SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


actualinside.com Jambi---Kondisi kerusakan Jalan tak pernah lepas dari masalah yang ada pada saat ini. Tak terlepas pula  kondisi Jalan Provinsi Jambi,Di gerbang masuk menuju  Kabupaten Muaro Jambi lobang besar menganga.

Kabupaten Muaro Jambi yang berbatas lanhsung dengan Kota Jambi tepatnya di simpang Ahok. Desa Kebun IX Kecamatan Sungai Gelam.



Tepatnya Gerbang perbatasan Kota Jambi Dengan Kabupaten Muaro Jambi,Kerusakan Jalan ini bukanlah baru, namun sudah cukup lama kondisinya seperti tidak pernah menjadi perhatian kerusakan jalan tersebut seperti terabaikan oleh PU-PR Provinsi Jambi.
Lobang mengaga hampir sepanjang 100 meter terjadi kerusakan parah.

Menurut Kemas Halim,salah seorang masyarakat Kebun Sembilan, setiap hari kami melalui jalan yang berlobang tersebut, pada titik jalan itu sudah sering terjadi kecelakaan, bahkan pernah ada sampai menjadi korban jiwa.

Apa  lagi jika saat habis hujan, jalan becek dan berair, jika panas jalan menjadi berdebu. Padahal lobang besar itu sudah lama terjadi namun sampai saat ini belum pernah ada perbaikan.

Biasanya Jalan menuju sungai Gelam ini akan di perbaiki jika bila akan di adakan acara di Areal Bumi Perkemahan Di Sungai gelam. Jalan ini Sudah hampir 2 tahun mengalami kerusakan,namun tak pernah di perbaiki lagi.ungkap Kemas Halim.

Harapan kami semoga jalan ini segera di perbaiki,agar kendaraan yang lewat bisa lancar dan tidak lagi terjadi kecelakaan.
Kasiannya jika habis hujan banyak anak-anak sekolah yang melintas di jalan ini keciprkan air yang mengotori seragam sekolahnya. tambah Halim.(ACI02)

actualinside.com Jambi---Kondisi kerusakan Jalan tak pernah lepas dari masalah yang ada pada saat ini. Tak terlepas pula  kondisi Jalan Provinsi Jambi,Di gerbang masuk menuju  Kabupaten Muaro Jambi lobang besar menganga.

Kabupaten Muaro Jambi yang berbatas lanhsung dengan Kota Jambi tepatnya di simpang Ahok. Desa Kebun IX Kecamatan Sungai Gelam.



Tepatnya Gerbang perbatasan Kota Jambi Dengan Kabupaten Muaro Jambi,Kerusakan Jalan ini bukanlah baru, namun sudah cukup lama kondisinya seperti tidak pernah menjadi perhatian kerusakan jalan tersebut seperti terabaikan oleh PU-PR Provinsi Jambi.
Lobang mengaga hampir sepanjang 100 meter terjadi kerusakan parah.

Menurut Kemas Halim,salah seorang masyarakat Kebun Sembilan, setiap hari kami melalui jalan yang berlobang tersebut, pada titik jalan itu sudah sering terjadi kecelakaan, bahkan pernah ada sampai menjadi korban jiwa.

Apa  lagi jika saat habis hujan, jalan becek dan berair, jika panas jalan menjadi berdebu. Padahal lobang besar itu sudah lama terjadi namun sampai saat ini belum pernah ada perbaikan.

Biasanya Jalan menuju sungai Gelam ini akan di perbaiki jika bila akan di adakan acara di Areal Bumi Perkemahan Di Sungai gelam. Jalan ini Sudah hampir 2 tahun mengalami kerusakan,namun tak pernah di perbaiki lagi.ungkap Kemas Halim.

Harapan kami semoga jalan ini segera di perbaiki,agar kendaraan yang lewat bisa lancar dan tidak lagi terjadi kecelakaan.
Kasiannya jika habis hujan banyak anak-anak sekolah yang melintas di jalan ini keciprkan air yang mengotori seragam sekolahnya. tambah Halim.(ACI02)
Foto : Heri Saputra Guru Korban Penganiayaan Oknum Kades Unit 13 Sungai Bahar

actualinside.com Jambi---Cerita miris yang di sampaikan oleh seorang guru pendidik korban penganiayaan yang telah di lakukan oleh oknum Kades di Kabupaten Muaro Jambi kepadanya.

Kasus pemukulan /penganiayaan tersebut terjadi pada 17/1/2018 yang lalu di Unit 13 Sungai Bahar,Penganiayaan yang di lakukan oleh oknum Kades.

Menuru Pak Guru (Hari Saputra) saya selaku korban dari penganiayaan ini sangat menginginkan kepastian Hukum atas kasus tersebut,sampai saat ini pelaku terus berkeliaran, seperti tiada bentuk penyesalan atas perlakuan penganiyaannya terhadap saya.

Sampai saat ini saya masih tetap meminta agar pihak penegak hukum segera melakukan
penahanan terhadap pelaku. ini maksud saya agar menjadi efek jera terhadap pelaku, jika hal ini tidak si lakukan oleh aparat penegak hukum, Maka tidak menutup kemungkinan kedepannya oknum Kades tersebut akan mengulangi melakukan hal yang sama,baik terhadap saya maupun pada orang lain, ungkap Heri. (ACI02)
Foto : Heri Saputra Guru Korban Penganiayaan Oknum Kades Unit 13 Sungai Bahar

actualinside.com Jambi---Cerita miris yang di sampaikan oleh seorang guru pendidik korban penganiayaan yang telah di lakukan oleh oknum Kades di Kabupaten Muaro Jambi kepadanya.

Kasus pemukulan /penganiayaan tersebut terjadi pada 17/1/2018 yang lalu di Unit 13 Sungai Bahar,Penganiayaan yang di lakukan oleh oknum Kades.

Menuru Pak Guru (Hari Saputra) saya selaku korban dari penganiayaan ini sangat menginginkan kepastian Hukum atas kasus tersebut,sampai saat ini pelaku terus berkeliaran, seperti tiada bentuk penyesalan atas perlakuan penganiyaannya terhadap saya.

Sampai saat ini saya masih tetap meminta agar pihak penegak hukum segera melakukan
penahanan terhadap pelaku. ini maksud saya agar menjadi efek jera terhadap pelaku, jika hal ini tidak si lakukan oleh aparat penegak hukum, Maka tidak menutup kemungkinan kedepannya oknum Kades tersebut akan mengulangi melakukan hal yang sama,baik terhadap saya maupun pada orang lain, ungkap Heri. (ACI02)


actualinside. com Jambi--Kehadiran Ustat Abdul Somad ke Provinsi Jambi untuk yang   kedua kalinya pada tahun 2018 ini.Untuk memenuhi sejumlah undangan dalam agenda berdakwah.

Pada Bulan yang lalu, kehadiran ustat Absul Somad ke Provinsi Jambi  agar di ketahui bahwa beliau gagal hadir berdakwah di Kabupaten Sarolangun,Hal itu terjadi di karenakan jadwal terlalu mepet dan memungkinkan sang Ustat sangat kelelahan.

Untuk kali ke dua kehadiran Ustat Abdul Somad dengan jadwal Roundown UAS di Jambi melalui WhatsApp sejak tanggal 20 Februari 2018, yakni berupa skedul UAS di kota Jambi, Bungo, Bangko dan Sarolangun pada tanggal 1-2 Maret 2018.

Menurutnya, Awal kedatangan UAS di Jambi akan langsung menuju ke Mesjid Ihsaniah di Olak Kemang Seberang Kota Jambi, Beliau (UAS) akan bersama Tuan Guru Muhammad Zainul Mazdi (Tuan Guru Bajang).

"Setelah selesai acara di Olak Kemang ada acara ramah tamah di Rumah Dinas Gubernur Jambi," ujar Ustad Ican, ketika di konfirmasi newsportal.id(Partner Media actualinside.com-red) hari ini, Selasa (27/2) siang.

Selanjutnya, Tuan Guru Bajang akan memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (IAIN Jambi), Sementara dirinya akan mendampingi UAS menuju Kabupaten Bungo.

"Di Muaro Bungo kita kegiatan sekitar jam 2 siang setelah sholat dzuhur, Selesai darisitu kita perjalanan menuju Kabupaten Sarolangun, Malamnya istirahat, Subuh kita sesi tanya jawab lagi di Muaro Bungo."jelas Pimpinan biro perjalanan Haji dan umroh Khairul umam Ad Dauli tersebut.

Saat ditanya apakah UAS akan bermalam di Kabupaten Sarolangun? dirinya hanya menjawab belum bisa di pastikan.

"Tempatnya sendiri kita kondisikan di Muaro Bungo tapi Allahualam situasi bisa berubah-ubah lihat kondisi keamanan, atau ada kepentingan UAS dengan alumni atau siapa, yang jelas semua bisa jadi fleksibel, tapi pada intinya panitia di Sarolangun siap di Bungo juga siap."ujarnya menambahkan.

Lalu, media ini juga menanyakan tentang jadwal UAS di Kabupaten Merangin, Apakah masih sesuai dengan skedul awal atau bagaimana? Dan di jawab oleh Ustad Ican untuk Merangin di pending dulu.(ACI02)


actualinside. com Jambi--Kehadiran Ustat Abdul Somad ke Provinsi Jambi untuk yang   kedua kalinya pada tahun 2018 ini.Untuk memenuhi sejumlah undangan dalam agenda berdakwah.

Pada Bulan yang lalu, kehadiran ustat Absul Somad ke Provinsi Jambi  agar di ketahui bahwa beliau gagal hadir berdakwah di Kabupaten Sarolangun,Hal itu terjadi di karenakan jadwal terlalu mepet dan memungkinkan sang Ustat sangat kelelahan.

Untuk kali ke dua kehadiran Ustat Abdul Somad dengan jadwal Roundown UAS di Jambi melalui WhatsApp sejak tanggal 20 Februari 2018, yakni berupa skedul UAS di kota Jambi, Bungo, Bangko dan Sarolangun pada tanggal 1-2 Maret 2018.

Menurutnya, Awal kedatangan UAS di Jambi akan langsung menuju ke Mesjid Ihsaniah di Olak Kemang Seberang Kota Jambi, Beliau (UAS) akan bersama Tuan Guru Muhammad Zainul Mazdi (Tuan Guru Bajang).

"Setelah selesai acara di Olak Kemang ada acara ramah tamah di Rumah Dinas Gubernur Jambi," ujar Ustad Ican, ketika di konfirmasi newsportal.id(Partner Media actualinside.com-red) hari ini, Selasa (27/2) siang.

Selanjutnya, Tuan Guru Bajang akan memberikan kuliah umum di Universitas Islam Negeri (IAIN Jambi), Sementara dirinya akan mendampingi UAS menuju Kabupaten Bungo.

"Di Muaro Bungo kita kegiatan sekitar jam 2 siang setelah sholat dzuhur, Selesai darisitu kita perjalanan menuju Kabupaten Sarolangun, Malamnya istirahat, Subuh kita sesi tanya jawab lagi di Muaro Bungo."jelas Pimpinan biro perjalanan Haji dan umroh Khairul umam Ad Dauli tersebut.

Saat ditanya apakah UAS akan bermalam di Kabupaten Sarolangun? dirinya hanya menjawab belum bisa di pastikan.

"Tempatnya sendiri kita kondisikan di Muaro Bungo tapi Allahualam situasi bisa berubah-ubah lihat kondisi keamanan, atau ada kepentingan UAS dengan alumni atau siapa, yang jelas semua bisa jadi fleksibel, tapi pada intinya panitia di Sarolangun siap di Bungo juga siap."ujarnya menambahkan.

Lalu, media ini juga menanyakan tentang jadwal UAS di Kabupaten Merangin, Apakah masih sesuai dengan skedul awal atau bagaimana? Dan di jawab oleh Ustad Ican untuk Merangin di pending dulu.(ACI02)

actualinside.com Jambi - Gunung Kerinci yang berada pada ketinggian 3.805.Meter dari permukaan laut, Gunung Kerinci yang terletak di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi,yang berbatas langsung dengan Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Gunung Kerinci merupakan gunung yang tertinggi si Pulau Sumatera. Heboh dan viral di medsos,  Balai Besar Taman Nasional Kerinci Sebelat ( BB-TNKS). Atas persolan tersebut  telah memberi jawaban resmi kepada Pemda Kerinci.

Melalui Surat yang diterbitkan Senin dan dilihat inilahjambi pada Selasa 27 Februari 2018 menjelaskan empat poin yang disampaikan BB TNKS dengan perihal informasi dan penjelasan puncak Gunung Kerunci itu.

Surat ini ditujukan kepada Ketua OPPA-LH Khatulistiwa (Organisasi Pemuda Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup Khatulistiwa).

Beberapa poin yang di jelaskan, bahwa BBTNKS ‘TIDAK PERNAH’ mengubah nama bagian dari Gunung Kerinci yang dikenal dengan sebutan ‘PUNCAK GUNUNG KERINCI’ maupun menerima usulan dari pemerintah Kabupaten Solok Selatan atau organisasi manapun untuk mengubah nama Puncak Kerinci menjadi Puncak ‘JOKO WIDODO’.

Kemudian Poin kedua, dituliskan bahwa foto plakat berwarna kuning dengan tulisan ‘PUNCAK GUNUNG KERINCI JOKO WIDODO 3805 MDPL’ yang menjadi viral di media sosial ‘BUKANLAH’ plakat resmi yang di keluarkan oleh BBTNKS.

Menurut Prof.Dr.Firwan Tan,SE,M.Ec,DEA.Ing. Beliau merupakan Putra Asli Kerinci ,yang saat ini menjadi Guru Besar Universitas ANDALAS. Tidak semudah itu untuk merubah nama puncak gunung Kerinci, Gunung Kerinci sudah menjadi warisan Dunia, masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat(TNKS).

Untuk di ketahui bahwa Gunung Kerinci tidak saja yang tertinggi si Pulau Sumatera, Namun juga merupakan yang terindah di Dunia. "Ungkap Firwan tan.

Kawasan Hutannya yang banyak menyimpan Flora dan Fauna, Banyak jenis tanaman yang langka seera tanaman untuk obat-obatan, Banyak pula Hewan yang di lindungi yang tidak di miliki oleh Negara lain. (ACI02)

actualinside.com Jambi - Gunung Kerinci yang berada pada ketinggian 3.805.Meter dari permukaan laut, Gunung Kerinci yang terletak di Kabupaten Kerinci Provinsi Jambi,yang berbatas langsung dengan Kabupaten Solok Selatan Provinsi Sumatera Barat.

Gunung Kerinci merupakan gunung yang tertinggi si Pulau Sumatera. Heboh dan viral di medsos,  Balai Besar Taman Nasional Kerinci Sebelat ( BB-TNKS). Atas persolan tersebut  telah memberi jawaban resmi kepada Pemda Kerinci.

Melalui Surat yang diterbitkan Senin dan dilihat inilahjambi pada Selasa 27 Februari 2018 menjelaskan empat poin yang disampaikan BB TNKS dengan perihal informasi dan penjelasan puncak Gunung Kerunci itu.

Surat ini ditujukan kepada Ketua OPPA-LH Khatulistiwa (Organisasi Pemuda Pecinta Alam dan Lingkungan Hidup Khatulistiwa).

Beberapa poin yang di jelaskan, bahwa BBTNKS ‘TIDAK PERNAH’ mengubah nama bagian dari Gunung Kerinci yang dikenal dengan sebutan ‘PUNCAK GUNUNG KERINCI’ maupun menerima usulan dari pemerintah Kabupaten Solok Selatan atau organisasi manapun untuk mengubah nama Puncak Kerinci menjadi Puncak ‘JOKO WIDODO’.

Kemudian Poin kedua, dituliskan bahwa foto plakat berwarna kuning dengan tulisan ‘PUNCAK GUNUNG KERINCI JOKO WIDODO 3805 MDPL’ yang menjadi viral di media sosial ‘BUKANLAH’ plakat resmi yang di keluarkan oleh BBTNKS.

Menurut Prof.Dr.Firwan Tan,SE,M.Ec,DEA.Ing. Beliau merupakan Putra Asli Kerinci ,yang saat ini menjadi Guru Besar Universitas ANDALAS. Tidak semudah itu untuk merubah nama puncak gunung Kerinci, Gunung Kerinci sudah menjadi warisan Dunia, masuk dalam Taman Nasional Kerinci Seblat(TNKS).

Untuk di ketahui bahwa Gunung Kerinci tidak saja yang tertinggi si Pulau Sumatera, Namun juga merupakan yang terindah di Dunia. "Ungkap Firwan tan.

Kawasan Hutannya yang banyak menyimpan Flora dan Fauna, Banyak jenis tanaman yang langka seera tanaman untuk obat-obatan, Banyak pula Hewan yang di lindungi yang tidak di miliki oleh Negara lain. (ACI02)


actualinside.com. Jambi - Salah seorang Saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum dari komisi Pemberantasan Korupsi, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi,Muhammad Juber dari fraksi Golkar dipersidangan di pengadilan tipikor Jambi pada senin kemarin, (26/2/2018).

Dalam kesaksiannya, Muhammad Juber membeberkan semuanya, bahkan dia mengakui bahwa dia juga menerima uang pemulusan pengesahan RAPBD Jambi 2018 sebesar RP. 700 juta, yang mana uang tersebut akan dibagikan ke seluruh anggota fraksi Golkar.

Belum sempat dibagikan sudah terjadi OTT, kata juber, sentak suasana sidang jadi riuh diiringi dengan senyum kecil para JPU dan hakim.

Pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan JPU dan para penasehat hukum Erwan Malik dan Penasehat hukum Haji Saipuddin tidak dibantah oleh Juber. Bahkan Juber terang-terangan mengatakan,apa yang tertuang di dalam BAP saya dari KPK itu adalah,"Benar".

Ibu Liva Malahanum penasehat hukum Erwan Malik sangatlah bangga mendengarkan kesaksian Juber, artinya saksi membuka kebenaran dipersidangan.ini yang kami harapkan dan ini demi klein kami juga,"Penjelasan liva kepada jurnalis Actualinside.com.

Sedangkan Bapak Marajohan ketua tim penasehat hukum Haji Saipuddin memberikan apresiasi penuh kepada juber yang telah membuka dengan jelas fakta sebenarnya. Pak Juber tidak berbelit-belit dan jujur sehingga ini akan mempermudah proses persidangan kedepannya.

Masih menurut Marjohan, Pak Juber jujur Tidak seperti saksi yang lain yang selalu terjebak dengan dakwaannya sendiri.(ACI04)


actualinside.com. Jambi - Salah seorang Saksi yang dihadirkan oleh jaksa penuntut umum dari komisi Pemberantasan Korupsi, yakni anggota DPRD Provinsi Jambi,Muhammad Juber dari fraksi Golkar dipersidangan di pengadilan tipikor Jambi pada senin kemarin, (26/2/2018).

Dalam kesaksiannya, Muhammad Juber membeberkan semuanya, bahkan dia mengakui bahwa dia juga menerima uang pemulusan pengesahan RAPBD Jambi 2018 sebesar RP. 700 juta, yang mana uang tersebut akan dibagikan ke seluruh anggota fraksi Golkar.

Belum sempat dibagikan sudah terjadi OTT, kata juber, sentak suasana sidang jadi riuh diiringi dengan senyum kecil para JPU dan hakim.

Pertanyaan demi pertanyaan yang dilontarkan JPU dan para penasehat hukum Erwan Malik dan Penasehat hukum Haji Saipuddin tidak dibantah oleh Juber. Bahkan Juber terang-terangan mengatakan,apa yang tertuang di dalam BAP saya dari KPK itu adalah,"Benar".

Ibu Liva Malahanum penasehat hukum Erwan Malik sangatlah bangga mendengarkan kesaksian Juber, artinya saksi membuka kebenaran dipersidangan.ini yang kami harapkan dan ini demi klein kami juga,"Penjelasan liva kepada jurnalis Actualinside.com.

Sedangkan Bapak Marajohan ketua tim penasehat hukum Haji Saipuddin memberikan apresiasi penuh kepada juber yang telah membuka dengan jelas fakta sebenarnya. Pak Juber tidak berbelit-belit dan jujur sehingga ini akan mempermudah proses persidangan kedepannya.

Masih menurut Marjohan, Pak Juber jujur Tidak seperti saksi yang lain yang selalu terjebak dengan dakwaannya sendiri.(ACI04)

actualinside.com. Jambi - Sidang kasus suap ketok Palu RAPBD Provinsi Jambi 2018 memasuki tahap ketiga.senin,(26/02/2018).

 Sidang ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan dan masih dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Kali ini jaksa penuntut umum dari komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan beberapa orang saksi dari kalangan anggota DPRD Provinsi Jambi, salah satunya syahbandar dari fraksi Gerindra.

Dalam kesaksiannya, Syahbandar mengakui jika memang ada permintaan uang dari oknum Dewan agar pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dapat berjalan lancar.

Pembicaraan itu menurut Syahbandar terjadi diruang kerja Ketua DPRD Provinsi Jambi Ir Chornelis Buston.

Saya mendengar ada permintaan uang, Yang saya ingat persis itu sudara Elhelwi.

Pembicaraan soal proyek untuk pimpinan DPRD Provinsi Jambi,juga tidak dibantah syahbandar.

Saat pertemuan itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi Ir H Chornelis Buston menanyakan ‘ kepada saudara Erwan Malik, ada gak proyek untuk kami pimpinan ini’ tanya Chornelis kepada terdakwa Erwan Malik."Tutur syahbandar".

Sependengaran saya,yang meminta uang itu adalah sudara Elhelwi,dan itu saya benar-benar mendengar."terang syahbandar".(ACI02)

actualinside.com. Jambi - Sidang kasus suap ketok Palu RAPBD Provinsi Jambi 2018 memasuki tahap ketiga.senin,(26/02/2018).

 Sidang ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan dan masih dengan agenda mendengarkan keterangan saksi.

Kali ini jaksa penuntut umum dari komisi Pemberantasan Korupsi menghadirkan beberapa orang saksi dari kalangan anggota DPRD Provinsi Jambi, salah satunya syahbandar dari fraksi Gerindra.

Dalam kesaksiannya, Syahbandar mengakui jika memang ada permintaan uang dari oknum Dewan agar pengesahan RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 dapat berjalan lancar.

Pembicaraan itu menurut Syahbandar terjadi diruang kerja Ketua DPRD Provinsi Jambi Ir Chornelis Buston.

Saya mendengar ada permintaan uang, Yang saya ingat persis itu sudara Elhelwi.

Pembicaraan soal proyek untuk pimpinan DPRD Provinsi Jambi,juga tidak dibantah syahbandar.

Saat pertemuan itu, Ketua DPRD Provinsi Jambi Ir H Chornelis Buston menanyakan ‘ kepada saudara Erwan Malik, ada gak proyek untuk kami pimpinan ini’ tanya Chornelis kepada terdakwa Erwan Malik."Tutur syahbandar".

Sependengaran saya,yang meminta uang itu adalah sudara Elhelwi,dan itu saya benar-benar mendengar."terang syahbandar".(ACI02)

actualinside. com Jakarta--Kasus Dugaan suap RAPBD dan Kasus Dugaan Grativikasi yang terjadi di Jambi beberapa waktu  yang lalu, sampai saat ini Belum ada Tersangka baru, Bahkan Gubernur Jambi yang telah berstatus tersangka, sampai saat ini belum juga di lakukan penhanan oleh KPK.

Sejumlah aktivi Jambi yang tergabung dalam Barisan Rakyat anti korupsi Jambi melakukan orasi di depan gedung KPK Jakarta (25/2/2018).


Dalam orasinya mereka meminta
agar KPK Segera  tetapkan Status tersangka menjadi Tahanan KPK.Tersangka Gratifikasi Sdr. ZUMI ZOLA dan Tetapkan tersangka baru  kepada Pihak2 SWASTA yang terlibat.

Mereka juga meminta agar KPK Segera periksa dan tetapkan status kepada Anggota DPRD JAMBI dan Pihak SWASTA yang terlibat dalam OTT oleh KPK beberapa waktu yang lalu dalam Kasus Suap Ketok Palu RAPBD 2018 yang terjadi di Jambi.
(aci 02).

actualinside. com Jakarta--Kasus Dugaan suap RAPBD dan Kasus Dugaan Grativikasi yang terjadi di Jambi beberapa waktu  yang lalu, sampai saat ini Belum ada Tersangka baru, Bahkan Gubernur Jambi yang telah berstatus tersangka, sampai saat ini belum juga di lakukan penhanan oleh KPK.

Sejumlah aktivi Jambi yang tergabung dalam Barisan Rakyat anti korupsi Jambi melakukan orasi di depan gedung KPK Jakarta (25/2/2018).


Dalam orasinya mereka meminta
agar KPK Segera  tetapkan Status tersangka menjadi Tahanan KPK.Tersangka Gratifikasi Sdr. ZUMI ZOLA dan Tetapkan tersangka baru  kepada Pihak2 SWASTA yang terlibat.

Mereka juga meminta agar KPK Segera periksa dan tetapkan status kepada Anggota DPRD JAMBI dan Pihak SWASTA yang terlibat dalam OTT oleh KPK beberapa waktu yang lalu dalam Kasus Suap Ketok Palu RAPBD 2018 yang terjadi di Jambi.
(aci 02).

actualinside. com Jambi--Ada fakta yang menarik dalam sidang ott di pengadilan tipikor Jambi pada 26 Pebruari 2018. pihak jaksa dan pengacara terdakwa Erwan Malik,  kembali mengkonfrontir,  soal pertemuan Syahbandar dengan terdakwa Erwan Malik di terminal III bandara Soetta.

Saat pertemuan yang singkat tersebut,  Syahbandar bertanya kepada Erwan Malik, "apakah sudah ada perintah dari Gubernur dak".

JPU dan Pengacara Erwan Malik, meminta kepada saksi Syahbandar, apa maksud dari pertanyaan itu.

Soalnya dalam BAB syahbandar juga dijelaskan seperti itu. Namum pada persidangan,  Syahbandar membantah adanya pertanyaan seperti itu kepada Erwan Malik.

Bahkan Syahbandar mencabut pernyataan tersebut didalan BAB.  menurutnya,  saat bertemu dengan Erwan Malik dibandara waktu itu,  ia hanya bertanya apakah sudah bertemu dengan gubernur,  belum?

"Bukan, sudah ada perintah dari gubernur pak Jaksa.  pertanyaan saya waktu itu adalah,  apa sudah bertemu dengan gubernur belum" jelas Syahbandar.

untuk diketahui,  pertanyaan Syahbandar tersebut cukup penting dikonfrontir. Untuk mengetahui peran Gubernur dalam kasus ott uang ketok palu.  (aci02)

actualinside. com Jambi--Ada fakta yang menarik dalam sidang ott di pengadilan tipikor Jambi pada 26 Pebruari 2018. pihak jaksa dan pengacara terdakwa Erwan Malik,  kembali mengkonfrontir,  soal pertemuan Syahbandar dengan terdakwa Erwan Malik di terminal III bandara Soetta.

Saat pertemuan yang singkat tersebut,  Syahbandar bertanya kepada Erwan Malik, "apakah sudah ada perintah dari Gubernur dak".

JPU dan Pengacara Erwan Malik, meminta kepada saksi Syahbandar, apa maksud dari pertanyaan itu.

Soalnya dalam BAB syahbandar juga dijelaskan seperti itu. Namum pada persidangan,  Syahbandar membantah adanya pertanyaan seperti itu kepada Erwan Malik.

Bahkan Syahbandar mencabut pernyataan tersebut didalan BAB.  menurutnya,  saat bertemu dengan Erwan Malik dibandara waktu itu,  ia hanya bertanya apakah sudah bertemu dengan gubernur,  belum?

"Bukan, sudah ada perintah dari gubernur pak Jaksa.  pertanyaan saya waktu itu adalah,  apa sudah bertemu dengan gubernur belum" jelas Syahbandar.

untuk diketahui,  pertanyaan Syahbandar tersebut cukup penting dikonfrontir. Untuk mengetahui peran Gubernur dalam kasus ott uang ketok palu.  (aci02)

actual inside. com Jambi - Fakta persidangan pada pengadilan Tipikor Jambi dalam kasus dugaan suap RAPBD 2018 Jambi yang di gelar pada 26/2/2018 Beberapa Fakta baru mulai terungkap.

M. Juber anggota DPRD Provinsi Jambi merupakan politisi Partai Golkar, dalam keterangannya saat di tanya jaksa penuntut mengatakan, membenarkan bahwa Partai Golkar dapat jatah Rp700 juta,

Uang Rp 700 juta tersebut akan di bagikqn untuk anggota fraksi Golkar. Masing -masing anggota menerima Rp100 juta dan akan di potong Rp 10 juta dan Rp 2 juta. Jadi anggota DPRD Praksi Golkar sudah terima Rp 88 juta.

Itu dari uang panjar, dan akan di tambah Rp100 juta lagi. Intinya masing-masing. angoota ajan terima Rp200 juta.
Dari keterangan M. Juber bahwa kejadian uang pelicin untuk ketok palu RAPBD Provinsi Jambi di lakukan setiap tahun anggaran dari tahun sebelumnya.(ACI02)

actual inside. com Jambi - Fakta persidangan pada pengadilan Tipikor Jambi dalam kasus dugaan suap RAPBD 2018 Jambi yang di gelar pada 26/2/2018 Beberapa Fakta baru mulai terungkap.

M. Juber anggota DPRD Provinsi Jambi merupakan politisi Partai Golkar, dalam keterangannya saat di tanya jaksa penuntut mengatakan, membenarkan bahwa Partai Golkar dapat jatah Rp700 juta,

Uang Rp 700 juta tersebut akan di bagikqn untuk anggota fraksi Golkar. Masing -masing anggota menerima Rp100 juta dan akan di potong Rp 10 juta dan Rp 2 juta. Jadi anggota DPRD Praksi Golkar sudah terima Rp 88 juta.

Itu dari uang panjar, dan akan di tambah Rp100 juta lagi. Intinya masing-masing. angoota ajan terima Rp200 juta.
Dari keterangan M. Juber bahwa kejadian uang pelicin untuk ketok palu RAPBD Provinsi Jambi di lakukan setiap tahun anggaran dari tahun sebelumnya.(ACI02)


actualinside.com Jambi - Minus Publikasi dan kejelasan dari KPK paska di tetapkannya Zumi Zola sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ketok palu maupun Gratifikasi yang di sangkakan oleh KPK kepada Gubernur Jambi yang sudah hampir Sebulan berjalan.

Keresahan warga jambi menjadi semakin memprihatinkan, krisis kepercayaanpun terhadap kepemimpinan Zumi Zola, makin di pertanyakan,

Tak luput pula hal tersebut di sampaikan salah seorang pimpinan di FPPM Jambi H. Riduan Agus. Wartawan Senior Jambi ini mengatakan, Dari Kades, Kepala Dinas, Assisten, DPRD dan Sekdapun sudah tahan.

Riduan Agus mengatakan, agar Provinsi Jambi benar-benar TUNTAS, maka saya berharap agar KPK segera tahan Zumi Zola.

Beberapa Sekda yang terdahulu sudah pernah di tahan dan yang sekarang, baik yang Dipinitif maupun yang Pelaksana tugas .Wakil Gubernur (terdahulu-red) juga pernah di tahan. Nah kini tinggal Gubernurnya yang belum di tahan. untuk menuntaskan jambi maka Gubernur Jambi harus segera di tahan oleh KPK sesuai perbuatannya," ulang Riduan Agus.(ACI02)


actualinside.com Jambi - Minus Publikasi dan kejelasan dari KPK paska di tetapkannya Zumi Zola sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap ketok palu maupun Gratifikasi yang di sangkakan oleh KPK kepada Gubernur Jambi yang sudah hampir Sebulan berjalan.

Keresahan warga jambi menjadi semakin memprihatinkan, krisis kepercayaanpun terhadap kepemimpinan Zumi Zola, makin di pertanyakan,

Tak luput pula hal tersebut di sampaikan salah seorang pimpinan di FPPM Jambi H. Riduan Agus. Wartawan Senior Jambi ini mengatakan, Dari Kades, Kepala Dinas, Assisten, DPRD dan Sekdapun sudah tahan.

Riduan Agus mengatakan, agar Provinsi Jambi benar-benar TUNTAS, maka saya berharap agar KPK segera tahan Zumi Zola.

Beberapa Sekda yang terdahulu sudah pernah di tahan dan yang sekarang, baik yang Dipinitif maupun yang Pelaksana tugas .Wakil Gubernur (terdahulu-red) juga pernah di tahan. Nah kini tinggal Gubernurnya yang belum di tahan. untuk menuntaskan jambi maka Gubernur Jambi harus segera di tahan oleh KPK sesuai perbuatannya," ulang Riduan Agus.(ACI02)

actualinside.com Jambi -  Ada yang menarik dalam acara Kanti Lamo.  Dalam sambutan putra terbaik Kerinci, yang juga tergabung dalam kanti lamo,  Brigjend Pol Syafril Nursal menyikapi isu soal pelekat nama Gunung Kerinci. menjadi puncak Joko Widodo.

Menurut Syafril Nursal puncak Gunung Kerinci haruslah tetap seperti biasa. Bahwa gunung Kerinci milik bersama. Dan tetaplah namanya milik bersama.

"Puncak Gunung Kerinci, tetaplah nama Gunung Kerinci. Kita jangan termakan isu, kita harus sikapi dengan cerdas dan pintar. Tetaplah gunung Kerinci seperti ini,  menjadi milik bersama bagi warga Kerinci khususnya dan kita semua pada umum" tegas Syafril Nursal.

Dalam sambutannya, anggota kanti lamo yang mendapat plakat penghargaan sebagai putra Kerinci yang berprestasi juga mengajak seluruh anggota kanti lamo terus menjaga kekompakkan. Persatuan dan Kebersamaan.

"Mari kita tetap jaga kekompakkan ini, dan kita sama-sama menjagai kedamaian dan ketenraman agar suasana daerah kita,  khususnya pilkada saat ini,  dapat berjalan sesuai harapan" ujarnya.(ACI02)

actualinside.com Jambi -  Ada yang menarik dalam acara Kanti Lamo.  Dalam sambutan putra terbaik Kerinci, yang juga tergabung dalam kanti lamo,  Brigjend Pol Syafril Nursal menyikapi isu soal pelekat nama Gunung Kerinci. menjadi puncak Joko Widodo.

Menurut Syafril Nursal puncak Gunung Kerinci haruslah tetap seperti biasa. Bahwa gunung Kerinci milik bersama. Dan tetaplah namanya milik bersama.

"Puncak Gunung Kerinci, tetaplah nama Gunung Kerinci. Kita jangan termakan isu, kita harus sikapi dengan cerdas dan pintar. Tetaplah gunung Kerinci seperti ini,  menjadi milik bersama bagi warga Kerinci khususnya dan kita semua pada umum" tegas Syafril Nursal.

Dalam sambutannya, anggota kanti lamo yang mendapat plakat penghargaan sebagai putra Kerinci yang berprestasi juga mengajak seluruh anggota kanti lamo terus menjaga kekompakkan. Persatuan dan Kebersamaan.

"Mari kita tetap jaga kekompakkan ini, dan kita sama-sama menjagai kedamaian dan ketenraman agar suasana daerah kita,  khususnya pilkada saat ini,  dapat berjalan sesuai harapan" ujarnya.(ACI02)


actualinside.com. Jambi - acara Kanti Lamo (KL) pada 24/2/2018 bertempat di Ratu Hotel Telanai Pura Kota Jambi.Dalam sambutannya  Kapolda Jambi Brigjend Pol Muklis menegaskan bahwa persaudaraan dan persatuan warga Kerinci patut diberi apresiasi.

Rasa persaudaraan  dan persatuan sangat kental. warganya sangat cinta damai, dan mengedepankan rasa ketentraman. 


"Patut diapresiasi,  bahwa kayo-kayo warga Kerinci itu cinta damai,  dan kuat persaudaraan dan persatuan, patut paguyuban lainnya mencontohnya" Ujar Kapolda Jambi.

Sambutan yang disampaikan pada acara Reuni Akbar Kanti Lamo, Kapolda Muklis juga mengajak. bahwa pilkada serentak kali ini, dimana kabupaten Kerinci juga melaksanakannya,  mari sama-sama kita jaga. Agar pilkada dapat berjalan dengan damai.

"sayo pecayo kayo-kayo warga Kerinci dapat mengambil peran agar pilkada dapat berjalan sukses dan penuh kedamaian" tegasnya.

Pilkada 2018 kerinci, katanya akan mejadikan bukti bahwa masyarakat Jambi,  khususnya masyarakat kerinci sesungguhnya cinta damai. (aci02)


actualinside.com. Jambi - acara Kanti Lamo (KL) pada 24/2/2018 bertempat di Ratu Hotel Telanai Pura Kota Jambi.Dalam sambutannya  Kapolda Jambi Brigjend Pol Muklis menegaskan bahwa persaudaraan dan persatuan warga Kerinci patut diberi apresiasi.

Rasa persaudaraan  dan persatuan sangat kental. warganya sangat cinta damai, dan mengedepankan rasa ketentraman. 


"Patut diapresiasi,  bahwa kayo-kayo warga Kerinci itu cinta damai,  dan kuat persaudaraan dan persatuan, patut paguyuban lainnya mencontohnya" Ujar Kapolda Jambi.

Sambutan yang disampaikan pada acara Reuni Akbar Kanti Lamo, Kapolda Muklis juga mengajak. bahwa pilkada serentak kali ini, dimana kabupaten Kerinci juga melaksanakannya,  mari sama-sama kita jaga. Agar pilkada dapat berjalan dengan damai.

"sayo pecayo kayo-kayo warga Kerinci dapat mengambil peran agar pilkada dapat berjalan sukses dan penuh kedamaian" tegasnya.

Pilkada 2018 kerinci, katanya akan mejadikan bukti bahwa masyarakat Jambi,  khususnya masyarakat kerinci sesungguhnya cinta damai. (aci02)

actualinside.com Kota Jambi - Menyikapi dinamika politik di tiga daerah yang melaksanakan Pilkada serentak, Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Privinsi Jambi gelar konsolidasi.

Dalam rapat konsolidasi 23 Februari 2018, dihadiri oleh seluruh Ketua HKK kabupaten dan Kota dalam Provinsi Jambi, disepakati melakukan gerakan pilkada damai.

Dalam waktu dekat, jajaran pengurus HKK se Provinsi Jambi akan "turun gunung" khususnya pilkada di Kabupaten Kerinci.

"Pilkada serentak kali ini,  khususnya dikabupaten Kerinci merupakan bagian tanggungjawab kita,  terutama untuk mewujudkan kedamaian dan ketenteraman warga dalam menggunakan hak pilihnya" Ujar Ketua Umum DPP HKK Ramli Taha.

Selain itu, pengacara kondang ini, juga mengajak agar semua elemen masyarakat sama-sama memberikan rasa aman,  terutama para tim sukses dan pendukung.

"Saya cukup percaya,  bahwa setiap elemen masyarakat baik terlibat langsung atau tidak langsung dalam pilkada, mampu memberikan rasa aman bagi terlaksananya pilkada yang demokratis, saya percaya itu" ungkap Ramli Taha.


Sementara itu,  Ketua Dewan Kajian politik HKK,  Saiful Roswandi menegaskan, bahwa pilkada kali ini merupakan batu uji bagi masyarakat Kerinci. Terutama dalam mewujudkan pilkada yang berkualitas.

"Kan semua pasangan yang maju merupakan figur-figur yang berkompoten, berkualitas dan putra-putra terbaik, jadi saya cukup yakin bahwa pilkada kali ini dapat berjalan secara sukses"

Hadir dalam rapat Konsolidasi HKK jajaran Ketua HKK Kabupaten/Kota, Ketua HKK kota Jambi Salman Alfarizi, Ketua HKK Tebo Elfiardi, Ketua HKK Sarolangun Lasdi,  Ketua HKK Batanghari  Syamsudin, Ketua HKK Merangin Rafdi. (aci02).

actualinside.com Kota Jambi - Menyikapi dinamika politik di tiga daerah yang melaksanakan Pilkada serentak, Himpunan Keluarga Kerinci (HKK) Privinsi Jambi gelar konsolidasi.

Dalam rapat konsolidasi 23 Februari 2018, dihadiri oleh seluruh Ketua HKK kabupaten dan Kota dalam Provinsi Jambi, disepakati melakukan gerakan pilkada damai.

Dalam waktu dekat, jajaran pengurus HKK se Provinsi Jambi akan "turun gunung" khususnya pilkada di Kabupaten Kerinci.

"Pilkada serentak kali ini,  khususnya dikabupaten Kerinci merupakan bagian tanggungjawab kita,  terutama untuk mewujudkan kedamaian dan ketenteraman warga dalam menggunakan hak pilihnya" Ujar Ketua Umum DPP HKK Ramli Taha.

Selain itu, pengacara kondang ini, juga mengajak agar semua elemen masyarakat sama-sama memberikan rasa aman,  terutama para tim sukses dan pendukung.

"Saya cukup percaya,  bahwa setiap elemen masyarakat baik terlibat langsung atau tidak langsung dalam pilkada, mampu memberikan rasa aman bagi terlaksananya pilkada yang demokratis, saya percaya itu" ungkap Ramli Taha.


Sementara itu,  Ketua Dewan Kajian politik HKK,  Saiful Roswandi menegaskan, bahwa pilkada kali ini merupakan batu uji bagi masyarakat Kerinci. Terutama dalam mewujudkan pilkada yang berkualitas.

"Kan semua pasangan yang maju merupakan figur-figur yang berkompoten, berkualitas dan putra-putra terbaik, jadi saya cukup yakin bahwa pilkada kali ini dapat berjalan secara sukses"

Hadir dalam rapat Konsolidasi HKK jajaran Ketua HKK Kabupaten/Kota, Ketua HKK kota Jambi Salman Alfarizi, Ketua HKK Tebo Elfiardi, Ketua HKK Sarolangun Lasdi,  Ketua HKK Batanghari  Syamsudin, Ketua HKK Merangin Rafdi. (aci02).

actualinside.com Jambi - Berbarengan dengan Tingginya Curah Hujan Pada saat ini, sejumlah titik Jalan Nasional dalam Provinsi Jambi mengalami kerusakan.

Seperti pada titik Jalan Nasional Lintas Kabupaten Tebo Menuju Ibu kota Provinsi Jambi pada saat ini mengalami longsor
 lebih kurang sepanjang 60 m Sudah beberapa hari ini.

Jalan nasional yang berada di KM 4 lintas Tebo - Jambi ,Titik kerusakan tepatnya berada di desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo. Bahkan, Pagar besi pembatas yang ada dilokasi juga sudah terlihat lepas akibat longsoran bahu jalan.

Begitu pula jalan Nasional Penghubung antara Provinsi Jambi denga Provinsi Sumatera Barat, tepatnya antara Kabupaten Kerinci dengan Kabupaten Tapan Pesisir Selatan (Tapsel) Sumatera Barat. longsor terjadi di kilometer 25, 29, 32 dan 35.


Kerusakan Jalan juga terjadi di Jalan Nasional Kecamatan Palmerah Kota Jambi.
Saat ini Jalan lingkar tersebut dalam proses pengerjaan.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional, Junaidi,Membenarkan adanya titik kerusakan pada sebagian Jalan yang di maksud. Junaidi, Mengatakan semua kerusakan jalan Nasional sedang dalam proses pengerjaan perbaikannya. Mudah mudahan dalam waktu sekat pada titik kerusakan akan selesai pengerjaannya. (ACI02)

actualinside.com Jambi - Berbarengan dengan Tingginya Curah Hujan Pada saat ini, sejumlah titik Jalan Nasional dalam Provinsi Jambi mengalami kerusakan.

Seperti pada titik Jalan Nasional Lintas Kabupaten Tebo Menuju Ibu kota Provinsi Jambi pada saat ini mengalami longsor
 lebih kurang sepanjang 60 m Sudah beberapa hari ini.

Jalan nasional yang berada di KM 4 lintas Tebo - Jambi ,Titik kerusakan tepatnya berada di desa Kandang, Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo. Bahkan, Pagar besi pembatas yang ada dilokasi juga sudah terlihat lepas akibat longsoran bahu jalan.

Begitu pula jalan Nasional Penghubung antara Provinsi Jambi denga Provinsi Sumatera Barat, tepatnya antara Kabupaten Kerinci dengan Kabupaten Tapan Pesisir Selatan (Tapsel) Sumatera Barat. longsor terjadi di kilometer 25, 29, 32 dan 35.


Kerusakan Jalan juga terjadi di Jalan Nasional Kecamatan Palmerah Kota Jambi.
Saat ini Jalan lingkar tersebut dalam proses pengerjaan.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional, Junaidi,Membenarkan adanya titik kerusakan pada sebagian Jalan yang di maksud. Junaidi, Mengatakan semua kerusakan jalan Nasional sedang dalam proses pengerjaan perbaikannya. Mudah mudahan dalam waktu sekat pada titik kerusakan akan selesai pengerjaannya. (ACI02)


actualinside.com Jambi - Aksi yang di lakukan oleh Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) terkait dengan adanya pungutan uang parkir terhadap Mahasiswa ,banyak mendapat respon sejumlah kalangan.

Tak ketinggalan pula Alumni UNJA di era tahun 90an. Dony Pasaribu mengatakan,
Mengapa Saya Tidak Setuju Parkir Berbayar? Selain Kampus Bukan Ruang Bisnis maka Salah satunya  PERMEN RISTEKDIKTI  no 39 tahun 2016 pasal 8 .

"PTN dilarang memungut uang pangkal dan/atau pungutan lain selain UKT dari mahasiswa baru Program Diploma dan Program Sarjana untuk kepentingan pelayanan pembelajaran secara langsung". dan dalam pasal 10 nya "apabila PTN melanggar ketentuan pasal 8, pejabat yang bertanggung jawab di PTN tersebut akan dikenakan hukuman sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Artinya tidak boleh ada pungutan lain selain UKT.  Apapun alasannya harus di TOLAK parkir berbayarnya.

Bukannya mengurangi beban mahasiswa tapi menambah beban.  Koq mentalnya business oriented? Dana pungutan parkir mau dikemanakan?  Auditnya gimana? Dasar pungutan berbayarnya apa? . Patut Rektornya dipertanyakan."Kata Dony Pasaribu. (ACI02)


actualinside.com Jambi - Aksi yang di lakukan oleh Mahasiswa Universitas Jambi (UNJA) terkait dengan adanya pungutan uang parkir terhadap Mahasiswa ,banyak mendapat respon sejumlah kalangan.

Tak ketinggalan pula Alumni UNJA di era tahun 90an. Dony Pasaribu mengatakan,
Mengapa Saya Tidak Setuju Parkir Berbayar? Selain Kampus Bukan Ruang Bisnis maka Salah satunya  PERMEN RISTEKDIKTI  no 39 tahun 2016 pasal 8 .

"PTN dilarang memungut uang pangkal dan/atau pungutan lain selain UKT dari mahasiswa baru Program Diploma dan Program Sarjana untuk kepentingan pelayanan pembelajaran secara langsung". dan dalam pasal 10 nya "apabila PTN melanggar ketentuan pasal 8, pejabat yang bertanggung jawab di PTN tersebut akan dikenakan hukuman sesuai dengan perundang-undangan yang berlaku.

Artinya tidak boleh ada pungutan lain selain UKT.  Apapun alasannya harus di TOLAK parkir berbayarnya.

Bukannya mengurangi beban mahasiswa tapi menambah beban.  Koq mentalnya business oriented? Dana pungutan parkir mau dikemanakan?  Auditnya gimana? Dasar pungutan berbayarnya apa? . Patut Rektornya dipertanyakan."Kata Dony Pasaribu. (ACI02)

actualinside.com Jambi - Sehubungan dengan adanya" Refelksi 2  tahun masa berjalan Pemerintahan Jambi tuntas yang dilaksanakan hari ini Rabu 21/2/2018 di Rumah Dinas Gubernur Jambi

Refleksi terkait pembangunan dan segala hal dalam pelaksanaan perjalanan pemerintah di bawah pimpinan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli, yang di hadiri okeh berbagai kalangan

Salah seorang Aktivis Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Kemas Hendra memberi tanggapan dan penilaian.

"Kami memberikan Kartu Merah untuk Gubernur Jambi Zumi Zola yang telah pemerintahannya Tersandung kasus korupsi berjamaah dan beliaupun menyandang status tersangka dalam hal teesebut. Dan gagalnya beliau dalam merealisasikan janji politiknya dalam Beasiswa 15 ribu orang, Eskavator 1 Eskavator 1 Kecamatan,  Merebut Pulau Berhala dll." ungkap Kemas Hendra

Aidil Putra Ketua Persatuan Petani Jambi juga merespon terkait dengan Refleksi 2 tahun kinerja Pemrintah Provinsi Jambi.

Aidil Mengatakan tidak ada perubahan yang signifikan terhadap kemajuan perekonomian masyarakat jambi. Janji Politik Zola hanya isapan jempol saja.
Seperti Kenaikan Harga Karet, Kenaikan Harga Sawit, Lahan Abadi untuk pertanian. semua itu Nol Besar.

Gubernur jambi bahkan tidak memahami kondisi Konflik Agraria di Jambi, tidak satupun ada konflik lahan yang di selsaikanya,bahkan  menjadi perhatianpun tidak. Program Jambi Tuntas Gagal untuk menuntaskan persoalan yang ada di jambi saat ini."tutup Aidil Putra. (ACI02)

actualinside.com Jambi - Sehubungan dengan adanya" Refelksi 2  tahun masa berjalan Pemerintahan Jambi tuntas yang dilaksanakan hari ini Rabu 21/2/2018 di Rumah Dinas Gubernur Jambi

Refleksi terkait pembangunan dan segala hal dalam pelaksanaan perjalanan pemerintah di bawah pimpinan Gubernur Jambi Zumi Zola Zulkifli, yang di hadiri okeh berbagai kalangan

Salah seorang Aktivis Barisan Rakyat Anti Korupsi Jambi Kemas Hendra memberi tanggapan dan penilaian.

"Kami memberikan Kartu Merah untuk Gubernur Jambi Zumi Zola yang telah pemerintahannya Tersandung kasus korupsi berjamaah dan beliaupun menyandang status tersangka dalam hal teesebut. Dan gagalnya beliau dalam merealisasikan janji politiknya dalam Beasiswa 15 ribu orang, Eskavator 1 Eskavator 1 Kecamatan,  Merebut Pulau Berhala dll." ungkap Kemas Hendra

Aidil Putra Ketua Persatuan Petani Jambi juga merespon terkait dengan Refleksi 2 tahun kinerja Pemrintah Provinsi Jambi.

Aidil Mengatakan tidak ada perubahan yang signifikan terhadap kemajuan perekonomian masyarakat jambi. Janji Politik Zola hanya isapan jempol saja.
Seperti Kenaikan Harga Karet, Kenaikan Harga Sawit, Lahan Abadi untuk pertanian. semua itu Nol Besar.

Gubernur jambi bahkan tidak memahami kondisi Konflik Agraria di Jambi, tidak satupun ada konflik lahan yang di selsaikanya,bahkan  menjadi perhatianpun tidak. Program Jambi Tuntas Gagal untuk menuntaskan persoalan yang ada di jambi saat ini."tutup Aidil Putra. (ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kemarin (19/2) menyampaikan penjelasan yang telah dilakukan pihaknya dengan kepolisian tentang operasi  penambangan emas tanpa izin (PETI) di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah Kabupaten Kerinci.

Dalam rilis KLHK melalui Twitter resminya itu diterangkan bahwa operasi dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat tentang Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Penetai, Kabupaten Kerinci, serta hasil patroli rutin Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BTNKS) yang selanjutnya melakukan koordinasi dengan Polres Kerinci.

"Dalam koordinasi dinyatakan bahwa pasca dilakukan patroli, kegiatan PETI masih berlangsung. Pada saat koordinasi Kapolres Kerinci menyatakan bahwa Kapolres menghendaki segera dilakukan Kegiatan Operasi sebelum kerusakan bertambah luas."terang twit KLHK, yang diketahui Kabiro Humasnya Djati Witjaksono Hadi tersebut.

Menindaklanjuti hal itu lanjut twit KLHK, Pada Tanggal 14 Februari 2018, Polres Kerinci Mengundang  Plt. Ka SPTN Wil. I Kerinci, untuk membicarakan laporan masyarakat serta Perintah Kapolres Kerinci agar segera ditindaklanjuti.

Kemudian pada tanggal 16 Februari 2018, tim melakukan Apel Keberangkatan dengan jumlah kekuatan sebanyak 60 Personil. Tim bergerak dari Polres Kerinci menuju Desa Muara Imat.

"Setibanya tim di lokasi PETI, ditemukan 1 alat berat berupa Exsavator serta 2 orang pelaku yang berusaha melarikan diri berhasil ditangkap.  Dari Hasil interogasi kedua Pelaku diketahui bahwa ia melakukan ngerai (mendulang sisa hasil pengolahan emas dengan alat berat)."tambah twitter KLHK tersebut.

Sebagai penutup penjelasannya di segmen ini, KLHK mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberantas kegiatan pertambangan liar.

"Sobathijau, mari kita sama-sama berantas penambangan liar dengan cara melaporkan apabila melihatnya,"pungkas KLHK (AC05/KLHK)

Actualinside.com. Jambi - Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Kemarin (19/2) menyampaikan penjelasan yang telah dilakukan pihaknya dengan kepolisian tentang operasi  penambangan emas tanpa izin (PETI) di Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) Wilayah Kabupaten Kerinci.

Dalam rilis KLHK melalui Twitter resminya itu diterangkan bahwa operasi dilakukan berdasarkan laporan dari masyarakat tentang Aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Wilayah Penetai, Kabupaten Kerinci, serta hasil patroli rutin Balai Besar Taman Nasional Kerinci Seblat (BTNKS) yang selanjutnya melakukan koordinasi dengan Polres Kerinci.

"Dalam koordinasi dinyatakan bahwa pasca dilakukan patroli, kegiatan PETI masih berlangsung. Pada saat koordinasi Kapolres Kerinci menyatakan bahwa Kapolres menghendaki segera dilakukan Kegiatan Operasi sebelum kerusakan bertambah luas."terang twit KLHK, yang diketahui Kabiro Humasnya Djati Witjaksono Hadi tersebut.

Menindaklanjuti hal itu lanjut twit KLHK, Pada Tanggal 14 Februari 2018, Polres Kerinci Mengundang  Plt. Ka SPTN Wil. I Kerinci, untuk membicarakan laporan masyarakat serta Perintah Kapolres Kerinci agar segera ditindaklanjuti.

Kemudian pada tanggal 16 Februari 2018, tim melakukan Apel Keberangkatan dengan jumlah kekuatan sebanyak 60 Personil. Tim bergerak dari Polres Kerinci menuju Desa Muara Imat.

"Setibanya tim di lokasi PETI, ditemukan 1 alat berat berupa Exsavator serta 2 orang pelaku yang berusaha melarikan diri berhasil ditangkap.  Dari Hasil interogasi kedua Pelaku diketahui bahwa ia melakukan ngerai (mendulang sisa hasil pengolahan emas dengan alat berat)."tambah twitter KLHK tersebut.

Sebagai penutup penjelasannya di segmen ini, KLHK mengajak semua pihak untuk bersama-sama memberantas kegiatan pertambangan liar.

"Sobathijau, mari kita sama-sama berantas penambangan liar dengan cara melaporkan apabila melihatnya,"pungkas KLHK (AC05/KLHK)


actualinside.com JAMBI - Kongres ke II Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) telah rampung digelar, Minggu (18/2).  Hasilnya, Irwan Aditama terpilih menjadi nahkoda HIMSAK periode 2018-2019.

Kongres yang berlangsung di Balai Adat Kota Jambi berjalan demokratis dan terbuka. Dua kandidat yang sejak awal muncul yakni Irwan Aditama dan Tesa Mardian melewati proses pencalonan setelah dinyatakan memenuhi syarat.

Setelah dilakukan pemungutan suara, Irwan Aditama berhasil mengumpul 104 dukungan dan Tesa Mardian berhasil mengumpulkan 54 dukungan dari jumlah anggota yang hadir. Hasil inipun ditetapkan presidium sidang yang dipimpin Yano Saputra, Hanief Hermanto, Mota Eja Moneka yang selanjutnya dituangkan dalam berita acara dan ketetapan Kongres.

Terpilihnya Irwan Aditama sebenarnya sejak awal sudah bisa diprediksi. Karena pria kelahiran Koto Majidin ini memiliki kapasitas yang mumpuni.

Irwan Aditama merupakan Gubernur Fakultas Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi (FIB UNJA) periode 2016 - 2017. Ia juga adalah aktivis mahasiswa yang konsen terhadap isu sosial di Provinsi Jambi.

Usai terpilih, pria yang akrab disapa Irwan ini mengucapkan terimakasih atas dukungan mahasiswa Kerinci yang ada di Jambi. Ia berharap agar kepercayaan yang diberikan bisa menjadi amanah yang diembannya satu tahun kedepan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan teman-teman dan para senior. Semoga amanah ini bisa saya emban sesuai dengan AD/ART HIMSAK," katanya.

Sementara itu, Kongres tahun ini juga menerima laporan pertanggungjawaban Presiden HIMSAK periode 2017-2018 yang dipimpin Adlin Hifzi. Ini artinya estafet kepemimpinannya akan diteruskan oleh pengurus berikutnya.

"Saya berharap pengurus periode 2018-2019 bisa melanjutkan visi dan misi perjuangan HIMSAK," harapnya.

Adlin menyadari banyak tugas yang harus diselesaikan pengurus kedepan. Untuk itu dirinya berpesan agar pengurus dan anggota selalu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menghadapi tantangan yang dihadapi mahasiswa dewasa ini.

"Jadikan HIMSAK sebagai wadah untuk berproses dan mengasah kemampuan diri. Berikan konstribusi agar HIMSAK bisa menjadi organisasi yang bisa menyumbangkan pikiran untuk pembangunan Kerinci dan Provinsi Jambi," pungkasnya. (aci 02)


actualinside.com JAMBI - Kongres ke II Himpunan Mahasiswa Sakti Alam Kerinci (HIMSAK) telah rampung digelar, Minggu (18/2).  Hasilnya, Irwan Aditama terpilih menjadi nahkoda HIMSAK periode 2018-2019.

Kongres yang berlangsung di Balai Adat Kota Jambi berjalan demokratis dan terbuka. Dua kandidat yang sejak awal muncul yakni Irwan Aditama dan Tesa Mardian melewati proses pencalonan setelah dinyatakan memenuhi syarat.

Setelah dilakukan pemungutan suara, Irwan Aditama berhasil mengumpul 104 dukungan dan Tesa Mardian berhasil mengumpulkan 54 dukungan dari jumlah anggota yang hadir. Hasil inipun ditetapkan presidium sidang yang dipimpin Yano Saputra, Hanief Hermanto, Mota Eja Moneka yang selanjutnya dituangkan dalam berita acara dan ketetapan Kongres.

Terpilihnya Irwan Aditama sebenarnya sejak awal sudah bisa diprediksi. Karena pria kelahiran Koto Majidin ini memiliki kapasitas yang mumpuni.

Irwan Aditama merupakan Gubernur Fakultas Fakultas Ilmu Budaya Universitas Jambi (FIB UNJA) periode 2016 - 2017. Ia juga adalah aktivis mahasiswa yang konsen terhadap isu sosial di Provinsi Jambi.

Usai terpilih, pria yang akrab disapa Irwan ini mengucapkan terimakasih atas dukungan mahasiswa Kerinci yang ada di Jambi. Ia berharap agar kepercayaan yang diberikan bisa menjadi amanah yang diembannya satu tahun kedepan.

"Saya mengucapkan terimakasih atas dukungan teman-teman dan para senior. Semoga amanah ini bisa saya emban sesuai dengan AD/ART HIMSAK," katanya.

Sementara itu, Kongres tahun ini juga menerima laporan pertanggungjawaban Presiden HIMSAK periode 2017-2018 yang dipimpin Adlin Hifzi. Ini artinya estafet kepemimpinannya akan diteruskan oleh pengurus berikutnya.

"Saya berharap pengurus periode 2018-2019 bisa melanjutkan visi dan misi perjuangan HIMSAK," harapnya.

Adlin menyadari banyak tugas yang harus diselesaikan pengurus kedepan. Untuk itu dirinya berpesan agar pengurus dan anggota selalu meningkatkan kapasitas dan kapabilitas untuk menghadapi tantangan yang dihadapi mahasiswa dewasa ini.

"Jadikan HIMSAK sebagai wadah untuk berproses dan mengasah kemampuan diri. Berikan konstribusi agar HIMSAK bisa menjadi organisasi yang bisa menyumbangkan pikiran untuk pembangunan Kerinci dan Provinsi Jambi," pungkasnya. (aci 02)

Actualinside.com. Jambi - Hari ini, Senin (19/2) sejak pagi ribuan mahasiswa Universitas Jambi (Unja) menggelar unjuk rasa di kampus Mendalo persis di depan gedung rektorat.

Mahasiswa protes atas kebijakan parkir berbayar di kampus mereka. Dalam orasinya, Presiden BEM Unja, M. Rizki, Menuntut rektor segera menjelaskan bagaimana bisa lahir kebijakan seperti itu.

"Tolong Pak Rektor hadir di mimbar ini jangan sampai nanti mahasiswa bayar sementara dosen-dosen tidak," teriak Rizki. Pihaknya terus mendesak agar Johni Nazwan segera hadir ditengah mereka.

Tak lama berselang, Johni selaku rektor akhirnya keluar menemui para mahasiswa.

Dalam penjelasannya Johni menyampaikan bahwa rencana parkir berbayar bukanlah keinginannya.

"Keputusan ini adalah keputusan bersama bukan keputusan rektor sendiri," katanya.

Hasil pengamatan yang beliau lakukan, parkir gratis selama ini selalu ada motor mahasiswa yang hilang.

Sehingga lanjut Johni hasil rapat pimpinan dan para dekan solusinya harus dikelola secara profesional atau berbayar.

"1000 rupiah itu bisa berat dan bisa ringan tergantung hati kita. Uang parkir itu masuk ke PNBP bukan masuk ke kantong rektor," tegasnya, di hadapan ribuan mahasiswa.

Namun mahasiswa tetap meminta dan menuntut rektor menghapuskan parkir berbayar. Menanggapi hal itu orang nomor satu di UNJA ini menyatakan dirinya tidak bisa menolaknya sendiri.

"Keputusan ini adalah keputusan senat untuk menghapus itu ini akan saya bawa ke rapat senat,"pungkasnya (ACI05)

Actualinside.com. Jambi - Hari ini, Senin (19/2) sejak pagi ribuan mahasiswa Universitas Jambi (Unja) menggelar unjuk rasa di kampus Mendalo persis di depan gedung rektorat.

Mahasiswa protes atas kebijakan parkir berbayar di kampus mereka. Dalam orasinya, Presiden BEM Unja, M. Rizki, Menuntut rektor segera menjelaskan bagaimana bisa lahir kebijakan seperti itu.

"Tolong Pak Rektor hadir di mimbar ini jangan sampai nanti mahasiswa bayar sementara dosen-dosen tidak," teriak Rizki. Pihaknya terus mendesak agar Johni Nazwan segera hadir ditengah mereka.

Tak lama berselang, Johni selaku rektor akhirnya keluar menemui para mahasiswa.

Dalam penjelasannya Johni menyampaikan bahwa rencana parkir berbayar bukanlah keinginannya.

"Keputusan ini adalah keputusan bersama bukan keputusan rektor sendiri," katanya.

Hasil pengamatan yang beliau lakukan, parkir gratis selama ini selalu ada motor mahasiswa yang hilang.

Sehingga lanjut Johni hasil rapat pimpinan dan para dekan solusinya harus dikelola secara profesional atau berbayar.

"1000 rupiah itu bisa berat dan bisa ringan tergantung hati kita. Uang parkir itu masuk ke PNBP bukan masuk ke kantong rektor," tegasnya, di hadapan ribuan mahasiswa.

Namun mahasiswa tetap meminta dan menuntut rektor menghapuskan parkir berbayar. Menanggapi hal itu orang nomor satu di UNJA ini menyatakan dirinya tidak bisa menolaknya sendiri.

"Keputusan ini adalah keputusan senat untuk menghapus itu ini akan saya bawa ke rapat senat,"pungkasnya (ACI05)


Actualinside.com. Jambi - Pada pagi ini (19/2/2018), ratusan mahasiswa universitas Jambi (UNJA) melakukan aksi unjuk rasa di kampus unja mandalo.

Aksi ini adalah bentuk protes mahasiswa terhadap parkir  berbayar yang diberlakukan Pihak Universitas terhadap mahasiswa.

Dengan atribut demo yang lengkap, mahasiswa juga membawa kain putih yang dibubuhkan tanda tangan untuk menolak keras bentuk parkir berbayar yang dibebankan kepada mahasiswa.

Semakin lama area yang digunakan sebagai tempat mahasiswa menyampaikan aspirasi terus dipadati oleh mahasiswa yang merasa diberatkan oleh parkir berbayar.

Dalam orasi nya, salah seorang pendemo menyampaikan, kami mahasiswa universitas Jambi menolak parkir berbayar yang dibebankan kepada kami mahasiswa, ini adalah menambah beban kami, blum lagi biaya UKT yang terlalu tinggi. Pendemo juga mengatakan bahwa universitas lain bisa gratis perkirnya."Ini ada apa dengan unja." Ujar  pendemo.(ACI04)


Actualinside.com. Jambi - Pada pagi ini (19/2/2018), ratusan mahasiswa universitas Jambi (UNJA) melakukan aksi unjuk rasa di kampus unja mandalo.

Aksi ini adalah bentuk protes mahasiswa terhadap parkir  berbayar yang diberlakukan Pihak Universitas terhadap mahasiswa.

Dengan atribut demo yang lengkap, mahasiswa juga membawa kain putih yang dibubuhkan tanda tangan untuk menolak keras bentuk parkir berbayar yang dibebankan kepada mahasiswa.

Semakin lama area yang digunakan sebagai tempat mahasiswa menyampaikan aspirasi terus dipadati oleh mahasiswa yang merasa diberatkan oleh parkir berbayar.

Dalam orasi nya, salah seorang pendemo menyampaikan, kami mahasiswa universitas Jambi menolak parkir berbayar yang dibebankan kepada kami mahasiswa, ini adalah menambah beban kami, blum lagi biaya UKT yang terlalu tinggi. Pendemo juga mengatakan bahwa universitas lain bisa gratis perkirnya."Ini ada apa dengan unja." Ujar  pendemo.(ACI04)

actualinside. com Jambi - Semakin Melebarnya Kasus dugaan suap RAPBD 2018 Provinsi Jambi. Fakta persidangan perdana 3 Tersangka yang di gelar perkaranya di pengadilan tipikor jambi.
Pengembangan kasus semakin kuat mengarah kepada Ketua dan unsur pimpinan DPRD provinai jambi.

Mantan Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi. Erwan Malik Mengatakan pada actualinside.com.

Kedatangan saya ke Ruang Ketua DPRD pada bulan Oktober 2017 yang lalu bukan datang tanpa alasan Namun saya datang karena di panggi oleh Ketua DPRD,Cornelis Buston melalui telepon.

Pertemuan tersebut di lakukan di ruang ketua DPRD, hadir pada pertemuan tersebut adala Cornelis Buston, Zoerman Manap, Chumauidi Zaidi, dan Syahbandar.
Cornelis meminta agar DPR dapat duit untuk ketok palu.

Masih di Bulan Oktober 2017 saya kembali di panggil oleh Cornelis Buston juga bertempat di ruang ketua DPRD, Dalam pertemuan tersebut di hadiri Cornelis Buston, Chumauidi Zaidi, Syahbandar, Zainur Arpan, Elhelwi, Sopyan Ali, dan Muhammadiyah. Dalam pertemuan itu, mereka meminta jumlah, atau nilai uang untuk ketok palu," kata Erwan Malik.

Erwan Malik menambahkan bahwa
Dalam pertemuan tersebut saya juga tidak membahas tentang pemberian proyek, karena itu bukan kapasitas saya.

Yang jelas kata Erwan Malik. Saya datang ke DPRD karena di panggil Cornelis Buston.
Saya datang tidak untuk menyuap atau menawarkan sejumlah proyek untuk tahun 2018.karena tidak ada kepentingan saya. (ACI02)

actualinside. com Jambi - Semakin Melebarnya Kasus dugaan suap RAPBD 2018 Provinsi Jambi. Fakta persidangan perdana 3 Tersangka yang di gelar perkaranya di pengadilan tipikor jambi.
Pengembangan kasus semakin kuat mengarah kepada Ketua dan unsur pimpinan DPRD provinai jambi.

Mantan Pelaksana Tugas (PLT) Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Jambi. Erwan Malik Mengatakan pada actualinside.com.

Kedatangan saya ke Ruang Ketua DPRD pada bulan Oktober 2017 yang lalu bukan datang tanpa alasan Namun saya datang karena di panggi oleh Ketua DPRD,Cornelis Buston melalui telepon.

Pertemuan tersebut di lakukan di ruang ketua DPRD, hadir pada pertemuan tersebut adala Cornelis Buston, Zoerman Manap, Chumauidi Zaidi, dan Syahbandar.
Cornelis meminta agar DPR dapat duit untuk ketok palu.

Masih di Bulan Oktober 2017 saya kembali di panggil oleh Cornelis Buston juga bertempat di ruang ketua DPRD, Dalam pertemuan tersebut di hadiri Cornelis Buston, Chumauidi Zaidi, Syahbandar, Zainur Arpan, Elhelwi, Sopyan Ali, dan Muhammadiyah. Dalam pertemuan itu, mereka meminta jumlah, atau nilai uang untuk ketok palu," kata Erwan Malik.

Erwan Malik menambahkan bahwa
Dalam pertemuan tersebut saya juga tidak membahas tentang pemberian proyek, karena itu bukan kapasitas saya.

Yang jelas kata Erwan Malik. Saya datang ke DPRD karena di panggil Cornelis Buston.
Saya datang tidak untuk menyuap atau menawarkan sejumlah proyek untuk tahun 2018.karena tidak ada kepentingan saya. (ACI02)
Foto : Upacara Di Polda Jambi (Dok : Tribratanews)

Actualinside.com. Jambi - Pagi ini, Senin 19 Februari 2018 pukul 07.00 Wib, Pada Upacara hari Kesadaran Nasional (Upacara Bulanan) yang di laksanakan di Lapangan apel Polda Jambi. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Drs Muchlis. AS. M.H., Memberikan wejangan kepada seluruh jajarannya.

Selain mengucapkan terimakasih kepada  seluruh anggota polri di wilayah jambi dimanapun berada atas kerja keras, dedikasi dan pengabdian demi situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif.

Untuk menghadapi momentum Pilkada ini, Kapolda menekankan antisipasi dan deteksi kemungkinan timbulnya konflik, lakukan penguatan jaringan intelijen dan tetap menjaga netralitas jajaran sebagai anggota Polri.

"Tingkatkan cybertroops dan kegiatan patroli cyber untuk memantau medsos, sebagai anggota polri agar cerdas dan bijak dalam penggunaan medsos, hindari postingan yang dapat merusak citra Polri."ujar orang nomor satu Polda Jambi tersebut yang dikutip dari Tribratanews (19/2/2018).

Menurut penelusuran media ini, cyber troops adalah upaya untuk memantau perkembangan informasi terhadap berita hoax dan pemberitaan palsu, serta  mencegah maupun memproteksi sebuah jaringan online pada rumah atau perkantoran dengan memantau aktivitas online masing-masing pengguna internet.

Kegiatan upacara ini dihadiri oleh Wakapolda Jambi Kombes Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H. M.M., Irwasda Polda Jambi, Para Pejabat Utama Pamen, Pama, Bintara, Bhayangkara dan ASN Polda Jambi (ACI05)
Foto : Upacara Di Polda Jambi (Dok : Tribratanews)

Actualinside.com. Jambi - Pagi ini, Senin 19 Februari 2018 pukul 07.00 Wib, Pada Upacara hari Kesadaran Nasional (Upacara Bulanan) yang di laksanakan di Lapangan apel Polda Jambi. Kapolda Jambi, Brigjen Pol Drs Muchlis. AS. M.H., Memberikan wejangan kepada seluruh jajarannya.

Selain mengucapkan terimakasih kepada  seluruh anggota polri di wilayah jambi dimanapun berada atas kerja keras, dedikasi dan pengabdian demi situasi kamtibmas yang aman, tertib dan kondusif.

Untuk menghadapi momentum Pilkada ini, Kapolda menekankan antisipasi dan deteksi kemungkinan timbulnya konflik, lakukan penguatan jaringan intelijen dan tetap menjaga netralitas jajaran sebagai anggota Polri.

"Tingkatkan cybertroops dan kegiatan patroli cyber untuk memantau medsos, sebagai anggota polri agar cerdas dan bijak dalam penggunaan medsos, hindari postingan yang dapat merusak citra Polri."ujar orang nomor satu Polda Jambi tersebut yang dikutip dari Tribratanews (19/2/2018).

Menurut penelusuran media ini, cyber troops adalah upaya untuk memantau perkembangan informasi terhadap berita hoax dan pemberitaan palsu, serta  mencegah maupun memproteksi sebuah jaringan online pada rumah atau perkantoran dengan memantau aktivitas online masing-masing pengguna internet.

Kegiatan upacara ini dihadiri oleh Wakapolda Jambi Kombes Pol Drs. Ahmad Haydar, S.H. M.M., Irwasda Polda Jambi, Para Pejabat Utama Pamen, Pama, Bintara, Bhayangkara dan ASN Polda Jambi (ACI05)

Actualinside.com. Muarojambi - Pondok pesantren (Ponpes) Sirojul Muhlasin yang berada di Desa Sungai Bertam, Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, saat ini terus mendidik ratusan santri melalui yayasan H. Ponidi Al Fauzan dengan lima program utama yakni Tahfidzul Qur'an, Dirosah Kutub Mu'tabaroh, Bahasa Asing, Dakwah Ala Manhajin Nubuwah serta Formal SD dan SMP.

Selama berdirinya, Proses belajar mengajar di Ponpes ini berjalan dengan dana swadaya atau mandiri diantaranya diperoleh dari siswa atau sumbangan lepas.

Hal demikian diungkap Ustad Miftahul Ulum, salah seorang pengajar di Ponpes setempat.

"Kalau dari pemerintah baru sebatas silaturahim, kalau untuk bantuan program atau dana sepertinya belum ada, selama ini kami disini berjalan dengan biaya sendiri atau mandiri," ujarnya pada Actualinside.com ini saat tatap muka di Ponpes, Minggu (18/2/2018).


Dari ngobrol langsung tersebut diketahui santri yang belajar saat ini berjumlah lebih dari 200 orang. Terdiri dari santri anak laki-laki sejumlah 62 orang dan santri anak perempuan 150 orang.

"Uang makan bulanan setiap anak Rp250 ribu, Di awal masuk ada uang pendaftaran, infaq, seragam,  dan lain-lain,"ujar ustadz tersebut menambahkan.

Diluar itu kata guru lulusan Ponpes Magelang, Jawa Tengah ini, adalah sumbangan/sedekah pribadi dari pemilik Ponpes yaitu H. Nasir, Anak pendiri Ponpes (H. Ponidi, Almarhum) dari hasil kebun karetnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan Ponpes.

Artinya, proses belajar mengajar di Ponpes ini sejak berdiri tahun 2006 betul-betul menggunakan dana mandiri dari siswa dan pemilik Ponpes.

Ketika ditanya apa kira-kira alasan kenapa pemerintah selama ini tidak/belum memberikan perhatian dalam bentuk program maupun dana? Guru tersebut hanya menduga mungkin karena Ponpes mereka belum terdaftar di Departemen Agama dan pendaftarannya saat ini masih dalam pengurusan.

"Tidak ada masalah yang serius,  mungkin karena kami belum terdaftar di Kemenag saja, karena bantuan yang sifatnya program maupun dana selama ini sepertinya masih dibawah naungan Kemenag," pungkas ustad tersebut.

Dari tatap muka ini diketahui pula bahwa sejak berdiri sekurangnya sudah ada 50-an orang yang hapal Qur'an dan untuk saat ini ada sekitar 10 orang sedang dalam persiapan wisuda (AC05)

Actualinside.com. Muarojambi - Pondok pesantren (Ponpes) Sirojul Muhlasin yang berada di Desa Sungai Bertam, Kecamatan Jambi Luar Kota Kabupaten Muaro Jambi, saat ini terus mendidik ratusan santri melalui yayasan H. Ponidi Al Fauzan dengan lima program utama yakni Tahfidzul Qur'an, Dirosah Kutub Mu'tabaroh, Bahasa Asing, Dakwah Ala Manhajin Nubuwah serta Formal SD dan SMP.

Selama berdirinya, Proses belajar mengajar di Ponpes ini berjalan dengan dana swadaya atau mandiri diantaranya diperoleh dari siswa atau sumbangan lepas.

Hal demikian diungkap Ustad Miftahul Ulum, salah seorang pengajar di Ponpes setempat.

"Kalau dari pemerintah baru sebatas silaturahim, kalau untuk bantuan program atau dana sepertinya belum ada, selama ini kami disini berjalan dengan biaya sendiri atau mandiri," ujarnya pada Actualinside.com ini saat tatap muka di Ponpes, Minggu (18/2/2018).


Dari ngobrol langsung tersebut diketahui santri yang belajar saat ini berjumlah lebih dari 200 orang. Terdiri dari santri anak laki-laki sejumlah 62 orang dan santri anak perempuan 150 orang.

"Uang makan bulanan setiap anak Rp250 ribu, Di awal masuk ada uang pendaftaran, infaq, seragam,  dan lain-lain,"ujar ustadz tersebut menambahkan.

Diluar itu kata guru lulusan Ponpes Magelang, Jawa Tengah ini, adalah sumbangan/sedekah pribadi dari pemilik Ponpes yaitu H. Nasir, Anak pendiri Ponpes (H. Ponidi, Almarhum) dari hasil kebun karetnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan Ponpes.

Artinya, proses belajar mengajar di Ponpes ini sejak berdiri tahun 2006 betul-betul menggunakan dana mandiri dari siswa dan pemilik Ponpes.

Ketika ditanya apa kira-kira alasan kenapa pemerintah selama ini tidak/belum memberikan perhatian dalam bentuk program maupun dana? Guru tersebut hanya menduga mungkin karena Ponpes mereka belum terdaftar di Departemen Agama dan pendaftarannya saat ini masih dalam pengurusan.

"Tidak ada masalah yang serius,  mungkin karena kami belum terdaftar di Kemenag saja, karena bantuan yang sifatnya program maupun dana selama ini sepertinya masih dibawah naungan Kemenag," pungkas ustad tersebut.

Dari tatap muka ini diketahui pula bahwa sejak berdiri sekurangnya sudah ada 50-an orang yang hapal Qur'an dan untuk saat ini ada sekitar 10 orang sedang dalam persiapan wisuda (AC05)

Actualinside.com. Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.

Ada 14 partai politik yang dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.

Partai politik yang di anggap sah jadi peserta Pemilu 2019 adalah sebagai berikut :
1. Partai Amanat Nasional
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera
10. Partai Kebangkitan Bangsa
11. Partai Nasional Demokrat
12. Partai Persatuan Indonesia
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Dari 16 partai yang mendaftar, dua di antaranya tidak lolos verifikasi faktual. Dua partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Setelah pembacaan rekapitulasi nasional penetapan peserta Pemilu, KPU membuat surat keputusan penetapan peserta.

Selanjutnya, KPU menyerahkan berita acara hasil rekapitulasi ke masing-masing perwakilan partai politik.(ACI04)

Actualinside.com. Jakarta - Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan 14 partai politik sebagai peserta Pemilihan Umum 2019.

Ada 14 partai politik yang dianggap memenuhi syarat administrasi dan verifikasi faktual secara nasional.

Partai politik yang di anggap sah jadi peserta Pemilu 2019 adalah sebagai berikut :
1. Partai Amanat Nasional
2. Partai Berkarya
3. PDI Perjuangan
4. Partai Demokrat
5. Partai Gerindra
6. Partai Gerakan Perubahan Indonesia
7. Partai Golkar
8. Partai Hanura
9. Partai Keadilan Sejahtera
10. Partai Kebangkitan Bangsa
11. Partai Nasional Demokrat
12. Partai Persatuan Indonesia
13. Partai Persatuan Pembangunan
14. Partai Solidaritas Indonesia (PSI)

Dari 16 partai yang mendaftar, dua di antaranya tidak lolos verifikasi faktual. Dua partai tersebut adalah Partai Bulan Bintang (PBB) dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI).

Setelah pembacaan rekapitulasi nasional penetapan peserta Pemilu, KPU membuat surat keputusan penetapan peserta.

Selanjutnya, KPU menyerahkan berita acara hasil rekapitulasi ke masing-masing perwakilan partai politik.(ACI04)

Actualinside.com. Merangin - Akhirnya enam warga yang ditahan di polresta Kerinci di lepaskan, setelah polisi dan warga menemukannya kesepakatan. Aksi pemblokiran ruas jalan
Bangko-Kerinci di perentak beberapa hari ini akhirnya di buka.

Dengan mediasi yang cukup lama antara pihak kepolisian dan warga, pemblokiran jalan akhirnya di buka pada sabtu pukul 03.00 dini hari,(17/02/2018). Dalam mediasi tersebut warga Pangkalan Jambu yang memohon  kepada pihak polres Kerinci agar membebaskan 6 orang warga pangkalan jambu yang diamankan Polres Kerinci di area TNKS. Kesepakatan tersebut disetujui oleh Kapolres Merangin setelah akhirnya berkoordinasi kepada Kapolres Kerinci.

 Kapolres Merangin," AKBP I Kade Utama Wijaya" menjelaskan, warga mau melepaskan pemblokiran jalan asalkan ke 6 warga mereka yang di tahan, dilepaskan.

untuk enam orang warga pangkalan jambu pada intinya adalah diamankan di Polres Kerinci.mereka bukan ditangkap dan mereka dalam kondisi sehat, ujar "Kapolres Merangin AKBP I kade Utama Wijaya" pada awak media.

Kapolres juga mengatakan, aksi pemblokiran jalan ini terjadi karena banyaknya isu yang tidak bisa di pertanggungjawaban yang beredar di masyarakat. (ACI04)

Actualinside.com. Merangin - Akhirnya enam warga yang ditahan di polresta Kerinci di lepaskan, setelah polisi dan warga menemukannya kesepakatan. Aksi pemblokiran ruas jalan
Bangko-Kerinci di perentak beberapa hari ini akhirnya di buka.

Dengan mediasi yang cukup lama antara pihak kepolisian dan warga, pemblokiran jalan akhirnya di buka pada sabtu pukul 03.00 dini hari,(17/02/2018). Dalam mediasi tersebut warga Pangkalan Jambu yang memohon  kepada pihak polres Kerinci agar membebaskan 6 orang warga pangkalan jambu yang diamankan Polres Kerinci di area TNKS. Kesepakatan tersebut disetujui oleh Kapolres Merangin setelah akhirnya berkoordinasi kepada Kapolres Kerinci.

 Kapolres Merangin," AKBP I Kade Utama Wijaya" menjelaskan, warga mau melepaskan pemblokiran jalan asalkan ke 6 warga mereka yang di tahan, dilepaskan.

untuk enam orang warga pangkalan jambu pada intinya adalah diamankan di Polres Kerinci.mereka bukan ditangkap dan mereka dalam kondisi sehat, ujar "Kapolres Merangin AKBP I kade Utama Wijaya" pada awak media.

Kapolres juga mengatakan, aksi pemblokiran jalan ini terjadi karena banyaknya isu yang tidak bisa di pertanggungjawaban yang beredar di masyarakat. (ACI04)


actualinside.com. Jambi - Pada Malam ini, sabtu (17/02/2018) pukul 22.45 Wib taman hiburan tugu keris Siginjai yang terletak di Kotabaru kota Jambi nyaris makan korban akibat kesentrum aliran listrik lampu taman tugu keris Siginjai.

Andika, anak yang berusia 7 tahun yang bermain disana tersentak langsung menangis sambil memegang jari kiri nya dengan wajah yang pucat.

Saat itu pula masyarakat yang sedang menikmati hiburan "Car Free Night"  langsung menolong andika dan membawa ke tempat dimana orang tua andika berjualan.
Hingga saat ini kondisi andika masih terbaring lemas di kediaman orang tua nya.

Ridho, Salahsatu pengunjung Taman tugu keris menyayangkan hal ini terjadi ketika diminta komentar nya mengatakan, "harusnya pemkot lebih mengawasi dan selalu mengecek terkait kabel2 lampu yang ada, soalnya kan banyak pengunjung dan sangat riskan jika ada tangan tangan jahil yang merusak yang nantinya berakibat fatal"ujarnya.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran dan Peringatan bagi orang tua, jangan sekali kali melepaskan anak jikalau membawa ke tempat hiburan baik siang ataupun di malam hari dan selalu mengawasi putra putrinya yang sedang bermain. (ACI04)


actualinside.com. Jambi - Pada Malam ini, sabtu (17/02/2018) pukul 22.45 Wib taman hiburan tugu keris Siginjai yang terletak di Kotabaru kota Jambi nyaris makan korban akibat kesentrum aliran listrik lampu taman tugu keris Siginjai.

Andika, anak yang berusia 7 tahun yang bermain disana tersentak langsung menangis sambil memegang jari kiri nya dengan wajah yang pucat.

Saat itu pula masyarakat yang sedang menikmati hiburan "Car Free Night"  langsung menolong andika dan membawa ke tempat dimana orang tua andika berjualan.
Hingga saat ini kondisi andika masih terbaring lemas di kediaman orang tua nya.

Ridho, Salahsatu pengunjung Taman tugu keris menyayangkan hal ini terjadi ketika diminta komentar nya mengatakan, "harusnya pemkot lebih mengawasi dan selalu mengecek terkait kabel2 lampu yang ada, soalnya kan banyak pengunjung dan sangat riskan jika ada tangan tangan jahil yang merusak yang nantinya berakibat fatal"ujarnya.

Kejadian ini juga menjadi pelajaran dan Peringatan bagi orang tua, jangan sekali kali melepaskan anak jikalau membawa ke tempat hiburan baik siang ataupun di malam hari dan selalu mengawasi putra putrinya yang sedang bermain. (ACI04)

actualinside.com. Jambi - Sidang Perdana di pengadilan Tipikor Jambi pada 14/2 yang lalu. Pembacaan Dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terhadap 3 tersangka Erwan Malik, H. Saipuddin dan H. Arpan berjalan lancar.

Usai Persidangan perdana tersebut, Tim Kuasa Hukum H. Saipuddin yang di sampaikan Ibu Ani,mengatakan bahwa, pada sidang kali ini kita memang mengikuti saja apa yang di bacakan oleh JPU dari KPK.

Kami akan melakukan Pledoi/ pembelaan terhadap Klein kami pada persidangan selanjutnya yaitu tgl 21/2 natinya.
Ani menambahkan bahwa dakwaan yang di bacakan oleh Jaksa Penuntut umum memang belum kami bantah.
Pada persidangan yang kedua nanti
pembelaan akan kami ajukan.
Video Penyataan Kuasa Hukum H.Saifudin
Sidang selanjutnya akan di lakukan seminggu sekali, memungkin juga bahwa persidangan akan di lakukan 2 kali dalam seminggu. jika di lakasanakan sidang 2 kali semingu maka proses persidangan akan mempercepat Putusan."ujarnya Ani.

Jaksa Penuntut umum dalam dakwaannya pada 14/2 juga menyampaikan bahwa sambil mempersiapkan sejumlah saksi yang akan kami periksa, maka persidangan untuk sementara akan di lakukan 1kali dalam seminggu. Jaksa penuntut juga menyampaikan bahwa untuk saksi H. Saipuddin cukup banyak yaitu 52 orang.

Sementara kami mungkin hanya akan memanggil sekitar 30 orang saksi.
dengan banyaknya saksi tentu memperlambat proses persidangan, maka sidang cukup 1 kali seminggu.

Pihak penuntut dan pembela beserta hakim sudah menyepakati bersama untuk jadwal sidang selanjutnya. (ACI02)

actualinside.com. Jambi - Sidang Perdana di pengadilan Tipikor Jambi pada 14/2 yang lalu. Pembacaan Dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum Komisi Pemberantas Korupsi (KPK) terhadap 3 tersangka Erwan Malik, H. Saipuddin dan H. Arpan berjalan lancar.

Usai Persidangan perdana tersebut, Tim Kuasa Hukum H. Saipuddin yang di sampaikan Ibu Ani,mengatakan bahwa, pada sidang kali ini kita memang mengikuti saja apa yang di bacakan oleh JPU dari KPK.

Kami akan melakukan Pledoi/ pembelaan terhadap Klein kami pada persidangan selanjutnya yaitu tgl 21/2 natinya.
Ani menambahkan bahwa dakwaan yang di bacakan oleh Jaksa Penuntut umum memang belum kami bantah.
Pada persidangan yang kedua nanti
pembelaan akan kami ajukan.
Video Penyataan Kuasa Hukum H.Saifudin
Sidang selanjutnya akan di lakukan seminggu sekali, memungkin juga bahwa persidangan akan di lakukan 2 kali dalam seminggu. jika di lakasanakan sidang 2 kali semingu maka proses persidangan akan mempercepat Putusan."ujarnya Ani.

Jaksa Penuntut umum dalam dakwaannya pada 14/2 juga menyampaikan bahwa sambil mempersiapkan sejumlah saksi yang akan kami periksa, maka persidangan untuk sementara akan di lakukan 1kali dalam seminggu. Jaksa penuntut juga menyampaikan bahwa untuk saksi H. Saipuddin cukup banyak yaitu 52 orang.

Sementara kami mungkin hanya akan memanggil sekitar 30 orang saksi.
dengan banyaknya saksi tentu memperlambat proses persidangan, maka sidang cukup 1 kali seminggu.

Pihak penuntut dan pembela beserta hakim sudah menyepakati bersama untuk jadwal sidang selanjutnya. (ACI02)

actualinside.com Jambi- HKK nasional ?
Sebagai Putra Kincai di Perantauan secara Pribadi saya amat menaruh simpati pada HKK Jambi terutama dengan Kepengurusan yang ada saat ini dan di komadoi oleh Ramli Taha.

Simpati dan rasa kagum saya tentunya sangat beralasan, sebab berpuluh puluh tahun HKK dibentuk dan hampir disetiap Wilayah di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Ada organisasi yang bernama HKK.  berpuluh puluh Tahun HKK lahir diberbagai daerah belum pernah kita mendengar melihat bahkan HKK HKK yang ada nyaris tak terdengar.

Namun HKK propinsi Jambi dibawah Ketua Umum Ramli Taha telah membawa sesuatu yang baru dan belum pernah ada sejarah HKK seperti HKK Jambi saat ini.  Pengurus HKK Prop. jambi saat ini telah Mereformasi, mendobrak, segala bentuk kepakuman keberagaman egoisme Politik, rasa Kedaerahan yang selama ini amat Kental pada orang Kerinci, Kerinci yang selama ini terkotak kotak, karena beberapa Desa mengnggap mereka orang hebat orang Kaya, Berpendidikan dan lain sebagainya yang selama ini menjadi jurang amat dalam sebagai penghambat kemajuan Kerinci telah didobrak oleh HKK jambi dengan Reformasi sedemikian rupa   hingga melahirkan Kincai Bersatu.

Sosok Ketua umum yang begitu Familiar, disukai oleh segala lapisan masyarakat, bahkan konon kabarnya RAMLI TAHA terpilih menjadi ketua HKKpun atas saran para Sepuh atau orang orang tua kita di Jambi.  RAMLI TAHA terbukti dapat merangkul segenap elemen masyarakat Kerinci di Jambi.

 Hal yang paling luar biasa adalah efek dari Gemuruh dan membahananya HKK Jambi yang begitu besar maka bermunculanlah HKK HKK di wilayah lain, HKK Jambi telah membawa dampak yang positif bagi orang Kerinci di mana saja di Republik ini,  karena dengan HKK jambi yang menggema lewat berbagai kegiatan, memiliki Group WA yang bisa menjangkau seluruh orang Kerinci di mana saja di Wilayah Nusantara.

Maka tak sedikit pula orang yang melihatnya dari segi Negatif,  efek dari ini juga saya yakini penyebab lahirnya HKK nasional. Tapi saya masih punya Prediksi bahwa HKK Jambi jauh lebih Kompeten dari HKK manapun karena Putra Kerinci terbesar berada di Jambi, dengan satu syrat HKK Jambi selalu menjaga keutuhan, dan Persatuan, dan memiliki program kerja yang baik,  Visi Misi yang lebih tajam dgn Target utama adalah Kontribusi terbesar ikut serta membangun Kerinci. 

Pilkada Kerinci misalnya meski secara Individu Pengurus HKK Jambi berbeda Jalur Politiknya tapi jika dalam keorganisasian haruslah punya target yang sama yaitu Kerinci Maju, Maju dalam Pembangunan didaerah,  Maju Sumber Daya Manusianya,  Maju ekonomi rakyatnya.

Selamat bekerja saudaraku pengurus HKK Jambi, bekerjalah dengan penuh semangat, keikhlasan, Persatuan sebagai mana pepatah orang tua kita berat sama dipikul ringan sama sama dijinjing, abaikan segala penghalang sambil berpikir mencari solusi dan musyawarah adalah jalan terbaik dalam mencari solusi.

H. Zakirman Kari
Jakarta

(ACI02)

actualinside.com Jambi- HKK nasional ?
Sebagai Putra Kincai di Perantauan secara Pribadi saya amat menaruh simpati pada HKK Jambi terutama dengan Kepengurusan yang ada saat ini dan di komadoi oleh Ramli Taha.

Simpati dan rasa kagum saya tentunya sangat beralasan, sebab berpuluh puluh tahun HKK dibentuk dan hampir disetiap Wilayah di Negara Kesatuan Republik Indonesia

Ada organisasi yang bernama HKK.  berpuluh puluh Tahun HKK lahir diberbagai daerah belum pernah kita mendengar melihat bahkan HKK HKK yang ada nyaris tak terdengar.

Namun HKK propinsi Jambi dibawah Ketua Umum Ramli Taha telah membawa sesuatu yang baru dan belum pernah ada sejarah HKK seperti HKK Jambi saat ini.  Pengurus HKK Prop. jambi saat ini telah Mereformasi, mendobrak, segala bentuk kepakuman keberagaman egoisme Politik, rasa Kedaerahan yang selama ini amat Kental pada orang Kerinci, Kerinci yang selama ini terkotak kotak, karena beberapa Desa mengnggap mereka orang hebat orang Kaya, Berpendidikan dan lain sebagainya yang selama ini menjadi jurang amat dalam sebagai penghambat kemajuan Kerinci telah didobrak oleh HKK jambi dengan Reformasi sedemikian rupa   hingga melahirkan Kincai Bersatu.

Sosok Ketua umum yang begitu Familiar, disukai oleh segala lapisan masyarakat, bahkan konon kabarnya RAMLI TAHA terpilih menjadi ketua HKKpun atas saran para Sepuh atau orang orang tua kita di Jambi.  RAMLI TAHA terbukti dapat merangkul segenap elemen masyarakat Kerinci di Jambi.

 Hal yang paling luar biasa adalah efek dari Gemuruh dan membahananya HKK Jambi yang begitu besar maka bermunculanlah HKK HKK di wilayah lain, HKK Jambi telah membawa dampak yang positif bagi orang Kerinci di mana saja di Republik ini,  karena dengan HKK jambi yang menggema lewat berbagai kegiatan, memiliki Group WA yang bisa menjangkau seluruh orang Kerinci di mana saja di Wilayah Nusantara.

Maka tak sedikit pula orang yang melihatnya dari segi Negatif,  efek dari ini juga saya yakini penyebab lahirnya HKK nasional. Tapi saya masih punya Prediksi bahwa HKK Jambi jauh lebih Kompeten dari HKK manapun karena Putra Kerinci terbesar berada di Jambi, dengan satu syrat HKK Jambi selalu menjaga keutuhan, dan Persatuan, dan memiliki program kerja yang baik,  Visi Misi yang lebih tajam dgn Target utama adalah Kontribusi terbesar ikut serta membangun Kerinci. 

Pilkada Kerinci misalnya meski secara Individu Pengurus HKK Jambi berbeda Jalur Politiknya tapi jika dalam keorganisasian haruslah punya target yang sama yaitu Kerinci Maju, Maju dalam Pembangunan didaerah,  Maju Sumber Daya Manusianya,  Maju ekonomi rakyatnya.

Selamat bekerja saudaraku pengurus HKK Jambi, bekerjalah dengan penuh semangat, keikhlasan, Persatuan sebagai mana pepatah orang tua kita berat sama dipikul ringan sama sama dijinjing, abaikan segala penghalang sambil berpikir mencari solusi dan musyawarah adalah jalan terbaik dalam mencari solusi.

H. Zakirman Kari
Jakarta

(ACI02)

actualinside. com Jambi - Dampak dari penangkapan 6 orang warga Perentak pelaku PETI melakukan aksi Pemblokiran Jalan dari Kerinci menuju Kabupaten Merangin. Hal ini membuat perjalanan menjadi macet dan terganggu.

Ketua Umum DPP Himpunan Keluarga Kerinci HKK Provinsi Jambi,Ramli Taha.SH.MH. meminta Masyarakat warga Kerinci agar dapat menahan diri. Semua persoalan akan di proses secara hukum.

Ramli Taha.SH.MH.mengatakan saya sangat menyayangkan apa yang di lakukan oleh warga Desa Perentak, karena menganggu perjalanan masyarakat/warga yang dari Kerinci Ke Merangin Maupun yang dari Merangin Ke Kerinci.

Ramli Taha meminta juga agar pihak instansi yang bersangkutan agar dapat segera melakukan mediasi agar tercapai mufakat serta tidak merugikan para pengguna jalan. karena tidak ada sangkut paut antara pengguna jalan dengan kasus penangkapan warga" ujar Ramli Taha yang juga Mantan Anggota MPR-RI ini. (ACI02)

actualinside. com Jambi - Dampak dari penangkapan 6 orang warga Perentak pelaku PETI melakukan aksi Pemblokiran Jalan dari Kerinci menuju Kabupaten Merangin. Hal ini membuat perjalanan menjadi macet dan terganggu.

Ketua Umum DPP Himpunan Keluarga Kerinci HKK Provinsi Jambi,Ramli Taha.SH.MH. meminta Masyarakat warga Kerinci agar dapat menahan diri. Semua persoalan akan di proses secara hukum.

Ramli Taha.SH.MH.mengatakan saya sangat menyayangkan apa yang di lakukan oleh warga Desa Perentak, karena menganggu perjalanan masyarakat/warga yang dari Kerinci Ke Merangin Maupun yang dari Merangin Ke Kerinci.

Ramli Taha meminta juga agar pihak instansi yang bersangkutan agar dapat segera melakukan mediasi agar tercapai mufakat serta tidak merugikan para pengguna jalan. karena tidak ada sangkut paut antara pengguna jalan dengan kasus penangkapan warga" ujar Ramli Taha yang juga Mantan Anggota MPR-RI ini. (ACI02)
Foto : Barang Bukti Alat Berat Yang Diamankan

actualinside. com.Merangin - Pemblokiran Jalan Nasional Kerinci Merangin yang di lakukan oleh masyarakat di Desa Perentak Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Hal ini di lakukan oleh Masyarakat terkait dengan adanya penangkapan pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Menurut Kabag OPP Polres Kerinci AKP M. Alpian mengatakan, penangkapan yang di lakukan oleh Polres Kerinci.
Penangkapan di lakukan karena pelaku PETI tersebut telah melakukan kegiatan penambangan dalam kawasan Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat ( TNKS).

Alpian menambahkan dari 6 orang tersangaka pelaku PETI yang telah di tahan,pihak Polres juga mengamankan barang bukti berupa Satu Unit alat Berat yaitu Exavator, Merek Komatsu dan sejumlah EMAS hasil dari kegiatan PETI.

Alpian berharap agar masyarakat Desa Perentak jangan sampai mau terprovokasi dengan hal ini. Karena para pelaku PETI sesungguhnya adalah menyalahi aturan yang berlaku. (ACI02)
Foto : Barang Bukti Alat Berat Yang Diamankan

actualinside. com.Merangin - Pemblokiran Jalan Nasional Kerinci Merangin yang di lakukan oleh masyarakat di Desa Perentak Kecamatan Sungai Manau Kabupaten Merangin Provinsi Jambi.

Hal ini di lakukan oleh Masyarakat terkait dengan adanya penangkapan pelaku Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI)

Menurut Kabag OPP Polres Kerinci AKP M. Alpian mengatakan, penangkapan yang di lakukan oleh Polres Kerinci.
Penangkapan di lakukan karena pelaku PETI tersebut telah melakukan kegiatan penambangan dalam kawasan Hutan Taman Nasional Kerinci Seblat ( TNKS).

Alpian menambahkan dari 6 orang tersangaka pelaku PETI yang telah di tahan,pihak Polres juga mengamankan barang bukti berupa Satu Unit alat Berat yaitu Exavator, Merek Komatsu dan sejumlah EMAS hasil dari kegiatan PETI.

Alpian berharap agar masyarakat Desa Perentak jangan sampai mau terprovokasi dengan hal ini. Karena para pelaku PETI sesungguhnya adalah menyalahi aturan yang berlaku. (ACI02)

actualinside.com. Jambi - Pada hari ini jumat (16/02/2018),kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Muchlis AS, melakukan pengecekan ke rumah ibadah masyarakat tionghoa sekaligus silaturahmi, kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dalam rangka tahun baru imlek 2018.

Dalam kegiatan ini kapolda Jambi didampingi oleh wakapolda Jambi Kombes Pol Drs Ahmad Haydar dan Irwanda Polda Jambi serta beberapa pejabat utama yang ada di jajaran polda Jambi.

Melalui kabid humas polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, Membenarkan bahwa hari ini kapolda Jambi melakukan pengecekan sekaligus silaturahmi bersama pejabat polda lainnya ke tempat ibadah masyarakat tionghoa.

Iya,Kegiatan ini dilaksanakan pagi tadi hingga selesai. Ini sengaja dilakukan demi silaturahmi kita bersama. "ujar kabid humas.(ACI04)

actualinside.com. Jambi - Pada hari ini jumat (16/02/2018),kapolda Jambi Brigjen Pol Drs Muchlis AS, melakukan pengecekan ke rumah ibadah masyarakat tionghoa sekaligus silaturahmi, kegiatan ini dilaksanakan bertepatan dalam rangka tahun baru imlek 2018.

Dalam kegiatan ini kapolda Jambi didampingi oleh wakapolda Jambi Kombes Pol Drs Ahmad Haydar dan Irwanda Polda Jambi serta beberapa pejabat utama yang ada di jajaran polda Jambi.

Melalui kabid humas polda Jambi AKBP Kuswahyudi Tresnadi, Membenarkan bahwa hari ini kapolda Jambi melakukan pengecekan sekaligus silaturahmi bersama pejabat polda lainnya ke tempat ibadah masyarakat tionghoa.

Iya,Kegiatan ini dilaksanakan pagi tadi hingga selesai. Ini sengaja dilakukan demi silaturahmi kita bersama. "ujar kabid humas.(ACI04)

Actual inside. com Jambi. Sidang perdana kasus OTT oleh KPK RI, telah membuka secara lebar, siapa saja wakil rakyat yang "merancang" uang ketok palu.

Dalam dakwaan jaksa KPK RI, yang dibacakan pada sidang Rabu, 14.02.2018, diketahui 9 wakil rakyat termasuk untuk pimpinan yang dinilai mengawali perencanaan adanya uang ketok palu.

Pada awal bulan Oktober 2017 bertempat di ruang kerja CORNELIS BUSTON , diadakan pertemuan antara pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang dihadiri yaitu CORNELIS BUSTON selaku Ketua DPRD Provinsi Jambi, ZOERMAN MANAF, CHUMAUIDI ZAIDI dan SYAHBANDAR yang membahas tentang adanya keinginan dari anggota DPRD Provinsi Jambi untuk memperoleh sejumlah uang, sedangkan untuk pimpinan DPRD akan memperoleh proyek-proyek dari Pemerintah Provinsi Jambi TA 2018 dalam rangka persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018.

Kemudian masih di bulan Oktober 2017, diadakan lagi pertemuan di ruang kerja CORNELIS BUTON yang dihadiri yaitu CORNELIS BUSTON, ZOERMAN MANAP, CHUMADI ZAIDI, SYAHBANDAR, ZAINUR ARFAN, ELHELWI, SOFYAN ALI, SYOPIAN dan MUHAMADDYAH.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai nilai uang yang akan diberikan oleh pihak Eksekutif (Pemerintah Provinsi Jambi) kepada anggota DPRD Provinsi Jambi, yang disepakati oleh masing-masing anggota DPRD Provinsi Jambi akan menerima uang sebesar Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) untuk persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018. Selanjutnya dalam pertemuan tersebut disepakati pula, untuk sementara diberikan uang tanda jadi terlebih dahulu sebesar antara Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) – Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per anggota DPRD, sedangkan untuk pimpinan DPRD tidak diberikan dalam bentuk uang tetapi diberikan dalam bentuk kegiatan proyek di TA 2018 dan fee sebesar 2% dari proyek multiyears jalan layang dalam kota Jambi di TA 2018.

Setelah pertemuan tersebut, CORNELIS BUSTON memanggil Terdakwa Erwan Malik, untuk datang ke ruang kerjanya dan menyampaikan mengenai permintaan dari pihak DPRD tersebut, namun Terdakwa masih belum dapat menyanggupinya. (Aci02)

Actual inside. com Jambi. Sidang perdana kasus OTT oleh KPK RI, telah membuka secara lebar, siapa saja wakil rakyat yang "merancang" uang ketok palu.

Dalam dakwaan jaksa KPK RI, yang dibacakan pada sidang Rabu, 14.02.2018, diketahui 9 wakil rakyat termasuk untuk pimpinan yang dinilai mengawali perencanaan adanya uang ketok palu.

Pada awal bulan Oktober 2017 bertempat di ruang kerja CORNELIS BUSTON , diadakan pertemuan antara pimpinan DPRD Provinsi Jambi yang dihadiri yaitu CORNELIS BUSTON selaku Ketua DPRD Provinsi Jambi, ZOERMAN MANAF, CHUMAUIDI ZAIDI dan SYAHBANDAR yang membahas tentang adanya keinginan dari anggota DPRD Provinsi Jambi untuk memperoleh sejumlah uang, sedangkan untuk pimpinan DPRD akan memperoleh proyek-proyek dari Pemerintah Provinsi Jambi TA 2018 dalam rangka persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018.

Kemudian masih di bulan Oktober 2017, diadakan lagi pertemuan di ruang kerja CORNELIS BUTON yang dihadiri yaitu CORNELIS BUSTON, ZOERMAN MANAP, CHUMADI ZAIDI, SYAHBANDAR, ZAINUR ARFAN, ELHELWI, SOFYAN ALI, SYOPIAN dan MUHAMADDYAH.

Dalam pertemuan tersebut dibahas mengenai nilai uang yang akan diberikan oleh pihak Eksekutif (Pemerintah Provinsi Jambi) kepada anggota DPRD Provinsi Jambi, yang disepakati oleh masing-masing anggota DPRD Provinsi Jambi akan menerima uang sebesar Rp200.000.000,00 (dua ratus juta rupiah) untuk persetujuan Raperda APBD Provinsi Jambi TA 2018 menjadi Perda APBD Provinsi Jambi TA 2018. Selanjutnya dalam pertemuan tersebut disepakati pula, untuk sementara diberikan uang tanda jadi terlebih dahulu sebesar antara Rp50.000.000,00 (lima puluh juta rupiah) – Rp100.000.000,00 (seratus juta rupiah) per anggota DPRD, sedangkan untuk pimpinan DPRD tidak diberikan dalam bentuk uang tetapi diberikan dalam bentuk kegiatan proyek di TA 2018 dan fee sebesar 2% dari proyek multiyears jalan layang dalam kota Jambi di TA 2018.

Setelah pertemuan tersebut, CORNELIS BUSTON memanggil Terdakwa Erwan Malik, untuk datang ke ruang kerjanya dan menyampaikan mengenai permintaan dari pihak DPRD tersebut, namun Terdakwa masih belum dapat menyanggupinya. (Aci02)

Actualinside.com. Jakarta - Hari ini kamis, (15/02/2018) komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil gubernur Jambi Zumi Zola untuk pemeriksaan perdana atas status tersangka yang disandangnya sebagai penerima gratifikasi.

Ada perbedaan dengan jadwal pemeriksaan sebelumnya, biasanya KPK menjadwalkan pemeriksaan Zumi Zola dilakukan setiap hari jumat,yang disebut-sebut sebagai jumat keramat.

Bukan Zumi Zola saja ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penerima hadiah atau janji,Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Jambi, Arfan juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama penerima gratifikasi.

Dalam rilis Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dibeberapa media pada jumat, 2/02/2018 di gedung merah putih KPK menjelaskan penahanan terhadap Zumi bakal dilakukan setelah pemeriksaan perdana sebagai tersangka.

Zumi Zola diduga menerima hadiah uang Rp6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.(ACI04)

Actualinside.com. Jakarta - Hari ini kamis, (15/02/2018) komisi Pemberantasan Korupsi kembali memanggil gubernur Jambi Zumi Zola untuk pemeriksaan perdana atas status tersangka yang disandangnya sebagai penerima gratifikasi.

Ada perbedaan dengan jadwal pemeriksaan sebelumnya, biasanya KPK menjadwalkan pemeriksaan Zumi Zola dilakukan setiap hari jumat,yang disebut-sebut sebagai jumat keramat.

Bukan Zumi Zola saja ditetapkan sebagai tersangka atas kasus dugaan tindak pidana korupsi penerima hadiah atau janji,Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas PUPR Jambi, Arfan juga ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus yang sama penerima gratifikasi.

Dalam rilis Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan dibeberapa media pada jumat, 2/02/2018 di gedung merah putih KPK menjelaskan penahanan terhadap Zumi bakal dilakukan setelah pemeriksaan perdana sebagai tersangka.

Zumi Zola diduga menerima hadiah uang Rp6 miliar dari beberapa kontraktor terkait proyek-proyek di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi.(ACI04)

actualinside. com Jambi-- sidang perdanan kasus uang ketok palu telah menemukan fakta baru. Dalam dakwaan Jaksa untuk tersangka Erwan Malik, diketahui adanya perintah dari Gubernur Zumi Zola. 

Menurut dakwaan Jaksa,  Zumi Zola memerintahkan agar Erwan Malik berkoordinasi dengan Asrul.

"silakan koordinasi dengan Asrul,  soal uang (ketok palu) yang diminta oleh dewan" bunyi Dakwaan Jaksa.

Asrul diketahui memang sebagai orang dekat Zumi Zola. Hal itu diakui oleh Zumi Zola sendiri saat dilakukan konfersi pers baru-baru ini.  Asrul bertugas mencari investor untuk Jambi di Jakarta. (aci02)

actualinside. com Jambi-- sidang perdanan kasus uang ketok palu telah menemukan fakta baru. Dalam dakwaan Jaksa untuk tersangka Erwan Malik, diketahui adanya perintah dari Gubernur Zumi Zola. 

Menurut dakwaan Jaksa,  Zumi Zola memerintahkan agar Erwan Malik berkoordinasi dengan Asrul.

"silakan koordinasi dengan Asrul,  soal uang (ketok palu) yang diminta oleh dewan" bunyi Dakwaan Jaksa.

Asrul diketahui memang sebagai orang dekat Zumi Zola. Hal itu diakui oleh Zumi Zola sendiri saat dilakukan konfersi pers baru-baru ini.  Asrul bertugas mencari investor untuk Jambi di Jakarta. (aci02)

Actualinside.com. Jambi - Terdakwa perkara dugaan kasus suap RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 Erwan Malik, Arfan dan Saifudin menunjukkan raut wajah yang santai saat keluar dari ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi Setelah menjalani sidang perdana mereka.

Ketiga terdakwa Masih mengenakan  rompi orange kebesaran para koruptor bertuliskan Tahanan KPK. Ketiga terdakwa tak melontarkan perkataan apapun,mereka hanya melepaskan senyum kecil yang dapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Meski menunjukan raut wajah yang kurang fit, secara fisik kondisi kondisi mereka masih sangat memungkinkan  menjalani sidang kedepannya atas dugaan kasus suap RAPBD Jambi tahun 2018 Rp.4,7 Milyar.

Tiga pejabat Provinsi Jambi ini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Rabu (29/11).(ACI04)

Actualinside.com. Jambi - Terdakwa perkara dugaan kasus suap RAPBD Provinsi Jambi tahun 2018 Erwan Malik, Arfan dan Saifudin menunjukkan raut wajah yang santai saat keluar dari ruang sidang Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jambi Setelah menjalani sidang perdana mereka.

Ketiga terdakwa Masih mengenakan  rompi orange kebesaran para koruptor bertuliskan Tahanan KPK. Ketiga terdakwa tak melontarkan perkataan apapun,mereka hanya melepaskan senyum kecil yang dapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.

Meski menunjukan raut wajah yang kurang fit, secara fisik kondisi kondisi mereka masih sangat memungkinkan  menjalani sidang kedepannya atas dugaan kasus suap RAPBD Jambi tahun 2018 Rp.4,7 Milyar.

Tiga pejabat Provinsi Jambi ini ditetapkan sebagai tersangka oleh KPK pada Rabu (29/11).(ACI04)

actualinside. com .Jambi - sidang perdana kasus uang ketok palu digelar hari ini,  14-2-2018. sidang dengan agenda pembacaan dakwaan,  digelar diperadilan tipikor Jambi.

Dalam dakwaan Jaksa penuntut umum JPU diketahui bahwa uang ketok palu mengalir ke partai besar di DPRD Prov.  Jambi.

Uang sejumlah Rp 700 juta mengalir ke Fraksi Hanura yang diterima langsung oleh Ketua Fraksi Cek Man. fraksi PDIP Rp 600 juta, PPP Rp 400 Juta,  Golkar 700 Juta yang diterima oleh M. Juber.

sementara untuk fraksi Demokrat Rp 800 Juta dan Gerindra Rp 500 Juta belum sempat diberikan.

"total uang yang belum sempat dibagikan berjumlah Rp 1.3 Milyar". kata Jpu.(aci 02)

actualinside. com .Jambi - sidang perdana kasus uang ketok palu digelar hari ini,  14-2-2018. sidang dengan agenda pembacaan dakwaan,  digelar diperadilan tipikor Jambi.

Dalam dakwaan Jaksa penuntut umum JPU diketahui bahwa uang ketok palu mengalir ke partai besar di DPRD Prov.  Jambi.

Uang sejumlah Rp 700 juta mengalir ke Fraksi Hanura yang diterima langsung oleh Ketua Fraksi Cek Man. fraksi PDIP Rp 600 juta, PPP Rp 400 Juta,  Golkar 700 Juta yang diterima oleh M. Juber.

sementara untuk fraksi Demokrat Rp 800 Juta dan Gerindra Rp 500 Juta belum sempat diberikan.

"total uang yang belum sempat dibagikan berjumlah Rp 1.3 Milyar". kata Jpu.(aci 02)

Actualinside.com. JAMBI - Kasus terhadap tiga tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di jambi pada 28/11/2017 yang lalu bahwa pada hari ini akan memasuki sidang perdana.

Menurut Marajohan penasehat hukum atas TSK saifudin membenarkan bahwa hari ini kami akan mendampingi klain kami yang memulai sidang pertama di pengadilan tipikor Jambi.

Kami mohon doa nya kepada masyarakat Jambi agar sidang nanti berjalan lancar dan semoga klain kami selalu dalam kondisi yang sehat. "Tutur bang Johan", sapaan akrabnya.

Saifudin adalah pelaku penyuapan yang pertama di tangkap oleh tim Komisi Pemberantasan korupsi pada 2017 yang lalu di salah satu rumah makan di kawasan simpang pulai Jambi.(ACI04)

Actualinside.com. JAMBI - Kasus terhadap tiga tersangka dalam kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang terjadi di jambi pada 28/11/2017 yang lalu bahwa pada hari ini akan memasuki sidang perdana.

Menurut Marajohan penasehat hukum atas TSK saifudin membenarkan bahwa hari ini kami akan mendampingi klain kami yang memulai sidang pertama di pengadilan tipikor Jambi.

Kami mohon doa nya kepada masyarakat Jambi agar sidang nanti berjalan lancar dan semoga klain kami selalu dalam kondisi yang sehat. "Tutur bang Johan", sapaan akrabnya.

Saifudin adalah pelaku penyuapan yang pertama di tangkap oleh tim Komisi Pemberantasan korupsi pada 2017 yang lalu di salah satu rumah makan di kawasan simpang pulai Jambi.(ACI04)

Actualinside.com. JAKARTA - Hari ini selasa 13/02/2018 Komisi Pemberantasan korupsi(KPK) kembali memeriksa tiga orang saksi dalam kasus gratifikasi yang terjadi di Provinsi Jambi terhadap dua tersangka, yaitu Zumi Zola Zulkifl yang sekarang menjabat sebagai gubernur Jambi dan Haji Arfan mantan Plt dinas PUPR Provinsi Jambi.

Ketiga orang tersebut adalah dari pihak swasta yang di duga mengetahui aliran dana gratifikasi terhadap beberapa proyek di dinas PUPR Provinsi tahun 2014-2017.

Seperti diketahui dalam rilis jadwal KPK hari ini, yaitu Mantes diperiksa sebagai Saksi Zumi Zola dalam TPK menerima Gratifikasi terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi. Sedangkan Cecep Suryana dan Jefri Hendrik diperiksa Sebagai Saksi atas tersangka Arfan TPK menerima Gratifikasi  terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017.

Walaupun demikian komisi Pemberantasan Korupsi sampai hari ini masih melakukan pendalaman terhadap kasus gratifikasi yang menimpa gubernur Jambi Zumi Zola begitu juga dengan Arfan yang sekarang sudah mendekam di lapas kelas 2A Jambi.(ACI02)

Actualinside.com. JAKARTA - Hari ini selasa 13/02/2018 Komisi Pemberantasan korupsi(KPK) kembali memeriksa tiga orang saksi dalam kasus gratifikasi yang terjadi di Provinsi Jambi terhadap dua tersangka, yaitu Zumi Zola Zulkifl yang sekarang menjabat sebagai gubernur Jambi dan Haji Arfan mantan Plt dinas PUPR Provinsi Jambi.

Ketiga orang tersebut adalah dari pihak swasta yang di duga mengetahui aliran dana gratifikasi terhadap beberapa proyek di dinas PUPR Provinsi tahun 2014-2017.

Seperti diketahui dalam rilis jadwal KPK hari ini, yaitu Mantes diperiksa sebagai Saksi Zumi Zola dalam TPK menerima Gratifikasi terkait proyek-proyek di Provinsi Jambi. Sedangkan Cecep Suryana dan Jefri Hendrik diperiksa Sebagai Saksi atas tersangka Arfan TPK menerima Gratifikasi  terkait proyek-proyek di Dinas PUPR Provinsi Jambi Tahun 2014-2017.

Walaupun demikian komisi Pemberantasan Korupsi sampai hari ini masih melakukan pendalaman terhadap kasus gratifikasi yang menimpa gubernur Jambi Zumi Zola begitu juga dengan Arfan yang sekarang sudah mendekam di lapas kelas 2A Jambi.(ACI02)

actualinside. com. Jambi - Setelah Dua minggu berada di Jambi, para tersangka  OTT Suap RAPBD Provinsi Jambi akan mengikuti Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor Provinsi Jambi.

Dari 4 orang tersangka yang terkena Operasi Tangkap Tangan OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK pada 28 Nopember 2017 yang lalu ,3 orang di antaranya adalah Erwan Malik, H. Saipuddin dan H. Arpan,sudah mulai masuk tahapan persidangan.

Kuasa Hukum H. Saipuddin, saat di konfirmasi lewat telepon Selularnya mengatakan bahwa, sidang perdana akan di laksanakan pada Hari Rabu 14/2 /2018,di pengadilan tipikor Jambi.

Marojahan Simanjuntak.SH menyampaikan,
semoga sidang perdana ini dapat berjalan lancar, kami mohon do,a ,semoga dalam persidangan nanti Klainnya di beri kekuatan, kesehatan dan keselamatan.

Kami sangat yakin pada persidangan nanti,
 H. Saippudin dapat menyampaikan semua Fakta yang ada.hal ini agar Majelis hakim dan masyarakat Jambi dapat mengetahui semua kejadian yang sebenarnya."tutup Marojahan. (ACI02)

actualinside. com. Jambi - Setelah Dua minggu berada di Jambi, para tersangka  OTT Suap RAPBD Provinsi Jambi akan mengikuti Sidang Perdana di Pengadilan Tipikor Provinsi Jambi.

Dari 4 orang tersangka yang terkena Operasi Tangkap Tangan OTT oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK pada 28 Nopember 2017 yang lalu ,3 orang di antaranya adalah Erwan Malik, H. Saipuddin dan H. Arpan,sudah mulai masuk tahapan persidangan.

Kuasa Hukum H. Saipuddin, saat di konfirmasi lewat telepon Selularnya mengatakan bahwa, sidang perdana akan di laksanakan pada Hari Rabu 14/2 /2018,di pengadilan tipikor Jambi.

Marojahan Simanjuntak.SH menyampaikan,
semoga sidang perdana ini dapat berjalan lancar, kami mohon do,a ,semoga dalam persidangan nanti Klainnya di beri kekuatan, kesehatan dan keselamatan.

Kami sangat yakin pada persidangan nanti,
 H. Saippudin dapat menyampaikan semua Fakta yang ada.hal ini agar Majelis hakim dan masyarakat Jambi dapat mengetahui semua kejadian yang sebenarnya."tutup Marojahan. (ACI02)

actualinside.com.Jambi - Provinsi Jambi yang di apit langsung oleh 4 Provinsi di  Pulau Sumatera yaitu, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Kepri, dan Provinsi Sumatera Selatan.

Provinsi Jambi saat ini memiliki Ruas Jalan Nasional sepanjang 1400 km.
Dari total ruas tersebut akan di lakukan peningkatan Jalan Nasional Lintas Timur pada saat ini sepanjang 248 km.

Dari 4. Provinsi lainnya yang merupakan berbatasan  langsung dengan Provinsi Jambi semuanya dapat Jatah dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan ruas Jalan Tol.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV Junaidi kepada actualinside.com, mengatakan bahwa Provinsi Jambi pada 2018 ini tidak ada pembangunan jalan Tol.  Ruas Jalan Nasional yang ada pada saat ini akan di lakukan peningkatan secara Konferhenship sebagai Ruas Jalan Logistic.

Pelaksanaannya akan segera di mulai pada tahun 2018 ini dengan sistem Multi Year. Proses lelang sedang di laksanakan.
Jalan Logistic adalah Jalan yang merupakan Standard Nasional,dengan lebar jalan 7m bahu jalan 4 m di tambah saluran Drenase 1m kiri kanan jalan ,maka total lebar jalan secara keseluruhnya menjadi 13 m.

Semua tikungan yang ada pada ruas jalan tersebut akan di lebarkan dan akan di pasang Rigit beton. Panjang Ruas Jalan logistic di Provinsi Jambi adalah 248 km. yang terbentang dari Batas Provinsi Riau Merlung (Kabupaten Tanjung Jabung Barat-red),Merlung Kota Jambi dan Kota Jambi langsung ke batas Provinsi Sumatera Selatan.

Anggaran biaya yang di butuhkan untuk peningkatan Ruas jalan Nasional di Privinsi Jambi agar dapat menjadi Jalan Standar Nasional  sepanjang 248 km adalah sebesar Rp 800 m. Sementara Dana yang tersedia pada saat ini sebesar Rp 300m." ungkap Junaidi. (ACI02)

actualinside.com.Jambi - Provinsi Jambi yang di apit langsung oleh 4 Provinsi di  Pulau Sumatera yaitu, Provinsi Sumatera Barat, Provinsi Riau, Provinsi Kepri, dan Provinsi Sumatera Selatan.

Provinsi Jambi saat ini memiliki Ruas Jalan Nasional sepanjang 1400 km.
Dari total ruas tersebut akan di lakukan peningkatan Jalan Nasional Lintas Timur pada saat ini sepanjang 248 km.

Dari 4. Provinsi lainnya yang merupakan berbatasan  langsung dengan Provinsi Jambi semuanya dapat Jatah dari Pemerintah Pusat untuk pembangunan ruas Jalan Tol.

Kepala Balai Pelaksana Jalan Nasional BPJN IV Junaidi kepada actualinside.com, mengatakan bahwa Provinsi Jambi pada 2018 ini tidak ada pembangunan jalan Tol.  Ruas Jalan Nasional yang ada pada saat ini akan di lakukan peningkatan secara Konferhenship sebagai Ruas Jalan Logistic.

Pelaksanaannya akan segera di mulai pada tahun 2018 ini dengan sistem Multi Year. Proses lelang sedang di laksanakan.
Jalan Logistic adalah Jalan yang merupakan Standard Nasional,dengan lebar jalan 7m bahu jalan 4 m di tambah saluran Drenase 1m kiri kanan jalan ,maka total lebar jalan secara keseluruhnya menjadi 13 m.

Semua tikungan yang ada pada ruas jalan tersebut akan di lebarkan dan akan di pasang Rigit beton. Panjang Ruas Jalan logistic di Provinsi Jambi adalah 248 km. yang terbentang dari Batas Provinsi Riau Merlung (Kabupaten Tanjung Jabung Barat-red),Merlung Kota Jambi dan Kota Jambi langsung ke batas Provinsi Sumatera Selatan.

Anggaran biaya yang di butuhkan untuk peningkatan Ruas jalan Nasional di Privinsi Jambi agar dapat menjadi Jalan Standar Nasional  sepanjang 248 km adalah sebesar Rp 800 m. Sementara Dana yang tersedia pada saat ini sebesar Rp 300m." ungkap Junaidi. (ACI02)

Actualinside.com. Muarojambi - Dari hasil verifikasi lapangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi atas pengaduan Lembaga Pemantau Penyelamat Lingkungan Hidup (LP2LH) Dtemukan tentang dugaan kerusakan lingkungan pada kawasan hutan akibat kegiatan pembuatan/pengerasan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2016.

Ada beberapa fakta yang ditemukan diantaranya, pembangunan/pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 1.990 meter oleh Pemkab Muaro Jambi di kawasan hutan produksi Sungai Lalang dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin di Sumatera Selatan.

Hal demikian berdasarkan keterangan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, sesuai dengan keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor SK 454/MENHUT/Sekjen/PLA.2/6/2016, tanggal 29 September 2014, tentang kawasan hutan dan konservasi perairan Provinsi Sumatera Selatan.

"Hasil pengukuran dilapangan, diperoleh data bahwa jalan sepanjang 1.990 meter tersebut memiliki lebar badan jalan 9 meter, dan lebar pengerasan 6 meter."ujar Ismei Kurnia, Kabid Penataan Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi.

Selain itu, Terdapat warga desa ladang panjang dengan identitas dari Pemkab Muaro Jambi yang bermukim di wilayah kawasan hutan yang di maksud.

Ditemukan SD Negeri 243 Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi yang berlokasi dengan titik koordinat antara Kabupaten Muaro Jambi dan hutan produksi Sungai Lalang, Provinsi Sumsel, Berdasarkan SK Menhut nomor :SK 863/Menhut-II/2014,tanggal 29 september 2014.

"Tim tidak menemukan patok batas wilayah antara Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan disekitar desa ladang panjang tersebut."ungkap Sinta Hendra, Selaku Kepala Seksi Penegakan Hukum Lingkungan DLH Provinsi Jambi dalam berita acara hasil verifikasi.

Dari pelaksanaan verifikasi lapangan ditemukan fakta lokasi yang menjadi pengaduan LP2LH berada pada perbatasan antara Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan,"ujar Mukhwizal, Kepala Seksi DLH Provinsi Jambi.

Dan kegiatan pembangunan/pengerasan jalan yang dilakukan tahun 2016 oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Muaro Jambi ini, Menurut keterangan Kepala DLH Kabupaten Muaro Jambi juga tidak memiliki dokumen lingkungan."tutup Ismei, dalam berita acara verifikasi pengaduan pertanggal 28 Januari 2018 tersebut.

Hasil pelaksanaan verifikasi pengaduan dan temuan fakta ini telah diketahui dan dilaksanakan bersama-sama Barokah Ahmad Romdon, selaku penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Serta Darmanto, selaku Polisi Kehutanan (Polhut) pada UPTD KPH Muaro Jambi, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Menurut Tri Joko, Ketua LP2LH, Proyek ini diduga melanggar beberapa ketentuan yang berlaku, yakni Undang-undang (UU) No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan, UU No 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. "Ancamanya bisa berlapis" tutupnya dengan singkat.(ACI04)

Actualinside.com. Muarojambi - Dari hasil verifikasi lapangan Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jambi atas pengaduan Lembaga Pemantau Penyelamat Lingkungan Hidup (LP2LH) Dtemukan tentang dugaan kerusakan lingkungan pada kawasan hutan akibat kegiatan pembuatan/pengerasan jalan oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi pada tahun 2016.

Ada beberapa fakta yang ditemukan diantaranya, pembangunan/pengerasan jalan sepanjang kurang lebih 1.990 meter oleh Pemkab Muaro Jambi di kawasan hutan produksi Sungai Lalang dalam wilayah Kabupaten Musi Banyuasin di Sumatera Selatan.

Hal demikian berdasarkan keterangan Dinas Kehutanan Provinsi Jambi, sesuai dengan keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan nomor SK 454/MENHUT/Sekjen/PLA.2/6/2016, tanggal 29 September 2014, tentang kawasan hutan dan konservasi perairan Provinsi Sumatera Selatan.

"Hasil pengukuran dilapangan, diperoleh data bahwa jalan sepanjang 1.990 meter tersebut memiliki lebar badan jalan 9 meter, dan lebar pengerasan 6 meter."ujar Ismei Kurnia, Kabid Penataan Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Provinsi Jambi.

Selain itu, Terdapat warga desa ladang panjang dengan identitas dari Pemkab Muaro Jambi yang bermukim di wilayah kawasan hutan yang di maksud.

Ditemukan SD Negeri 243 Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi yang berlokasi dengan titik koordinat antara Kabupaten Muaro Jambi dan hutan produksi Sungai Lalang, Provinsi Sumsel, Berdasarkan SK Menhut nomor :SK 863/Menhut-II/2014,tanggal 29 september 2014.

"Tim tidak menemukan patok batas wilayah antara Provinsi Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan disekitar desa ladang panjang tersebut."ungkap Sinta Hendra, Selaku Kepala Seksi Penegakan Hukum Lingkungan DLH Provinsi Jambi dalam berita acara hasil verifikasi.

Dari pelaksanaan verifikasi lapangan ditemukan fakta lokasi yang menjadi pengaduan LP2LH berada pada perbatasan antara Desa Ladang Panjang Kecamatan Sungai Gelam Kabupaten Muaro Jambi dengan Provinsi Sumatera Selatan,"ujar Mukhwizal, Kepala Seksi DLH Provinsi Jambi.

Dan kegiatan pembangunan/pengerasan jalan yang dilakukan tahun 2016 oleh Dinas Pekerjaan Umum Pemkab Muaro Jambi ini, Menurut keterangan Kepala DLH Kabupaten Muaro Jambi juga tidak memiliki dokumen lingkungan."tutup Ismei, dalam berita acara verifikasi pengaduan pertanggal 28 Januari 2018 tersebut.

Hasil pelaksanaan verifikasi pengaduan dan temuan fakta ini telah diketahui dan dilaksanakan bersama-sama Barokah Ahmad Romdon, selaku penyidik pegawai negeri sipil (PPNS) Dinas Kehutanan Provinsi Jambi. Serta Darmanto, selaku Polisi Kehutanan (Polhut) pada UPTD KPH Muaro Jambi, Dinas Kehutanan Provinsi Jambi.

Menurut Tri Joko, Ketua LP2LH, Proyek ini diduga melanggar beberapa ketentuan yang berlaku, yakni Undang-undang (UU) No 41 tahun 1999 tentang Kehutanan, UU No 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan Pemberantasan Perusakan Hutan, UU No 32 Tahun 2009 tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup. "Ancamanya bisa berlapis" tutupnya dengan singkat.(ACI04)

actualinside.com. Jakarta - Lambatnya Penahanan terhadap zumi Zola Zulkifli tersangka kasus Gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK menjadi sorotan berbagai kalangan,

Barisan Masyarakat Anti Korupsi Jambi,
Meminta agar KPK untuk segera menahan  Zumi Zola Zulkifli. Yang jelas sudah menjadi tersangka.

Kordinator BMAKJ Kemas Hendra
mengatakan, "Kami berharap agar KPK segera melakukan Penahanan terhadap Tersangka ZZZ dalam Kasus Gratifikasi Proyek APBD Jambi Dengan sejumlah barang bukti yang sudah di sita oleh KPK beberapa waktu yang lalu."ujar Hendra

Hendra menambahkan bahwa, sungguh perbuatan sangat tidak terpuji yang telah di lakukan seorang pemimpin dalam hal ini oleh Gubernur Jambi. Sudah ada saksi, sudah ada barang bukti sudah dinyatakan tersangka oleh KPK , maka sudah tidak ada alasan lain lagi bagi KPK untuk tidak menahan Zumi Zola.untuk itu kami meminta agar KPK segera menahan ZZ "ulang Kemas Hendra. (ACI02)

actualinside.com. Jakarta - Lambatnya Penahanan terhadap zumi Zola Zulkifli tersangka kasus Gratifikasi oleh Komisi Pemberantasan Korupsi KPK menjadi sorotan berbagai kalangan,

Barisan Masyarakat Anti Korupsi Jambi,
Meminta agar KPK untuk segera menahan  Zumi Zola Zulkifli. Yang jelas sudah menjadi tersangka.

Kordinator BMAKJ Kemas Hendra
mengatakan, "Kami berharap agar KPK segera melakukan Penahanan terhadap Tersangka ZZZ dalam Kasus Gratifikasi Proyek APBD Jambi Dengan sejumlah barang bukti yang sudah di sita oleh KPK beberapa waktu yang lalu."ujar Hendra

Hendra menambahkan bahwa, sungguh perbuatan sangat tidak terpuji yang telah di lakukan seorang pemimpin dalam hal ini oleh Gubernur Jambi. Sudah ada saksi, sudah ada barang bukti sudah dinyatakan tersangka oleh KPK , maka sudah tidak ada alasan lain lagi bagi KPK untuk tidak menahan Zumi Zola.untuk itu kami meminta agar KPK segera menahan ZZ "ulang Kemas Hendra. (ACI02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner