SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.Com Jambi - Perebutan kursi panas kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi terus menggelnding. Bahkan sudah ada indikasi tekanan kepada Plt Gubernur Fachrori Umar untuk memilih Muhammad Fauzi sebagai Kadis definitif dinas PUPR.

"Ini sudah tidak baik. FU Jangan mau ditekan-tekan. Jika dipaksakan, Jambi yang rugi" Kata Saiful Roswandi.

Menurut Bung Ros panggilan akrab Saiful Roswandi, memang saat ini Fu berada dalam lingkaran oknum2 tertentu untuk mencoba mengendalikan dan mengarah kebijakan FU yg menguntungkan kelompok atau faksi2 tertentu yg ketakutan hilang ‘potensi sumber daya’. Kondisi ini tidak terjadi dan menjadi hal yg  sangat tidak baik. Apalagi merugikan masyarakat Jambi.

"Kita pahamlah siapa orang dekatnya, tapi kurang elok jika terlalu jauh ikut campur soal penunjukan pejabat eselon II dari hasil lelang jebatan. biarkan Fu yang menentukannya (yang dipilih menduduki jabatan yang dilelang)" Ujar Bung Ros.

Memang dari sekian banyak jabatan eselon II yang dilelangkan, jabatan kadis PUPR cukup menarik perhatian publik. Selain karena di dinas PUPR yang memiliki program besar, disitu juga menumpuk anggaran pembangunan.

"Ya, biasalahkan. Itu dinas anggarannya besar. Tapi memang demikian adanya. Namun bukan berarti menjadi lahan mencari kepentingan pribadi. Harus mengedepankan kepentingan pembangunan Jambi. Kita akan awasi itu" Tegasnya.

Dari ketiga nama hasil timsel yang akan duduk di dinas PUPR. Muhammad Fauzi dinilai tidak memenuhi syarat dan melanggar ‘etika birokrasi’ Syarat yang dimaksud sebagaimana yang dijelaskan dalam undang-undang ASN no 5 Tahun 2014. Bahwa pejabat yang belum sampai dua tahun dijabatannya, belum bisa dipindah atau diberhenti atau di mutasi ke jabatan lain.

"M.  Fauzi itukan kadis sosnakertran. Jabatan itu baru didudukinya 1 tahun 2 bulan Kalau dipaksakan pindah ke jabatan kadis PUPR itu pelanggaran UU, nanti gaduh lagi kalau dipaksakan"  selain itu integritas yg bersangkutan perlu dipertanyakan ???, tegas Bung Ros. (ACI02)

Actualinside.Com Jambi - Perebutan kursi panas kepala Dinas PUPR Provinsi Jambi terus menggelnding. Bahkan sudah ada indikasi tekanan kepada Plt Gubernur Fachrori Umar untuk memilih Muhammad Fauzi sebagai Kadis definitif dinas PUPR.

"Ini sudah tidak baik. FU Jangan mau ditekan-tekan. Jika dipaksakan, Jambi yang rugi" Kata Saiful Roswandi.

Menurut Bung Ros panggilan akrab Saiful Roswandi, memang saat ini Fu berada dalam lingkaran oknum2 tertentu untuk mencoba mengendalikan dan mengarah kebijakan FU yg menguntungkan kelompok atau faksi2 tertentu yg ketakutan hilang ‘potensi sumber daya’. Kondisi ini tidak terjadi dan menjadi hal yg  sangat tidak baik. Apalagi merugikan masyarakat Jambi.

"Kita pahamlah siapa orang dekatnya, tapi kurang elok jika terlalu jauh ikut campur soal penunjukan pejabat eselon II dari hasil lelang jebatan. biarkan Fu yang menentukannya (yang dipilih menduduki jabatan yang dilelang)" Ujar Bung Ros.

Memang dari sekian banyak jabatan eselon II yang dilelangkan, jabatan kadis PUPR cukup menarik perhatian publik. Selain karena di dinas PUPR yang memiliki program besar, disitu juga menumpuk anggaran pembangunan.

"Ya, biasalahkan. Itu dinas anggarannya besar. Tapi memang demikian adanya. Namun bukan berarti menjadi lahan mencari kepentingan pribadi. Harus mengedepankan kepentingan pembangunan Jambi. Kita akan awasi itu" Tegasnya.

Dari ketiga nama hasil timsel yang akan duduk di dinas PUPR. Muhammad Fauzi dinilai tidak memenuhi syarat dan melanggar ‘etika birokrasi’ Syarat yang dimaksud sebagaimana yang dijelaskan dalam undang-undang ASN no 5 Tahun 2014. Bahwa pejabat yang belum sampai dua tahun dijabatannya, belum bisa dipindah atau diberhenti atau di mutasi ke jabatan lain.

"M.  Fauzi itukan kadis sosnakertran. Jabatan itu baru didudukinya 1 tahun 2 bulan Kalau dipaksakan pindah ke jabatan kadis PUPR itu pelanggaran UU, nanti gaduh lagi kalau dipaksakan"  selain itu integritas yg bersangkutan perlu dipertanyakan ???, tegas Bung Ros. (ACI02)

Actualinside.com Jambi - Siapa yang layak menduduki kursi 'panas' di dinas PUPR provinsi Jambi, tinggal menunggu keputusan Plt Gubernur, Fachrori Umar.

Menurut Saiful Roswandi, penunjukan kadis PUPR kali ini menjadi penentu kelanjutan pembangunan Jambi kedepan. Pasalnya, sangat banyak PR yang harus diselesaikan di dinas PUPR. Jangan sampai kesalahan penunjukan kadis PUPR terulang kembali.

"Sebelumnya sudah ada pengalaman. Kadis PUPR yang ditunjuk kemudian mengundurkan diri. Itukan penunjukan yang emosional saja oleh Zumi Zola waktu itu. Kan yang ditunjuknya figur yang TMS alias tidak memenuhi syarat, kemudian dipaksakan, waktu itu saya sudah protes. Tapi tak didengar, ya akhirnya karam sendiri" Jelas Bung Ros panggilan akrab mantan presenter Jambitv ini.

Hal itu jangan terulang lagi oleh Plt FU. Dari tiga nama yang sudah final dari timsel. Fu berhak menunjuk satu nama. Jangan sampai satu nama yang ditunjuk untuk menahkodai "kapal oleng" PUPR adalah figur yang tidak tempat. "Nanti tambah oleng itu kapal kalau nahkodanya figur yang tidak berpengalaman" Coleteh Bung Ros.

Siapa menurutnya yang layak? Aktivis yang dikenal kritis ini tidak mau menyebutkan nama. Menurutnya FU sangat tahu siapa yang lebih layak.

"Masa dari tiga nama itu ia (plt Gubernur) nggak tahu siapa yang layak. Sederhana saja, siapa diantara mereka yang punya pengalaman kerja lama di Dinas PUPR Provinsi Jambi. Itu yang layak. Nggak mungkinlah figur dari daerah atau dari dinas lain dinilai layak. Logikanya dari mana, bung" Ucap Bung Ros.


Melihat kondisi di dinas PUPR Propinsi Jambi, memang butuh figur yang kuat. Baik secara internal maupun eksternal.

"Satu hal yang mesti FU tahu, kriteria figurnya harus kuat secara internal dan eksternal. Dinas PUPR itu rawan gaduh. Maka figurnya harus mendapat dukungan dari dalam maupun dari luar" Tegasnya.

Saat ditanya, apakah Martayadi dinilai layak? "Toh, anda saja tahu siapa yang layak. Masa Fu nggak tahu. Saya malah takutnya, kalau FU tidak tahu siapa yang layak, sementara anda (wartawan, red) tahu, anda ganti aja Fu, Hehe" Guyon mantan wartawan Jambitv ini. (02)

Actualinside.com Jambi - Siapa yang layak menduduki kursi 'panas' di dinas PUPR provinsi Jambi, tinggal menunggu keputusan Plt Gubernur, Fachrori Umar.

Menurut Saiful Roswandi, penunjukan kadis PUPR kali ini menjadi penentu kelanjutan pembangunan Jambi kedepan. Pasalnya, sangat banyak PR yang harus diselesaikan di dinas PUPR. Jangan sampai kesalahan penunjukan kadis PUPR terulang kembali.

"Sebelumnya sudah ada pengalaman. Kadis PUPR yang ditunjuk kemudian mengundurkan diri. Itukan penunjukan yang emosional saja oleh Zumi Zola waktu itu. Kan yang ditunjuknya figur yang TMS alias tidak memenuhi syarat, kemudian dipaksakan, waktu itu saya sudah protes. Tapi tak didengar, ya akhirnya karam sendiri" Jelas Bung Ros panggilan akrab mantan presenter Jambitv ini.

Hal itu jangan terulang lagi oleh Plt FU. Dari tiga nama yang sudah final dari timsel. Fu berhak menunjuk satu nama. Jangan sampai satu nama yang ditunjuk untuk menahkodai "kapal oleng" PUPR adalah figur yang tidak tempat. "Nanti tambah oleng itu kapal kalau nahkodanya figur yang tidak berpengalaman" Coleteh Bung Ros.

Siapa menurutnya yang layak? Aktivis yang dikenal kritis ini tidak mau menyebutkan nama. Menurutnya FU sangat tahu siapa yang lebih layak.

"Masa dari tiga nama itu ia (plt Gubernur) nggak tahu siapa yang layak. Sederhana saja, siapa diantara mereka yang punya pengalaman kerja lama di Dinas PUPR Provinsi Jambi. Itu yang layak. Nggak mungkinlah figur dari daerah atau dari dinas lain dinilai layak. Logikanya dari mana, bung" Ucap Bung Ros.


Melihat kondisi di dinas PUPR Propinsi Jambi, memang butuh figur yang kuat. Baik secara internal maupun eksternal.

"Satu hal yang mesti FU tahu, kriteria figurnya harus kuat secara internal dan eksternal. Dinas PUPR itu rawan gaduh. Maka figurnya harus mendapat dukungan dari dalam maupun dari luar" Tegasnya.

Saat ditanya, apakah Martayadi dinilai layak? "Toh, anda saja tahu siapa yang layak. Masa Fu nggak tahu. Saya malah takutnya, kalau FU tidak tahu siapa yang layak, sementara anda (wartawan, red) tahu, anda ganti aja Fu, Hehe" Guyon mantan wartawan Jambitv ini. (02)

Actualinside.com. Jambi - Ingat dengan ungkapan Prof. Dr. Franz Magnis Suseno, seorang rohaniawan Katolik dan budayawan Indonesia. Katanya "Pemilu bukanlah mencari yang terbaik, tapi untuk mencegah yang terburuk berkuasa".

Demikian juga dalam hal lelang jabatan eselon di Pemerintah Provinsi Jambi. Mencari yang terbaik itu sangatlah sulit. Menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

Namun, dari tiga besar nama yang telah difinalkan oleh tim seleksi. Satu diantaranya bukanlah yang terburuk. "Persoalannyakan jangan sampai yang terburuk berkuasa,  bahaya Jambi" Kata Saiful Roswandi.

Tinggal urusan Plt Gubernur untuk memilih satu dari tiga nama untuk menduduki jabatan eselon II di masing-masing jabatan dinas yang dilelangkan.

Dari nama-nama tersebut, nama Martayadi dinilai cukup mumpuni menduduki jabatan kadis PUPR. Kemampuannya sangat tidak di ragukan, kalau dibandingkan dengan dua nama pesaingnya.

"Kalau saya melihat, Martayadi cukup memiliki kompetensi menahkodai Jabatan tertinggi di dinas PUPR. Saya tahu persis kemampuannya. Selama saya menjadi wartawan Jambitv, beliau paling sering saya minta masukan persoalan pembangunan Jambi" Ujar mantan wartawan dan General Manager Jambione, Saiful Roswandi.

Catat ya, lanjut Bung Ros panggilan  akrab mantan aktivis HMI ini. Ia sama sekali tidak memberikan pujian. Tapi, berani uji kompetensi Martayadi dengan dua pesaingnya Muhammad Fauzi dan Zulhifni. Dan ia siap memfasilitasi uji kompetensi di Jambitv.

"Oo iya lah. Saya bukan sekedar memuji. Tapi,  saya berani adu kompetensi dari ketiga mereka itu. Saya yakin, Martayadi bukanlah yang terburuk dari mereka"Tegas Bung Ros.

Selain nama Martayadi, ada dua nama lagi yang juga memiliki nilai lebih untuk menjadi kepala Bappeda Provinsi Jambi. Bambang Karyadi dan Dony Iskandar. Salah satu dari mereka ini ditunjuk menduduki jabatan di Bappeda, maka optimisme publik akan pulih, bahwa Jambi TUNTAS bisa diselesaikan.

Kalau dua jabatan itu, terpilih mereka, maka publik percaya bahwa Plt Gubernur benar-benar serius untuk mengejar ketertinggalan pembangunan saat ini.

"Kali ini PR terberat bagi Fachrori Umar. Kalau ia salah pilih dan bukan mereka itu yang dipilih, berarti FU tidak serius lagi membangun Jambi. Baiknya ia mundur saja daripada gagal memimpin" tegas Bung Ros. (02)

Actualinside.com. Jambi - Ingat dengan ungkapan Prof. Dr. Franz Magnis Suseno, seorang rohaniawan Katolik dan budayawan Indonesia. Katanya "Pemilu bukanlah mencari yang terbaik, tapi untuk mencegah yang terburuk berkuasa".

Demikian juga dalam hal lelang jabatan eselon di Pemerintah Provinsi Jambi. Mencari yang terbaik itu sangatlah sulit. Menyadari bahwa tidak ada manusia yang sempurna.

Namun, dari tiga besar nama yang telah difinalkan oleh tim seleksi. Satu diantaranya bukanlah yang terburuk. "Persoalannyakan jangan sampai yang terburuk berkuasa,  bahaya Jambi" Kata Saiful Roswandi.

Tinggal urusan Plt Gubernur untuk memilih satu dari tiga nama untuk menduduki jabatan eselon II di masing-masing jabatan dinas yang dilelangkan.

Dari nama-nama tersebut, nama Martayadi dinilai cukup mumpuni menduduki jabatan kadis PUPR. Kemampuannya sangat tidak di ragukan, kalau dibandingkan dengan dua nama pesaingnya.

"Kalau saya melihat, Martayadi cukup memiliki kompetensi menahkodai Jabatan tertinggi di dinas PUPR. Saya tahu persis kemampuannya. Selama saya menjadi wartawan Jambitv, beliau paling sering saya minta masukan persoalan pembangunan Jambi" Ujar mantan wartawan dan General Manager Jambione, Saiful Roswandi.

Catat ya, lanjut Bung Ros panggilan  akrab mantan aktivis HMI ini. Ia sama sekali tidak memberikan pujian. Tapi, berani uji kompetensi Martayadi dengan dua pesaingnya Muhammad Fauzi dan Zulhifni. Dan ia siap memfasilitasi uji kompetensi di Jambitv.

"Oo iya lah. Saya bukan sekedar memuji. Tapi,  saya berani adu kompetensi dari ketiga mereka itu. Saya yakin, Martayadi bukanlah yang terburuk dari mereka"Tegas Bung Ros.

Selain nama Martayadi, ada dua nama lagi yang juga memiliki nilai lebih untuk menjadi kepala Bappeda Provinsi Jambi. Bambang Karyadi dan Dony Iskandar. Salah satu dari mereka ini ditunjuk menduduki jabatan di Bappeda, maka optimisme publik akan pulih, bahwa Jambi TUNTAS bisa diselesaikan.

Kalau dua jabatan itu, terpilih mereka, maka publik percaya bahwa Plt Gubernur benar-benar serius untuk mengejar ketertinggalan pembangunan saat ini.

"Kali ini PR terberat bagi Fachrori Umar. Kalau ia salah pilih dan bukan mereka itu yang dipilih, berarti FU tidak serius lagi membangun Jambi. Baiknya ia mundur saja daripada gagal memimpin" tegas Bung Ros. (02)

Actualinside.com-Minimnya serapan anggaran bakal mengancam pembangunan daerah.  Hal ini dibuktikan dengan serapan anggaran yang baru mencapai 36,77 persen dari total anggaran Rp. 4,2 Triliun lebih.

Minimnya serapan anggaran cukup sebagai bukti bahwa Pemerintah Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Fachrori Umar tidak serius merealisasikan Visi Jambi Tuntas.

Plt Gubernur FU harus menyikapi kinerja bawahannya. Terutama kinerja di dinas PUPR. Mengingat serapan anggaran besar di sektor dinas tersebut.

"Jangan cuma belanja pegawai saja yang besar digunakan, anggaran disektor pembangunan fisik juga harus maksimal. Kalau tidak, yang rugikan rakyat tidak menikmati hasil pembangunan" Ujar Saiful Roswandi.

Sampai saat ini, belum terlihat kemana arah pembangunan Jambi yang sesungguhnya. Meskipun Visi dan misi Jambi Tuntas sudah ada, tapi belum terlihat berjalan maksimal. Padahal, sekarang sudah masuk tahun ketiga kepemimpinan Jambi tuntas.

"Kita minta, Fachrori Umar benar-benar memperhatikan ini, apalagi sekarang sedang lelang Jabatan Kadis PUPR, kita lihat, siapa yang dipilih. Kalau salah pilih, seperti era Zumi Zola kemarin, maka kegagalan pembangunan fisik yang mengacu Visi Jambi Tuntas bakal terulang". (ACI02)

Actualinside.com-Minimnya serapan anggaran bakal mengancam pembangunan daerah.  Hal ini dibuktikan dengan serapan anggaran yang baru mencapai 36,77 persen dari total anggaran Rp. 4,2 Triliun lebih.

Minimnya serapan anggaran cukup sebagai bukti bahwa Pemerintah Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan Plt Gubernur Fachrori Umar tidak serius merealisasikan Visi Jambi Tuntas.

Plt Gubernur FU harus menyikapi kinerja bawahannya. Terutama kinerja di dinas PUPR. Mengingat serapan anggaran besar di sektor dinas tersebut.

"Jangan cuma belanja pegawai saja yang besar digunakan, anggaran disektor pembangunan fisik juga harus maksimal. Kalau tidak, yang rugikan rakyat tidak menikmati hasil pembangunan" Ujar Saiful Roswandi.

Sampai saat ini, belum terlihat kemana arah pembangunan Jambi yang sesungguhnya. Meskipun Visi dan misi Jambi Tuntas sudah ada, tapi belum terlihat berjalan maksimal. Padahal, sekarang sudah masuk tahun ketiga kepemimpinan Jambi tuntas.

"Kita minta, Fachrori Umar benar-benar memperhatikan ini, apalagi sekarang sedang lelang Jabatan Kadis PUPR, kita lihat, siapa yang dipilih. Kalau salah pilih, seperti era Zumi Zola kemarin, maka kegagalan pembangunan fisik yang mengacu Visi Jambi Tuntas bakal terulang". (ACI02)
Foto : Yoanda


Oleh : Yoanda
Kabid PTKP HMI komisariat STIE SAK - STIA NUSA


Actualinside.com. Jambi - Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata aktivis memiliki dua arti. Pertama, aktivis adalah orang yang bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dalam organisasinya. Kedua, aktivis adalah seseorang yang menggerakkan.

Berbicara tentang aktivis, bukanlah sesuatu yang baru dan terdengar asing dalam kehidupan masyarakat.

Aktivis telah menjadi bagian dari sejarah dalam membawa perubahan pada era pemerintahan di negeri ini. Salah satu aksi luar biasa yang pernah dilakukan oleh kelompok aktivis dalam catatan sejarah Indonesia ketika mereka menggulingkan rezim pemerintahan masa Orde Baru yang banyak terjadi penyimpangan dan tidak memihak pada rakyat.

Sebagai masyarakat Indonesia, tentunya kita patut berterima kasih dan mengapresiasi sikap kritis dan mental pemberani mereka dalam memperjuangkan hak rakyat. Meski berada dalam situasi bahaya dan mengancam jiwa mereka pada waktu itu, tetapi para aktivis muda itu tak pernah merasa gentar dalam melawan pemerintah.Aktivis perempuan misalnya, mereka dikenal dengan visi dan misinya dalam menyuarakan kesetaraan gender serta memperjuangkan hak-hak perempuan yang sering menjadi korban diskriminasi yang belakangan ini terjadi hampir di seluruh pelosok negeri. Aktivis HAM dikenal sebagai orang-orang yang bergerak dalam masalah hak asasi manusia.  Baru-baru ini juga muncul aktivis LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) yang berusaha memperjuangkan keinginan kaum lesbi dan homo agar diperbolehkan menikah dengan sesama jenis. Dan masih banyak aktivis di bidang lain yang membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Bahkan menjadi mahasiswa aktivis akademisi memang menjadi idaman dari semua mahasiswa. Dan itu tidak dilarang. Maksudnya apa? Bahwa menjadi mahaiswa idaman adalah cita-cita yang harus ditanamkan oleh semua mahasiswa, karena ia nanti tidak hidup di satu lingkungan saja, tetapi mereka akan hidup di banyak lingkungan, yang tidak sama persis di bangku perkuliahan. Mereka akan menghadapi lingkungan yang berbeda sekali dengan bangku perkuliahan. Untuk itu, di organisasi dilatih untuk mengenal lingkungan yang sebenarnya untuk menjadi pengontrol sosial dan dinamika di masayarakat. Membangun idealisme akan memunculkan semangat untuk mencapai harapan. Berbagai macam strategi pasti digunakan. Pantang menyerah ketika melihat permasalahan, hambatan dan rintangan. Dengan idealisme mahasiwa mampu memompa semangat tak kenal menyerah hingga menjadi dirinya sebagai aktivis sejati.

Namun pada zaman sekarang seringkali ditemukan para aktivis kampus yang kesehariannya hanya bisa mengungkapkan keluh kesah hanya berkoar-koar sebatas di sosial media bahkan memposting kata-kata bijak yg tidak tau arahnya kemana, sekedar mencari sensasi atau ingin dipuji para awak media tanpa ada aksi nyata yang di lakukan terhadap negeri ini. Dan efek dari fakumnya organisasi mahasiswa seperti HMI, PMII, IMM, KAMMI dan organisasi mahasiswa lainnya mengakibatkan kurangnya kritikan terhadap kasus-kasus yang terjadi di kalangan setempat, bahkan organisasi yang di sebutkan di atas tadi seakan-akan bersifat netral menanggapi permasalahan yang sedang terjadi sekarang ini, dalam artian kurangnya rasa ingin menyuarakan aspirasi rakyat atas kelakuan oknum yang tidak bertanggung jawab dan telah merugikan masyarakat kecil yang di anggap sebagai beban anggaran negeri, mungkin keinginan mencari posisi aman telah menghampiri aktivis sekarang ini.

 Bodoh sekali! Dan mirisnya hanya bisa mengomentari dan menyalahi keadaan pejabat-pejabat tinggi tanpa mengetahui penyebab yg terjadi, bahkan malah sering di intervensi oleh pihak yang mempunyai kepentingan pribadi. Banyak aktivis abal-abalan yang tampil di depan publik karena ingin dikenal oleh banyak orang, melakukan demonstrasi sana sini. Kemana saja mereka pergi, selalu mengenakan baju aktivis sehingga bisa memperlihatkan kepada semua orang kalau mereka adalah seorang aktivis. Lebih miris lagi, ketika berdiri di depan mereka berkoar-koar dengan suara lantang, seolah-olah mereka adalah pemberontak dalam menuntut keadilan rakyat. Tetapi ketika berhadapan dengan penguasa, mereka bungkam setelah ditawarkan sedikit uang, miris sekali. Saking aktifnya, selalu ada di berbagai acara di kampus. Bukan apa- apa mereka memang diundang untuk datang, maklum orang terkenal. Dan memang untuk meningkatkan relasi organisasi, sehingga banyak orang kenal degan aktivis, tapi aktivis ngak kenal dengan orang yang mengenalnya, hehehehe lucu ya! Seperti Presiden yang di kenal banyak orang tapi Presiden ngga kenal rakyat.

Oleh sebab itu mari kita sadarkan aktivis yang selama ini yang memang tujuan dan keinginannya semata-mata hanya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil yang ingin merdeka tanpa henti untuk bisa kembali aktif menyuarakan kepentingan masyarakat sejati.

Negeri ini bukan butuh aktivis yang sok pro mengontrol dinamika yang terjadi , negeri ini hanya butuh aktivis yang benar-benar memperjuangkan hak masyarakat sejati tanpa ada eksploitasi di segala lini. Mengertilah wahai para aktivis sejati, sadarlah semua yang terjadi hanya bersifat sementara bukan selamanya terjadi.
Dan juga sama hal nya dengan Parlemen lapangan kok di mentori?
Sebagian konseptor sudah menguasai segala lini, bahkan dunia kemahasiswaan sedang dilanda bencana yang begitu mempengaruhi dunia politisi maupun di dunia akademisi sudah terancam krisis eksekusi mati!
Bahkan banyak masyarakat kontra akan dunia politisi, dan aktivis pun bersih keras untuk mempelopori sejumlah partai politik yang tidak diakui eksentensi. Maka dari itu mahasiswa sebagai sosial kontrol di dunia yang nyata ini sudah tidak berfungsi di lingkungan yang di tempati.
Berkembangnya isu negatif di kalangan pemuda, anak usia dini bahkan para kaum ulama semakin menjadi, semua itu akan merusak generasi penerus bangsa ini.
Untuk itu mari segenap aktivis sejati untuk berani mengambil sikap inisiatif sendiri guna untuk mengawal para tikus-tikus berdasi yang di tunggangi oleh mentor yang tidak mau di publikasi.

Ayo segenap aktivis yang rindu akan kejayaan dan kesejahteraan rakyat kecil saat ini sama-sama mengawal proses demokrasi di negeri ini, maka dari pada itu sangat dibutuhkan energi yang bergejolak tinggi demi kepentingan masyarakat sejati!

Jangan hanya menjadi mahasiswa yang mencari sensasi di dunia demokrasi tanpa memberikan bukti untuk masyarakat kedepan nanti! Mulai hari ini, besok lusa, sampai akhir nanti tetaplah menjadi seorang mahasiswa yang sadar akan peran dan fungsinya sebagai pengontrol dinamika lingkungan yang sudah tidak beraturan lagi.

Ingat! semua orang pasti merindukan suara gemuruh dari sekelompok mahasiswa aktivis yang dulunya aktif menyuarakan aspirasi rakyat kecil ditengah polemik yang sedang terjadi di negeri ini. Miris sekali jika tidak ada keinginan berpartisipasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di negeri ini. Bahkan untuk saat ini kemerdekaan yang sebenarnya adalah kemerdekaan milik masyarakat sejati, bukan bicara tentang sukuisme ataupun kubu-kubu yang ingin memisahkan diri. Untuk dari pada itu, demi kepentingan masyarakat sejati mari kita kembalikan Marwah negeri ini. Ingat! Tak selamanya yang diam itu salah dan tak selamanya yang bersuara lantang itu benar. Intinya semua itu hanyalah proses untuk mengembalikan Marwah dan jati diri masyarakat di negeri ini.

Ketika ada yang menghalangi bahkan mencoba untuk mencederai, saya rasa itu bukan lah persoalan yang harus di takuti, ingat tujuan awal tadi kita ingin menyampaikan aspirasi masyarakat kecil yang sedang menjerit meminta bantuan dari para jajaran aktivis yang senantiasa menyuarakan keluh kesah masyarakat kecil guna untuk tercapainya tujuan mahasiswa sebagai pembawa perubahan dan pengontrol sosial masyarakat demi terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.(ACI02)
Foto : Yoanda


Oleh : Yoanda
Kabid PTKP HMI komisariat STIE SAK - STIA NUSA


Actualinside.com. Jambi - Dalam kamus besar bahasa Indonesia, kata aktivis memiliki dua arti. Pertama, aktivis adalah orang yang bekerja aktif mendorong pelaksanaan sesuatu atau berbagai kegiatan dalam organisasinya. Kedua, aktivis adalah seseorang yang menggerakkan.

Berbicara tentang aktivis, bukanlah sesuatu yang baru dan terdengar asing dalam kehidupan masyarakat.

Aktivis telah menjadi bagian dari sejarah dalam membawa perubahan pada era pemerintahan di negeri ini. Salah satu aksi luar biasa yang pernah dilakukan oleh kelompok aktivis dalam catatan sejarah Indonesia ketika mereka menggulingkan rezim pemerintahan masa Orde Baru yang banyak terjadi penyimpangan dan tidak memihak pada rakyat.

Sebagai masyarakat Indonesia, tentunya kita patut berterima kasih dan mengapresiasi sikap kritis dan mental pemberani mereka dalam memperjuangkan hak rakyat. Meski berada dalam situasi bahaya dan mengancam jiwa mereka pada waktu itu, tetapi para aktivis muda itu tak pernah merasa gentar dalam melawan pemerintah.Aktivis perempuan misalnya, mereka dikenal dengan visi dan misinya dalam menyuarakan kesetaraan gender serta memperjuangkan hak-hak perempuan yang sering menjadi korban diskriminasi yang belakangan ini terjadi hampir di seluruh pelosok negeri. Aktivis HAM dikenal sebagai orang-orang yang bergerak dalam masalah hak asasi manusia.  Baru-baru ini juga muncul aktivis LGBT (lesbian, gay, biseksual, dan transgender) yang berusaha memperjuangkan keinginan kaum lesbi dan homo agar diperbolehkan menikah dengan sesama jenis. Dan masih banyak aktivis di bidang lain yang membawa perubahan dalam kehidupan masyarakat.

Bahkan menjadi mahasiswa aktivis akademisi memang menjadi idaman dari semua mahasiswa. Dan itu tidak dilarang. Maksudnya apa? Bahwa menjadi mahaiswa idaman adalah cita-cita yang harus ditanamkan oleh semua mahasiswa, karena ia nanti tidak hidup di satu lingkungan saja, tetapi mereka akan hidup di banyak lingkungan, yang tidak sama persis di bangku perkuliahan. Mereka akan menghadapi lingkungan yang berbeda sekali dengan bangku perkuliahan. Untuk itu, di organisasi dilatih untuk mengenal lingkungan yang sebenarnya untuk menjadi pengontrol sosial dan dinamika di masayarakat. Membangun idealisme akan memunculkan semangat untuk mencapai harapan. Berbagai macam strategi pasti digunakan. Pantang menyerah ketika melihat permasalahan, hambatan dan rintangan. Dengan idealisme mahasiwa mampu memompa semangat tak kenal menyerah hingga menjadi dirinya sebagai aktivis sejati.

Namun pada zaman sekarang seringkali ditemukan para aktivis kampus yang kesehariannya hanya bisa mengungkapkan keluh kesah hanya berkoar-koar sebatas di sosial media bahkan memposting kata-kata bijak yg tidak tau arahnya kemana, sekedar mencari sensasi atau ingin dipuji para awak media tanpa ada aksi nyata yang di lakukan terhadap negeri ini. Dan efek dari fakumnya organisasi mahasiswa seperti HMI, PMII, IMM, KAMMI dan organisasi mahasiswa lainnya mengakibatkan kurangnya kritikan terhadap kasus-kasus yang terjadi di kalangan setempat, bahkan organisasi yang di sebutkan di atas tadi seakan-akan bersifat netral menanggapi permasalahan yang sedang terjadi sekarang ini, dalam artian kurangnya rasa ingin menyuarakan aspirasi rakyat atas kelakuan oknum yang tidak bertanggung jawab dan telah merugikan masyarakat kecil yang di anggap sebagai beban anggaran negeri, mungkin keinginan mencari posisi aman telah menghampiri aktivis sekarang ini.

 Bodoh sekali! Dan mirisnya hanya bisa mengomentari dan menyalahi keadaan pejabat-pejabat tinggi tanpa mengetahui penyebab yg terjadi, bahkan malah sering di intervensi oleh pihak yang mempunyai kepentingan pribadi. Banyak aktivis abal-abalan yang tampil di depan publik karena ingin dikenal oleh banyak orang, melakukan demonstrasi sana sini. Kemana saja mereka pergi, selalu mengenakan baju aktivis sehingga bisa memperlihatkan kepada semua orang kalau mereka adalah seorang aktivis. Lebih miris lagi, ketika berdiri di depan mereka berkoar-koar dengan suara lantang, seolah-olah mereka adalah pemberontak dalam menuntut keadilan rakyat. Tetapi ketika berhadapan dengan penguasa, mereka bungkam setelah ditawarkan sedikit uang, miris sekali. Saking aktifnya, selalu ada di berbagai acara di kampus. Bukan apa- apa mereka memang diundang untuk datang, maklum orang terkenal. Dan memang untuk meningkatkan relasi organisasi, sehingga banyak orang kenal degan aktivis, tapi aktivis ngak kenal dengan orang yang mengenalnya, hehehehe lucu ya! Seperti Presiden yang di kenal banyak orang tapi Presiden ngga kenal rakyat.

Oleh sebab itu mari kita sadarkan aktivis yang selama ini yang memang tujuan dan keinginannya semata-mata hanya untuk memperjuangkan hak-hak rakyat kecil yang ingin merdeka tanpa henti untuk bisa kembali aktif menyuarakan kepentingan masyarakat sejati.

Negeri ini bukan butuh aktivis yang sok pro mengontrol dinamika yang terjadi , negeri ini hanya butuh aktivis yang benar-benar memperjuangkan hak masyarakat sejati tanpa ada eksploitasi di segala lini. Mengertilah wahai para aktivis sejati, sadarlah semua yang terjadi hanya bersifat sementara bukan selamanya terjadi.
Dan juga sama hal nya dengan Parlemen lapangan kok di mentori?
Sebagian konseptor sudah menguasai segala lini, bahkan dunia kemahasiswaan sedang dilanda bencana yang begitu mempengaruhi dunia politisi maupun di dunia akademisi sudah terancam krisis eksekusi mati!
Bahkan banyak masyarakat kontra akan dunia politisi, dan aktivis pun bersih keras untuk mempelopori sejumlah partai politik yang tidak diakui eksentensi. Maka dari itu mahasiswa sebagai sosial kontrol di dunia yang nyata ini sudah tidak berfungsi di lingkungan yang di tempati.
Berkembangnya isu negatif di kalangan pemuda, anak usia dini bahkan para kaum ulama semakin menjadi, semua itu akan merusak generasi penerus bangsa ini.
Untuk itu mari segenap aktivis sejati untuk berani mengambil sikap inisiatif sendiri guna untuk mengawal para tikus-tikus berdasi yang di tunggangi oleh mentor yang tidak mau di publikasi.

Ayo segenap aktivis yang rindu akan kejayaan dan kesejahteraan rakyat kecil saat ini sama-sama mengawal proses demokrasi di negeri ini, maka dari pada itu sangat dibutuhkan energi yang bergejolak tinggi demi kepentingan masyarakat sejati!

Jangan hanya menjadi mahasiswa yang mencari sensasi di dunia demokrasi tanpa memberikan bukti untuk masyarakat kedepan nanti! Mulai hari ini, besok lusa, sampai akhir nanti tetaplah menjadi seorang mahasiswa yang sadar akan peran dan fungsinya sebagai pengontrol dinamika lingkungan yang sudah tidak beraturan lagi.

Ingat! semua orang pasti merindukan suara gemuruh dari sekelompok mahasiswa aktivis yang dulunya aktif menyuarakan aspirasi rakyat kecil ditengah polemik yang sedang terjadi di negeri ini. Miris sekali jika tidak ada keinginan berpartisipasi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di negeri ini. Bahkan untuk saat ini kemerdekaan yang sebenarnya adalah kemerdekaan milik masyarakat sejati, bukan bicara tentang sukuisme ataupun kubu-kubu yang ingin memisahkan diri. Untuk dari pada itu, demi kepentingan masyarakat sejati mari kita kembalikan Marwah negeri ini. Ingat! Tak selamanya yang diam itu salah dan tak selamanya yang bersuara lantang itu benar. Intinya semua itu hanyalah proses untuk mengembalikan Marwah dan jati diri masyarakat di negeri ini.

Ketika ada yang menghalangi bahkan mencoba untuk mencederai, saya rasa itu bukan lah persoalan yang harus di takuti, ingat tujuan awal tadi kita ingin menyampaikan aspirasi masyarakat kecil yang sedang menjerit meminta bantuan dari para jajaran aktivis yang senantiasa menyuarakan keluh kesah masyarakat kecil guna untuk tercapainya tujuan mahasiswa sebagai pembawa perubahan dan pengontrol sosial masyarakat demi terwujudnya masyarakat adil makmur yang diridhoi Allah SWT.(ACI02)

Actualinside. Com Jambi - Langkah konkrit dilakukan oleh pengurus HKK Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan Ramli Taha SH. MH.

Rapat Kerja Daerah pada tanggal 22 September 2018, di Hotel Nusa Wijaya menjadi momentum bersejarah bagi warga HKK di Provinsi Jambi.

Pasalnya, beberapa keputusan dalam Rakerda telah disepakati untuk ditindaklanjuti oleh Ketua Umum HKK.

Diantaranya, penguatan keorganisasian HKK terus dilakukan hingga ke tingkat kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Selain itu pembentukan travel umroh, Koperasi, dan finalisasi gedung HKK di Kota Jambi Seberang.

Selain itu, penguatan posisi dan promosi setiap putra-putri terbaik 'mendah' dalam provinsi Jambi sesuai kapasitanya masing-masing.

Ada yang menarik dalam pengambilan keputusan kali ini. Bahwa dalam sidang pleno yang dihadiri seluruh unsur keorganisasian, disetujui dan disepakati untuk sebutan DPP HKK Provinsi menjadi Dewan Pimpinan Pusat HKK Indonesia yang disingkat menjadi DPP HKK Indonesia.

Dan jabatan ketua Umum dengan sebutan Presiden dan Sekretaris disebut Sekjen. Lebih dipertegaskan lagi bahwa, Provinsi Jambi ditetapkan sebagai sentral HKK seluruh Indonesia.

"Ya, Rakerda kali ini memang sungguh luar biasa. Ada 20 item yang disetujui dan disepakati. Salah satunya perubahan sebutan DPP HKK Provinsi menjadi Dewan Pimpinan Pusat HKK Indonesia. Dan provinsi Jambi ditetapkan sebagai sentralistik organisasi HKK bagi warga sakti alam Kerinci yang ada diperantauan" Kata Ketua Stering Committe Saiful Roswandi.

Awalnya memang terjadi perdebatan, namun setelah diberikan pemahaman, akhirnya seluruh peserta menyetujui item-item penting tersebut, termasuk perubahan sebutan DPP HKK dan sebutan jabatan tertinggi.

Selanjutnya, untuk perubahan secara hukum dan administrasi lainnya akan dilakukan dalam waktu yang secepatnya. Termasuk untuk perubahan notaris ke Kemenkumham, dan persiapan Kongres.

"Tentu semua hal yang berkaitan dengan penguatan hukum dan administrasi akan segera kita lakukan. Dan itu juga menjadi amanah dalam RAKERDA ini agar saya segera melakukannya, baik perubahan notaris dan persiapan Kongres untuk perubahan AD/ART dan kita akan lakukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya" Tegas Ramli Taha. (Aci - 02)

Actualinside. Com Jambi - Langkah konkrit dilakukan oleh pengurus HKK Provinsi Jambi dibawah kepemimpinan Ramli Taha SH. MH.

Rapat Kerja Daerah pada tanggal 22 September 2018, di Hotel Nusa Wijaya menjadi momentum bersejarah bagi warga HKK di Provinsi Jambi.

Pasalnya, beberapa keputusan dalam Rakerda telah disepakati untuk ditindaklanjuti oleh Ketua Umum HKK.

Diantaranya, penguatan keorganisasian HKK terus dilakukan hingga ke tingkat kabupaten/kota dalam Provinsi Jambi. Selain itu pembentukan travel umroh, Koperasi, dan finalisasi gedung HKK di Kota Jambi Seberang.

Selain itu, penguatan posisi dan promosi setiap putra-putri terbaik 'mendah' dalam provinsi Jambi sesuai kapasitanya masing-masing.

Ada yang menarik dalam pengambilan keputusan kali ini. Bahwa dalam sidang pleno yang dihadiri seluruh unsur keorganisasian, disetujui dan disepakati untuk sebutan DPP HKK Provinsi menjadi Dewan Pimpinan Pusat HKK Indonesia yang disingkat menjadi DPP HKK Indonesia.

Dan jabatan ketua Umum dengan sebutan Presiden dan Sekretaris disebut Sekjen. Lebih dipertegaskan lagi bahwa, Provinsi Jambi ditetapkan sebagai sentral HKK seluruh Indonesia.

"Ya, Rakerda kali ini memang sungguh luar biasa. Ada 20 item yang disetujui dan disepakati. Salah satunya perubahan sebutan DPP HKK Provinsi menjadi Dewan Pimpinan Pusat HKK Indonesia. Dan provinsi Jambi ditetapkan sebagai sentralistik organisasi HKK bagi warga sakti alam Kerinci yang ada diperantauan" Kata Ketua Stering Committe Saiful Roswandi.

Awalnya memang terjadi perdebatan, namun setelah diberikan pemahaman, akhirnya seluruh peserta menyetujui item-item penting tersebut, termasuk perubahan sebutan DPP HKK dan sebutan jabatan tertinggi.

Selanjutnya, untuk perubahan secara hukum dan administrasi lainnya akan dilakukan dalam waktu yang secepatnya. Termasuk untuk perubahan notaris ke Kemenkumham, dan persiapan Kongres.

"Tentu semua hal yang berkaitan dengan penguatan hukum dan administrasi akan segera kita lakukan. Dan itu juga menjadi amanah dalam RAKERDA ini agar saya segera melakukannya, baik perubahan notaris dan persiapan Kongres untuk perubahan AD/ART dan kita akan lakukan dalam tempo yang sesingkat-singkatnya" Tegas Ramli Taha. (Aci - 02)

Actualinside.com Jambi - Rakerda Himpunan keluarga Kerinci Provinsi Jambi yang bertemakan ,,Mewujudkan Persatuan untuk HKK yang lebih baik,, Bertempat di Hotel Nusa Wijaya dar 22-23 September 2018.

Dewan Kehormatan DPP HKK Ruslan Baudin. Memperkuat persatuan dan kesatuan Himpunan kerinci. jangan mau berpecah belah, bekerja ikhlas, siap bekorban, berimpestasi sosial, selalu memperhatikan anggota. 


Memperkuat HKK menjadi satu suara demi harkat dan martabat organisasi, jangan samapai banyak suara sumbang yang memecah belah Kata Ruslan Baudin. 

Ketua umum DPP HKK RAMLI TAHA SH. MH. Benar adanya bahwa HKK adalah organisasi sosial, mari kita bersatu, perkuat persatuan. Jangan sampai di pecah belah, pada saat ini ada pihak - pihak lain internal maupun external yang akan mencoba memecah belah HKK. 

Namun kita akan tetap maju maju dan maju, tak perlu lagi kita menoleh kebelakang, Mari menatap kedepan yang lebih baik untuk lebih membesarkan HKK agar kita dapat berbuat, mengingat Banyaknya Pengurus maupun anggata HKK yang potensia selama ini selalu menjadi Kudo Palajang Bukit (Kuda yang membawa beban) saja. 

Ramli Taha SH. MH menambahkan  sebagai KETUM HKK saya menjalankan tugas sesuai dengan AD/ART organisasi ,di tambah lagi dengan hasil Rakerda. 

Tugas yang kita jalankan selama ini adalah Amanah, amanah yang di berikan melalui proses sesuai dengan aturan main Organisasi. Saya di lantik dan sudah di sumpah oleh Mahkamah Organisasi,maka oleh sebab itu pada zaman Melinial ini merupaka bentuk kerja nyata, kerja yang di buktikan dengan actualitas, bukan sekedar jadi ketua saja demi untuk kepentingan pribadi. 

Untuk di ketahui bahwa saat ini adalah tahun politik, mari kita hantarkan para sanak saudara kita yang maju untuk menjadi Calon legislatif, walau pun organisasi HKK bukan lah organisaso politik, Namun kita mendukung sepenuhnya para caleg tersebut untuk dapat duduk di DPRD kab Kota, DPRD Provinsi maupun untuk DPR-RI.

Dalam waktu dekat akan kita panggil semua para Caleg yang siap kita rekomendasikan.ungkap Ketum HKK. (ACI - 02)

Actualinside.com Jambi - Rakerda Himpunan keluarga Kerinci Provinsi Jambi yang bertemakan ,,Mewujudkan Persatuan untuk HKK yang lebih baik,, Bertempat di Hotel Nusa Wijaya dar 22-23 September 2018.

Dewan Kehormatan DPP HKK Ruslan Baudin. Memperkuat persatuan dan kesatuan Himpunan kerinci. jangan mau berpecah belah, bekerja ikhlas, siap bekorban, berimpestasi sosial, selalu memperhatikan anggota. 


Memperkuat HKK menjadi satu suara demi harkat dan martabat organisasi, jangan samapai banyak suara sumbang yang memecah belah Kata Ruslan Baudin. 

Ketua umum DPP HKK RAMLI TAHA SH. MH. Benar adanya bahwa HKK adalah organisasi sosial, mari kita bersatu, perkuat persatuan. Jangan sampai di pecah belah, pada saat ini ada pihak - pihak lain internal maupun external yang akan mencoba memecah belah HKK. 

Namun kita akan tetap maju maju dan maju, tak perlu lagi kita menoleh kebelakang, Mari menatap kedepan yang lebih baik untuk lebih membesarkan HKK agar kita dapat berbuat, mengingat Banyaknya Pengurus maupun anggata HKK yang potensia selama ini selalu menjadi Kudo Palajang Bukit (Kuda yang membawa beban) saja. 

Ramli Taha SH. MH menambahkan  sebagai KETUM HKK saya menjalankan tugas sesuai dengan AD/ART organisasi ,di tambah lagi dengan hasil Rakerda. 

Tugas yang kita jalankan selama ini adalah Amanah, amanah yang di berikan melalui proses sesuai dengan aturan main Organisasi. Saya di lantik dan sudah di sumpah oleh Mahkamah Organisasi,maka oleh sebab itu pada zaman Melinial ini merupaka bentuk kerja nyata, kerja yang di buktikan dengan actualitas, bukan sekedar jadi ketua saja demi untuk kepentingan pribadi. 

Untuk di ketahui bahwa saat ini adalah tahun politik, mari kita hantarkan para sanak saudara kita yang maju untuk menjadi Calon legislatif, walau pun organisasi HKK bukan lah organisaso politik, Namun kita mendukung sepenuhnya para caleg tersebut untuk dapat duduk di DPRD kab Kota, DPRD Provinsi maupun untuk DPR-RI.

Dalam waktu dekat akan kita panggil semua para Caleg yang siap kita rekomendasikan.ungkap Ketum HKK. (ACI - 02)

Actualinside. com Jambi - Menghadiri Rapat Kerja Daerah DPP HKK Jambi yang ke II 22-23 september 2018 yang bertempat di Hotel Nusa Wijaya Kota Jambi.

H. A. R. Sutan Adil Hendra MM,yang merupakan Ketua Pembina DPP HKK Jambi
dalam sambutannya menyampaikan.Rakerda adalah amanat organisasi, karena rakorda adalah tempat berevaluasi, koreksi,dan koordinasi yang lebih maksimal. HKK pada saat ini bukanlah organisasi kecil, namum organisasi ini sudah semakin membesar dan membuming.

Pimpinan Komisi XI ini juga menyampaikan Pada saat ini kita baru memiliki HKK yang Solid namun kita harus memperkuat HKK dalam bentuk hal yang lebih maju.

Tentunya HKK harus mampu untuk menghantarkan para putra,putri Kerinci menjadi Legislatif pada pemilu 2019.karena saat ini adalah kesempatan dan momentum pada tahun politik.

HKK Wajib mendukung calon legislatif lintas partai, yang penting orang Kerinci,terserah mau Partai apa saja,yang penting kita dukung dan insya Alloh jadi.

Kita orang Kerinci merupakan golongan orang cerdas,Kecerdasan HKK memang luar biasa pada saat ini,karena bisa membaca tanda- tanda.

Rakorda ini adalah panggungnya untuk membahas masalah yang ada,maupun program yang ada untuk rapatkan bersama agar HKK lebih kompak lagi lebih kuat lagi dan lebih maksimal lagi tentunya akan menjadi lebih Inovatif, kreatif lagi. (ACI - 02).

Actualinside. com Jambi - Menghadiri Rapat Kerja Daerah DPP HKK Jambi yang ke II 22-23 september 2018 yang bertempat di Hotel Nusa Wijaya Kota Jambi.

H. A. R. Sutan Adil Hendra MM,yang merupakan Ketua Pembina DPP HKK Jambi
dalam sambutannya menyampaikan.Rakerda adalah amanat organisasi, karena rakorda adalah tempat berevaluasi, koreksi,dan koordinasi yang lebih maksimal. HKK pada saat ini bukanlah organisasi kecil, namum organisasi ini sudah semakin membesar dan membuming.

Pimpinan Komisi XI ini juga menyampaikan Pada saat ini kita baru memiliki HKK yang Solid namun kita harus memperkuat HKK dalam bentuk hal yang lebih maju.

Tentunya HKK harus mampu untuk menghantarkan para putra,putri Kerinci menjadi Legislatif pada pemilu 2019.karena saat ini adalah kesempatan dan momentum pada tahun politik.

HKK Wajib mendukung calon legislatif lintas partai, yang penting orang Kerinci,terserah mau Partai apa saja,yang penting kita dukung dan insya Alloh jadi.

Kita orang Kerinci merupakan golongan orang cerdas,Kecerdasan HKK memang luar biasa pada saat ini,karena bisa membaca tanda- tanda.

Rakorda ini adalah panggungnya untuk membahas masalah yang ada,maupun program yang ada untuk rapatkan bersama agar HKK lebih kompak lagi lebih kuat lagi dan lebih maksimal lagi tentunya akan menjadi lebih Inovatif, kreatif lagi. (ACI - 02).
Foto : Masyhur Saat Meminmpin Sidang Di DPRD Kabupaten Tanjab Barat

Actualinside.com Jambi -  lama berpolemik dalam penetapan Pergantian Antar Waktu PAW antara  Masyhur dan Simamora.
Masyhur dilantik secara Resmi Menjadi anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA),pada Rabu 19/9/2018.

Kepada actualinside.com Masyhur mengatakan, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak yang telah  membantu dalam proses PAW ini.

Terima kasih yang tak terhingga  kepada Pak Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi H.A.R .Ir Sutan Adil Hendra MM.dan Ketua DPC Gerindra Tanjung Jabung Barat ,Faisol Riza ST. MM.

Pada saat ini kita akan Fokus bekerja untuk masyarakat Tanjung Jabung Barat pada umumnya , kemudian dengan seluruh kemampuan yang saya miliki siap untuk Adu Argumen untuk politik anggaran dalam pembangunan di dapil pemilihan saya.

Khusus untuk Kecamatan Tungkal Ulu, Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Batang Asam,tentunya akan menjadi konsentrasi dan Prioritas bagi saya

Masyhur menambahkan sebagai salah satu contoh pembanguan jalan yang akan di perjuangkan dalam waktu yang dekat adalah jalan dari batas PT. WKS, Desa Delima Sampai ke Desa Kuala Dasal yang melewati Desa Purwodadi, Ini adalah Akses utama atau pintu utama untuk masuk wilayah Tungkal Ulu.Tegas Masyhur.
(ACI - 02)
Foto : Masyhur Saat Meminmpin Sidang Di DPRD Kabupaten Tanjab Barat

Actualinside.com Jambi -  lama berpolemik dalam penetapan Pergantian Antar Waktu PAW antara  Masyhur dan Simamora.
Masyhur dilantik secara Resmi Menjadi anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat dari Partai Gerakan Indonesia Raya (GERINDRA),pada Rabu 19/9/2018.

Kepada actualinside.com Masyhur mengatakan, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada para pihak yang telah  membantu dalam proses PAW ini.

Terima kasih yang tak terhingga  kepada Pak Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi H.A.R .Ir Sutan Adil Hendra MM.dan Ketua DPC Gerindra Tanjung Jabung Barat ,Faisol Riza ST. MM.

Pada saat ini kita akan Fokus bekerja untuk masyarakat Tanjung Jabung Barat pada umumnya , kemudian dengan seluruh kemampuan yang saya miliki siap untuk Adu Argumen untuk politik anggaran dalam pembangunan di dapil pemilihan saya.

Khusus untuk Kecamatan Tungkal Ulu, Kecamatan Tebing Tinggi dan Kecamatan Batang Asam,tentunya akan menjadi konsentrasi dan Prioritas bagi saya

Masyhur menambahkan sebagai salah satu contoh pembanguan jalan yang akan di perjuangkan dalam waktu yang dekat adalah jalan dari batas PT. WKS, Desa Delima Sampai ke Desa Kuala Dasal yang melewati Desa Purwodadi, Ini adalah Akses utama atau pintu utama untuk masuk wilayah Tungkal Ulu.Tegas Masyhur.
(ACI - 02)

Actualinside.com. Jambi -  Beberapa masalah dalam pembangunan Jalan Akses Bandara Sultan Thaha Syaipuddin Jambi menjadi kendala yang serius.Jika hal ini tidak dapat di selesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, maka proyek ini terancam tidak selesai 100 persen.

Dari pantauan media ini di lapangan memang tampak jelas bahwa pekerjaan saat ini sedang mengalami kendala.

Kepala Satuan Kerja KASATKER Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN Wilayah I Andre Sirait kepada Actualinside.com. saat di konfirmasi mengatakan,memang pembangunan jalan tersebut mendapat kendala yaitu Pembebasan lahan yang masih ada belum clear dengan warga, seperti lahan pasar, ruko yang masih dalam proses peralihan waris di BPN menyangkut sertifikat.

Lambatnya Pemindahan utilitas seperti tiang Listrik, PDAM, dan Tiang Telkom yg ada di lokasi kerja sehingga mengganggu sangat kelancaran pekerjaan.

Pemindahan Makam yg membutuhkan persetujuan ahli waris dan penggantian tanah makam oleh Pemprov Jambi.

Pihak Rekanan juga belum mendapat izin Pembongkaran Masjid dari masyarakat sebelum mesjid baru dapat dipakai secara layak dan masih dalam Pendekatan Pemprov untuk dapat dikerjakan.

untuk di ketahui bahwa pembangunan jalan ini menelan biaya Rp. 54.548.162.000.,
Sementara pihak rekanan yang mengerjakan adalah PT. Abun Sendi,ungkap Kasatker.

Sementara itu pihak Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini Dinas PUPR Kasi Pertanahan  Mayurita Hilme ST saat akan di konfirmasi oleh media ini pada (18/9/2018) tidak berada di tempat,

Menurut salah seorang staff yang ada di ruang kerjanya mengatakan bahwa Kasi kami lagi keluar mungkin lagi jemput anaknya dari Sekolah. Silakan saja bapak datang lagi besok pagi, saat di minta nomor Telepon selular Kasi Pertanahan Muyarita, beberapa orang stafnya mengatakan tidak tau, kami idak tau nian pak dan kami idak menyimpan nomor ibu Kasi,, (kami tidak tau nian pak dan kami tidak menyimpan nomor telepon ibu Kasi).

Presedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Akmal Khatab mengatakan, lamban dan tidak konsistennya Penerintah Provinsi Jambi dalam menyikapi persoalan pembebasan lahan akses Bandara ini merupakan sebuah hambatan dalam kemajuan pembanguna Provinsi Jambi.

Akmal Khatab Meminta agar Plt Gubernur  dan Ketua DPRD Jambi harus seriys dan tegas dalam menyikapi persoalan ini.

Plt Gubernur harus segera melakukan Evaluasi terhadap tim PUPR yang membidangi persoalan pembebasan lahan tersebut, Apa lagi pada saat ini Dinas PUPR masih PLT, artinya ketegasan Plt PUPR juga sangat di butuhkan.

Kemudian Ketua maupun Anggota DPRD Provinsi Jambi yang membidangi ini juga harus cek dan turun kelapangan, jangan diam saja,"pungkas Akmal Khatab. (ACI02)

Actualinside.com. Jambi -  Beberapa masalah dalam pembangunan Jalan Akses Bandara Sultan Thaha Syaipuddin Jambi menjadi kendala yang serius.Jika hal ini tidak dapat di selesaikan oleh Pemerintah Provinsi Jambi, maka proyek ini terancam tidak selesai 100 persen.

Dari pantauan media ini di lapangan memang tampak jelas bahwa pekerjaan saat ini sedang mengalami kendala.

Kepala Satuan Kerja KASATKER Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN Wilayah I Andre Sirait kepada Actualinside.com. saat di konfirmasi mengatakan,memang pembangunan jalan tersebut mendapat kendala yaitu Pembebasan lahan yang masih ada belum clear dengan warga, seperti lahan pasar, ruko yang masih dalam proses peralihan waris di BPN menyangkut sertifikat.

Lambatnya Pemindahan utilitas seperti tiang Listrik, PDAM, dan Tiang Telkom yg ada di lokasi kerja sehingga mengganggu sangat kelancaran pekerjaan.

Pemindahan Makam yg membutuhkan persetujuan ahli waris dan penggantian tanah makam oleh Pemprov Jambi.

Pihak Rekanan juga belum mendapat izin Pembongkaran Masjid dari masyarakat sebelum mesjid baru dapat dipakai secara layak dan masih dalam Pendekatan Pemprov untuk dapat dikerjakan.

untuk di ketahui bahwa pembangunan jalan ini menelan biaya Rp. 54.548.162.000.,
Sementara pihak rekanan yang mengerjakan adalah PT. Abun Sendi,ungkap Kasatker.

Sementara itu pihak Pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini Dinas PUPR Kasi Pertanahan  Mayurita Hilme ST saat akan di konfirmasi oleh media ini pada (18/9/2018) tidak berada di tempat,

Menurut salah seorang staff yang ada di ruang kerjanya mengatakan bahwa Kasi kami lagi keluar mungkin lagi jemput anaknya dari Sekolah. Silakan saja bapak datang lagi besok pagi, saat di minta nomor Telepon selular Kasi Pertanahan Muyarita, beberapa orang stafnya mengatakan tidak tau, kami idak tau nian pak dan kami idak menyimpan nomor ibu Kasi,, (kami tidak tau nian pak dan kami tidak menyimpan nomor telepon ibu Kasi).

Presedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Akmal Khatab mengatakan, lamban dan tidak konsistennya Penerintah Provinsi Jambi dalam menyikapi persoalan pembebasan lahan akses Bandara ini merupakan sebuah hambatan dalam kemajuan pembanguna Provinsi Jambi.

Akmal Khatab Meminta agar Plt Gubernur  dan Ketua DPRD Jambi harus seriys dan tegas dalam menyikapi persoalan ini.

Plt Gubernur harus segera melakukan Evaluasi terhadap tim PUPR yang membidangi persoalan pembebasan lahan tersebut, Apa lagi pada saat ini Dinas PUPR masih PLT, artinya ketegasan Plt PUPR juga sangat di butuhkan.

Kemudian Ketua maupun Anggota DPRD Provinsi Jambi yang membidangi ini juga harus cek dan turun kelapangan, jangan diam saja,"pungkas Akmal Khatab. (ACI02)

Actualinside.com. Kota Jambi - Pembangunan Jalan Akses Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi sedang dalam proses pengerjaan. Sangat di sayangkan jika pengerjaan akan terhambat, apa lagi jika ada yang tidak dapat di kerjakan karena pembebesan lagan.

Kepala BPJN IV Junaidi ST, saat di konfirmasi di ruang kerjanya pada (18/9/2018) mengatakan Akses Jalan Bandara ini Nanti akan di percantik dengan pemasangan keramik sisi kiri dan kanan jalan dengan perpaduan warna yang serasi,serta di tambah lagi dengan pemasangan lampu penerangan yang bagus di tengah jalur pembatas dengan memakai  tiang pada sepanjang akses jalan tersebut.

Kepala BPJN IV ini juga menambahkan, bahwa konsep perpaduan ala melayu akan menambah kesan indah jika saat melewati jalan ini,

Jalan ini harus nampak bagus dan cantik karena jalan ini merupakan gerbang utama untuk masuk kota jambi, apa lagi jika ada tamu dari luar jambi atau orang belum pernah kejambi, tentunya akan terkesan.

Ada beberapa titik pada bahu kiri kanan jalan yang sudah di bangun Pemprov Jambi /PUPR jambi, sebahagiannya akan di bongkar, tentunya juga akan segera di perbaikan dengan yang lebih bagus lagi.

Yang terlihat kurang nyaman pada bahu jalan akan di bongkar dan di perbaiki sesuai dengan konsep pembangunan jalan akses Bandara tersebut,"ungkap Junaidi.



Kasatker Wilayah I Andre Sirait belum dapat di konfirmasi , pesan lewat WhatshApp belum ada jawaban.

Sementara itu Persedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Akmal Khatab mengatakan, apapun bentuk pembangunan di Provinsi Jambi siap kita dukung, dan juga tetap kita kawal, jangan ada lagi kong kali kong, jangan ada lagi sedikit kerja untung banyak, tidak ada lagi pekerjaan lebih murah dari pada pemberian Fee,tidak ada lagi suap suapan dalam mencari uang haram..

Jika pembangunan jalan akses bandara ada kendala ya ini tugas pemerintah Provinsi Jambi, sangat sayang jika konsep jalan sudah bagus namun harus gagal atau kerja  setengah..

Saya meminta kepada pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar harus tegas dalam mengambil sikap, Plt Gubernur jangan diam saja,Begitu pula dengan Ketua dan anggot DPRD Prov Jambi, jangan tidur saja ayo kerja dan urus masalah pembebasan lahan di jalan Akses Bandara.

Jika memang di ajak berunding juga sudah tidak mau, maka ada hak negara dalam hal ini pemerintah Prov Jambi untuk segera melakukan penggusuran terhadap areal tersebut,karena Jalan ini untuk pasilitas umum, sampai anak cucu, buyut nanti kita masih pakai jalan ini.

Akmal menegaskan kepada pemerintah Provinsi jambi bahwa jika sudah di loby dan mediasi untuk pemberian ganti rugi mereka juga tidak mau,maka ada kewenangan Negara  untuk menggusur itu harus di lakukan. ungkap Akmal.

 (Aci - 02)

Actualinside.com. Kota Jambi - Pembangunan Jalan Akses Bandara Sultan Thaha Syaifuddin Jambi sedang dalam proses pengerjaan. Sangat di sayangkan jika pengerjaan akan terhambat, apa lagi jika ada yang tidak dapat di kerjakan karena pembebesan lagan.

Kepala BPJN IV Junaidi ST, saat di konfirmasi di ruang kerjanya pada (18/9/2018) mengatakan Akses Jalan Bandara ini Nanti akan di percantik dengan pemasangan keramik sisi kiri dan kanan jalan dengan perpaduan warna yang serasi,serta di tambah lagi dengan pemasangan lampu penerangan yang bagus di tengah jalur pembatas dengan memakai  tiang pada sepanjang akses jalan tersebut.

Kepala BPJN IV ini juga menambahkan, bahwa konsep perpaduan ala melayu akan menambah kesan indah jika saat melewati jalan ini,

Jalan ini harus nampak bagus dan cantik karena jalan ini merupakan gerbang utama untuk masuk kota jambi, apa lagi jika ada tamu dari luar jambi atau orang belum pernah kejambi, tentunya akan terkesan.

Ada beberapa titik pada bahu kiri kanan jalan yang sudah di bangun Pemprov Jambi /PUPR jambi, sebahagiannya akan di bongkar, tentunya juga akan segera di perbaikan dengan yang lebih bagus lagi.

Yang terlihat kurang nyaman pada bahu jalan akan di bongkar dan di perbaiki sesuai dengan konsep pembangunan jalan akses Bandara tersebut,"ungkap Junaidi.



Kasatker Wilayah I Andre Sirait belum dapat di konfirmasi , pesan lewat WhatshApp belum ada jawaban.

Sementara itu Persedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Akmal Khatab mengatakan, apapun bentuk pembangunan di Provinsi Jambi siap kita dukung, dan juga tetap kita kawal, jangan ada lagi kong kali kong, jangan ada lagi sedikit kerja untung banyak, tidak ada lagi pekerjaan lebih murah dari pada pemberian Fee,tidak ada lagi suap suapan dalam mencari uang haram..

Jika pembangunan jalan akses bandara ada kendala ya ini tugas pemerintah Provinsi Jambi, sangat sayang jika konsep jalan sudah bagus namun harus gagal atau kerja  setengah..

Saya meminta kepada pemerintah Provinsi Jambi dalam hal ini Plt Gubernur Jambi Fachrori Umar harus tegas dalam mengambil sikap, Plt Gubernur jangan diam saja,Begitu pula dengan Ketua dan anggot DPRD Prov Jambi, jangan tidur saja ayo kerja dan urus masalah pembebasan lahan di jalan Akses Bandara.

Jika memang di ajak berunding juga sudah tidak mau, maka ada hak negara dalam hal ini pemerintah Prov Jambi untuk segera melakukan penggusuran terhadap areal tersebut,karena Jalan ini untuk pasilitas umum, sampai anak cucu, buyut nanti kita masih pakai jalan ini.

Akmal menegaskan kepada pemerintah Provinsi jambi bahwa jika sudah di loby dan mediasi untuk pemberian ganti rugi mereka juga tidak mau,maka ada kewenangan Negara  untuk menggusur itu harus di lakukan. ungkap Akmal.

 (Aci - 02)
Foto : Akses Jalan Bandara Yang Belum Dibebaskan

Actualinside.com Jambi - Percepatan pembangunan Jalan Nasional Akses Bandara Sultan Taha Saipudin Jambi masih terkendala pada titik pasar di pasir putih Kota Jambi


Pembangunan dan pelebaran jalan tersebut yang menggunakan anggarkan  APBN puluhan Milyar sepertinya akan terhambat.

Seperti di depan Mesjid  sebagian lagi Depan deretan Ruko pasir putih dan depan pasar tradisional pasir putih.

Kepala badan Pelaksan Halan Nasional (BPJN IV) Junaidi ST. kepada actualinside.com senin (17/9/2018) mengatakan. BPJN IV Wilayah I sifatnya adalah melakukan pembangunan, namun masalah pembebasan lahan adalah urusan Pemerintah Provinsi Jambi.

Jika pembebasan lahannya tidak selesai maka BPJN akan stop Pembangunan sampai pada titik yang bisa di kerjakan saja. Anggaran yang tersisa tentunya akan kami alih ke tempat yang lain.

Junaidi menambahkan jika pembebasan lahan tidak selesai, kami sangat menyayangkan hal ini terjadi, kami berharap pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya untuk melanjutkan proses negosiasi maupun mediasi kepada para pemilik tanah. " Ujarnya

Sementara itu, Mustar ahli Waris pemilik tanah pada pasar tradisional pasir putih saat di konfirmasi mengatakan, "Kami sangat sepakat jika pada tanah kami di lakukqn pembangunan jalan, pelebaran jalan menuju Bandara, namun ada hal yang yang jadi kurang berkenan dengan kami yaitu masalahnya mereka meminta adanya perubahan sertifikat. "

Kami sangat keberatan jika sertifikat hak milik kami di lakukan perubahan,
kendala adalah kami harus mengeluarkan lagi dana untuk pemecahan sertifikat.

Sebenarnya kami siap bertandatangan di atas Akta Notaris untuk penyerahan lahan tersebut, jadi tak perlu lagi untuk merubah sertifikat kami, karena pihak keluarga merasa keberatan, "ungkap Mustar.

Sampai saat ini  Dinas PUPR yang membidangi masalah pembebasan lahan belum dapat di konfirmasi.(Aci - 02)
Foto : Akses Jalan Bandara Yang Belum Dibebaskan

Actualinside.com Jambi - Percepatan pembangunan Jalan Nasional Akses Bandara Sultan Taha Saipudin Jambi masih terkendala pada titik pasar di pasir putih Kota Jambi


Pembangunan dan pelebaran jalan tersebut yang menggunakan anggarkan  APBN puluhan Milyar sepertinya akan terhambat.

Seperti di depan Mesjid  sebagian lagi Depan deretan Ruko pasir putih dan depan pasar tradisional pasir putih.

Kepala badan Pelaksan Halan Nasional (BPJN IV) Junaidi ST. kepada actualinside.com senin (17/9/2018) mengatakan. BPJN IV Wilayah I sifatnya adalah melakukan pembangunan, namun masalah pembebasan lahan adalah urusan Pemerintah Provinsi Jambi.

Jika pembebasan lahannya tidak selesai maka BPJN akan stop Pembangunan sampai pada titik yang bisa di kerjakan saja. Anggaran yang tersisa tentunya akan kami alih ke tempat yang lain.

Junaidi menambahkan jika pembebasan lahan tidak selesai, kami sangat menyayangkan hal ini terjadi, kami berharap pemerintah Provinsi Jambi terus berupaya untuk melanjutkan proses negosiasi maupun mediasi kepada para pemilik tanah. " Ujarnya

Sementara itu, Mustar ahli Waris pemilik tanah pada pasar tradisional pasir putih saat di konfirmasi mengatakan, "Kami sangat sepakat jika pada tanah kami di lakukqn pembangunan jalan, pelebaran jalan menuju Bandara, namun ada hal yang yang jadi kurang berkenan dengan kami yaitu masalahnya mereka meminta adanya perubahan sertifikat. "

Kami sangat keberatan jika sertifikat hak milik kami di lakukan perubahan,
kendala adalah kami harus mengeluarkan lagi dana untuk pemecahan sertifikat.

Sebenarnya kami siap bertandatangan di atas Akta Notaris untuk penyerahan lahan tersebut, jadi tak perlu lagi untuk merubah sertifikat kami, karena pihak keluarga merasa keberatan, "ungkap Mustar.

Sampai saat ini  Dinas PUPR yang membidangi masalah pembebasan lahan belum dapat di konfirmasi.(Aci - 02)

Actualinside.com - Kota Jambi - Launching Kampung Bantar dengan Moto PAMER BANTAR KITO (Palmerah Bersih, Aman,Pintar Krearif, Inivatif, Tangguh dan Oke)

Acara yang di gelar di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. Di selenggarakan pada Rabu (12/9/2018) Di kelurahan Eka Jaya.

Dalam sambutannya Dr. H. Sy Fasha ME. menyampaikan, Jika sudah seperti ini membuat semakin mudah dalam pelaksanaan pembangunan Kota Jambi, Banyak inovasi yang di lakukan saat ini merupakan suatu terobosan dalam menindak lanjuti atas Program Jambi terkini.


Walau saya waktu Pilkada yang lalu, saya dan dr.Maulana memang kalah pada Kecamatan Paal Merah, namun pada saat ini Kecamatan Paal Merah malah yang pertama melakukan acara syukuran atas kemenangan dan suksesi ajang Pilkada yang lalu.

Ini merupakan pembelajaran bagi kami pemerintah, banyak pembangunan belum tentu bisa menang pada Pilkada.

Saya dan dr Maulana mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Paal Merah, ingat pada saat ini Pilkada sudah selesai, sudah tidak ada Blok -blok lagi, tidak Blok satu Maupun blok dua, yang ada mari kita bersatu membangun kota jambi kedepan yang lebih Maju lagi." ungkap SY Fasha ME. (Aci - 02)

Actualinside.com - Kota Jambi - Launching Kampung Bantar dengan Moto PAMER BANTAR KITO (Palmerah Bersih, Aman,Pintar Krearif, Inivatif, Tangguh dan Oke)

Acara yang di gelar di Kecamatan Paal Merah Kota Jambi. Di selenggarakan pada Rabu (12/9/2018) Di kelurahan Eka Jaya.

Dalam sambutannya Dr. H. Sy Fasha ME. menyampaikan, Jika sudah seperti ini membuat semakin mudah dalam pelaksanaan pembangunan Kota Jambi, Banyak inovasi yang di lakukan saat ini merupakan suatu terobosan dalam menindak lanjuti atas Program Jambi terkini.


Walau saya waktu Pilkada yang lalu, saya dan dr.Maulana memang kalah pada Kecamatan Paal Merah, namun pada saat ini Kecamatan Paal Merah malah yang pertama melakukan acara syukuran atas kemenangan dan suksesi ajang Pilkada yang lalu.

Ini merupakan pembelajaran bagi kami pemerintah, banyak pembangunan belum tentu bisa menang pada Pilkada.

Saya dan dr Maulana mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Paal Merah, ingat pada saat ini Pilkada sudah selesai, sudah tidak ada Blok -blok lagi, tidak Blok satu Maupun blok dua, yang ada mari kita bersatu membangun kota jambi kedepan yang lebih Maju lagi." ungkap SY Fasha ME. (Aci - 02)

Actualinside.Com - Jelang Rapat kerja daerah Dewan Pengurus Provinsi Himpunan Keluarga Kerinci (DPP HKK) Provinsi Jambi, 22-23 September nanti, beberapa agenda kerja akan mengambil kebijakan strategis.

Diantara kebijakan strategis yang akan diputuskan dalam pleno adalah perubahan nomenklatur organisasi dan nama organisasi.

"Ya. nanti di Rakerda kita akan usulkan pada pleno, supaya menyetujui perubahan nomenklatur organisasi dan perubahan singkatan DPP menjadi Dewan Pimpinan Pusat HKK" Ujar Ketua Kajian Politik HKK, Saiful Roswandi.

Untuk perubahan singkatan, menurut tokoh muda HKK ini, mengingat bahwa sentralistik HKK yang berada di Provinsi Jambi. Maka selayaknya, HKK Jambi menjadi Dewan Pimpinan Pusat. Perubahan singkatan juga untuk merespon dinamika sosial dan politik di Jambi.

"Sudah waktunya, HKK Jambi menjadi sentral untuk urusan sosial-politik bagi mendah Kerinci di perantauan" Tegasnya.

Sementara Ketua Umum HKK Ramli Taha tidak keberatan adanya perubahan nama tersebut. Namun, pengacara kondang ini menyerahkan sepenuhnya perubahan tersebut kepada peserta pleno di Rakerda nanti.

"Saya kan hanya pelaksana keputusan Rakerda. Jika memang itu keputusan pleno rakerda, ya kita mesti ikuti" ujarnya. (ACI02)

Actualinside.Com - Jelang Rapat kerja daerah Dewan Pengurus Provinsi Himpunan Keluarga Kerinci (DPP HKK) Provinsi Jambi, 22-23 September nanti, beberapa agenda kerja akan mengambil kebijakan strategis.

Diantara kebijakan strategis yang akan diputuskan dalam pleno adalah perubahan nomenklatur organisasi dan nama organisasi.

"Ya. nanti di Rakerda kita akan usulkan pada pleno, supaya menyetujui perubahan nomenklatur organisasi dan perubahan singkatan DPP menjadi Dewan Pimpinan Pusat HKK" Ujar Ketua Kajian Politik HKK, Saiful Roswandi.

Untuk perubahan singkatan, menurut tokoh muda HKK ini, mengingat bahwa sentralistik HKK yang berada di Provinsi Jambi. Maka selayaknya, HKK Jambi menjadi Dewan Pimpinan Pusat. Perubahan singkatan juga untuk merespon dinamika sosial dan politik di Jambi.

"Sudah waktunya, HKK Jambi menjadi sentral untuk urusan sosial-politik bagi mendah Kerinci di perantauan" Tegasnya.

Sementara Ketua Umum HKK Ramli Taha tidak keberatan adanya perubahan nama tersebut. Namun, pengacara kondang ini menyerahkan sepenuhnya perubahan tersebut kepada peserta pleno di Rakerda nanti.

"Saya kan hanya pelaksana keputusan Rakerda. Jika memang itu keputusan pleno rakerda, ya kita mesti ikuti" ujarnya. (ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Tokoh Masyarakat Kerinci yang berada di Malaysia Kunjungi Paguyuban DPP HKK Provinsi jambi 9/8/2018
yang Bertempat di Markas Besar Himpunan Keluarga Kerinci Provinsi Jambi.

Dalam kunjungannya Datuk Muhammad Isa menyampaikan bahwa sampai saat ini hubungan silaturahmi antara HKK Provinsi Jambi dengan Komunitas Kerinci di Malaysia tetap berjalan dengan baik.


Datuk Isa merupakan salah satu tokoh di Malaysia berasal dari kerinci, Beliau merupakan mantan kepala Kepolisian Sektor di Malaysia, Pengusaha pertambangan, dan juga dia merupakan pengusaha Tarvel lintas Negara,serta beberapa jenis usaha lainnya, Datuk Isa terbilang sukses di Malaysia.

Ketua Umum DPP HKK Provinsi Jambi Rqmlu Taha SH. MH. dalam pertemuan tersebut,mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kunjungan Datuk Isa, yang merupakan Tokoh Sukses di Malaysia berasal dari kerinci.

Kedepan HKK akan terus membangun hubungan komunikasi dengan pagayuban Kerunci di Malaysia, apa lagi pada saat ini sudah ada sanggar Bambu Etnik Kerinci yang khusus membudayakan kesenian, taria, kerinci di Malaysia.

Ramli Taha SH. MH. menambahkan kemungkinan besar dalam waktu dekat DPP HKK Jambi juga akan melaksanakan Kunjungan kerja tahab  ke 2 (dua) setelah acara RAKERDA DPP HKK, tidak menutup kemungkinan KUNKER akan kembali ke Malaysia, hal ini tergantung keputusan dari RAKERDA HKK. (Aci - 02)

Actualinside.com. Jambi - Tokoh Masyarakat Kerinci yang berada di Malaysia Kunjungi Paguyuban DPP HKK Provinsi jambi 9/8/2018
yang Bertempat di Markas Besar Himpunan Keluarga Kerinci Provinsi Jambi.

Dalam kunjungannya Datuk Muhammad Isa menyampaikan bahwa sampai saat ini hubungan silaturahmi antara HKK Provinsi Jambi dengan Komunitas Kerinci di Malaysia tetap berjalan dengan baik.


Datuk Isa merupakan salah satu tokoh di Malaysia berasal dari kerinci, Beliau merupakan mantan kepala Kepolisian Sektor di Malaysia, Pengusaha pertambangan, dan juga dia merupakan pengusaha Tarvel lintas Negara,serta beberapa jenis usaha lainnya, Datuk Isa terbilang sukses di Malaysia.

Ketua Umum DPP HKK Provinsi Jambi Rqmlu Taha SH. MH. dalam pertemuan tersebut,mengucapkan terima kasih yang tak terhingga atas kunjungan Datuk Isa, yang merupakan Tokoh Sukses di Malaysia berasal dari kerinci.

Kedepan HKK akan terus membangun hubungan komunikasi dengan pagayuban Kerunci di Malaysia, apa lagi pada saat ini sudah ada sanggar Bambu Etnik Kerinci yang khusus membudayakan kesenian, taria, kerinci di Malaysia.

Ramli Taha SH. MH. menambahkan kemungkinan besar dalam waktu dekat DPP HKK Jambi juga akan melaksanakan Kunjungan kerja tahab  ke 2 (dua) setelah acara RAKERDA DPP HKK, tidak menutup kemungkinan KUNKER akan kembali ke Malaysia, hal ini tergantung keputusan dari RAKERDA HKK. (Aci - 02)

Actualinside.Com - Pembukaan Ekonomi kreatif Jambi belangsung sukses. Acara dibuka langsung oleh Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra.

Dalam sambutannya, SAH sapaan akrab pejuang politik Gerindra ini terus mendorong agar ekonomi kreatif Jambi mampu maju lebih pesat.


"Ekonomi kreatif menjadi solusi terbaik dalam menghadapi persaingan global. Semua pihak, terutama para Pemuda semestinya didorong untuk melirik peluang ini" Ujar SAH dalam sambutannya.

Menurut SAH yang juga ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi ini, bahwa peluang ekonomi kreatif saat ini sangatlah menjanjikan. Bangsal pasar cukup terbuka.

"Kita jangan hanya menjadi konsumen saja soal ini, semestinya kita sudah mampu menjadi produser dan ini peluang" Tegasnya.

Ekonomi kreatif kali ini lebih ditujukan untuk penyiapan akses fasilitas permodalan non perbankan. Acara berlangsung di Swissbel Hotel Jambi, Minggu, 09 September 2018. (ACI02)

Actualinside.Com - Pembukaan Ekonomi kreatif Jambi belangsung sukses. Acara dibuka langsung oleh Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra.

Dalam sambutannya, SAH sapaan akrab pejuang politik Gerindra ini terus mendorong agar ekonomi kreatif Jambi mampu maju lebih pesat.


"Ekonomi kreatif menjadi solusi terbaik dalam menghadapi persaingan global. Semua pihak, terutama para Pemuda semestinya didorong untuk melirik peluang ini" Ujar SAH dalam sambutannya.

Menurut SAH yang juga ketua DPD Gerindra Provinsi Jambi ini, bahwa peluang ekonomi kreatif saat ini sangatlah menjanjikan. Bangsal pasar cukup terbuka.

"Kita jangan hanya menjadi konsumen saja soal ini, semestinya kita sudah mampu menjadi produser dan ini peluang" Tegasnya.

Ekonomi kreatif kali ini lebih ditujukan untuk penyiapan akses fasilitas permodalan non perbankan. Acara berlangsung di Swissbel Hotel Jambi, Minggu, 09 September 2018. (ACI02)

Actualinside.com Jambi - Sudah belasan tahun PT Citra Koperasindo Tani (CKT), yang bergerak di perkebunan sawit menggarap kawasan hutan lindung atau Cagar Alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tidak tanggung-tanggung, 600 hektar lebih kawasan hutan dibabat habis dan dijadikan perkebunan sawit.

Leluasanya PT CKT menggarap areal yang dilarang, karena mendapat beking dari pejabat penting di Tanjung Jabung Barat.

Presedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi (BRAKJ) Saiful Roswandi mengatakan bahwa ada unsur kesengajaan pihak PT CKT menggarap hutan lindung. Kesengajaan itu dilakukan semata-mata mendapatkan keuntungan perusahaan dan pribadi pejabat.

"Ini kasus berat. Hutan lindung digarap untuk mendapatkan keuntungan pribadi. apalagi sudah berlangsung belasan tahun. ini sangat merugikan daerah dan kelestarian lingkungan. kasus ini sama saja dengan korupsi" Tegas Bung Ros panggilan mantan aktivis HMI ini.

Untuk itu, ia meminta KPK dan pihak kepolisian turun tangan mengusutnya. Jangan sampai ada pembiaran. "Ya, kita minta KPK usut kerugian negaranya karena ada tindak pidana korupsinya. Dan pihak kepolisian usut pidananya" Tegas Bung Ros.

Sampai berita ini diturunkan, pihak PT CKT belum memberikan tanggapan.(Aci - 02)

Actualinside.com Jambi - Sudah belasan tahun PT Citra Koperasindo Tani (CKT), yang bergerak di perkebunan sawit menggarap kawasan hutan lindung atau Cagar Alam di Kabupaten Tanjung Jabung Barat. Tidak tanggung-tanggung, 600 hektar lebih kawasan hutan dibabat habis dan dijadikan perkebunan sawit.

Leluasanya PT CKT menggarap areal yang dilarang, karena mendapat beking dari pejabat penting di Tanjung Jabung Barat.

Presedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi (BRAKJ) Saiful Roswandi mengatakan bahwa ada unsur kesengajaan pihak PT CKT menggarap hutan lindung. Kesengajaan itu dilakukan semata-mata mendapatkan keuntungan perusahaan dan pribadi pejabat.

"Ini kasus berat. Hutan lindung digarap untuk mendapatkan keuntungan pribadi. apalagi sudah berlangsung belasan tahun. ini sangat merugikan daerah dan kelestarian lingkungan. kasus ini sama saja dengan korupsi" Tegas Bung Ros panggilan mantan aktivis HMI ini.

Untuk itu, ia meminta KPK dan pihak kepolisian turun tangan mengusutnya. Jangan sampai ada pembiaran. "Ya, kita minta KPK usut kerugian negaranya karena ada tindak pidana korupsinya. Dan pihak kepolisian usut pidananya" Tegas Bung Ros.

Sampai berita ini diturunkan, pihak PT CKT belum memberikan tanggapan.(Aci - 02)
Foto : Harmen Rusdi Saat Berada Di KASN Jakarta

Actualinside. com. Jambi - Kasus Non Job Kadis Koperasi atas  nama Harmen  di dalam koncederan memperhatikan disebutkan bahwa mantan Kadis Koperasi tidak berintegritas, malah berbalik arah ke pihak Pemprov Jambi.

Hal pertama yang dipersoalkan oleh pihak KASN selama melakukan banding administratif sebagaimaba diatur di dalam PP Nomor : 53 Tahun 2010 sudah dilakulan sesuai aturan yang berlaku.

Bahkan Harmen Rusdi rela meronggoh uang kantongnya sendiri untuk menyelamat kerugian negara terhadap 14 temuan semasa dijabat oleh dua orang PLT.

Saat dikonfirmasi terkait jumlah uang talangan yang sudah dibayar di akhir tahun 2017, Harmen Rusdi berkelit, lebih baik agar obyektif tanya saja mantan Kasubbag Keuangan  Ibu Jamilah, SE. Sekalian itu untuk dua mata anggaran sudah mencapai target yaitu 96 % untuk APBD dan 97 % terealisasi untuk Anggaran APBN bahkan termasuk 3 besar anggaran APBN terbaik Nasional.

Untuk itu Harmen Rusdi malah balik bertanya, yang tidak memiliki integritas kerja itu siapa sebenarnya ?.

Salah seorang Presedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Akmal Katab, dengan tegas menyatakan bahwa yang tidak memiliki integritas kerja itu adalah Sekda Prov dan kepala BKD Provinsi Jambi.

Pertama terbukti mereka membuat keputusan hukuman disiplin terhadap sdr. Harmen  Rusdi secara sepihak.

Kedua dalam menjatuhkan hukuman disiplin bertentangan dengan PP Nomor : 100 Tahun 2000, PP Nomor 13 Tahun 2002 dan PP Nomor : 53 Tahun 2010.

Hukuman disiplin yang diberikan kepada mantan Kadis Koperasi tidak prosedural.

Ketiga, kedua pejabat daerah ini juga telah menjerumuskan PLT Gubernur yang menurut Surat Edaran  BKN Tahun 2016 tidak berwenang mengambil tidakan strategis di dalam memberhentikan, mengangkat dan melakukan mutasi ASN.

Ketiga, Pihak Sekretatis Daerah dalam hal ini BKD secara terang-terangan telah mengangkangi Kewenangan KASN yang telah melarang selter untuk OPD Koperasi.

Dan Keempat, pihak Pemprov Jambi tidak membalas Banding Administratif yang telah diajukan oleh mantan Kadis Koperasi yang dikirim ke Pemprov pada tanggal 6 Agustus 2018 ( TMT 14 hari kerja ).

Semestinya pihak BKD dalam rentang waktu 6 hari kerja mesti sudah melakukan bantahan balik terhadap banding adminitratif  yang telah diajukan oleh Harmen Rusdi.

Untuk itu kami dari BRAKJ menegaskan kepada  KASN, khususnya ribuan ASN lingkup Provinsi Jambi yang mengalami  nasib  atau telah terzholimi selama ini berharap agar pihak KASN segera mengambil sikap tegas sekaligus mempertanyakan soal Selter yang tengah   berlangsung, kendatipun sudah ada larangan dari pihak KASN.

Semoga saja upaya  keberanian yang tengah dilakukan oleh Mantan Kadis ini, dapat dijadikan pelajaran berharga bagi pihak BKD agar jangan seenak perutnya saja  melakukan pemecatan ASN yang tidak bersalah  dari jabatan."pungkas Akmal Khatab. (Aci - 02).
Foto : Harmen Rusdi Saat Berada Di KASN Jakarta

Actualinside. com. Jambi - Kasus Non Job Kadis Koperasi atas  nama Harmen  di dalam koncederan memperhatikan disebutkan bahwa mantan Kadis Koperasi tidak berintegritas, malah berbalik arah ke pihak Pemprov Jambi.

Hal pertama yang dipersoalkan oleh pihak KASN selama melakukan banding administratif sebagaimaba diatur di dalam PP Nomor : 53 Tahun 2010 sudah dilakulan sesuai aturan yang berlaku.

Bahkan Harmen Rusdi rela meronggoh uang kantongnya sendiri untuk menyelamat kerugian negara terhadap 14 temuan semasa dijabat oleh dua orang PLT.

Saat dikonfirmasi terkait jumlah uang talangan yang sudah dibayar di akhir tahun 2017, Harmen Rusdi berkelit, lebih baik agar obyektif tanya saja mantan Kasubbag Keuangan  Ibu Jamilah, SE. Sekalian itu untuk dua mata anggaran sudah mencapai target yaitu 96 % untuk APBD dan 97 % terealisasi untuk Anggaran APBN bahkan termasuk 3 besar anggaran APBN terbaik Nasional.

Untuk itu Harmen Rusdi malah balik bertanya, yang tidak memiliki integritas kerja itu siapa sebenarnya ?.

Salah seorang Presedium Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Akmal Katab, dengan tegas menyatakan bahwa yang tidak memiliki integritas kerja itu adalah Sekda Prov dan kepala BKD Provinsi Jambi.

Pertama terbukti mereka membuat keputusan hukuman disiplin terhadap sdr. Harmen  Rusdi secara sepihak.

Kedua dalam menjatuhkan hukuman disiplin bertentangan dengan PP Nomor : 100 Tahun 2000, PP Nomor 13 Tahun 2002 dan PP Nomor : 53 Tahun 2010.

Hukuman disiplin yang diberikan kepada mantan Kadis Koperasi tidak prosedural.

Ketiga, kedua pejabat daerah ini juga telah menjerumuskan PLT Gubernur yang menurut Surat Edaran  BKN Tahun 2016 tidak berwenang mengambil tidakan strategis di dalam memberhentikan, mengangkat dan melakukan mutasi ASN.

Ketiga, Pihak Sekretatis Daerah dalam hal ini BKD secara terang-terangan telah mengangkangi Kewenangan KASN yang telah melarang selter untuk OPD Koperasi.

Dan Keempat, pihak Pemprov Jambi tidak membalas Banding Administratif yang telah diajukan oleh mantan Kadis Koperasi yang dikirim ke Pemprov pada tanggal 6 Agustus 2018 ( TMT 14 hari kerja ).

Semestinya pihak BKD dalam rentang waktu 6 hari kerja mesti sudah melakukan bantahan balik terhadap banding adminitratif  yang telah diajukan oleh Harmen Rusdi.

Untuk itu kami dari BRAKJ menegaskan kepada  KASN, khususnya ribuan ASN lingkup Provinsi Jambi yang mengalami  nasib  atau telah terzholimi selama ini berharap agar pihak KASN segera mengambil sikap tegas sekaligus mempertanyakan soal Selter yang tengah   berlangsung, kendatipun sudah ada larangan dari pihak KASN.

Semoga saja upaya  keberanian yang tengah dilakukan oleh Mantan Kadis ini, dapat dijadikan pelajaran berharga bagi pihak BKD agar jangan seenak perutnya saja  melakukan pemecatan ASN yang tidak bersalah  dari jabatan."pungkas Akmal Khatab. (Aci - 02).
Foto : PLT Gubernur Jambi,H. Fachrori Umar

Actualinside.com.Jambi - Sudah terang benderang dalam fakta - fakta persidangan dalam kasus Suap Ketok palu RAPBD Provinsi 2018.Hal ini terungkap dalam beberapa kali persidangan baik persidangan di pengadilan Tipikor Jambi maupun dalam pengadilan tipikor di Jakarta , Gubernur non aktif Zumi Zola Zulkifli.

Uang sejumlah Rp 1 satu milyar yang diterima oleh Asrul Padepotan dari Kadis Pendidikan Provinsi Jambi Agus Heriyanto yang di berikan sebanyak 2 (dua) kali masing-masing Rp 500 juta.di tempat yang berbeda di Jakarta.

Barusan Rakyat Anti Korupsi Jambi, Akmal Khatab mengatakan kepada actualinside.com,  Agus Heriyanto harus segera memundurkan diri dari jabatannya pada saat ini yaitu Kadis Pendidikan, bagaimana mungkin OPD yang seharusnya menjadi contoh bagi dunia pendidikan Provinsi Jambi ternyata merupakan bagian dari yang terlibat langsung dalam kasus Suap terhadap Gubernur Non aktif Zumi Zola.

Akmal Khatab meminta agar Agus Heriyanto Segera mundur, bukan tidak mungkin jika dia terus menjabat sebagai Kepala OPD, maka tdak menutup kemungkinan akan terjadi penyuapan lagi terhadap para pemimpin Jambi yang ada pada saat ini. Sangat memalukan jija dia masih tetap bercokol  sebagai Kadis,

Akmal menambahkan agar plt Gubernur Jambi Fahrori Umur segera mencopot jabatan Agus Heriyanto melalui Menteri dalam Negeri Republik Indonesia,

Tidak saja Agus Heriyanto, namun seluruh OPD yang terungkap dalam persidangan yang turut serta dalam suap, maupun Kepala Bidang di masing-Masing OPD agar segera di copot. tegas Akmal Khatab.(Aci - 02)
Foto : PLT Gubernur Jambi,H. Fachrori Umar

Actualinside.com.Jambi - Sudah terang benderang dalam fakta - fakta persidangan dalam kasus Suap Ketok palu RAPBD Provinsi 2018.Hal ini terungkap dalam beberapa kali persidangan baik persidangan di pengadilan Tipikor Jambi maupun dalam pengadilan tipikor di Jakarta , Gubernur non aktif Zumi Zola Zulkifli.

Uang sejumlah Rp 1 satu milyar yang diterima oleh Asrul Padepotan dari Kadis Pendidikan Provinsi Jambi Agus Heriyanto yang di berikan sebanyak 2 (dua) kali masing-masing Rp 500 juta.di tempat yang berbeda di Jakarta.

Barusan Rakyat Anti Korupsi Jambi, Akmal Khatab mengatakan kepada actualinside.com,  Agus Heriyanto harus segera memundurkan diri dari jabatannya pada saat ini yaitu Kadis Pendidikan, bagaimana mungkin OPD yang seharusnya menjadi contoh bagi dunia pendidikan Provinsi Jambi ternyata merupakan bagian dari yang terlibat langsung dalam kasus Suap terhadap Gubernur Non aktif Zumi Zola.

Akmal Khatab meminta agar Agus Heriyanto Segera mundur, bukan tidak mungkin jika dia terus menjabat sebagai Kepala OPD, maka tdak menutup kemungkinan akan terjadi penyuapan lagi terhadap para pemimpin Jambi yang ada pada saat ini. Sangat memalukan jija dia masih tetap bercokol  sebagai Kadis,

Akmal menambahkan agar plt Gubernur Jambi Fahrori Umur segera mencopot jabatan Agus Heriyanto melalui Menteri dalam Negeri Republik Indonesia,

Tidak saja Agus Heriyanto, namun seluruh OPD yang terungkap dalam persidangan yang turut serta dalam suap, maupun Kepala Bidang di masing-Masing OPD agar segera di copot. tegas Akmal Khatab.(Aci - 02)
Foto : Nama Yang Masuk Tim Sepakbola Pada Ajang POPWIL 2018

Actualinside.com Jambi - Mendekati tahapan POPWIL khusus olah raga sepak bola, sepertinya bak pepatah Jauh panggang dari api,hasil tidak akan maksimal, karena para pemain yang masuk nominasi tidak berdasarkan seleksi yang transparan. 

Menurut Sadri, yang merupakan salah seorang Pelatih sepak bola asal Kerinci pada senin 3/9/2018 kepada actualinside. com mengatakan, kalau di lihat dari data Pormat yang ada pada saat ini,sepertinya para pemain yang akan ikut berlaga di Popwil, tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Menurutnya para pemain yang di rekrut oleh Dispora dan PSSI Jambi tidak berdasarkan hasil seleksi saat POPDA tempo hari, padahal para pemain POPDA sudah di catat sebagai pemain POPWIL. 

Sebenarnya ada beberapa pemain yang baik dan pada posisi yang penting malah tidak masuk dalam susunan pemain untuk Popwil

Dari data rekrut pemain, ini kami sangat kecewa, karena para pemain yang sudah tercatat namanya untuk di ikutkan ke POPWIL sampai saat ini masih tetap giat berlatih namun nama mereka tidak termasuk. 

Jika begini adanya maka kami sangat kecewa, kemungkinan besar Pesepak bola Jambi sulit untuk maju atau naik kelas." Tegas Sadri. 

Ketua PSSI Provinsi Jambi dr Medrin Jhoni mengatakan harusnya memang mekanisme seleksi pada POPDA Ps Kerinci adalah yang mendominasi, untuk memperkuat POPWIL maka di lakukan rekrut pemain dari kabupaten.

Foto : Tim PS Kerinci Yang Menjuarai Ajang Popda Beberapa Waktu Lalu

Para pemain PS Kerinci harus mendominasi minimal 50 persen,
nah jika ada kekeliruan dalam pelaksanan rekrut para pemain nanti akan saya cek atau Evaluasi ulang" ungkap Ketua PSSI Jambi. 

Sampai saat ini, Kadispora Jambi belum dapat di konfirmasi. (Aci - 02)
Foto : Nama Yang Masuk Tim Sepakbola Pada Ajang POPWIL 2018

Actualinside.com Jambi - Mendekati tahapan POPWIL khusus olah raga sepak bola, sepertinya bak pepatah Jauh panggang dari api,hasil tidak akan maksimal, karena para pemain yang masuk nominasi tidak berdasarkan seleksi yang transparan. 

Menurut Sadri, yang merupakan salah seorang Pelatih sepak bola asal Kerinci pada senin 3/9/2018 kepada actualinside. com mengatakan, kalau di lihat dari data Pormat yang ada pada saat ini,sepertinya para pemain yang akan ikut berlaga di Popwil, tidak akan mendapatkan hasil yang maksimal.

Menurutnya para pemain yang di rekrut oleh Dispora dan PSSI Jambi tidak berdasarkan hasil seleksi saat POPDA tempo hari, padahal para pemain POPDA sudah di catat sebagai pemain POPWIL. 

Sebenarnya ada beberapa pemain yang baik dan pada posisi yang penting malah tidak masuk dalam susunan pemain untuk Popwil

Dari data rekrut pemain, ini kami sangat kecewa, karena para pemain yang sudah tercatat namanya untuk di ikutkan ke POPWIL sampai saat ini masih tetap giat berlatih namun nama mereka tidak termasuk. 

Jika begini adanya maka kami sangat kecewa, kemungkinan besar Pesepak bola Jambi sulit untuk maju atau naik kelas." Tegas Sadri. 

Ketua PSSI Provinsi Jambi dr Medrin Jhoni mengatakan harusnya memang mekanisme seleksi pada POPDA Ps Kerinci adalah yang mendominasi, untuk memperkuat POPWIL maka di lakukan rekrut pemain dari kabupaten.

Foto : Tim PS Kerinci Yang Menjuarai Ajang Popda Beberapa Waktu Lalu

Para pemain PS Kerinci harus mendominasi minimal 50 persen,
nah jika ada kekeliruan dalam pelaksanan rekrut para pemain nanti akan saya cek atau Evaluasi ulang" ungkap Ketua PSSI Jambi. 

Sampai saat ini, Kadispora Jambi belum dapat di konfirmasi. (Aci - 02)

Actualinside.com. Jambj - Himpunan Mahasiswa Kerinci Jakarta Sekitar (HMK – jS) akan melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) pada Minggu (15/9/2018), Pelaksanaan MUBES HMK – JS tahun 2018 ini dilaksanakan di Gedung SMK Plus Pelita Nusantara Bogor yang berlokasi di Jl. Golf Ciriung Cibinong - Bogor

Ketua Panitia MUBES HMK – JS Ihda Lisa Nuzula menuturkan Pelaksanaan Musyawarah Besar (MUBES) ini bertujuan untuk membahas program kerja dan pemilihan Ketua Umum  HMK – JS Periode 2018-2020

Himpunan Mahasiswa Kerinci Jakarta dan Sekitarnya (HMK – JS) merupakan salah satu wadah silaturahmi dan saling bersinergi membangun kebermanfaatan antar mahasiswa Kerinci. Atas dasar tersebut saya dan rekan panitia menyepakati tema MUBES “Membangun sinergitas dan integritas Mahasiswa Kerinci sebagai Calon Pemimpin Profesional dan Berkarakter”, Ujar Nuzula saat ditemui Jum’at (31/8/2018)

Selain itu ia juga berharap agar MUBES HMK – JS berjalan dengan baik, dan siapapun yang terpilih nantinya dapat merangkul seluruh anggota yang tergabung sehingga dapat membangun pengembangan diri dalam organisasi serta mampu membangun daerah melalui pola pikir berorganisasi.

Mahasiswa kerinci yang terhimpun dalam HMK – JS harus diperkuat, Mahasiswa kerinci harus terus memberi kontribusi untuk membangun daerah” Tegasnya
Sekedar Informasi, HMK – JS hingga saat ini masih membuka pendaftaran bakal calon ketua umum periode 2018 – 2020.

Pendaftaran bakal calon ketua umum tersebut dibuka sampai 9 September 2018.(Aci -02)

Actualinside.com. Jambj - Himpunan Mahasiswa Kerinci Jakarta Sekitar (HMK – jS) akan melaksanakan Musyawarah Besar (Mubes) pada Minggu (15/9/2018), Pelaksanaan MUBES HMK – JS tahun 2018 ini dilaksanakan di Gedung SMK Plus Pelita Nusantara Bogor yang berlokasi di Jl. Golf Ciriung Cibinong - Bogor

Ketua Panitia MUBES HMK – JS Ihda Lisa Nuzula menuturkan Pelaksanaan Musyawarah Besar (MUBES) ini bertujuan untuk membahas program kerja dan pemilihan Ketua Umum  HMK – JS Periode 2018-2020

Himpunan Mahasiswa Kerinci Jakarta dan Sekitarnya (HMK – JS) merupakan salah satu wadah silaturahmi dan saling bersinergi membangun kebermanfaatan antar mahasiswa Kerinci. Atas dasar tersebut saya dan rekan panitia menyepakati tema MUBES “Membangun sinergitas dan integritas Mahasiswa Kerinci sebagai Calon Pemimpin Profesional dan Berkarakter”, Ujar Nuzula saat ditemui Jum’at (31/8/2018)

Selain itu ia juga berharap agar MUBES HMK – JS berjalan dengan baik, dan siapapun yang terpilih nantinya dapat merangkul seluruh anggota yang tergabung sehingga dapat membangun pengembangan diri dalam organisasi serta mampu membangun daerah melalui pola pikir berorganisasi.

Mahasiswa kerinci yang terhimpun dalam HMK – JS harus diperkuat, Mahasiswa kerinci harus terus memberi kontribusi untuk membangun daerah” Tegasnya
Sekedar Informasi, HMK – JS hingga saat ini masih membuka pendaftaran bakal calon ketua umum periode 2018 – 2020.

Pendaftaran bakal calon ketua umum tersebut dibuka sampai 9 September 2018.(Aci -02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner