SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV

Foto : Erizal, Ketua Persatuan Petani Jambi

Actualinside.com.Jambi - Munculnya H.Cek Endra sebagai calon Gubernur jambi ini merupakan sebuah langkah maju dalam tahapan penyelesaian konflik agraria di Provinsi jambi.

Ketua Persatuan Petani Jambi PPJ Erizal mengatakan bahwa,Muncul harapan baru bagi para petani ,terutama petani yang sedang berada dalam kondisi berseteru dengan beberapa perusahaan terkait penyelesaian konflik yang tak kunjung Usai.

Sudah beberapa tahun belakangan ini penyelesaia konflik agraria di provinsi jambi sepertinya berjalan mundur,bahkan tidak ada kemajuan sedikitpun,terutama semenjak Hasan Basri Agus HBA tidak lagi menjabat sebagai Gubernur jambi.

Dengan majunya H.CE sebagai calon gubernur ,maka muncul semangat baru bagi kami.Kami menyakini  penyelesaian konflik antara petani dengan perusahaan akan mendapat jawaban dan penyelesaian jika beliau nanti dapat memenangkan kontestasi pada Pilgub mendatang.

Erizal menambahkan bahwa H.Cek Endra merupan orang yang tepat untuk di pilih sebagai Gubernur,atas kinerja beliu selama ini memang sudah tidak di ragukan lagi,apa lagi beliau merupakan teman dekat pak HBA pernah berpasangan di saat HBA menjabat Bupati Sarolangun.

Kami mendukung penuh H. Cek Endra sebagai calon gubernur Jambi.Sebagai tahapan awal kami akan melakukan koordinasi dengan para pengurus PPJ di lima Kabupaten,semoga nanti akan muncul rekomendasi secara keseluruhan untuk memberi dukungan kepada kandidat Cagub,ungkap Erizal.(aci-02)
Foto : Erizal, Ketua Persatuan Petani Jambi

Actualinside.com.Jambi - Munculnya H.Cek Endra sebagai calon Gubernur jambi ini merupakan sebuah langkah maju dalam tahapan penyelesaian konflik agraria di Provinsi jambi.

Ketua Persatuan Petani Jambi PPJ Erizal mengatakan bahwa,Muncul harapan baru bagi para petani ,terutama petani yang sedang berada dalam kondisi berseteru dengan beberapa perusahaan terkait penyelesaian konflik yang tak kunjung Usai.

Sudah beberapa tahun belakangan ini penyelesaia konflik agraria di provinsi jambi sepertinya berjalan mundur,bahkan tidak ada kemajuan sedikitpun,terutama semenjak Hasan Basri Agus HBA tidak lagi menjabat sebagai Gubernur jambi.

Dengan majunya H.CE sebagai calon gubernur ,maka muncul semangat baru bagi kami.Kami menyakini  penyelesaian konflik antara petani dengan perusahaan akan mendapat jawaban dan penyelesaian jika beliau nanti dapat memenangkan kontestasi pada Pilgub mendatang.

Erizal menambahkan bahwa H.Cek Endra merupan orang yang tepat untuk di pilih sebagai Gubernur,atas kinerja beliu selama ini memang sudah tidak di ragukan lagi,apa lagi beliau merupakan teman dekat pak HBA pernah berpasangan di saat HBA menjabat Bupati Sarolangun.

Kami mendukung penuh H. Cek Endra sebagai calon gubernur Jambi.Sebagai tahapan awal kami akan melakukan koordinasi dengan para pengurus PPJ di lima Kabupaten,semoga nanti akan muncul rekomendasi secara keseluruhan untuk memberi dukungan kepada kandidat Cagub,ungkap Erizal.(aci-02)

Actualinside.com -Jambi Mendekati ajang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Pada PILKADA serentak tahun 2021 ini,beredar khabar Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia Ramli Thaha SH.MH,Bakal  turut bertarung pada Pilkada Provinsi Jambi.

Sudah saatnya pembenahan Provinsi Jambi yang lebih baik dan lebih maju lagi,jika di pimpin oleh orang yang mumpuni.
Mashur Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan Sosok Ramli Thaha SH.MH.orang yang tepat untuk pimpin Provinsi jambi,baik sebagai Nomor satu maupun sebagai orang nomor dua.

Bila di lihat dari berbagai aspek Sosok Ramli Thaha SH.MH berpotensi besar dan layak untuk maju.Punya pengalaman dari berbagai hal.Beliau pernah jadi anggota DPR-RI,2004-2009 tentunya punya pengalaman secara Nasional, Latar belakang adalah pengacara,punya basis yang reil, pimpinan pagayuban, pengurus adat Kota Jambi,ketua presedium Forum Komunikasi Masyarakat Wilayah Barat,Ketua Advokasi Muhamadiyah Provinsi Jambi dan terlibat langsung dari berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

Beliau juga memiliki karakter dan kharismatik serta memiliki tingkat kepedulian dan sosial yang tinggi terhadap sesama.Saya secara pribadi sangat sangat yang bahwa sosok Ramlu Thaha SH.MH,Pigur yang tepat untyk maju memcalonkan diri sebagai Gubermur Maupun Wakil Gubernur Provinsi Jambi 2020-2025 nanti.

Tokoh masyarakat kerinci Drs.H. Buchari Hasan,kepada Actual inside.com saat di jumpai di kediamannya beberapa waktu yang lalu juga mengatakan,Ramli Thaha SH.MH merupakan sosok tokoh muda yang Energi sangat di harapkan untuk maju di Pemilihan Gubernur mendatang,Saya secara pribadi sangat mendukung dan berharap Ramli Thaha.SH.MH,tidak mensia-siakan kesempatan yang baik ini.Sangat besar peluang dan harapan kepada beliu kata Drs.H. Buchari Hasan.

Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Ramli Thaha SH.MH.Saat di komfirmasi beberapa waktu yang lalu mengatakan Saya belum menentukan sikap,Karena ajang Pilgub adalah hajat besar,tentunya segala sesuatu harus di siapkan secara matang.

Sangat banyak hal yang harus di kordinasikan, seperti antar keluarga,antar organisasi antar tokoh antar Partai pengusung dan tentunya dengan persiapan yang matang pula. Mengalir saja nanti jika suda waktunya."ungkap Ramli Thaha SH.MH.(Aci-02)

Actualinside.com -Jambi Mendekati ajang Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Pada PILKADA serentak tahun 2021 ini,beredar khabar Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Indonesia Ramli Thaha SH.MH,Bakal  turut bertarung pada Pilkada Provinsi Jambi.

Sudah saatnya pembenahan Provinsi Jambi yang lebih baik dan lebih maju lagi,jika di pimpin oleh orang yang mumpuni.
Mashur Anggota DPRD Kabupaten Tanjung Jabung Barat mengatakan Sosok Ramli Thaha SH.MH.orang yang tepat untuk pimpin Provinsi jambi,baik sebagai Nomor satu maupun sebagai orang nomor dua.

Bila di lihat dari berbagai aspek Sosok Ramli Thaha SH.MH berpotensi besar dan layak untuk maju.Punya pengalaman dari berbagai hal.Beliau pernah jadi anggota DPR-RI,2004-2009 tentunya punya pengalaman secara Nasional, Latar belakang adalah pengacara,punya basis yang reil, pimpinan pagayuban, pengurus adat Kota Jambi,ketua presedium Forum Komunikasi Masyarakat Wilayah Barat,Ketua Advokasi Muhamadiyah Provinsi Jambi dan terlibat langsung dari berbagai organisasi kemasyarakatan lainnya.

Beliau juga memiliki karakter dan kharismatik serta memiliki tingkat kepedulian dan sosial yang tinggi terhadap sesama.Saya secara pribadi sangat sangat yang bahwa sosok Ramlu Thaha SH.MH,Pigur yang tepat untyk maju memcalonkan diri sebagai Gubermur Maupun Wakil Gubernur Provinsi Jambi 2020-2025 nanti.

Tokoh masyarakat kerinci Drs.H. Buchari Hasan,kepada Actual inside.com saat di jumpai di kediamannya beberapa waktu yang lalu juga mengatakan,Ramli Thaha SH.MH merupakan sosok tokoh muda yang Energi sangat di harapkan untuk maju di Pemilihan Gubernur mendatang,Saya secara pribadi sangat mendukung dan berharap Ramli Thaha.SH.MH,tidak mensia-siakan kesempatan yang baik ini.Sangat besar peluang dan harapan kepada beliu kata Drs.H. Buchari Hasan.

Presiden Himpunan Keluarga Kerinci Ramli Thaha SH.MH.Saat di komfirmasi beberapa waktu yang lalu mengatakan Saya belum menentukan sikap,Karena ajang Pilgub adalah hajat besar,tentunya segala sesuatu harus di siapkan secara matang.

Sangat banyak hal yang harus di kordinasikan, seperti antar keluarga,antar organisasi antar tokoh antar Partai pengusung dan tentunya dengan persiapan yang matang pula. Mengalir saja nanti jika suda waktunya."ungkap Ramli Thaha SH.MH.(Aci-02)

Actualinside.com. Jambi - Pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sebuah bangsa. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan generasi penerus yang mampu membangun negeri ini dengan lebih baik. Tentu saja kualitas pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh mutu guru.

“Di negara manapun fungsi guru tetap yang terpenting. Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh guru, fasilitas, sistem pendidikan, kurikulum, dan budaya belajar,” ungkap Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Jakarta, (27/5) kemarin. 

Lebih jauh SAH mengatakan bahwa budaya belajar menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi tingkat kemajuan pendidikan di sebuah wilayah. Di Indonesia sendiri dapat terlihat bahwa budaya belajar di Pulau Jawa masih lebih tinggi daripada di luar Jawa. Hal inilah sebagai salah satu hal yang menjadikan pendidikan di Jawa masih lebih maju daripada di luar Jawa.

Di negara maju seperti Swiss, lanjut SAH, pendidikan vokasi menjadi pilihan yang diambil oleh sebagian besar pelajar, sekitar 80 persen pelajar lulusan sekolah menengah memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke politeknik. Saat ini, Indonesia juga sudah mengembangkan pendidikan vokasi dengan membuka banyak sekolah kejuruan yang mengedepankan keterampilan agar lulusannya dapat segera terjun ke dunia kerja.

“Di Asia sendiri, di negara seperti Republik Rakyat Tiongkok dan India yang memiliki SDM yang sangat banyak juga mengembangkan pendidikan vokasi untuk mencetak SDM yang siap bekerja,” ujarnya.

Oleh karena itu, SAH menekankan, negara akan maju bila pemerintah mampu memberikan pendidikan yang bermutu dan merata kepada rakyatnya. “Selalu saya katakan bahwa suatu negara akan maju bila memiliki nilai tambah. Dan nilai tambah ini adalah karena adanya pendidikan," jelasnya.

Ke depan SAH mengharapkan, perlu pembagian kewenangan dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia yang dinilai kurang tepat. Mengingat kondisi saat ini, pemerintah provinsi cenderung hanya fokus pada pengembangan pendidikan tinggi dan sebaliknya pemerintah kota/kabupaten hanya memperhatikan pendidikan dasar dan menengah pertama, ini perlu kita untuk perbaikan bersama, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pendidikan merupakan bagian penting dari pembangunan sebuah bangsa. Dengan adanya pendidikan yang berkualitas akan menghasilkan generasi penerus yang mampu membangun negeri ini dengan lebih baik. Tentu saja kualitas pendidikan akan sangat dipengaruhi oleh mutu guru.

“Di negara manapun fungsi guru tetap yang terpenting. Kualitas pendidikan dipengaruhi oleh guru, fasilitas, sistem pendidikan, kurikulum, dan budaya belajar,” ungkap Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) Jakarta, (27/5) kemarin. 

Lebih jauh SAH mengatakan bahwa budaya belajar menjadi salah satu faktor yang sangat mempengaruhi tingkat kemajuan pendidikan di sebuah wilayah. Di Indonesia sendiri dapat terlihat bahwa budaya belajar di Pulau Jawa masih lebih tinggi daripada di luar Jawa. Hal inilah sebagai salah satu hal yang menjadikan pendidikan di Jawa masih lebih maju daripada di luar Jawa.

Di negara maju seperti Swiss, lanjut SAH, pendidikan vokasi menjadi pilihan yang diambil oleh sebagian besar pelajar, sekitar 80 persen pelajar lulusan sekolah menengah memilih untuk melanjutkan pendidikannya ke politeknik. Saat ini, Indonesia juga sudah mengembangkan pendidikan vokasi dengan membuka banyak sekolah kejuruan yang mengedepankan keterampilan agar lulusannya dapat segera terjun ke dunia kerja.

“Di Asia sendiri, di negara seperti Republik Rakyat Tiongkok dan India yang memiliki SDM yang sangat banyak juga mengembangkan pendidikan vokasi untuk mencetak SDM yang siap bekerja,” ujarnya.

Oleh karena itu, SAH menekankan, negara akan maju bila pemerintah mampu memberikan pendidikan yang bermutu dan merata kepada rakyatnya. “Selalu saya katakan bahwa suatu negara akan maju bila memiliki nilai tambah. Dan nilai tambah ini adalah karena adanya pendidikan," jelasnya.

Ke depan SAH mengharapkan, perlu pembagian kewenangan dalam pengelolaan pendidikan di Indonesia yang dinilai kurang tepat. Mengingat kondisi saat ini, pemerintah provinsi cenderung hanya fokus pada pengembangan pendidikan tinggi dan sebaliknya pemerintah kota/kabupaten hanya memperhatikan pendidikan dasar dan menengah pertama, ini perlu kita untuk perbaikan bersama, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, dalam momentum ini tokoh yang akrab disapa SAH tersebut mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas

"Hardiknas 2019 ini saya menilai pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional, ungkapnya (2/5) di Jakarta.

Demi mewujudkan pemerataan kesempatan dan kualitas pendidikan ini SAH mengaku pihaknya di DPR terus mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, dalam tataran konseptual maupun menejerial, demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan di masa depan.

“Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah tanah air."

Karakter yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini. Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.

Saat ini menurut SAH, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan, kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.

Dalam konteks ini SAH mengatakan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan juga Undang-Undang Sistem Perbukuan. Dimana kedua produk legislasi tersebut diharapkan mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah.

Menurutnya kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.

Adapun Undang-Undang Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.

 “Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, disinilah titik evaluasi dalam peringatan hari pendidikan nasional," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, dalam momentum ini tokoh yang akrab disapa SAH tersebut mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas

"Hardiknas 2019 ini saya menilai pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional, ungkapnya (2/5) di Jakarta.

Demi mewujudkan pemerataan kesempatan dan kualitas pendidikan ini SAH mengaku pihaknya di DPR terus mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, dalam tataran konseptual maupun menejerial, demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan di masa depan.

“Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah tanah air."

Karakter yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini. Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.

Saat ini menurut SAH, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan, kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.

Dalam konteks ini SAH mengatakan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan juga Undang-Undang Sistem Perbukuan. Dimana kedua produk legislasi tersebut diharapkan mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah.

Menurutnya kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.

Adapun Undang-Undang Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.

 “Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, disinilah titik evaluasi dalam peringatan hari pendidikan nasional," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner