SIGINJAI

DAERAH

WAWANCARA

POLITIK

SPORT

ACTUAL TV


Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - sepanjang tahun waktu seorang Anggota DPR RI habis untuk melakukan berbagai aktivitas sebagai seorang wakil rakyat, sehingga waktu bersama keluargapun menjadi berkurang dan biasanya hal ini diikuti dengan longgarnya komunikasi antar anggota keluarga.

Ramadhan 1440 H tahun ini, menjadi momen tepat untuk mempererat kembali hubungan bersama keluarga. Pernyataan ini disampaikan Anggota DPR RI dari Provinsi Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) yang mengaku akan menghabiskan waktu di awal Ramadhan bersama keluarga.

"Hari - hari biasa kami semuakan sibuk, saya di Jakarta tugas di Senayan, ibu juga kerja di Pemda, anak - anak juga ada yang lagi praktek dan kuliah, sehingga relatif tidak banyak waktu untuk bersama," ungkapnya. 

Sehingga bagi Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi ini seluruh anggota keluarga bisa duduk bersama dalam satu meja berbincang sambil menunggu waktu berbuka puasa. Hal yang sama juga bisa dilakukan ketika waktu sahur.

Selain itu, SAH juga mengaku sudah terbiasa mengajak anak untuk melakukan ibadah shalat tarawih bersama baik secara berjamaah di rumah maupun di masjid tergantung situasi masing-masing keluarga. Dengan memanfaatkan dalam berbagai aktivitas Ramadhan, kebersamaan dalam keluarga terjalin dengan indah, inilah berkah Ramadhan, ungkapnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, dalam momentum ini tokoh yang akrab disapa SAH tersebut mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas

"Hardiknas 2019 ini saya menilai pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional, ungkapnya (2/5) di Jakarta.

Demi mewujudkan pemerataan kesempatan dan kualitas pendidikan ini SAH mengaku pihaknya di DPR terus mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, dalam tataran konseptual maupun menejerial, demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan di masa depan.

“Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah tanah air."

Karakter yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini. Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.

Saat ini menurut SAH, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan, kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.

Dalam konteks ini SAH mengatakan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan juga Undang-Undang Sistem Perbukuan. Dimana kedua produk legislasi tersebut diharapkan mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah.

Menurutnya kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.

Adapun Undang-Undang Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.

 “Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, disinilah titik evaluasi dalam peringatan hari pendidikan nasional," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Pimpinan Komisi X DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) mengucapkan Selamat Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) tahun 2019, dalam momentum ini tokoh yang akrab disapa SAH tersebut mengatakan tantangan dunia pendidikan ke depan adalah mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas

"Hardiknas 2019 ini saya menilai pemerataan serta peningkatan kualitas pendidikan masih menjadi tantangan yang harus terus dilakukan dalam skala prioritas program secara nasional, ungkapnya (2/5) di Jakarta.

Demi mewujudkan pemerataan kesempatan dan kualitas pendidikan ini SAH mengaku pihaknya di DPR terus mengajak semua pihak untuk melakukan reformasi pendidikan nasional, dalam tataran konseptual maupun menejerial, demi terwujudnya pembangunan pendidikan yang dapat mengantar bangsa dan negara pada kejayaan di masa depan.

“Dalam tataran konseptual, sekarang sedang diupayakan agar karakter menjadi fondasi pendidikan nasional, karena kualitas yang ingin dicapai harus berorientasi pada pembentukan karakter jenjang pendidikan dasar secara merata di semua wilayah tanah air."

Karakter yang kuat, menurutnya, akan menjadi fondasi yang kokoh bagi peserta didik masa kini. Kemudian disempurnakan dengan penguasaan berbagai keterampilan hidup, vokasi dan profesi abad 21, ungkap Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI tersebut.

Saat ini menurut SAH, pemerintah dan DPR terus mengupayakan penyelarasan, kebudayaan dengan pendidikan. Hal tersebut ditempuh untuk menghadirkan proses pembelajaran yang terbuka, luwes dan memberikan keleluasaan bagi para pelajar.

Dalam konteks ini SAH mengatakan DPR RI telah mengesahkan Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan dan juga Undang-Undang Sistem Perbukuan. Dimana kedua produk legislasi tersebut diharapkan mendukung reformasi pendidikan nasional yang digulirkan pemerintah.

Menurutnya kebudayaan telah menjadi akar dari pendidikan. Oleh karenanya, Undang-Undang Pemajuan Kebudayaan menjadi acuan dalam upaya pelindungan, pengembangan, pemanfaatan, dan pembinaan agar budaya Indonesia dapat tumbuh tangguh menghadapi arus perubahan.

Adapun Undang-Undang Sistem Perbukuan memiliki peran strategis bagi pemerintah dalam upaya meningkatkan daya literasi masyarakat, khususnya peserta didik. Diharapkan, dengan sistem perbukuan yang baik akan dapat ditumbuhkembangkan budaya literasi yang semakin baik.

 “Pemenuhan budaya literasi ini dapat didorong dan dikembangkan melalui ketersediaan buku yang bermutu, murah atau terjangkau, dan merata, yang pada akhirnya akan mendorong pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan, disinilah titik evaluasi dalam peringatan hari pendidikan nasional," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Dalam beberapa hari lagi, umat Islam akan melaksanakan ibadah puasa. Segala persiapan guna menyambut bulan istimewa ini dilakukan agar mendapatkan ridho dari Allah SWT.

Bagi tokoh masyarakat Jambi Sutan Adil Hendra (SAH) mengajak umat Islam menyambut Ramadhan dengan sukacita. Ramadhan harus disambut dengan perasaan bergembira.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga besar Partai Gerindra mengucapkan selamat menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan 1440 H, mari kita sambut Ramadhan dengan penuh kegembiraan, karena apabila seorang Muslim nggak gembira, ini patut dipertanyakan, karena di Ramadhan ini Allah SWT memberi kebaikan yang banyak," ungkap alumni pondok pesantren purba baru Madina Tapanuli Selatan tersebut.

Sehingga SAH mengatakan, sudah selayaknya seorang Muslim berbahagia dengan kedatangan bulan yang penuh berkah, bahkan Anggota DPR dari Provinsi Jambi ini mengaku dirinya dan keluarga sengaja melakukan berbagai persiapan khusus untuk menyambut Ramadhan.

Salah satu agenda Ramadhan yang rutin dilakukan SAH bersama keluarga adalah berdoa agar amalan mereka pada bulan Ramadhan diterima oleh Allah, mengharapkan keutamaan dari bulan Ramadhan.

Beberapa keutamaan Ramadhan adalah amalan manusia pada bulan tersebut dilipatgandakan 10 kali lipat hingga 700 kali lipat. Allah SWT akan memberikan balasan tidak terhingga bagi setiap amalan pada bulan tersebut, jelas SAH.

Kendati demikian, SAH mengingatkan melaksanakan amal baik di bulan Ramadhan, dibutuhkan kesabaran yang tinggi agar mereka mampu melaksanakan amal dengan kesabaran.

"Puasa merupakan ibadah yang melatih kesabaran seseorang. Mereka akan dihadapkan oleh hawa nafsu atau menahan lapar, dahaga dan amarah, sehingga kita bisa meraih kemenangan di hari raya nanti," tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Actualinside.com  Jambi - Actualinsi Hari Buruh atau "May Day" tiap tanggal 1 Mei harus dijadikan pemerintah sebagai momentum untuk meningkatkan potensi dan kemampuan para buruh sehingga bisa bersaing dengan Tenaga Kerja Asing (TKA).

Pernyataan ini disampaikan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR RI Sutan Adil Hendra (SAH) ketika menyikapi perayaan Hari Buruh (May Day).

"Hari buruh atau May Day merupakan momentum bagi ketenagakerjaan tanah air dalam melindungi kesempatan kerja di Indonesia dari serbuan tenaga kerja asing, dengan meningkatkan potensi buruh di Indonesia agar dapat bersaing dengan Tenaga Kerja Asing," ujar SAH di Jakarta (1/5).

Dalam kesempatan hari yang dirayakan secara internasional tersebut Anggota DPR yang mewakili daerah pemilihan Jambi tersebut menyarankan agar pemerintah dapat meningkatkan keahlian buruh di tanah air dengan program pelatihan dan sertifikasi, sehingga secara langsung dapat melindungi lapangan kerja Indonesia dari efek globalisasi perburuhan di dunia.

Terkait dengan perayaan hari buruh tahun ini SAH menekankan bahwa pemerintah harus memperhatikan dan mendengarkan aspirasi kaum buruh khususnya keresahan terkait maraknya TKA yang datang ke Indonesia.

Sebagai Anggota DPR, SAH mengaku sering menerima aduan dari para buruh Indonesia di Gedung Parlemen pada pekan lalu, mereka melihat ada persoalan serius terkait masuknya TKA yang bekerja sebagai tenaga kerja kasar.

"Termasuk mereka yang menggunakan bebas visa untuk bekerja, itu masalah bukan? Kalau itu masalah maka kita persoalkan agar masalahnya dapat diselesaikan. Kecuali pemerintah membuat regulasi memperketat masuknya TKA maka masalah selesai," tandasnya.

Sehingga SAH menyesalkan kurangnya langkah pendataan TKA di Indonesia oleh pemerintah agar jelas mana yang ilegal dan legal sehingga tidak terulang lagi kasus ditemukannya TKA menjadi petani cabai.

"Ke depan pemerintah harus memperhatikan para pekerja di dalam negeri dan jangan memberikan perlakuan khusus kepada TKA sehingga langkah pengetatan serta pendataan harus segera dilakukan," pungkasnya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan meminta Kemendikbud melakukan evaluasi atas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

"Kita minta pemerintah bisa melakukan evaluasi UNBK tahun ini, khususnya yang terkait dengan peningkatan kemampuan guru serta perbaikan konten kurikulumnya untuk bisa dibenahi," ujar SAH ketika melakukan diskusi evaluasi ujian nasional (29/4) kemarin di Jakarta. 

Menurutnya dari pengamatan komisi pendidikan DPR RI banyak yang ditemukan dari evaluasi UNBK tahun ini adalah kelemahan pada konten, pembelajaran, metodologi, tenaga pendidik, kesiapan siswa, sarana dan prasarana, jelas unsur Pimpinan Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra tersebut. 

Salah satu yang menjadi sorotan para siswa dalam pelaksanaan UNBK adalah implementasi soal-soal dengan tingkat kesulitan tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skill), yang dikategorikan sulit. 

SAH mengatakan bahwa kesulitan dalam soal karena sudah menggunakan standar internasional, sehingga butuh waktu yang panjang untuk mengenalkan HOTS ke seluruh guru dan pelajar di Indonesia. Jika tidak dikenalkan sejak sekarang, nilai Indonesia untuk meraih standar Program for International Student Assessment (PISA) takkan pernah bertambah, jelasnya.

Pada April 2019 kemarin sebanyak 28 juta pelajar mengikuti proses ujian akhir menggunakan komputer. Dari jumlah itu, baru sekitar 49 persen yang melaksanakannya, sementara 34,6 persen sekolah masih menggunakan ujian berbasis kertas. Pelaksanaan UNBK diwarnai dengan sejumlah kendala, termasuk kasus server down di situs UNBK yang menyebabkan keterlambatan akses kepada peserta UNBK, sehingga ini menjadi catatan perbaikan ke depannya.(ACI02)

Actualinside.com. Jakarta - Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan meminta Kemendikbud melakukan evaluasi atas Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) 2019.

"Kita minta pemerintah bisa melakukan evaluasi UNBK tahun ini, khususnya yang terkait dengan peningkatan kemampuan guru serta perbaikan konten kurikulumnya untuk bisa dibenahi," ujar SAH ketika melakukan diskusi evaluasi ujian nasional (29/4) kemarin di Jakarta. 

Menurutnya dari pengamatan komisi pendidikan DPR RI banyak yang ditemukan dari evaluasi UNBK tahun ini adalah kelemahan pada konten, pembelajaran, metodologi, tenaga pendidik, kesiapan siswa, sarana dan prasarana, jelas unsur Pimpinan Komisi X dari Fraksi Partai Gerindra tersebut. 

Salah satu yang menjadi sorotan para siswa dalam pelaksanaan UNBK adalah implementasi soal-soal dengan tingkat kesulitan tinggi atau HOTS (High Order Thinking Skill), yang dikategorikan sulit. 

SAH mengatakan bahwa kesulitan dalam soal karena sudah menggunakan standar internasional, sehingga butuh waktu yang panjang untuk mengenalkan HOTS ke seluruh guru dan pelajar di Indonesia. Jika tidak dikenalkan sejak sekarang, nilai Indonesia untuk meraih standar Program for International Student Assessment (PISA) takkan pernah bertambah, jelasnya.

Pada April 2019 kemarin sebanyak 28 juta pelajar mengikuti proses ujian akhir menggunakan komputer. Dari jumlah itu, baru sekitar 49 persen yang melaksanakannya, sementara 34,6 persen sekolah masih menggunakan ujian berbasis kertas. Pelaksanaan UNBK diwarnai dengan sejumlah kendala, termasuk kasus server down di situs UNBK yang menyebabkan keterlambatan akses kepada peserta UNBK, sehingga ini menjadi catatan perbaikan ke depannya.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan mengingatkan masalah kekurangan guru di sekolah-sekolah di Tanah Air menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan di negeri ini.

"Setiap tahun ada puluhan ribu guru yang pensiun, sehingga setiap tahun masalah kekurangan guru semakin serius," ungkapnya ketika berdialog dengan tenaga kependidikan di Jambi (27/4) kemarin.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut masalah ini semangkin runyam ketika sampai saat ini angka pasti penerimaan guru belum disepakati, hanya saja SAH mengatakan ada rencana setiap tahun pemerintah akan mengangkat sekitar 100 ribu guru untuk menutupi kekurangan guru. Paling lama sekitar tujuh tahun ke depan, sehingga targetnya tenaga guru sudah terpenuhi.

Dalam kesempatan itu SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi tersebut menyatakan pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia. Berbagai kebijakan afirmasi digulirkan untuk membantu ketersediaan akses pada layanan pendidikan.

Untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain, komisi pendidikan DPR mengajak segenap pemangku kepentingan dapat memahami pentingnya peningkatan standar pendidikan. Salah satunya diawali dengan kalibrasi kemampuan tenaga pendidik agar setara dan semakin baik, serta peningkatan kualitas penilaian hasil belajar siswa.

"Standar yang kita gunakan untuk mendidik anak-anak kita itu di bawah standar negara-negara yang tergolong baik di PISA (Programme for International Student Assessment). Maka suka tidak suka, kita harus meningkatkan standar kita," ujarnya.

Secara bertahap, pemerintah mendorong pembelajaran abad 21 yang salah satu cirinya adalah penalaran. Sejak beberapa tahun terakhir, guru-guru dilatih untuk mampu mengajar dan melakukan evaluasi atau penilaian hasil belajar dengan metode yang mendorong penalaran tingkat tinggi.

"Kita harus menyiapkan generasi muda kita agar sesuai dengan zamannya. agar mereka jauh lebih baik dari kita. Saya berharap para pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan di semua daerah selalu bersinergi. Ada tiga hal yang perlu menjadi fokus bersama, yakni kompetensi, karakter, dan literasi," katanya.

Menyinggung anggaran pendidikan di Tanah Air, SAH mengatakan pemerintah pusat telah mengalokasikan 20 persen Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi. Anggaran pendidikan yang 20 persen itu seharusnya bukan hanya dari APBN saja. APBD wajib menganggarkan 20 persen.(ACI02)

Actualinside.com. Jambi - Pimpinan Komisi X DPR RI yang membidangi pendidikan mengingatkan masalah kekurangan guru di sekolah-sekolah di Tanah Air menjadi permasalahan serius dalam dunia pendidikan di negeri ini.

"Setiap tahun ada puluhan ribu guru yang pensiun, sehingga setiap tahun masalah kekurangan guru semakin serius," ungkapnya ketika berdialog dengan tenaga kependidikan di Jambi (27/4) kemarin.

Menurut Anggota Fraksi Partai Gerindra DPR tersebut masalah ini semangkin runyam ketika sampai saat ini angka pasti penerimaan guru belum disepakati, hanya saja SAH mengatakan ada rencana setiap tahun pemerintah akan mengangkat sekitar 100 ribu guru untuk menutupi kekurangan guru. Paling lama sekitar tujuh tahun ke depan, sehingga targetnya tenaga guru sudah terpenuhi.

Dalam kesempatan itu SAH yang dikenal sebagai Bapak Beasiswa Jambi tersebut menyatakan pemerintah dapat memberikan perhatian khusus kepada daerah-daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T) di Indonesia. Berbagai kebijakan afirmasi digulirkan untuk membantu ketersediaan akses pada layanan pendidikan.

Untuk mengejar ketertinggalan dengan bangsa lain, komisi pendidikan DPR mengajak segenap pemangku kepentingan dapat memahami pentingnya peningkatan standar pendidikan. Salah satunya diawali dengan kalibrasi kemampuan tenaga pendidik agar setara dan semakin baik, serta peningkatan kualitas penilaian hasil belajar siswa.

"Standar yang kita gunakan untuk mendidik anak-anak kita itu di bawah standar negara-negara yang tergolong baik di PISA (Programme for International Student Assessment). Maka suka tidak suka, kita harus meningkatkan standar kita," ujarnya.

Secara bertahap, pemerintah mendorong pembelajaran abad 21 yang salah satu cirinya adalah penalaran. Sejak beberapa tahun terakhir, guru-guru dilatih untuk mampu mengajar dan melakukan evaluasi atau penilaian hasil belajar dengan metode yang mendorong penalaran tingkat tinggi.

"Kita harus menyiapkan generasi muda kita agar sesuai dengan zamannya. agar mereka jauh lebih baik dari kita. Saya berharap para pemangku kepentingan pendidikan dan kebudayaan di semua daerah selalu bersinergi. Ada tiga hal yang perlu menjadi fokus bersama, yakni kompetensi, karakter, dan literasi," katanya.

Menyinggung anggaran pendidikan di Tanah Air, SAH mengatakan pemerintah pusat telah mengalokasikan 20 persen Anggaran dan Pendapatan Belanja Negara (APBN) sesuai amanat konstitusi. Anggaran pendidikan yang 20 persen itu seharusnya bukan hanya dari APBN saja. APBD wajib menganggarkan 20 persen.(ACI02)

Actualinside.com. ambi - Pernyataan tim pemenangan salah seorang calon anggota DPR RI Partai Gerindra yang menyatakan Murady menang telak di semua kabupaten kota mendapat tanggapan santai dari para ketua DPC Partai besutan Prabowo Subianto tersebut, bahkan berita ini mendapat tanggapan dari Armen Siregar Sekretaris  Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi. Menurutnya dari perhitungan suara internal Gerindra berdasarkan C1 yang telah mencapai 97 persen, untuk tingkat DPR RI masih didominasi oleh Sutan Adil Hendra (SAH), bahkan dominasi suara Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi itu demikian besar yang mencapai 50 persen suara DPR RI Gerindra.

Pernyataan ini disampaikan Armen Siregar (27/4) di Pusat Tabulasi Pemilu Gerindra kawasan Telanaipura Jambi untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi akibat klaim sepihak dari salah seorang calon.

"Tabulasi kita berdasarkan C1 sudah mencapai 97 persen, dari data C1 tersebut jelas untuk DPR RI 50 persen suara memilih Ketua DPD Pak SAH, peringkat kedua disusul oleh Ibu Hj. Sri Budiarti calon no urut 2, lalu dari mana data yang menyebutkan Pak Murady unggul di semua kabupaten kota,” tanya Armen yang mantan Kabag Umum dan Teknis KPU Provinsi Jambi tersebut.

Bantahan atas klaim keunggulan Murady ini juga disampaikan oleh para Ketua DPC Gerindra se Provinsi Jambi, di antaranya seperti Sarolangun, Kerinci, Kota Jambi, Tanjung Jabung barat, dan Tanjung Jabung Timur. Seperti Ashar Pulungan Ketua DPC Sarolangun, menurutnya sangat tidak benar Murady meraih suara terbesar di Sarolangun, apalagi sampai nomor dua setelah Pak HBA, karena kita yang mengumpulkan C1 melihat mayoritas suara DPR RI memilih Pak SAH dan ini valid ada dokumennya. Sehingga saya dan kawan-kawan DPC tertawa saja membaca berita ini, kami yang di daerah lebih tahu, bukan informasi hoaks seperti ini, ungkapnya.

Senada dengan Ketua DPC Sarolangun tersebut, bantahan berita ini juga disampaikan oleh Edminuddin Ketua DPC Kerinci, menurutnya secara keorganisasian apa yang disampaikan tim Pak Murady kurang etis, karena saat ini semua kader Gerindra di semua tingkatan lagi berkonsentrasi untuk mengamankan perhitungan suara pilpres agar jangan sampai dicurangi, apalagi informasi yang disampaikan tidak benar sama sekali, karena dari data C1 terlihat suara Pak SAH menang mutlak di sebagian besar TPS di Kerinci, jelas Anggota DPRD Kerinci tersebut.

Selanjutnya Faisal Riza Ketua DPC Tanjung Jabung Barat menyatakan hasil pemilu DPR RI di Tanjab Barat suara Pak SAH signifikan, cukup besar, calon yang lain termasuk Pak Murady belum keliatan suaranya, ini kesimpulan kami berdasarkan C1 yang dikumpulkan teman-teman saksi, jadi saya kaget melihat berita yang diklaim Pak Murady, ungkap Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat ini

Di konfirmasi, Putra Abshor Hasibuan Ketua DPC Kota Jambi mengaku terkejut atas klaim tersebut, menurutnya data C1 kota yang sudah terekap 99 persen, suara Pak Ketua DPD sangat mendominasi di kota, untuk Gerindra di kota suara SAH pasti terbanyak, ini riil ada C1 nya.

Keunggulan SAH ini juga disampaikan Ashar Idris Ketua DPC Tanjung Jabung Timur mengungkapkan “Saya cukup terkejut membaca berita klaim Pak Murady ini, karena apa yang mereka sampaikan bertolak belakang dengan data dilapangan, di Tanjab Timur saja suara Pak SAH cukup besar, merata di semua TPS dari ujung Geragai Lintas Timur hingga Nipah Panjang," ungkapnya.


Selanjutnya untuk membuktikan klaim Murady ini tidak berdasar coba dilakukan oleh Armen Siregar selaku pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi yang menyebutkan suara SAH menyebar merata di semua kabupaten kota, seperti di Kota Jambi yang sudah mendekati angka 20 ribu suara, Kerinci hampir 11 ribu, Merangin 7000 ribu dan kabupaten lainnya yang rata - rata mencapai 5000 ribu suara, dimana angka ini terus meningkat seiring data yang masuk ungkapnya.

Prediksi kita jika C1 sudah masuk semua, Insya Allah suara SAH mencapai 152 ribu di semua kabupaten kota se Provinsi Jambi. Terakhir Armen mengingatkan kondisi, dimana sekarang kader Gerindra sedang berjuang mengamankan suara Pilpres dari kecurangan, jangan justru ada caleg yang mengedepankan ambisi pribadi, apalagi datanya tidak benar, simpang siur dan  memperkeruh informasi yang dibawah, menjadi hoaks, tandasnya.

"Kita di DPD saja yang memegang C1 sangat hati - hati, karena inikan masalah sensitif maju mundur suatu partai, apalagi fokus kita masih untuk pilpres,” ungkapnya.

Sehingga Armen mengharapkan bagi calon legislatif Gerindra untuk menghentikan melakukan penyebaran luasan informasi bohong yang tidak berdasar atau hoaks, karena data itu ada di KPU dan tabulasi di masing - masing partai, tandasnya.(ACI02)

Actualinside.com. ambi - Pernyataan tim pemenangan salah seorang calon anggota DPR RI Partai Gerindra yang menyatakan Murady menang telak di semua kabupaten kota mendapat tanggapan santai dari para ketua DPC Partai besutan Prabowo Subianto tersebut, bahkan berita ini mendapat tanggapan dari Armen Siregar Sekretaris  Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu) DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi. Menurutnya dari perhitungan suara internal Gerindra berdasarkan C1 yang telah mencapai 97 persen, untuk tingkat DPR RI masih didominasi oleh Sutan Adil Hendra (SAH), bahkan dominasi suara Ketua DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi itu demikian besar yang mencapai 50 persen suara DPR RI Gerindra.

Pernyataan ini disampaikan Armen Siregar (27/4) di Pusat Tabulasi Pemilu Gerindra kawasan Telanaipura Jambi untuk meluruskan kesimpangsiuran informasi akibat klaim sepihak dari salah seorang calon.

"Tabulasi kita berdasarkan C1 sudah mencapai 97 persen, dari data C1 tersebut jelas untuk DPR RI 50 persen suara memilih Ketua DPD Pak SAH, peringkat kedua disusul oleh Ibu Hj. Sri Budiarti calon no urut 2, lalu dari mana data yang menyebutkan Pak Murady unggul di semua kabupaten kota,” tanya Armen yang mantan Kabag Umum dan Teknis KPU Provinsi Jambi tersebut.

Bantahan atas klaim keunggulan Murady ini juga disampaikan oleh para Ketua DPC Gerindra se Provinsi Jambi, di antaranya seperti Sarolangun, Kerinci, Kota Jambi, Tanjung Jabung barat, dan Tanjung Jabung Timur. Seperti Ashar Pulungan Ketua DPC Sarolangun, menurutnya sangat tidak benar Murady meraih suara terbesar di Sarolangun, apalagi sampai nomor dua setelah Pak HBA, karena kita yang mengumpulkan C1 melihat mayoritas suara DPR RI memilih Pak SAH dan ini valid ada dokumennya. Sehingga saya dan kawan-kawan DPC tertawa saja membaca berita ini, kami yang di daerah lebih tahu, bukan informasi hoaks seperti ini, ungkapnya.

Senada dengan Ketua DPC Sarolangun tersebut, bantahan berita ini juga disampaikan oleh Edminuddin Ketua DPC Kerinci, menurutnya secara keorganisasian apa yang disampaikan tim Pak Murady kurang etis, karena saat ini semua kader Gerindra di semua tingkatan lagi berkonsentrasi untuk mengamankan perhitungan suara pilpres agar jangan sampai dicurangi, apalagi informasi yang disampaikan tidak benar sama sekali, karena dari data C1 terlihat suara Pak SAH menang mutlak di sebagian besar TPS di Kerinci, jelas Anggota DPRD Kerinci tersebut.

Selanjutnya Faisal Riza Ketua DPC Tanjung Jabung Barat menyatakan hasil pemilu DPR RI di Tanjab Barat suara Pak SAH signifikan, cukup besar, calon yang lain termasuk Pak Murady belum keliatan suaranya, ini kesimpulan kami berdasarkan C1 yang dikumpulkan teman-teman saksi, jadi saya kaget melihat berita yang diklaim Pak Murady, ungkap Ketua DPRD Tanjung Jabung Barat ini

Di konfirmasi, Putra Abshor Hasibuan Ketua DPC Kota Jambi mengaku terkejut atas klaim tersebut, menurutnya data C1 kota yang sudah terekap 99 persen, suara Pak Ketua DPD sangat mendominasi di kota, untuk Gerindra di kota suara SAH pasti terbanyak, ini riil ada C1 nya.

Keunggulan SAH ini juga disampaikan Ashar Idris Ketua DPC Tanjung Jabung Timur mengungkapkan “Saya cukup terkejut membaca berita klaim Pak Murady ini, karena apa yang mereka sampaikan bertolak belakang dengan data dilapangan, di Tanjab Timur saja suara Pak SAH cukup besar, merata di semua TPS dari ujung Geragai Lintas Timur hingga Nipah Panjang," ungkapnya.


Selanjutnya untuk membuktikan klaim Murady ini tidak berdasar coba dilakukan oleh Armen Siregar selaku pengurus DPD Partai Gerindra Provinsi Jambi yang menyebutkan suara SAH menyebar merata di semua kabupaten kota, seperti di Kota Jambi yang sudah mendekati angka 20 ribu suara, Kerinci hampir 11 ribu, Merangin 7000 ribu dan kabupaten lainnya yang rata - rata mencapai 5000 ribu suara, dimana angka ini terus meningkat seiring data yang masuk ungkapnya.

Prediksi kita jika C1 sudah masuk semua, Insya Allah suara SAH mencapai 152 ribu di semua kabupaten kota se Provinsi Jambi. Terakhir Armen mengingatkan kondisi, dimana sekarang kader Gerindra sedang berjuang mengamankan suara Pilpres dari kecurangan, jangan justru ada caleg yang mengedepankan ambisi pribadi, apalagi datanya tidak benar, simpang siur dan  memperkeruh informasi yang dibawah, menjadi hoaks, tandasnya.

"Kita di DPD saja yang memegang C1 sangat hati - hati, karena inikan masalah sensitif maju mundur suatu partai, apalagi fokus kita masih untuk pilpres,” ungkapnya.

Sehingga Armen mengharapkan bagi calon legislatif Gerindra untuk menghentikan melakukan penyebaran luasan informasi bohong yang tidak berdasar atau hoaks, karena data itu ada di KPU dan tabulasi di masing - masing partai, tandasnya.(ACI02)

Kanal HKK

Total Pageviews

Media Partner