, adalah mereka-mereka yang sudah kalah dalan kompetisi. Apalagi dalam suhu politik yang saat ini sedang memanas baik itu Pilpres maupun Pileg.

Ketua DPC Gerindra Muaro Jambi, Salman mengatakan bahwa adanya fitnah yang ditujukan ke Partai besukan Prabowo adalah bentuk kekecewaan saja. Terutama mereka yang selama ini telah "dibuang" dari Gerindra.

"Itu biasa, namanya saja orang kalah. Kalau orang kalah dalam kompetisi itu, ibarat orang hanyut. Jangankan kayu, kalengpun dicari untuk berpegang, kan mereka yang mengumbar fitnah adalah yang terbuang dalam tanda kutip dari Gerindra. Biasa aja kali" Ujar Salman.

Sekretaris Gerindra Muaro Jambi, Elva Satria juga berujar sama. Menurutnya, akhir-akhir ini Gerindra khususnya di Jambi terus difitnah oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Mereka sengaja menggembosin Gerindra dan Ketua DPD, agar elektabilitas menurun. Padahal, mereka yang memfitnah itu, integritasnya saja diragukan.

"Siapa yang mau percaya apa yang mereka katakan. Wong orangnya saja tidak punya integritas. Basi itu" Tegas Elva Satria.

Politisi Muaro Jambi ini menegaskan, bahwa Gerindra mulai dari DPD hingga DPC siap hadapi fitnah-fitnah yang dilontarkan oleh lawan politik. Baik dari internal maupun eksternal.

"Kita siap. Dalam politik itu perang "opini" itu biasa saja. Dan kami kader dan pengurus Gerindra di Jambi, sudah siap loh melakukan perlawanan. Semua kita kompak" Tegasnya. (ACI02)
Foto : Elva Satria Sekretaris Gerindra Muaro Jambi

Actualinside.com. jambi - Gencarnya fitnah yang ditujukan kepada partai Gerindra dan Ketua DPD gerindra Sutan Adil Hendra, bentuk pelampiasan kekecewaan.

Mereka yang melemparkan fitnah itu, adalah mereka-mereka yang sudah kalah dalan kompetisi. Apalagi dalam suhu politik yang saat ini sedang memanas baik itu Pilpres maupun Pileg.

Ketua DPC Gerindra Muaro Jambi, Salman mengatakan bahwa adanya fitnah yang ditujukan ke Partai besukan Prabowo adalah bentuk kekecewaan saja. Terutama mereka yang selama ini telah "dibuang" dari Gerindra.

"Itu biasa, namanya saja orang kalah. Kalau orang kalah dalam kompetisi itu, ibarat orang hanyut. Jangankan kayu, kalengpun dicari untuk berpegang, kan mereka yang mengumbar fitnah adalah yang terbuang dalam tanda kutip dari Gerindra. Biasa aja kali" Ujar Salman.

Sekretaris Gerindra Muaro Jambi, Elva Satria juga berujar sama. Menurutnya, akhir-akhir ini Gerindra khususnya di Jambi terus difitnah oleh oknum yang tidak bertanggungjawab. Mereka sengaja menggembosin Gerindra dan Ketua DPD, agar elektabilitas menurun. Padahal, mereka yang memfitnah itu, integritasnya saja diragukan.

"Siapa yang mau percaya apa yang mereka katakan. Wong orangnya saja tidak punya integritas. Basi itu" Tegas Elva Satria.

Politisi Muaro Jambi ini menegaskan, bahwa Gerindra mulai dari DPD hingga DPC siap hadapi fitnah-fitnah yang dilontarkan oleh lawan politik. Baik dari internal maupun eksternal.

"Kita siap. Dalam politik itu perang "opini" itu biasa saja. Dan kami kader dan pengurus Gerindra di Jambi, sudah siap loh melakukan perlawanan. Semua kita kompak" Tegasnya. (ACI02)


Actualinside.com. Jambi - Islam merupakan agama yang sungguh luar biasa sempurnanya, karena setiap aktivitas kita telah Allah SWT atur dalam agama yang di ridhoi-Nya yaitu Islam. Sehingga setiap aktivitas kita mengandung sebuah keberkahan dan kemaslahatan bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat, karena setiap aktivitas kita jika diniatkan untuk meraih ridho-Nya maka tentunya akan menjadi nilai ibadah di mata Allah SWT. Begitupun dalam aktivitas ekonomi, jika setiap aktivitas ekonomi kita laksanakan sesuai dengan apa yang telah disyariatkan maka itu akan menjadi nilai ibadah pula bagi kita, itulah uniknya ekonomi Islam, kita senantiasa mendapatkan kebaikan dalam setiap aktivitas kita yaitu kebaikan di dunia dan di akhirat.
Salah satu aktivitas ekonomi adalah menjaga amanah (titipan). Al-Wadi’ah termasuk jenis titipan. Al-Wadi’ah yaitu perjanjian antara pemilik barang (termasuk uang) dengan penyimpan (termasuk bank) dimana pihak penyimpan bersedia untuk menyimpan dan menjaga keselamatan dan/atau uang yang dititipkan kepadanya. Jadi, al-Wadi’ah ini merupakan titipan murni yang di percayakan oleh pemiliknya (Abdul Fatah Idris dan Abu Ahmadi, 1988: 179). Maka, jika dikaitkan dengan perbankan syari’ah, al-Wadi’ah adalah titipan murni dari seorang/sekelompok nasabah ke pihak bank.
Jika ada seorang nasabah yang ingin membuka tabungan syari’ah atas dasar al-Wadi’ah, maka nasabah tersebut sebenarnya menitipkan atau menyimpan sejumlah uang ke bank dan uang tersebut bisa diambil sewaktu-waktu oleh nasabah.
Al-Wadi’ah ternyata berkembang sesuai dengan dinamika pasar. Prinsip yang diterapkan yaitu al-Wadi’ah Yad-Amanah dan al-Wadi’ah Yad-Dhamanah.
Pada al-Wadi’ah Yad-Amanah, pihak penyimpan tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan atau kehilangan barang yang disimpan, yang tidak diakibatkan oleh perbuatan atau kelalaian penyimpan, serta harta titipan milik nasabah tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak penyimpan. Adapun barang yang bisa dititipkan adalah harta benda (biasanya harta yang bergerak), dokumen (saham, obligasi, bilyet giro, dll), dan surat berharga lainnya (surat tanah, surat wasiat, dll yang dianggap berharga mempunyai nilai uang).
Sedangkan pada al-Wadi’ah Yad-Dhamanah, pihak penyimpan dengan atau tanpa izin pemilik barang dapat memanfaatkan barang yang dititipkan dan bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan barang yang disimpan. Ada dua jenis produk yang pengaplikasiannya menggunakan Yad-Dhamanah, yaitu giro dan tabungan.
Jadi sebagai umat muslim hendaknya kita mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Al-Wadi’ah adalah salah satunya. Banyak manfaat dan kebaikan yang dapat kita peroleh. Keberadaan Wadiah dalam perbankan syariah adalah untuk membersihkan penyimpanan maupun penginvestasian dana masyarakat sesuai dengan apa yang telah digariskan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah, sehingga kita dapatkan apa yang telah Allah janjikan kelak diyaumil akhir dan terlepas dari azab siksa kubur dan api neraka.

Penulis : Gayandwip Nopaniriah, Ronie Surya Utama, Dinda Aulia, Hazman Tharis, Agustina Shinta Dewi, Salsabila Merliana Ramadhini, dan Riskha 
(mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi).


Actualinside.com. Jambi - Islam merupakan agama yang sungguh luar biasa sempurnanya, karena setiap aktivitas kita telah Allah SWT atur dalam agama yang di ridhoi-Nya yaitu Islam. Sehingga setiap aktivitas kita mengandung sebuah keberkahan dan kemaslahatan bagi kehidupan di dunia maupun di akhirat, karena setiap aktivitas kita jika diniatkan untuk meraih ridho-Nya maka tentunya akan menjadi nilai ibadah di mata Allah SWT. Begitupun dalam aktivitas ekonomi, jika setiap aktivitas ekonomi kita laksanakan sesuai dengan apa yang telah disyariatkan maka itu akan menjadi nilai ibadah pula bagi kita, itulah uniknya ekonomi Islam, kita senantiasa mendapatkan kebaikan dalam setiap aktivitas kita yaitu kebaikan di dunia dan di akhirat.
Salah satu aktivitas ekonomi adalah menjaga amanah (titipan). Al-Wadi’ah termasuk jenis titipan. Al-Wadi’ah yaitu perjanjian antara pemilik barang (termasuk uang) dengan penyimpan (termasuk bank) dimana pihak penyimpan bersedia untuk menyimpan dan menjaga keselamatan dan/atau uang yang dititipkan kepadanya. Jadi, al-Wadi’ah ini merupakan titipan murni yang di percayakan oleh pemiliknya (Abdul Fatah Idris dan Abu Ahmadi, 1988: 179). Maka, jika dikaitkan dengan perbankan syari’ah, al-Wadi’ah adalah titipan murni dari seorang/sekelompok nasabah ke pihak bank.
Jika ada seorang nasabah yang ingin membuka tabungan syari’ah atas dasar al-Wadi’ah, maka nasabah tersebut sebenarnya menitipkan atau menyimpan sejumlah uang ke bank dan uang tersebut bisa diambil sewaktu-waktu oleh nasabah.
Al-Wadi’ah ternyata berkembang sesuai dengan dinamika pasar. Prinsip yang diterapkan yaitu al-Wadi’ah Yad-Amanah dan al-Wadi’ah Yad-Dhamanah.
Pada al-Wadi’ah Yad-Amanah, pihak penyimpan tidak bertanggung jawab terhadap kerusakan atau kehilangan barang yang disimpan, yang tidak diakibatkan oleh perbuatan atau kelalaian penyimpan, serta harta titipan milik nasabah tidak boleh dimanfaatkan oleh pihak penyimpan. Adapun barang yang bisa dititipkan adalah harta benda (biasanya harta yang bergerak), dokumen (saham, obligasi, bilyet giro, dll), dan surat berharga lainnya (surat tanah, surat wasiat, dll yang dianggap berharga mempunyai nilai uang).
Sedangkan pada al-Wadi’ah Yad-Dhamanah, pihak penyimpan dengan atau tanpa izin pemilik barang dapat memanfaatkan barang yang dititipkan dan bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan barang yang disimpan. Ada dua jenis produk yang pengaplikasiannya menggunakan Yad-Dhamanah, yaitu giro dan tabungan.
Jadi sebagai umat muslim hendaknya kita mengikuti perintah Allah dan Rasul-Nya. Al-Wadi’ah adalah salah satunya. Banyak manfaat dan kebaikan yang dapat kita peroleh. Keberadaan Wadiah dalam perbankan syariah adalah untuk membersihkan penyimpanan maupun penginvestasian dana masyarakat sesuai dengan apa yang telah digariskan dalam Al-Qur`an dan As-Sunnah, sehingga kita dapatkan apa yang telah Allah janjikan kelak diyaumil akhir dan terlepas dari azab siksa kubur dan api neraka.

Penulis : Gayandwip Nopaniriah, Ronie Surya Utama, Dinda Aulia, Hazman Tharis, Agustina Shinta Dewi, Salsabila Merliana Ramadhini, dan Riskha 
(mahasiswa jurusan Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi).

Actualinside.com. Jakarta - Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan (AMPEL) mencium adanya keterlibatan wakil Gubernur Jambi yang saat ini menjabat sebagai Plt. Gubernur Jambi ikut menerima suap gratifikasi. Hal itu disampaikan oleh Zuhri selaku koordinator lapangan AMPEL saat melakukan aksi didepan Kemendagri.

“Kami datang dan membentang spanduk sepanjang gerbang kemendagri ini agar seluruh pejabat mendagri dan pak menteri melihat keluhan kami masyarakat Jambi yang sudah di tipu pejabat daerah. Kami datang kemari mendesak mendagri untuk mencopot Plt. Gubernur Jambi Fachrori Umar, sebab ada dugaan kuat beliau ikut terlibat dan terima uang Gratifikasi.” Tutur Zuhri.


Saiful mengatakan, dugaan itu keluar dari pernyataan salah seorang saksi yang hadir pada perisdangan dakwaan kasus gratifikasi mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola.

“Indikasi beliau terlibat itu kuat sekali, pertama kemarin ada keterangan saksi di sidang gratifikasi Zumi Zola yang mengatakan kalau beliau juga terima gratifiksi, kedua yang paling jelas nama istri PLT, disebut menerima uang ketuk palu. Ibu rahima selaku anggata DPRD Provinsi Jambi disebut KPK menerima uang ketuk palu juga, berdasarkan hasil keterangan dari OTT KPK di Jambi. Masa istri nya anggota dewan suami nya gak tau kalau ketuk palu dikasih duit, sementara suami nya wakil Gubernur yang ajukan anggaran. Kan bohong sekali.” tambah Zuhri.

Terakhir Zuhri menjelaskan bahwa dia dan teman-teman nya dari Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan datang ke Kemendagri mendesak kemendagri mecopot Plt. Gubernur Jambi mengganti dengan PJ dari Kemendagri.

“Kami datang ke kemendagri mendesak kemendagri mencopot Fahrori Umar selaku PLT saat ini, biarkan dia menunggu proses hukum nya, tinggal menunggu giliran di panggil KPK. Kami minta Kemendagri tetapkan PJ Gubernur Jambi Baru sekaligus memeriksa laporan angggaran tahun sebelum nya. Kami yakin ada masalah. Sebab semua anggota dewan bermasalah, jadi hasil ketuk palu dari semua anggota dewanpun kena imbas di anggap bermasalah. Nah kami minta kemendagri periksa rancangan anggaran itu, dan periksa yang lalu juga. Pasti ada masalah dari Dewan yang bermasalah.” Jelas Zuhri.

Zuhri pun berjanji akan terus mendesak Kemendagri jika belum mengambil kebijakan untuk menunjuk Pj, kita telah diagendakan untuk bertemu dan beraudiensi dengan Dirjen Otda dan KEUADA Kemendagri pada jumat ini untuk membahas masalah ini secara langsung. "Tutup Zuhri.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan (AMPEL) mencium adanya keterlibatan wakil Gubernur Jambi yang saat ini menjabat sebagai Plt. Gubernur Jambi ikut menerima suap gratifikasi. Hal itu disampaikan oleh Zuhri selaku koordinator lapangan AMPEL saat melakukan aksi didepan Kemendagri.

“Kami datang dan membentang spanduk sepanjang gerbang kemendagri ini agar seluruh pejabat mendagri dan pak menteri melihat keluhan kami masyarakat Jambi yang sudah di tipu pejabat daerah. Kami datang kemari mendesak mendagri untuk mencopot Plt. Gubernur Jambi Fachrori Umar, sebab ada dugaan kuat beliau ikut terlibat dan terima uang Gratifikasi.” Tutur Zuhri.


Saiful mengatakan, dugaan itu keluar dari pernyataan salah seorang saksi yang hadir pada perisdangan dakwaan kasus gratifikasi mantan Gubernur Jambi, Zumi Zola.

“Indikasi beliau terlibat itu kuat sekali, pertama kemarin ada keterangan saksi di sidang gratifikasi Zumi Zola yang mengatakan kalau beliau juga terima gratifiksi, kedua yang paling jelas nama istri PLT, disebut menerima uang ketuk palu. Ibu rahima selaku anggata DPRD Provinsi Jambi disebut KPK menerima uang ketuk palu juga, berdasarkan hasil keterangan dari OTT KPK di Jambi. Masa istri nya anggota dewan suami nya gak tau kalau ketuk palu dikasih duit, sementara suami nya wakil Gubernur yang ajukan anggaran. Kan bohong sekali.” tambah Zuhri.

Terakhir Zuhri menjelaskan bahwa dia dan teman-teman nya dari Aliansi Mahasiswa Peduli Keadilan datang ke Kemendagri mendesak kemendagri mecopot Plt. Gubernur Jambi mengganti dengan PJ dari Kemendagri.

“Kami datang ke kemendagri mendesak kemendagri mencopot Fahrori Umar selaku PLT saat ini, biarkan dia menunggu proses hukum nya, tinggal menunggu giliran di panggil KPK. Kami minta Kemendagri tetapkan PJ Gubernur Jambi Baru sekaligus memeriksa laporan angggaran tahun sebelum nya. Kami yakin ada masalah. Sebab semua anggota dewan bermasalah, jadi hasil ketuk palu dari semua anggota dewanpun kena imbas di anggap bermasalah. Nah kami minta kemendagri periksa rancangan anggaran itu, dan periksa yang lalu juga. Pasti ada masalah dari Dewan yang bermasalah.” Jelas Zuhri.

Zuhri pun berjanji akan terus mendesak Kemendagri jika belum mengambil kebijakan untuk menunjuk Pj, kita telah diagendakan untuk bertemu dan beraudiensi dengan Dirjen Otda dan KEUADA Kemendagri pada jumat ini untuk membahas masalah ini secara langsung. "Tutup Zuhri.(ACI02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner